Pengertian DNS dan Perinsip Dasar Domain Name System (Lengkap)

Pengertian DNS, Perinsip Dasar DNS dan Cara Kerja DNS Perlu Diketahui

Pengertian DNS, Perinsip Dasar DNS dan Cara Kerja DNS Perlu Diketahui pengertian dns dan prinsip dasar dns
By : Adi Pamungkas 13/07/2018

Pada saat kita ingin mengakses sebuah situs maupun website di internet, biasanya kita akan menghentikan nama domain yang ingin kita akses. Misalnya saja ketika kita ingin mengakses halaman facebook, tentunya kita akan mengetikkan www.facebook.com pada kolom pencarian di browser yang kita gunakan.Namun apakah kamu mengetahui, bahwa di balik alamat domain yang kita tuliskan tersebut, sebenarnya mengandung alamat IP yang mendefinisikan letak dari sebuah halaman.

Alamat IP tersebut dapat diterjemahkan oleh suatu domain dengan menggunakan DNS. Nah apakah itu DNS? Jika kamu belum mengetahui apa pengertian serta prinsip dasar DNS, maka kamu dapat menyimak artikel yang akan mastekno berikan di bawah ini.

 

Pengertian DNS (Domain Name System)

Domain Name System atau yang lebih akrab dipanggil dengan DNS merupakan sebuah sistem yang mampu menyimpan sebuah informasi mengenai nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar atau Distributed Database pada sebuah jaringan komputer. DNS akan memberikan sebuah alamat IP kepada setiap nama host dan kemudian mendata setiap server transmisi surat atau Mail Exchange Server yang menerima email atau surat elektronik untuk setiap domain.

Tak hanya itu saja, Domain Name System juga mempunyai sebuah arti yang dapat di pakai untuk mengidentifikasi setiap komputer sebagai titik dalam sebuah jaringan internet yang menggunakan bantuan sistem protokol internet address yang di gunakan untuk memetakan domain ke alamat IP ataupun sebaliknya.

Domain Name System atau DNS merupakan sebuah sistem alternatif atau hirarkis  yang akan didistribusikan kepada sebuah komputer, jasa, maupun sumber daya yang terhubung ke internet serta jaringan pribadi. Pada umumnya Domain Name System atau DNS, digunakan oleh layanan nama domain untuk menyelesaikan permintaan untuk mengubah nama nama website menjadi alamat IP untuk tujuan menemukan layanan komputer serta perangkat yang ada di seluruh dunia.

pengertian dns dan prinsip dasar dns

Perlu sobat ketahui nih, bahwa Domain Name atau nama domain merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam fungsi internet yang sering sobat gunakan. Dilansir dari Blogger Ecgalery, sebelum adanya DNS, sebuah jaringan komputer menggunakan HOSTS yang berisi mengenai file informasi dari nama komputer serta IP address nya.

Pada internet file akan dikelola secara terpusat serta di setiap lokasi harus menyalin versi terbaru dari HOSTS files, maka dapat sobat bayangkan bagaimana repot dan ribetnya jika terdapat penambahan satu komputer baru pada jaringan, maka kita harus menyalin file versi terbaru ini ke semua lokasi. Karena jaringan internet semakin luas, maka hal tersebut akan semakin merepotkan. Jadi pada akhirnya ditemukan lah sebuah solusi di mana DNS digunakan untuk menggantikan fungsi dari HOSTS files, karena DNS memiliki kelebihan yaitu unlimited database size serta memiliki performa yang lebih baik.

Domain Name System merupakan sebuah aplikasi service pada internet yang dapat menerjemahkan sebuah domain name ke alamat IP. Contohnya, www untuk penggunaan pada internet, lalu dilanjutkan dengan nama domain, misalnya google.com maka akan dipetakan menjadi sebuah alamat IP misalnya 8.8.8.8.

Maka dapat kita bayangkan bahwa pemakaian DNS seperti halnya pemakaian buku telepon, di mana pada saat kita ingin menelpon orang yang kita kenal, maka kita harus mengetik kan nomor telepon pada pesawat telepon. Tak berbeda dengan host komputer yang akan mengirimkan queries yang berisi nama komputer serta domain name server ke DNS, kemudian DNS akan memetakan menjadi alamat IP.

 

Perinsip Dasar DNS (Domain Name System)

Domain Name System atau DNS merupakan sebuah Distributed Database System yang dapat digunakan sebagai pencari nama komputer atau Name Resolution pada jaringannya menggunakan protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol). Biasanya penggunaan DNS di gunakan pada aplikasi yang terhubung ke internet seperti web browser maupun email, yang mana DNS tersebut akan membantu memetakan sebuah host name komputer ke alamat IP.

Selain dapat digunakan pada internet, ternyata DNS juga dapat digunakan atau di implementasikan ke jaringan private atau intranet. DNS memiliki fungsi yang dapat di analogikan seperti buku telepon. Di mana setiap komputer pada jaringan internet memiliki host name atau nama komputer dan alamat IP masing -masing.

Biasanya jika komputer client ingin mengkoneksikan komputer mereka dengan komputer lainnya maka akan menggunakan host name. Dan selanjutnya komputer kamu akan menghubungi server DNS agar dapat melakukan pengecekan terhadap host name yang kamu minta supaya kita dapat mengetahui berapa alamat IP addressnya. Nah alamat IP ini yang dapat kamu gunakan untuk mengkoneksikan komputer kamu dengan komputer lainnya.

 

Nah itulah artikel yang dapat mastekno berikan mengenai pengertian DNS dan prinsip dasar DNS terlengkap. Dengan adanya teknologi DNS (Domain Name System) maka dapat memudahkan kita dalam menerjemahkan sebuah domain ke alamat IP dan begitupun sebaliknya. Sekian artikel dari mastekno semoga dapat bermanfaat dan membantu serta menambah wawasan kamu.


Share Yuk


MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


  • Other Partner Download Music and Download Song
  • Support : CS@MasTekno.COM

    MasTekno



    MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

    Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


  • Other Partner Download Music and Download Song
  • Support : CS@MasTekno.COM

    15 Negara Yang Memiliki Koneksi Internet Tercepat Di Dunia

    15 Negara Yang Memiliki Koneksi Internet Tercepat Di Dunia negara dengan internet tercepat di dunia
    By : Adi Pamungkas 07/02/2018

    Pada saat kita ingin mengakses sebuah situs maupun website di internet, biasanya kita akan menghentikan nama domain yang ingin kita akses. Misalnya saja ketika kita ingin mengakses halaman facebook, tentunya kita akan mengetikkan www.facebook.com pada kolom pencarian di browser yang kita gunakan.Namun apakah kamu mengetahui, bahwa di balik alamat domain yang kita tuliskan tersebut, sebenarnya mengandung alamat IP yang mendefinisikan letak dari sebuah halaman.

    Alamat IP tersebut dapat diterjemahkan oleh suatu domain dengan menggunakan DNS. Nah apakah itu DNS? Jika kamu belum mengetahui apa pengertian serta prinsip dasar DNS, maka kamu dapat menyimak artikel yang akan mastekno berikan di bawah ini.

     

    Pengertian DNS (Domain Name System)

    Domain Name System atau yang lebih akrab dipanggil dengan DNS merupakan sebuah sistem yang mampu menyimpan sebuah informasi mengenai nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar atau Distributed Database pada sebuah jaringan komputer. DNS akan memberikan sebuah alamat IP kepada setiap nama host dan kemudian mendata setiap server transmisi surat atau Mail Exchange Server yang menerima email atau surat elektronik untuk setiap domain.

    Tak hanya itu saja, Domain Name System juga mempunyai sebuah arti yang dapat di pakai untuk mengidentifikasi setiap komputer sebagai titik dalam sebuah jaringan internet yang menggunakan bantuan sistem protokol internet address yang di gunakan untuk memetakan domain ke alamat IP ataupun sebaliknya.

    Domain Name System atau DNS merupakan sebuah sistem alternatif atau hirarkis  yang akan didistribusikan kepada sebuah komputer, jasa, maupun sumber daya yang terhubung ke internet serta jaringan pribadi. Pada umumnya Domain Name System atau DNS, digunakan oleh layanan nama domain untuk menyelesaikan permintaan untuk mengubah nama nama website menjadi alamat IP untuk tujuan menemukan layanan komputer serta perangkat yang ada di seluruh dunia.

    pengertian dns dan prinsip dasar dns

    Perlu sobat ketahui nih, bahwa Domain Name atau nama domain merupakan salah satu komponen yang sangat penting dalam fungsi internet yang sering sobat gunakan. Dilansir dari Blogger Ecgalery, sebelum adanya DNS, sebuah jaringan komputer menggunakan HOSTS yang berisi mengenai file informasi dari nama komputer serta IP address nya.

    Pada internet file akan dikelola secara terpusat serta di setiap lokasi harus menyalin versi terbaru dari HOSTS files, maka dapat sobat bayangkan bagaimana repot dan ribetnya jika terdapat penambahan satu komputer baru pada jaringan, maka kita harus menyalin file versi terbaru ini ke semua lokasi. Karena jaringan internet semakin luas, maka hal tersebut akan semakin merepotkan. Jadi pada akhirnya ditemukan lah sebuah solusi di mana DNS digunakan untuk menggantikan fungsi dari HOSTS files, karena DNS memiliki kelebihan yaitu unlimited database size serta memiliki performa yang lebih baik.

    Domain Name System merupakan sebuah aplikasi service pada internet yang dapat menerjemahkan sebuah domain name ke alamat IP. Contohnya, www untuk penggunaan pada internet, lalu dilanjutkan dengan nama domain, misalnya google.com maka akan dipetakan menjadi sebuah alamat IP misalnya 8.8.8.8.

    Maka dapat kita bayangkan bahwa pemakaian DNS seperti halnya pemakaian buku telepon, di mana pada saat kita ingin menelpon orang yang kita kenal, maka kita harus mengetik kan nomor telepon pada pesawat telepon. Tak berbeda dengan host komputer yang akan mengirimkan queries yang berisi nama komputer serta domain name server ke DNS, kemudian DNS akan memetakan menjadi alamat IP.

     

    Perinsip Dasar DNS (Domain Name System)

    Domain Name System atau DNS merupakan sebuah Distributed Database System yang dapat digunakan sebagai pencari nama komputer atau Name Resolution pada jaringannya menggunakan protokol TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet Protocol). Biasanya penggunaan DNS di gunakan pada aplikasi yang terhubung ke internet seperti web browser maupun email, yang mana DNS tersebut akan membantu memetakan sebuah host name komputer ke alamat IP.

    Selain dapat digunakan pada internet, ternyata DNS juga dapat digunakan atau di implementasikan ke jaringan private atau intranet. DNS memiliki fungsi yang dapat di analogikan seperti buku telepon. Di mana setiap komputer pada jaringan internet memiliki host name atau nama komputer dan alamat IP masing -masing.

    Biasanya jika komputer client ingin mengkoneksikan komputer mereka dengan komputer lainnya maka akan menggunakan host name. Dan selanjutnya komputer kamu akan menghubungi server DNS agar dapat melakukan pengecekan terhadap host name yang kamu minta supaya kita dapat mengetahui berapa alamat IP addressnya. Nah alamat IP ini yang dapat kamu gunakan untuk mengkoneksikan komputer kamu dengan komputer lainnya.

     

    Nah itulah artikel yang dapat mastekno berikan mengenai pengertian DNS dan prinsip dasar DNS terlengkap. Dengan adanya teknologi DNS (Domain Name System) maka dapat memudahkan kita dalam menerjemahkan sebuah domain ke alamat IP dan begitupun sebaliknya. Sekian artikel dari mastekno semoga dapat bermanfaat dan membantu serta menambah wawasan kamu.


    Share Yuk