√ Pengertian Birokrasi: Ciri-Ciri, Fungsi dan Peran Birokrasi (Lengkap)

Pengertian Birokrasi Adalah: Ciri-Ciri, Fungsi dan Peran Birokrasi

Pengertian Birokrasi Adalah: Ciri-Ciri, Fungsi dan Peran Birokrasi

Mendengar kata birokrasi, hal pertama yang terlintas di pikiran kamu pasti sebuah birokrasi yang gemuk, cacat, penuh dengan korupsi dan lain sebagainya. Ya, itulah segala bentuk pikiran negatif yang terpikir oleh kebanyakan orang ketika kita menyinggung tentang birokrasi. Birokrasi di seluruh dunia saat ini memang dihadapkan pada kerumitan permasalahan yang tidak sedikit.  Maka dari itu, birokrasi yang berkembang dengan baik dan efektif menjadi wadah utama dalam penyelenggaraan negara di berbagai bidang kehidupan.

Nah, meskipun ada anggapan bahwa birokrasi identik dengan inefisiensi, pemborosan dan kemalasan, namun faktanya sistem birokrasi sangat diperlukan agar proses operasional berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Nah, agar kamu lebih memahami apa yang dimaksud dengan birokrasi, bagaimana fungsi, peran dan ciri – ciri birokrasi. Pada kesempatan kali ini akan kami jelaskan mengenai pengertian birokrasi, ciri – cirinya, fungsi dan peran dari birokrasi itu sendiri.

 

Pengertian Birokrasi

Secara umum birokrasi diartikan sebagai suatu organisasi yang memiliki rantai komando berbentuk piramida, dimana orang yang berada di tingkat bawah lebih banyak dari pada tingkat atas. Nah, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnya administratif ataupun militer. Selain itu, ada juga yang menjelaskan bahwa birokrasi merupakan suatu struktur organisasi yang memiliki tata prosedur, pembagian kerja, adanya hirarki, dan adanya hubungan yang bersifat impersonal.

Biasanya, organisasi yang menjalankan sistem birokrasi ini memiliki aturan dan prosedur yang ketat sehingga cenderung kurang fleksibel dan kurang efisien. Nah, meskipun birokrasi memiliki cara kerja atau susunan pekerjaan yang serba lamban, serta tata aturan yang banyak lika – likunya namun sistem birokrasi ini merupakan faktor penentu keberhasilan keseluruhan agenda pemerintahan, termasuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih baik menuju kesejahteraan sosial yang adil dan merata.

 

Pengertian Birokrasi Menurut Para Ahli

Ada beberapa pendapat mengenai pengertian birokrasi menurut para ahli, nah agar kamu bisa lebih memahami apa arti birokrasi, maka kamu dapat merujuk pada beberapa pendapat para ahli berikut ini.

 

1. Riant Nugroho Dwijowijoto

Salah satu ahli yang memberikan pendapatnya mengenai pengertian birokrasi adalah Riant Nugroho Dwijowijoto, ia mendefinisikan bahwa birokrasi sebagai suatu lembaga yang sangat kuat dimana memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas potensial nya terhadap berbagai hal yang baik maupun buruk dalam keberadaannya sebagai perangkat administrasi logis yang netral pada skala yang besar.

 

2. Max Weber

Pengertian birokrasi selanjutnya yaitu menurut Max Weber, seorang ahli politik dan sosiolog asal Jerman yang mendefinisikan birokrasi sebagai suatu bentuk organisasi yang penerapan nya berkaitan dengan tujuan yang akan dicapai. Jadi, birokrasi ini sebagai suatu sistem otoritas yang ditetapkan secara logis dengan berbagai macam peraturan untuk mengorganisir pekerjaan yang dilakukan oleh banyak orang.

 

3. Farel Heady

Selanjutnya yaitu pengertian birokrasi menurut Farel Heady, ia berpendapat bahwa birokrasi merupakan suatu struktur organisasi yang mempunyai karakteristik tertentu seperti hierarki, diferensiasi, dan kualifikasi atau kompetensi. Maksud dari hierarkhi itu sendiri berkaitan dengan struktur jabatan yang menimbulkan perbedaan tugas dan wewenang antara anggota dalam sebuah organisasi.

 

4. Fritz Morstein Marx

Pendapat ahli berikutnya yaitu seorang ilmuwan administrasi dan politik Jerman – Amerika, Fritz Morstein Marx, yang mendefinisikan birokrasi sebagai suatu tipe organisasi yang dipakai pemerintah modern untuk melaksanakan tugas-tugasnya yang bersifat spesialis, yang dilaksanakan dalam sistem administrasi terutama oleh aparatur pemerintah.

 

5. Peter A. Blau dan Charles H. Page

Menurut Peter A. Blau dan Charles H. Page, keduanya berpendapat bahwa birokrasi merupakan suatu tipe organisasi yang dimaksudkan untuk mencapai tugas-tugas administratif yang besar dengan cara mengkoordinir secara sistematis pekerjaan yang dilakukan oleh banyak anggota organisasi.

 

 

Ciri-Ciri Birokrasi

Sistem birokrasi tentu memiliki cirinya tersendiri agar mudah dikenali khalayak umum. Max Weber menerangkan bahwa ciri – ciri birokrasi antara lain yaitu :

  • Jabatan administrasi yang di organisir atau tersusun secara hirarkis (Administratice offices are organized hierarchically).
  • Setiap jabatan diisi oleh orang yang memiliki bidang kompetensi masing – masing (Each office has its own area of competence).
  • Pegawai negeri diangkat berdasarkan kualifikasi teknis sebagaimana ditentukan oleh ijazah atau ujian (Civil servants are appointed, not electe, on the basis of technical qualifications as determined by diplomas or examination).
  • Pegawai negeri menerima gaji tetap menurut pangkat (Civil servants receive fixed salaries according to rank).
  • Pekerjaan itu adalah karier dan satu – satunya, atau setidaknya pekerjaan utama pegawai negeri (The job is a career and the sole, or at least primary, employment of the civil servant).
  • Para pejabat itu tidak memiliki kantornya sendiri (The official does not own his or her office).
  • Para pejabat sebagai subjek untuk melakukan pengontrolan dan pendisiplinan (the official is subject to control and discipline).
  • Promosi didasarkan dari pertimbangan kemampuan yang melebihi rata-rata (Promotion is based on superiors judgement).

 

 

Fungsi Birokrasi

Birokrasi tentunya memiliki fungsi yang sangat penting dalam suatu pemerintahan. Nah, menurut Michael G. Roskin, et al, ada empat fungsi birokrasi secara umum. Apa saja fungsi tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Pelayanan

Perlu kamu ketahui bahwa birokrasi pada dasarnya berfungsi untuk melayani masyarakat atau kelompok-kelompok tertentu sesuai dengan tugasnya. Misalnya, birokrasi di korporasi negara seperti PJKA yang tujuannya untuk menjalankan fungsi pelayanan publik.

 

2. Administrasi

Selain berfungsi sebagai pelayanan publik, birokrasi juga berfungsi dalam mengimplementasikan undang-undang yang telah disusun dan ditetapkan oleh legislatif serta penafsiran atas undang-undang tersebut oleh eksekutif. Maksudnya, fungsi administrasi ini yaitu menjalankan kebijakan umum suatu negara yang sudah dirancang dan ditetapkan guna mencapai tujuan negara secara menyeluruh.

 

3. Pengumpul Informasi

Fungsi birokrasi dalam hal ini yaitu sebagai pengumpul informasi dimana suatu badan birokrasi sebagai pelaksana kebijakan negara pastinya mempunyai informasi dan data mengenai efisiensi dan efektivitas pelaksanaan berbagai kebijakan pemerintah di masyarakat. Sebagai contoh, misalnya terdapat pungli saat pembuatan SIM dan STNK, maka pemerintah akan merancang prosedur baru dalam pembuatan SIM dan STNK untuk menghindari hal tersebut.

 

4. Regulasi

Birokrasi memiliki fungsi regulasi dimana suatu pemerintahan umumnya dibuat dan ditetapkan dengan tujuan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat umum. Misalnya, pada penerapan nya, badan birokrasi dihadapkan pada dua pilihan yaitu kepentingan individu dan kepentingan masyarakat umum. Nah dengan demikian, maka birokrasi seharusnya mengacu atau mengedepankan kepentingan umum.

 

 

Peran Birokrasi

Apa saja peran birokrasi dalam menjalankan aturan dan pelayanan di masyarakat? Nah, dalam pelaksanaannya, ada beberapa peran birokrasi yang harus kamu ketahui. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.

  • Birokrasi memberikan pelayanan kepada masyarakat dan melaksanakan pembangunan yang merata dan profesional.
  • Birokrasi berperan sebagai penghubung antara negara atau pemerintah dengan masyarakat umum.
  • Melaksanakan program dan kegiatan demi tercapainya visi dan misi pemerintah dan negara.
  • Menjalankan manajemen pemerintahan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, koordinasi, evaluasi, dan yang lainnya.
  • Dan yang terpenting menjalankan fungsinya sesuai dengan tujuan pemerintah.

 

 

Nah, itulah pembahasan kali ini mengenai Pengertian Birokrasi, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Peran Birokrasi yang telah kami jelaskan secara ringkas diatas. Semoga dengan membaca artikel kali ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kamu tentang apa itu birokrasi. Mungkin itu saja yang bisa kami sampaikan, dan jika ada yang perlu ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Birokrasi Adalah: Ciri-Ciri, Fungsi dan Peran Birokrasi

Pengertian Birokrasi Adalah: Ciri-Ciri, Fungsi dan Peran Birokrasi

Mendengar kata birokrasi, hal pertama yang terlintas di pikiran kamu pasti sebuah birokrasi yang gemuk, cacat, penuh dengan korupsi dan lain sebagainya. Ya, itulah segala bentuk pikiran negatif yang terpikir oleh kebanyakan orang ketika kita menyinggung tentang birokrasi. Birokrasi di seluruh dunia saat ini memang dihadapkan pada kerumitan permasalahan yang tidak sedikit.  Maka dari itu, birokrasi yang berkembang dengan baik dan efektif menjadi wadah utama dalam penyelenggaraan negara di berbagai bidang kehidupan.

Nah, meskipun ada anggapan bahwa birokrasi identik dengan inefisiensi, pemborosan dan kemalasan, namun faktanya sistem birokrasi sangat diperlukan agar proses operasional berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Nah, agar kamu lebih memahami apa yang dimaksud dengan birokrasi, bagaimana fungsi, peran dan ciri – ciri birokrasi. Pada kesempatan kali ini akan kami jelaskan mengenai pengertian birokrasi, ciri – cirinya, fungsi dan peran dari birokrasi itu sendiri.

 

Pengertian Birokrasi

Secara umum birokrasi diartikan sebagai suatu organisasi yang memiliki rantai komando berbentuk piramida, dimana orang yang berada di tingkat bawah lebih banyak dari pada tingkat atas. Nah, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnya administratif ataupun militer. Selain itu, ada juga yang menjelaskan bahwa birokrasi merupakan suatu struktur organisasi yang memiliki tata prosedur, pembagian kerja, adanya hirarki, dan adanya hubungan yang bersifat impersonal.

Biasanya, organisasi yang menjalankan sistem birokrasi ini memiliki aturan dan prosedur yang ketat sehingga cenderung kurang fleksibel dan kurang efisien. Nah, meskipun birokrasi memiliki cara kerja atau susunan pekerjaan yang serba lamban, serta tata aturan yang banyak lika – likunya namun sistem birokrasi ini merupakan faktor penentu keberhasilan keseluruhan agenda pemerintahan, termasuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih baik menuju kesejahteraan sosial yang adil dan merata.

 

Pengertian Birokrasi Menurut Para Ahli

Ada beberapa pendapat mengenai pengertian birokrasi menurut para ahli, nah agar kamu bisa lebih memahami apa arti birokrasi, maka kamu dapat merujuk pada beberapa pendapat para ahli berikut ini.

 

1. Riant Nugroho Dwijowijoto

Salah satu ahli yang memberikan pendapatnya mengenai pengertian birokrasi adalah Riant Nugroho Dwijowijoto, ia mendefinisikan bahwa birokrasi sebagai suatu lembaga yang sangat kuat dimana memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas potensial nya terhadap berbagai hal yang baik maupun buruk dalam keberadaannya sebagai perangkat administrasi logis yang netral pada skala yang besar.

 

2. Max Weber

Pengertian birokrasi selanjutnya yaitu menurut Max Weber, seorang ahli politik dan sosiolog asal Jerman yang mendefinisikan birokrasi sebagai suatu bentuk organisasi yang penerapan nya berkaitan dengan tujuan yang akan dicapai. Jadi, birokrasi ini sebagai suatu sistem otoritas yang ditetapkan secara logis dengan berbagai macam peraturan untuk mengorganisir pekerjaan yang dilakukan oleh banyak orang.

 

3. Farel Heady

Selanjutnya yaitu pengertian birokrasi menurut Farel Heady, ia berpendapat bahwa birokrasi merupakan suatu struktur organisasi yang mempunyai karakteristik tertentu seperti hierarki, diferensiasi, dan kualifikasi atau kompetensi. Maksud dari hierarkhi itu sendiri berkaitan dengan struktur jabatan yang menimbulkan perbedaan tugas dan wewenang antara anggota dalam sebuah organisasi.

 

4. Fritz Morstein Marx

Pendapat ahli berikutnya yaitu seorang ilmuwan administrasi dan politik Jerman – Amerika, Fritz Morstein Marx, yang mendefinisikan birokrasi sebagai suatu tipe organisasi yang dipakai pemerintah modern untuk melaksanakan tugas-tugasnya yang bersifat spesialis, yang dilaksanakan dalam sistem administrasi terutama oleh aparatur pemerintah.

 

5. Peter A. Blau dan Charles H. Page

Menurut Peter A. Blau dan Charles H. Page, keduanya berpendapat bahwa birokrasi merupakan suatu tipe organisasi yang dimaksudkan untuk mencapai tugas-tugas administratif yang besar dengan cara mengkoordinir secara sistematis pekerjaan yang dilakukan oleh banyak anggota organisasi.

 

 

Ciri-Ciri Birokrasi

Sistem birokrasi tentu memiliki cirinya tersendiri agar mudah dikenali khalayak umum. Max Weber menerangkan bahwa ciri – ciri birokrasi antara lain yaitu :

  • Jabatan administrasi yang di organisir atau tersusun secara hirarkis (Administratice offices are organized hierarchically).
  • Setiap jabatan diisi oleh orang yang memiliki bidang kompetensi masing – masing (Each office has its own area of competence).
  • Pegawai negeri diangkat berdasarkan kualifikasi teknis sebagaimana ditentukan oleh ijazah atau ujian (Civil servants are appointed, not electe, on the basis of technical qualifications as determined by diplomas or examination).
  • Pegawai negeri menerima gaji tetap menurut pangkat (Civil servants receive fixed salaries according to rank).
  • Pekerjaan itu adalah karier dan satu – satunya, atau setidaknya pekerjaan utama pegawai negeri (The job is a career and the sole, or at least primary, employment of the civil servant).
  • Para pejabat itu tidak memiliki kantornya sendiri (The official does not own his or her office).
  • Para pejabat sebagai subjek untuk melakukan pengontrolan dan pendisiplinan (the official is subject to control and discipline).
  • Promosi didasarkan dari pertimbangan kemampuan yang melebihi rata-rata (Promotion is based on superiors judgement).

 

 

Fungsi Birokrasi

Birokrasi tentunya memiliki fungsi yang sangat penting dalam suatu pemerintahan. Nah, menurut Michael G. Roskin, et al, ada empat fungsi birokrasi secara umum. Apa saja fungsi tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Pelayanan

Perlu kamu ketahui bahwa birokrasi pada dasarnya berfungsi untuk melayani masyarakat atau kelompok-kelompok tertentu sesuai dengan tugasnya. Misalnya, birokrasi di korporasi negara seperti PJKA yang tujuannya untuk menjalankan fungsi pelayanan publik.

 

2. Administrasi

Selain berfungsi sebagai pelayanan publik, birokrasi juga berfungsi dalam mengimplementasikan undang-undang yang telah disusun dan ditetapkan oleh legislatif serta penafsiran atas undang-undang tersebut oleh eksekutif. Maksudnya, fungsi administrasi ini yaitu menjalankan kebijakan umum suatu negara yang sudah dirancang dan ditetapkan guna mencapai tujuan negara secara menyeluruh.

 

3. Pengumpul Informasi

Fungsi birokrasi dalam hal ini yaitu sebagai pengumpul informasi dimana suatu badan birokrasi sebagai pelaksana kebijakan negara pastinya mempunyai informasi dan data mengenai efisiensi dan efektivitas pelaksanaan berbagai kebijakan pemerintah di masyarakat. Sebagai contoh, misalnya terdapat pungli saat pembuatan SIM dan STNK, maka pemerintah akan merancang prosedur baru dalam pembuatan SIM dan STNK untuk menghindari hal tersebut.

 

4. Regulasi

Birokrasi memiliki fungsi regulasi dimana suatu pemerintahan umumnya dibuat dan ditetapkan dengan tujuan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat umum. Misalnya, pada penerapan nya, badan birokrasi dihadapkan pada dua pilihan yaitu kepentingan individu dan kepentingan masyarakat umum. Nah dengan demikian, maka birokrasi seharusnya mengacu atau mengedepankan kepentingan umum.

 

 

Peran Birokrasi

Apa saja peran birokrasi dalam menjalankan aturan dan pelayanan di masyarakat? Nah, dalam pelaksanaannya, ada beberapa peran birokrasi yang harus kamu ketahui. Apa saja? Simak penjelasannya berikut ini.

  • Birokrasi memberikan pelayanan kepada masyarakat dan melaksanakan pembangunan yang merata dan profesional.
  • Birokrasi berperan sebagai penghubung antara negara atau pemerintah dengan masyarakat umum.
  • Melaksanakan program dan kegiatan demi tercapainya visi dan misi pemerintah dan negara.
  • Menjalankan manajemen pemerintahan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, koordinasi, evaluasi, dan yang lainnya.
  • Dan yang terpenting menjalankan fungsinya sesuai dengan tujuan pemerintah.

 

 

Nah, itulah pembahasan kali ini mengenai Pengertian Birokrasi, Ciri-Ciri, Fungsi, dan Peran Birokrasi yang telah kami jelaskan secara ringkas diatas. Semoga dengan membaca artikel kali ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan kamu tentang apa itu birokrasi. Mungkin itu saja yang bisa kami sampaikan, dan jika ada yang perlu ditanyakan silahkan tulis di kolom komentar.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *