√ Pengertian Diakronik dan Sinkronik: Perbedaan, Contoh (Lengkap)

Pengertian Diakronik dan Sinkronik: Perbedaan, Contoh Diakronik dan Sinkronik

Pengertian Diakronik dan Sinkronik: Perbedaan, Contoh Diakronik dan Sinkronik

Suatu metode yang biasa dilakukan dan digunakan untuk mempelajari suatu sejarah terjadinya peristiwa / kejadian adalah dengan Diakronik dan Sinkronik. Hal ini diperlukan agar saat kita mempelajari sejarah bisa mendapatkan suatu informasi yang berhubungan dengan sejarah yang dipelajari tersebut.

Nah kali ini Mastekno ingin berbagi artikel yang ingin membahas mengenai metode penelitian sejarah yang berisi tentang Pengertian Diakronik, Pengertian Sinkronik Beserta Perbedaan & Contohnya. Oke sekarang teman teman simak artikelnya dengan baik di bawah ini ya.

 

Pengertian Diakronik

Istilah diakronik ini sendiri sebenarnya merupakan istilah dalam bahasa Yunani, istilah tersebut adalah Dia dan Chronoss. Dimana makna Dia disini memiliki arti sebagai melampaui, melalui, atau melintas. Dan sedangkan kata Chronoss memiliki arti sebagai waktu. Jadi bisa diartikan jika diakronik adalah merupakan suatu hal yang melalui, melampaui, dan melintas batasan waktu tertentu.

Diakronik adalah merupakan suatu cara untuk berpikir secara runtut / kronologis dalam menganalisa / meneliti suatu hal tertentu. Maksud dari kronologis disini adalah merupakan catatan mengenai peristiwa / kejadian secara runtut berdasarkan dengan waktu kejadian peristiwa yang di catat tersebut. Sejarah yang memiliki sifat berarti merupakan sejarah yang memanjang di dalam kurun waktu tertentu, namun karena ruang. Dari hal ini bisa kita ambil kesimpulan bahwa sejarah mengajarkan kepada kita untuk melakukan pemikiran yang kronologis dan beraturan.

 

Contoh Diakronik

Nah berikut di bawah ini merupakan contoh sejarah yang digambarkan / diceritakan secara diakronik sehingga runtut dan kronologis sesuai dengan urutan kejadian yang ada tersebut. Beberapa contoh diakronik dalam sejarah :

Pertempuran di Ambarawa (20 Oktober 1945 – 15 Desember 1945)

  • Tanggal 20 Oktober tahun 1945, Mendarat di Semarang tentara sekutu yang di boncengi oleh NICA (Nederlandsch Indie Civiele Administratie).
  • Tanggal 23 Oktober tahun 1945, di pagi hari mulai terjadi pertempuran antara pejuang kemerdekaan dan pasukan sekutu yang melakukan tembak menembak.
  • Tanggal 11 Desember tahun 1945, Kolonel Soedirman melakukan rapat dengan para komandan di sektor TKR beserta Laskar.
  • Tanggal 12 Desember tahun 1945, tepatnya pukul 4.30 pagi, serangan mulai dilakukan.
  • Tanggal 15 Desember tahun 1945, berakhirnya pertempuran dengan hasil Indonesia berhasil merebut kembali Ambarawa dan sekutupun mundur ke Semarang.

 

Pertempuran di Surabaya (27 Oktober 1945 – 20 November 1945)

  • Tanggal 25 Oktober tahun 1945, Mendarat di surabaya tentara dari Inggris yang bersama dengan NICA (Nederlandsch Indie Civiele Administratie).
  • Tanggal 27 Oktober tahun 1945, Terjadinya pertempuran pertama antara Indonesia dengan Inggris yang dikarenakan perobekan warna biru pada bendera Belanda.
  • Tanggal 29 Oktober tahun 1945, Ditanda tanganinya mengenai gencatan senjata yang dilakukan oleh Indonesia dengan tentara Inggris
  • Tanggal 30 Oktober tahun 1945, tepatnya sekitar pukul 8.30 malam, jenderal Mallaby seorang pimpinan tentara Inggris yang ada di Jawa Timur terbunuh, hal tersebut menjadikan kejadian puncak bentrok antara Inggris dan Indonesia.
  • Tanggal 10 November tahun 1945, Jenderal Eric Carden Robert M. Mengeluarkan sebuah ultimatum yang berisi mengenai perintah kepada pihak Indonesia untuk menyerahkan seluruh persenjataan yang dimiliki dan menghentikan perlawanan dengan Inggris.
  • Tanggal 10 November tahun 1945, di pagi hari tentara dari pihak Inggris melakukan serangan besar besaran terhadap pihak Indonesia.

 

 

Pengertian Sinkronik

Istilah sinkronik ini sendiri sebenarnya merupakan istilah dalam bahasa Yunani, istilah tersebut adalah Syn dan Chronoss. Dimana makna Syn disini memiliki arti sebagai dengan. Dan sedangkan kata Chronoss memiliki arti sebagai waktu. Jadi bisa diartikan jika sinkronik adalah merupakan suatu hal yang berhubungan dengan kejadian / peristiwa yang terjadi di suatu waktu tertentu. Berikut merupakan beberapa ciri ciri penelitian sejarah secara sinkronik :

  • Tidak memiliki konsep mengenai perbandingan.
  • Kajian yang dilakukan sangat sistematis.
  • Cangkupan kajian yang dilakukan cukup sempit.
  • Kajian yang dilakukan lebih mendalam dan spesifik.
  • Sangat menitikberatkan kepada pola, karakter, ataupun gejala peristiwa pada kajiannya.

 

Contoh Sinkronik

Untuk mengetahui lebih dalam tentang sinkronik, sebaiknya ketahui juga contoh sinkronik dalam sejarah di indonesia.

Suasana Pembacaan Proklamasi Kemerdekaan di Jakarta

Tanggal 17 Agustus tahun 1945 merupakan peristiwa pembacaan Proklamasi. peristiwa tersebut sangat penting bagi bangsa Indonesia. Pembacaan Proklamasi dilaksanakan di Jalan Proklamasi atau yang dulunya di kenal sebagai Jalan Pegangsaan Timur Nomer 56. Dalam pelaksanaan Pembacaan Proklamasi ini dihadiri sejumlah sekitar 500 orang yang berasal dari berbagai kalangan.

Suasana di Jakarta pada saat itu masih dalam keadaan kondusif, dimana mulanya Pembacaan Proklamasi ini direncanakan akan dilaksanakan di wilayah lapangan Ikada, karena di khawatirkan akan terjadi kerusuhan dan pertumpahan darah jika di lapangan Ikada, maka pelaksanaan Pembacaan Proklamasi  di pindahkan ke kediaman Soekarno.

Dengan hal tersebut berakibat kepada sekitar 100 orang anggota dari barisan pelopor pindah dari lapangan Ikada berjalan ke kediaman Soekarno. 100 orang tersebut menuntut pembacaan ulang proklamasi karena akibat perpindahan tempat tersebut mereka terlambat datang, namun permintaan tersebut ditolak.

 

Keadaan Indonesia Tahun 1998 di Bidang Ekonomi

Pada tahun 1998 keadaan ekonomi di Negara Indonesia ini sangatlah terpuruk, banyak terjadi kerusuhan di berbagai tempat. Presiden pada saat itu Soeharto pun akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya. Angka pengangguran di Indonesia meningkat sangat banyak, hal tersebut dikarenakan banyak hutang negara yang jatuh tempo pada tahun tersebut.

Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar pun sangat melemah mencapai angka 15rb rupiah untuk satu dollar AS. Dengan terjadinya hal seperti itu banyak kenaikan harga barang barang pasar dan untuk memenuhi kehidupan sehari hari semakin sulit. Hal itu berakibat dengan inflasi yang semakin tidak terkendali, pendapatan /kapita negara Indonesia menurut menjadi 610 US$ di tahun 1998.

 

Suasana Saat Peristiwa G30 S/PKI 1965

Tragedi yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di malam hari hingga awal tanggal 1 oktober tahun 1965. Pada tragedi itu terjadi banyak penculikan dan bahkan pembunuhan sejumlah 7 jenderal tentara dan orang lainnya. Pada saat itu Soeharto diperintahkan untuk mengambil alih kendali tentara untuk menyelamatkan Soekarno.

Soekarno pun berhasil sampai hingga ke Istana Presiden yang pada saat itu ada di Bogor. Soekarno dengan pasukan yang dipumpunnya berhasil untuk mengambil alih kontrol seluruh fasilitas yang telah di kuasai oleh para anggota pelaku G 30 S / PKI.

 

 

Perbedaan Sinkronik dan Diakronik

Perbedaan yang mendasar antar diakronik dan sinkronik adalah diakronik menggunakan penelusuran masa lalu dan mementingkan proses saat terjadinya suatu kejadian atau peristiwa, sedangkan untuk sinkronik lebih kepada untuk memperluas ruang yang terjadi pada suatu peristiwa dan mementingkan struktur yang ada di dalam suatu kejadian atau peristiwa.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini mengenai Pengertian Diakronik, Pengertian Sinkronik Beserta Perbedaan & Contohnya. Mudah mudahan artikel ini bisa bermanfaat untuk teman teman pembaca Mastekno semuanya. Terimakasih telah berkunjung di Mastekno.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Diakronik dan Sinkronik: Perbedaan, Contoh Diakronik dan Sinkronik

Pengertian Diakronik dan Sinkronik: Perbedaan, Contoh Diakronik dan Sinkronik

Suatu metode yang biasa dilakukan dan digunakan untuk mempelajari suatu sejarah terjadinya peristiwa / kejadian adalah dengan Diakronik dan Sinkronik. Hal ini diperlukan agar saat kita mempelajari sejarah bisa mendapatkan suatu informasi yang berhubungan dengan sejarah yang dipelajari tersebut.

Nah kali ini Mastekno ingin berbagi artikel yang ingin membahas mengenai metode penelitian sejarah yang berisi tentang Pengertian Diakronik, Pengertian Sinkronik Beserta Perbedaan & Contohnya. Oke sekarang teman teman simak artikelnya dengan baik di bawah ini ya.

 

Pengertian Diakronik

Istilah diakronik ini sendiri sebenarnya merupakan istilah dalam bahasa Yunani, istilah tersebut adalah Dia dan Chronoss. Dimana makna Dia disini memiliki arti sebagai melampaui, melalui, atau melintas. Dan sedangkan kata Chronoss memiliki arti sebagai waktu. Jadi bisa diartikan jika diakronik adalah merupakan suatu hal yang melalui, melampaui, dan melintas batasan waktu tertentu.

Diakronik adalah merupakan suatu cara untuk berpikir secara runtut / kronologis dalam menganalisa / meneliti suatu hal tertentu. Maksud dari kronologis disini adalah merupakan catatan mengenai peristiwa / kejadian secara runtut berdasarkan dengan waktu kejadian peristiwa yang di catat tersebut. Sejarah yang memiliki sifat berarti merupakan sejarah yang memanjang di dalam kurun waktu tertentu, namun karena ruang. Dari hal ini bisa kita ambil kesimpulan bahwa sejarah mengajarkan kepada kita untuk melakukan pemikiran yang kronologis dan beraturan.

 

Contoh Diakronik

Nah berikut di bawah ini merupakan contoh sejarah yang digambarkan / diceritakan secara diakronik sehingga runtut dan kronologis sesuai dengan urutan kejadian yang ada tersebut. Beberapa contoh diakronik dalam sejarah :

Pertempuran di Ambarawa (20 Oktober 1945 – 15 Desember 1945)

  • Tanggal 20 Oktober tahun 1945, Mendarat di Semarang tentara sekutu yang di boncengi oleh NICA (Nederlandsch Indie Civiele Administratie).
  • Tanggal 23 Oktober tahun 1945, di pagi hari mulai terjadi pertempuran antara pejuang kemerdekaan dan pasukan sekutu yang melakukan tembak menembak.
  • Tanggal 11 Desember tahun 1945, Kolonel Soedirman melakukan rapat dengan para komandan di sektor TKR beserta Laskar.
  • Tanggal 12 Desember tahun 1945, tepatnya pukul 4.30 pagi, serangan mulai dilakukan.
  • Tanggal 15 Desember tahun 1945, berakhirnya pertempuran dengan hasil Indonesia berhasil merebut kembali Ambarawa dan sekutupun mundur ke Semarang.

 

Pertempuran di Surabaya (27 Oktober 1945 – 20 November 1945)

  • Tanggal 25 Oktober tahun 1945, Mendarat di surabaya tentara dari Inggris yang bersama dengan NICA (Nederlandsch Indie Civiele Administratie).
  • Tanggal 27 Oktober tahun 1945, Terjadinya pertempuran pertama antara Indonesia dengan Inggris yang dikarenakan perobekan warna biru pada bendera Belanda.
  • Tanggal 29 Oktober tahun 1945, Ditanda tanganinya mengenai gencatan senjata yang dilakukan oleh Indonesia dengan tentara Inggris
  • Tanggal 30 Oktober tahun 1945, tepatnya sekitar pukul 8.30 malam, jenderal Mallaby seorang pimpinan tentara Inggris yang ada di Jawa Timur terbunuh, hal tersebut menjadikan kejadian puncak bentrok antara Inggris dan Indonesia.
  • Tanggal 10 November tahun 1945, Jenderal Eric Carden Robert M. Mengeluarkan sebuah ultimatum yang berisi mengenai perintah kepada pihak Indonesia untuk menyerahkan seluruh persenjataan yang dimiliki dan menghentikan perlawanan dengan Inggris.
  • Tanggal 10 November tahun 1945, di pagi hari tentara dari pihak Inggris melakukan serangan besar besaran terhadap pihak Indonesia.

 

 

Pengertian Sinkronik

Istilah sinkronik ini sendiri sebenarnya merupakan istilah dalam bahasa Yunani, istilah tersebut adalah Syn dan Chronoss. Dimana makna Syn disini memiliki arti sebagai dengan. Dan sedangkan kata Chronoss memiliki arti sebagai waktu. Jadi bisa diartikan jika sinkronik adalah merupakan suatu hal yang berhubungan dengan kejadian / peristiwa yang terjadi di suatu waktu tertentu. Berikut merupakan beberapa ciri ciri penelitian sejarah secara sinkronik :

  • Tidak memiliki konsep mengenai perbandingan.
  • Kajian yang dilakukan sangat sistematis.
  • Cangkupan kajian yang dilakukan cukup sempit.
  • Kajian yang dilakukan lebih mendalam dan spesifik.
  • Sangat menitikberatkan kepada pola, karakter, ataupun gejala peristiwa pada kajiannya.

 

Contoh Sinkronik

Untuk mengetahui lebih dalam tentang sinkronik, sebaiknya ketahui juga contoh sinkronik dalam sejarah di indonesia.

Suasana Pembacaan Proklamasi Kemerdekaan di Jakarta

Tanggal 17 Agustus tahun 1945 merupakan peristiwa pembacaan Proklamasi. peristiwa tersebut sangat penting bagi bangsa Indonesia. Pembacaan Proklamasi dilaksanakan di Jalan Proklamasi atau yang dulunya di kenal sebagai Jalan Pegangsaan Timur Nomer 56. Dalam pelaksanaan Pembacaan Proklamasi ini dihadiri sejumlah sekitar 500 orang yang berasal dari berbagai kalangan.

Suasana di Jakarta pada saat itu masih dalam keadaan kondusif, dimana mulanya Pembacaan Proklamasi ini direncanakan akan dilaksanakan di wilayah lapangan Ikada, karena di khawatirkan akan terjadi kerusuhan dan pertumpahan darah jika di lapangan Ikada, maka pelaksanaan Pembacaan Proklamasi  di pindahkan ke kediaman Soekarno.

Dengan hal tersebut berakibat kepada sekitar 100 orang anggota dari barisan pelopor pindah dari lapangan Ikada berjalan ke kediaman Soekarno. 100 orang tersebut menuntut pembacaan ulang proklamasi karena akibat perpindahan tempat tersebut mereka terlambat datang, namun permintaan tersebut ditolak.

 

Keadaan Indonesia Tahun 1998 di Bidang Ekonomi

Pada tahun 1998 keadaan ekonomi di Negara Indonesia ini sangatlah terpuruk, banyak terjadi kerusuhan di berbagai tempat. Presiden pada saat itu Soeharto pun akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya. Angka pengangguran di Indonesia meningkat sangat banyak, hal tersebut dikarenakan banyak hutang negara yang jatuh tempo pada tahun tersebut.

Nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dolar pun sangat melemah mencapai angka 15rb rupiah untuk satu dollar AS. Dengan terjadinya hal seperti itu banyak kenaikan harga barang barang pasar dan untuk memenuhi kehidupan sehari hari semakin sulit. Hal itu berakibat dengan inflasi yang semakin tidak terkendali, pendapatan /kapita negara Indonesia menurut menjadi 610 US$ di tahun 1998.

 

Suasana Saat Peristiwa G30 S/PKI 1965

Tragedi yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 di malam hari hingga awal tanggal 1 oktober tahun 1965. Pada tragedi itu terjadi banyak penculikan dan bahkan pembunuhan sejumlah 7 jenderal tentara dan orang lainnya. Pada saat itu Soeharto diperintahkan untuk mengambil alih kendali tentara untuk menyelamatkan Soekarno.

Soekarno pun berhasil sampai hingga ke Istana Presiden yang pada saat itu ada di Bogor. Soekarno dengan pasukan yang dipumpunnya berhasil untuk mengambil alih kontrol seluruh fasilitas yang telah di kuasai oleh para anggota pelaku G 30 S / PKI.

 

 

Perbedaan Sinkronik dan Diakronik

Perbedaan yang mendasar antar diakronik dan sinkronik adalah diakronik menggunakan penelusuran masa lalu dan mementingkan proses saat terjadinya suatu kejadian atau peristiwa, sedangkan untuk sinkronik lebih kepada untuk memperluas ruang yang terjadi pada suatu peristiwa dan mementingkan struktur yang ada di dalam suatu kejadian atau peristiwa.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini mengenai Pengertian Diakronik, Pengertian Sinkronik Beserta Perbedaan & Contohnya. Mudah mudahan artikel ini bisa bermanfaat untuk teman teman pembaca Mastekno semuanya. Terimakasih telah berkunjung di Mastekno.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *