√ Pengertian Aqidah: Ruang Lingkup, Tujuan dan Contoh (Lengkap)

Pengertian Aqidah: Arti, Ruang Lingkup, Tujuan, dan Contohnya

Pengertian Aqidah: Arti, Ruang Lingkup, Tujuan, dan Contohnya

Aqidah merupakan ilmu pengetahuan dalam memahami masalah – masalah yang berkaitan dengan keyakinan kepada Allah SWT dan juga sifat – sifat yang dimiliki-Nya. Aqidah yang baik dan benar merupakan aqidah yang bersumber dari Al – Qur’an dan As – Sunnah. Sebagai umat islam kita wajib mempelajari dan mendalami ilmu akidah supaya terhindar dari perkara – perkara yang menyeleweng terhadap Allah SWT.

Dengan mempelajari aqidah maka kita juga akan memiliki pegangan dan keyakinan yang kuat dalam menjalani hidup. Lalu apakah kamu mengetahui apa pengertian aqidah, tujuan, dan fungsi aqidah? Pada artikel kali ini kami akan membahas secara ringkas mulai dari pengertian aqidah hingga fungsi dan tujuan dari aqidah itu sendiri. Simak penjelasannya berikut ini.

 

Pengertian Aqidah

Pengertian aqidah secara umum adalah sebuah pedoman atau kepercayaan kuat dalam diri seorang umat muslim terhadap apa yang mereka imani. Di dalam agama islam, aqidah meliputi keimanan dan kepercayaan kepada Allah SWT beserta sifat – sifat yang dimiliki-Nya,

Sedangkan secara bahasa aqidah dapat di artikan sebagai ikatan, pedoman, atau keyakinan. Pengertian aqidah secara istilah dapat di definisikan sebuah keimanan yang sangat kuat terhadap suatu dzat tanpa adanya keraguan sedikitpun.

Sehingga secara garis besar, aqidah dalam islam meliputi semua rukun iman yaitu iman kepada Allah SWT, iman kepada malaikat, iman kepada kitab – kitab Allah SWT, iman kepada hari akhir, serta iman kepada Qada dan Qadar. Pada intinya aqidah memiliki pengertian sebuah keimanan yang pasti tanpa adanya keraguan sama sekali. Maka dari itu berpegang pada aqidah yang benar merupakan sebuah kewajiban bagi umat beragama islam.

 

Ruang Lingkup Aqidah

Lantas apa sajakah yang akan dipelajari dalam aqidah? Menurut pendapat dari ulama, beberapa hal yang akan dipelajari dalam ruang lingkup aqidah adalah sebagai berikut.

  • Ilahiyat, adalah ilmu yang mempelajari mengenai masalah ketuhanan, khususnya membahas mengenai Allah SWT.
  • Nubuwwat, adalah ilmu yang membahas mengenai para utusan Allah SWT yaitu nabi dan rasul.
  • Ruhaniyat, adalah ilmu yang membahas mengenai makhluk gaib seperti halnya malaikat, jin, dan iblis.
  • Sam’iyyat, adalah ilmu yang membahas mengenai alam gaib misalnya saja surga, neraka, alam kubur, dan lain sebagainya.

 

Tujuan Mempelajari Aqidah

Sebagai umat beragama islam, mempelajari ilmu aqidah yang baik dan benar merupakan salah satu kewajiban. Jika mengacu pada pengertian aqidah yang telah kami sampaikan diatas, adapun beberapa tujuan mempelajari aqidah adalah sebagai berikut.

 

1. Meningkatkan Keimanan Kepada Allah SWT

Seseorang  yang sudah mempelajari dan paham ilmu aqidah maka mereka akan dengan mudah berniat beribadah karena hanya semata – mata untuk Allah SWT saja. Disinilah mereka akan selalu senantiasa meningkatkan ibadah dan keimanan mereka kepada Allah SWT tanpa ada rasa keraguan.

 

2. Menenangkan Jiwa

Mempelajari ilmu aqidah bisa menjadikan hati menjadi merasa tenang karena dapat menerima segala sesuatu dengan ikhlas, baik takdir baik ataupun buruk. Hal tersebut karena mereka meyakini bahwa semua ketentuan sudah ditentukan oleh Allah SWT. Mereka juga percaya bahwa ketentuan Allah SWT jauh lebih indah sehingga tidak perlu khawatir apa yang akan terjadi di hari esok.

 

3. Meningkatkan Amal Baik

Tujuan dari aqidah yang sebenarnya yaitu menuntun manusia untuk menghindari perbuatan – perbuatan sesat. Maka dari itu mereka yang memahami ilmu aqidah dengan baik, maka mereka akan senantiasa melakukan amalan baik dan menjauhi perbuatan buruk yang dilarang oleh Allah SWT. Mereka akan selalu mengingat bahwa semua perbuatan dosa akan mendapatkan balasan dan siksaan.

 

4. Menegakkan Agamanya

Seseorang yang mempelajari ilmu aqidah dengan baik maka mereka tidak akan pernah ragu dalam melakukan perbuatan baik terutama untuk menegakkan agamanya. Selain itu, mereka juga akan senantiasa ikut serta dalam memperkuat tiang penyangga agamanya termasuk untuk berjihad. Karena pada dasarnya aqidah akan membuat seseorang sadar bahwa yang perlu dikejar bukan semata – mata kebahagiaan di dunia, namun juga di akhirat.

 

 

Keistimewaan Aqidah Islam

Adapun beberapa keistimewaan aqidah dalam agama islam di antaranya adalah sebagai berikut.

 

1. Sumber Pengambilan Murni

Aqidah dalam islam memiliki landasan yang jelas dan murni yaitu Al – Qur’an, As – Sunnah, dan ijma’ Salafush shalih. Jadi aqidah dalam islam tidak akan ada campur tangan dengan hawa nafsu, akal, ataupun asumsi manusia.

 

2. Aqidah Tentang Perkara Gaib

Sesuatu yang bersifat gaib adalah segala sesuatu yang tidak dapat dilihat dan dijangkau oleh indra manusia. Dalam aqidah islam sendiri menyerahkan perkara tersebut pada penyerahan diri dan kepasrahan terhadap segala sesuatu yang tidak bisa dilogika.

 

3. Jelas, Mudah, dan Terang

Dalam aqidah islam juga memuat segala sesuatu hal dengan jelas tanpa adanya penyimpangan apapun didalamnya. Selain itu, semua dalil dan makna juga sangat mudah untuk di pahami oleh semua orang.

 

4. Bebas dari Paradoks, Kekaburan dan Kerancuan

Seperti yang sudah kami jelaskan diatas bahwa sumber utama dari aqidah islam sudah sangat jelas dan sangat murni. Bahkan dalil – dalilnya juga sangat jelas. Maka dari itu aqidah islam terbebas dari yang namanya unsur paradoks atau kekaburan. Bahkan aqidah islam tidak mudah untuk di masuki kebatilan dari arah manapun.

 

 

Contoh Aqidah Islam

  • Dalam menjalani keidupan sehari – hari, umat islam haruslah berpegang teguh pada aqidah islam. Adapun beberapa contoh aqidah islam yang dapat kita contoh sebagai berikut.
  • Senantiasa beriman kepada Allah SWT dan juga sifat – sifatnya serta menerima dan meyakini Allah SWT seperti yang sudah tertulis di dalam Al – Qur’an dan As – Sunnah (hadits).
  • Melakukan ke enam rukun iman yang telah di tentukan dalam kehidupan sesuai dengan ajaran islam dengan cara melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan – larangan-Nya.
  • Saling menghormati dan menyayangi antar sesama baik anggota keluarga, masyarakat, dan lainnya sesuai dengan ajaran agama islam.
  • Mau melakukan kegiatan bersama sesuai dengan ajaran agama islam seperti halnya melakukan shalat berjamaah dan lain sebagainya.
  • Tidak mudah dalam menerima fatwa, kecuali fatwa tersebut berdasarkan Al – Qur’an dan As – Sunnah dari Nabi Muhammad SAW yang tsabit atau kokoh.

 

Jadi demikianlah pembahasan ringkas dari kami mengenai apa pengertian aqidah, arti, ruang lingkup, tujuan, dan fungsi aqidah secara lengkap dan ringkas serta contoh dan keistimewaan aqidah dalam agama islam. Semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu khususnya dalam mengetahui pengertian aqidah dengan benar.



Pengertian Aqidah: Arti, Ruang Lingkup, Tujuan, dan Contohnya

Pengertian Aqidah: Arti, Ruang Lingkup, Tujuan, dan Contohnya

Aqidah merupakan ilmu pengetahuan dalam memahami masalah – masalah yang berkaitan dengan keyakinan kepada Allah SWT dan juga sifat – sifat yang dimiliki-Nya. Aqidah yang baik dan benar merupakan aqidah yang bersumber dari Al – Qur’an dan As – Sunnah. Sebagai umat islam kita wajib mempelajari dan mendalami ilmu akidah supaya terhindar dari perkara – perkara yang menyeleweng terhadap Allah SWT.

Dengan mempelajari aqidah maka kita juga akan memiliki pegangan dan keyakinan yang kuat dalam menjalani hidup. Lalu apakah kamu mengetahui apa pengertian aqidah, tujuan, dan fungsi aqidah? Pada artikel kali ini kami akan membahas secara ringkas mulai dari pengertian aqidah hingga fungsi dan tujuan dari aqidah itu sendiri. Simak penjelasannya berikut ini.

 

Pengertian Aqidah

Pengertian aqidah secara umum adalah sebuah pedoman atau kepercayaan kuat dalam diri seorang umat muslim terhadap apa yang mereka imani. Di dalam agama islam, aqidah meliputi keimanan dan kepercayaan kepada Allah SWT beserta sifat – sifat yang dimiliki-Nya,

Sedangkan secara bahasa aqidah dapat di artikan sebagai ikatan, pedoman, atau keyakinan. Pengertian aqidah secara istilah dapat di definisikan sebuah keimanan yang sangat kuat terhadap suatu dzat tanpa adanya keraguan sedikitpun.

Sehingga secara garis besar, aqidah dalam islam meliputi semua rukun iman yaitu iman kepada Allah SWT, iman kepada malaikat, iman kepada kitab – kitab Allah SWT, iman kepada hari akhir, serta iman kepada Qada dan Qadar. Pada intinya aqidah memiliki pengertian sebuah keimanan yang pasti tanpa adanya keraguan sama sekali. Maka dari itu berpegang pada aqidah yang benar merupakan sebuah kewajiban bagi umat beragama islam.

 

Ruang Lingkup Aqidah

Lantas apa sajakah yang akan dipelajari dalam aqidah? Menurut pendapat dari ulama, beberapa hal yang akan dipelajari dalam ruang lingkup aqidah adalah sebagai berikut.

  • Ilahiyat, adalah ilmu yang mempelajari mengenai masalah ketuhanan, khususnya membahas mengenai Allah SWT.
  • Nubuwwat, adalah ilmu yang membahas mengenai para utusan Allah SWT yaitu nabi dan rasul.
  • Ruhaniyat, adalah ilmu yang membahas mengenai makhluk gaib seperti halnya malaikat, jin, dan iblis.
  • Sam’iyyat, adalah ilmu yang membahas mengenai alam gaib misalnya saja surga, neraka, alam kubur, dan lain sebagainya.

 

Tujuan Mempelajari Aqidah

Sebagai umat beragama islam, mempelajari ilmu aqidah yang baik dan benar merupakan salah satu kewajiban. Jika mengacu pada pengertian aqidah yang telah kami sampaikan diatas, adapun beberapa tujuan mempelajari aqidah adalah sebagai berikut.

 

1. Meningkatkan Keimanan Kepada Allah SWT

Seseorang  yang sudah mempelajari dan paham ilmu aqidah maka mereka akan dengan mudah berniat beribadah karena hanya semata – mata untuk Allah SWT saja. Disinilah mereka akan selalu senantiasa meningkatkan ibadah dan keimanan mereka kepada Allah SWT tanpa ada rasa keraguan.

 

2. Menenangkan Jiwa

Mempelajari ilmu aqidah bisa menjadikan hati menjadi merasa tenang karena dapat menerima segala sesuatu dengan ikhlas, baik takdir baik ataupun buruk. Hal tersebut karena mereka meyakini bahwa semua ketentuan sudah ditentukan oleh Allah SWT. Mereka juga percaya bahwa ketentuan Allah SWT jauh lebih indah sehingga tidak perlu khawatir apa yang akan terjadi di hari esok.

 

3. Meningkatkan Amal Baik

Tujuan dari aqidah yang sebenarnya yaitu menuntun manusia untuk menghindari perbuatan – perbuatan sesat. Maka dari itu mereka yang memahami ilmu aqidah dengan baik, maka mereka akan senantiasa melakukan amalan baik dan menjauhi perbuatan buruk yang dilarang oleh Allah SWT. Mereka akan selalu mengingat bahwa semua perbuatan dosa akan mendapatkan balasan dan siksaan.

 

4. Menegakkan Agamanya

Seseorang yang mempelajari ilmu aqidah dengan baik maka mereka tidak akan pernah ragu dalam melakukan perbuatan baik terutama untuk menegakkan agamanya. Selain itu, mereka juga akan senantiasa ikut serta dalam memperkuat tiang penyangga agamanya termasuk untuk berjihad. Karena pada dasarnya aqidah akan membuat seseorang sadar bahwa yang perlu dikejar bukan semata – mata kebahagiaan di dunia, namun juga di akhirat.

 

 

Keistimewaan Aqidah Islam

Adapun beberapa keistimewaan aqidah dalam agama islam di antaranya adalah sebagai berikut.

 

1. Sumber Pengambilan Murni

Aqidah dalam islam memiliki landasan yang jelas dan murni yaitu Al – Qur’an, As – Sunnah, dan ijma’ Salafush shalih. Jadi aqidah dalam islam tidak akan ada campur tangan dengan hawa nafsu, akal, ataupun asumsi manusia.

 

2. Aqidah Tentang Perkara Gaib

Sesuatu yang bersifat gaib adalah segala sesuatu yang tidak dapat dilihat dan dijangkau oleh indra manusia. Dalam aqidah islam sendiri menyerahkan perkara tersebut pada penyerahan diri dan kepasrahan terhadap segala sesuatu yang tidak bisa dilogika.

 

3. Jelas, Mudah, dan Terang

Dalam aqidah islam juga memuat segala sesuatu hal dengan jelas tanpa adanya penyimpangan apapun didalamnya. Selain itu, semua dalil dan makna juga sangat mudah untuk di pahami oleh semua orang.

 

4. Bebas dari Paradoks, Kekaburan dan Kerancuan

Seperti yang sudah kami jelaskan diatas bahwa sumber utama dari aqidah islam sudah sangat jelas dan sangat murni. Bahkan dalil – dalilnya juga sangat jelas. Maka dari itu aqidah islam terbebas dari yang namanya unsur paradoks atau kekaburan. Bahkan aqidah islam tidak mudah untuk di masuki kebatilan dari arah manapun.

 

 

Contoh Aqidah Islam

  • Dalam menjalani keidupan sehari – hari, umat islam haruslah berpegang teguh pada aqidah islam. Adapun beberapa contoh aqidah islam yang dapat kita contoh sebagai berikut.
  • Senantiasa beriman kepada Allah SWT dan juga sifat – sifatnya serta menerima dan meyakini Allah SWT seperti yang sudah tertulis di dalam Al – Qur’an dan As – Sunnah (hadits).
  • Melakukan ke enam rukun iman yang telah di tentukan dalam kehidupan sesuai dengan ajaran islam dengan cara melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan – larangan-Nya.
  • Saling menghormati dan menyayangi antar sesama baik anggota keluarga, masyarakat, dan lainnya sesuai dengan ajaran agama islam.
  • Mau melakukan kegiatan bersama sesuai dengan ajaran agama islam seperti halnya melakukan shalat berjamaah dan lain sebagainya.
  • Tidak mudah dalam menerima fatwa, kecuali fatwa tersebut berdasarkan Al – Qur’an dan As – Sunnah dari Nabi Muhammad SAW yang tsabit atau kokoh.

 

Jadi demikianlah pembahasan ringkas dari kami mengenai apa pengertian aqidah, arti, ruang lingkup, tujuan, dan fungsi aqidah secara lengkap dan ringkas serta contoh dan keistimewaan aqidah dalam agama islam. Semoga pembahasan di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan kamu khususnya dalam mengetahui pengertian aqidah dengan benar.