√ Pengertian Apresiasi Seni: Fungsi, Tingkatan, Tujuan dan Contohnya

Pengertian Apresiasi Seni: Fungsi, Tingkatan, Tujuan dan Contoh Apresiasi Seni

Pengertian Apresiasi Seni: Fungsi, Tingkatan, Tujuan dan Contoh Apresiasi Seni

Pernahkah kalian mengunjungi suatu pameran karya seni atau pertunjukan karya seni dan kemudian melontarkan pendapat kalian mengenai hal yang kalian lihat tersebut? entah itu dalam bentuk pujian mengunggulkan suatu karya seni atau pertunjukan karya seni ataupun dalam bentuk kritikan yang membangun pada suatu karya seni atau pertunjukan karya seni? Hal yang kamu lakukan tersebut adalah merupakan salah satu bentuk dari apresiasi karya seni.

Kali ini Mastekno ingin berbagi artikel mengenai apresiasi seni, artikel kali ini akan membahas tentang Pengertian Apresiasi Seni, Tujuan Apresiasi, Tingkatan Apresiasi, Fungsi Apresiasi Seni, dan Contoh Apresiasi Seni. Oke silakan teman teman simak artikelnya dengan baik di bawah ini ya!

 

Pengertian Apresiasi Seni

Apresiasi seni adalah merupakan suatu bentuk proses menghayati suatu karya seni dengan menghormati dan memberi penghargaan terhadap suatu karya seni dan juga terhadap seniman yang membuat atau mempertunjukan karya seninya tersebut. Apresiasi karya seni juga bisa diartikan sebagai bentuk perwujudan dari kesadaran seseorang untuk menilai suatu karya seni melalui cara menghayati karya seni tersebut.

Jika dalam bahasa latin apresiasi adalah Appretiatus yang dimana istilah tersebut memiliki arti adalah penilaian kepada suatu hal atau sesuatu. Sedangkan jika dalam bahasa Inggris apresiasi adalah Appreciate, istilah tersebut memiliki arti melihat karya atau menentukan nilai atau menikmati dan kemudian menyadari keindahan yang terdapat pada karya seni tersebut.

Rupa dari apresiasi sendiri beragam bentuknya, semua tergantung dari orang yang memberikan apresiasi tersebut. Karena keindahan menurut seseorang pasti berbeda beda, ada yang meninjau dari bentuk fisik, bentuk makna, atau yang lainnya.

 

Tujuan Apresiasi Seni

Dilakukannya suatu apresiasi seni tentu memiliki tujuan dibaliknya, secara umum tujuan apresiasi karya seni dilakukan adalah supaya penikmat seni dapat mengungkapkan unek unek atau perasaan terhadap karya seni yang ada kepada si seniman pembuat karya seni tersebut. Nah berikut di bawah ini merupakan beberapa tujuan utama dilakukan apresiasi seni :

 

Meningkatkan Kemampuan Kreasi

Terlaksananya suatu kegiatan apresiasi karya seni ini bisa meningkatkan kemampuan seseorang untuk berkreasi, selain itu juga kita akan lebih peka terhadap maksud yang ada di dalam suatu karya seni.

 

Mengembangkan Estetika Karya

Selain untuk meningkatkan kemampuan kreasi, apresiasi karya seni juga bisa dilakukan untuk mengembangkan nilai dari estetika suatu karya seni, estetika disini adalah kepekaan seseorang terhadap suatu keindahan karya seni.

 

Menyempurnakan

Dan yang terakhir adalah apresiasi dapat dilakukan untuk tujuan sebagai penyempurnaan untuk karya seni yang ada untuk di apresiasi tersebut.

 

Tingkatan Apresiasi Seni

Apresiasi karya seni sendiri ini memiliki tingkatan tingkatan tertentu yang digunakan untuk menilai keindahan suatu karya seni yang dibuat oleh seniman. Tingkatan apresiasi karya seni tersebut ada 3, yaitu Tingkat Apresiasi Empatik, Tingkat Apresiasi Estetis, dan Tingkat Apresiasi Kritik. Berikut di bawah ini merupakan sedikit pembahasan mengenai tingkatan apresiasi karya seni :

 

Tingkat Empatik

Tingkat apresiasi empatik merupakan tingkat apresiasi karya seni yang dilakukan dengan berdasarkan kemampuan indrawi atau kemampuan panca indera yang dimiliki oleh manusia. Empatik sendiri dapat diartikan sebagai suatu hal yang melibatkan perasaan dan melibatkan pikiran. Contoh tingkat apresiasi empatik adalah perasaan nyaman saat mendengarkan suatu karya musik atau lagu milik seseorang, sehingga memberikan kesan dari diri kita bahwa karya tersebut merupakan karya yang bagus.

 

Tingkat Estetis

Lalu yang selanjutnya adalah tingkat karya seni estetis, tingkat karya seni estetis merupakan tingkat yang lebih mengacu berdasarkan dari pengalaman pengamatan, misalnya adalah seperti apa bentuk karya yang ada tersebut atau alasan apa yang membuat hal tersebut menjadi karya seni. Estetis sendiri dapat diartikan sebagai penilaian seseorang kepada suatu keindahan sesuatu. Contoh tingkat apresiasi estetis adalah ketika kita menonton sebuah pertunjukan wayang kulit dan berpikir bagaimana wayang kulit tersebut bisa terbuat atau bagus tidaknya karya seni wayang kulit tersebut.

 

Tingkat Kritik

Dan yang terakhir adalah tingkat apresiasi karya seni kritik, dalam memberikan kritik karya seni sebaiknya kritik yang diberikan bersifat membangun dan memberikan semangat kepada seniman, jangan sampai kritik yang diberikan palah mengandung kebencian dan merendahkan karya milik seniman yang di apresiasi.

Kritik karya seni ini bisa berupa deskripsi, klarifikasi, analisis, memberikan penilaian hingga mengambil suatu kesimpulan. Contoh dari apresiasi tingkat kritik adalah juri yang memberikan penilaian di ajang pencarian bakat seperti menyanyi, dance, atau yang sejenisnya.

 

Fungsi Apresiasi Seni

Dilakukannya apresiasi karya seni pasti akan memberikan suatu manfaat kepada si seniman ataupun untuk orang yang melakukan apresiasi karya seni tersebut. Karena di dalam apresiasi karya seni ini terdapat berbagai macam hal yang bisa bermanfaat untuk penikmat seni dan juga seniman. Berikut di bawah ini merupakan beberapa fungsi utama apresiasi karya seni :

 

Memberikan Evaluasi

Seseorang yang melakukan suatu apresiasi ini bisa juga sekaligus memberikan penilaian terhadap karya seni yang di apresiasi tersebut. Sehingga dengan begini apresiasi yang diberikan penikmat seni bisa digunakan oleh seniman untuk bahan evaluasi kedepannya ketika akan berkarya.

Membangun Relasi

Yang kedua adalah untuk membangun hubungan antara seniman dan juga penikmat seni. Dengan melakukan apresiasi seni si penikmat seni dan seniman yang membuat karya seni bisa untuk saling berkomunikasi satu sama lain dan memberikan timbal balik.

Menguji Kemampuan & Meningkatkan Kemampuan

Kemudian yang selanjutnya adalah untuk menguji kemampuan diri sendiri dalam menilai atau mengapresiasi suatu karya seni, dengan begitu kita juga bisa sekaligus meningkatkan kemampuan apresiasi kita karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk untuk mengasah kepekaan kita terhadap suatu karya seni.

 

Contoh Apresiasi Seni

Contoh apresiasi karya seni ini sendiri sangat beragam dan mudah untuk ditemui di kehidupan sehari hari, bahkan mungkin teman teman sering melakukan apresiasi karya seni.

Hal paling mudah yang dapat dijadikan contoh apresiasi karya seni adalah ketika kamu melihat gambar atau lukisan yang dibuat oleh teman kamu, lalu kemudian kamu memberikan pendapat bahwa gambar atau lukisan tersebut sangat bagus karena realistis, namun untuk gradasi pewarnaannya sedikit kurang halus, atau yang sebagainya.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini dari Mastekno yang membahas mengenai Pengertian Apresiasi Seni, Tujuan Apresiasi, Tingkatan Apresiasi, Fungsi Apresiasi Seni, dan Contoh Apresiasi Seni. Mudah mudahan artikel ini bisa berguna dan dapat menambah wawasan teman teman.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Apresiasi Seni: Fungsi, Tingkatan, Tujuan dan Contoh Apresiasi Seni

Pengertian Apresiasi Seni: Fungsi, Tingkatan, Tujuan dan Contoh Apresiasi Seni

Pernahkah kalian mengunjungi suatu pameran karya seni atau pertunjukan karya seni dan kemudian melontarkan pendapat kalian mengenai hal yang kalian lihat tersebut? entah itu dalam bentuk pujian mengunggulkan suatu karya seni atau pertunjukan karya seni ataupun dalam bentuk kritikan yang membangun pada suatu karya seni atau pertunjukan karya seni? Hal yang kamu lakukan tersebut adalah merupakan salah satu bentuk dari apresiasi karya seni.

Kali ini Mastekno ingin berbagi artikel mengenai apresiasi seni, artikel kali ini akan membahas tentang Pengertian Apresiasi Seni, Tujuan Apresiasi, Tingkatan Apresiasi, Fungsi Apresiasi Seni, dan Contoh Apresiasi Seni. Oke silakan teman teman simak artikelnya dengan baik di bawah ini ya!

 

Pengertian Apresiasi Seni

Apresiasi seni adalah merupakan suatu bentuk proses menghayati suatu karya seni dengan menghormati dan memberi penghargaan terhadap suatu karya seni dan juga terhadap seniman yang membuat atau mempertunjukan karya seninya tersebut. Apresiasi karya seni juga bisa diartikan sebagai bentuk perwujudan dari kesadaran seseorang untuk menilai suatu karya seni melalui cara menghayati karya seni tersebut.

Jika dalam bahasa latin apresiasi adalah Appretiatus yang dimana istilah tersebut memiliki arti adalah penilaian kepada suatu hal atau sesuatu. Sedangkan jika dalam bahasa Inggris apresiasi adalah Appreciate, istilah tersebut memiliki arti melihat karya atau menentukan nilai atau menikmati dan kemudian menyadari keindahan yang terdapat pada karya seni tersebut.

Rupa dari apresiasi sendiri beragam bentuknya, semua tergantung dari orang yang memberikan apresiasi tersebut. Karena keindahan menurut seseorang pasti berbeda beda, ada yang meninjau dari bentuk fisik, bentuk makna, atau yang lainnya.

 

Tujuan Apresiasi Seni

Dilakukannya suatu apresiasi seni tentu memiliki tujuan dibaliknya, secara umum tujuan apresiasi karya seni dilakukan adalah supaya penikmat seni dapat mengungkapkan unek unek atau perasaan terhadap karya seni yang ada kepada si seniman pembuat karya seni tersebut. Nah berikut di bawah ini merupakan beberapa tujuan utama dilakukan apresiasi seni :

 

Meningkatkan Kemampuan Kreasi

Terlaksananya suatu kegiatan apresiasi karya seni ini bisa meningkatkan kemampuan seseorang untuk berkreasi, selain itu juga kita akan lebih peka terhadap maksud yang ada di dalam suatu karya seni.

 

Mengembangkan Estetika Karya

Selain untuk meningkatkan kemampuan kreasi, apresiasi karya seni juga bisa dilakukan untuk mengembangkan nilai dari estetika suatu karya seni, estetika disini adalah kepekaan seseorang terhadap suatu keindahan karya seni.

 

Menyempurnakan

Dan yang terakhir adalah apresiasi dapat dilakukan untuk tujuan sebagai penyempurnaan untuk karya seni yang ada untuk di apresiasi tersebut.

 

Tingkatan Apresiasi Seni

Apresiasi karya seni sendiri ini memiliki tingkatan tingkatan tertentu yang digunakan untuk menilai keindahan suatu karya seni yang dibuat oleh seniman. Tingkatan apresiasi karya seni tersebut ada 3, yaitu Tingkat Apresiasi Empatik, Tingkat Apresiasi Estetis, dan Tingkat Apresiasi Kritik. Berikut di bawah ini merupakan sedikit pembahasan mengenai tingkatan apresiasi karya seni :

 

Tingkat Empatik

Tingkat apresiasi empatik merupakan tingkat apresiasi karya seni yang dilakukan dengan berdasarkan kemampuan indrawi atau kemampuan panca indera yang dimiliki oleh manusia. Empatik sendiri dapat diartikan sebagai suatu hal yang melibatkan perasaan dan melibatkan pikiran. Contoh tingkat apresiasi empatik adalah perasaan nyaman saat mendengarkan suatu karya musik atau lagu milik seseorang, sehingga memberikan kesan dari diri kita bahwa karya tersebut merupakan karya yang bagus.

 

Tingkat Estetis

Lalu yang selanjutnya adalah tingkat karya seni estetis, tingkat karya seni estetis merupakan tingkat yang lebih mengacu berdasarkan dari pengalaman pengamatan, misalnya adalah seperti apa bentuk karya yang ada tersebut atau alasan apa yang membuat hal tersebut menjadi karya seni. Estetis sendiri dapat diartikan sebagai penilaian seseorang kepada suatu keindahan sesuatu. Contoh tingkat apresiasi estetis adalah ketika kita menonton sebuah pertunjukan wayang kulit dan berpikir bagaimana wayang kulit tersebut bisa terbuat atau bagus tidaknya karya seni wayang kulit tersebut.

 

Tingkat Kritik

Dan yang terakhir adalah tingkat apresiasi karya seni kritik, dalam memberikan kritik karya seni sebaiknya kritik yang diberikan bersifat membangun dan memberikan semangat kepada seniman, jangan sampai kritik yang diberikan palah mengandung kebencian dan merendahkan karya milik seniman yang di apresiasi.

Kritik karya seni ini bisa berupa deskripsi, klarifikasi, analisis, memberikan penilaian hingga mengambil suatu kesimpulan. Contoh dari apresiasi tingkat kritik adalah juri yang memberikan penilaian di ajang pencarian bakat seperti menyanyi, dance, atau yang sejenisnya.

 

Fungsi Apresiasi Seni

Dilakukannya apresiasi karya seni pasti akan memberikan suatu manfaat kepada si seniman ataupun untuk orang yang melakukan apresiasi karya seni tersebut. Karena di dalam apresiasi karya seni ini terdapat berbagai macam hal yang bisa bermanfaat untuk penikmat seni dan juga seniman. Berikut di bawah ini merupakan beberapa fungsi utama apresiasi karya seni :

 

Memberikan Evaluasi

Seseorang yang melakukan suatu apresiasi ini bisa juga sekaligus memberikan penilaian terhadap karya seni yang di apresiasi tersebut. Sehingga dengan begini apresiasi yang diberikan penikmat seni bisa digunakan oleh seniman untuk bahan evaluasi kedepannya ketika akan berkarya.

Membangun Relasi

Yang kedua adalah untuk membangun hubungan antara seniman dan juga penikmat seni. Dengan melakukan apresiasi seni si penikmat seni dan seniman yang membuat karya seni bisa untuk saling berkomunikasi satu sama lain dan memberikan timbal balik.

Menguji Kemampuan & Meningkatkan Kemampuan

Kemudian yang selanjutnya adalah untuk menguji kemampuan diri sendiri dalam menilai atau mengapresiasi suatu karya seni, dengan begitu kita juga bisa sekaligus meningkatkan kemampuan apresiasi kita karena hal tersebut merupakan salah satu bentuk untuk mengasah kepekaan kita terhadap suatu karya seni.

 

Contoh Apresiasi Seni

Contoh apresiasi karya seni ini sendiri sangat beragam dan mudah untuk ditemui di kehidupan sehari hari, bahkan mungkin teman teman sering melakukan apresiasi karya seni.

Hal paling mudah yang dapat dijadikan contoh apresiasi karya seni adalah ketika kamu melihat gambar atau lukisan yang dibuat oleh teman kamu, lalu kemudian kamu memberikan pendapat bahwa gambar atau lukisan tersebut sangat bagus karena realistis, namun untuk gradasi pewarnaannya sedikit kurang halus, atau yang sebagainya.

 

Baik seperti itulah artikel kali ini dari Mastekno yang membahas mengenai Pengertian Apresiasi Seni, Tujuan Apresiasi, Tingkatan Apresiasi, Fungsi Apresiasi Seni, dan Contoh Apresiasi Seni. Mudah mudahan artikel ini bisa berguna dan dapat menambah wawasan teman teman.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *