Danang Febriyandra Hey Spongebob, aku tidak bisa mendengarmu! Disini gelap...

Pasar Modal: Pengertian, Fungsi, Jenis, Tujuan, Peran, Manfaat, Contoh

7 min read

Pengertian Pasar Modal

Apa yang dimaksud dengan pasar modal? Beberapa dari kalian mungkin sering mendengar istilah yang satu ini. Apakah pengertian pasar modal sama dengan pasar pada umumnya? Mari kita bahas hal tersebut bersama Mastekno berikut ini.

Istilah pasar modal sendiri mungkin lebih familiar di kalangan para pelaku bisnis dan usaha. Khususnya bagi investor, pemerintah, institusi atau perusahaan tertentu sering melakukan aktivitas yang berhubungan dengan pasar modal ini.

 

Pengertian Pasar Modal

Apa itu Pasar Modal

Pasar Modal adalah suatu pasar yang di dalamnya terdapat aktivitas jual beli surat-surat berharga. Bentuk surat berharga tersebut bisa berupa saham, obligasi, equitas maupun yang lainnya. Transaksi akan terjadi antara sebuah perusahaan dengan para investor melalui perantara underwriter dan juga broker.

Pasar modal merupakan sebuah tempat yang menjadi penghubung antara para investor dan pemerintah atau perusahaan yang membutuhkan dana. Dimana pemerintah/perusahaan akan menerbitkan surat berharga, kemudian akan dijual dan dibeli oleh oleh para investor tersebut.

Sehingga perusahaan bisa mendapatkan aliran dana yang dapat digunakan untuk menjalankan aktivitasnya. Sedangkan para investor mendapatkan tempat untuk menginvestasikan uangnya di dalam sebuah perusahaan dengan mengharapkan keuntungan.

 

Tujuan Pasar Modal

Tujuan Pasar ModalApa tujuan diadakannya pasar modal? Mungkin kalian pernah bertanya hal tersebut. Jawabannya bisa kalian lihat di bawah ini :

  • Menyediakan peluang kepada masyarakat untuk berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
  • Memberikan kesempatan kepada masyarakat agar mereka bisa memiliki saham di perusahaan dan mendapatkan keuntungan.
  • Menyediakan peluang bagi pelaku bisnis dan usaha untuk mendapatkan sumber modal tambahan.

 

Fungsi Pasar Modal

Fungsi Pasar ModalBagi para pengusaha dan pelaku bisnis, pasar modal memiliki fungsi yang sangat banyak, diantaranya :

1. Sebagai Sumber Modal

Setiap kegiatan bisnis sekelas perusahaan atau pemerintah tentu membutuhkan biaya operasional yang tidak sedikit. Jika hal tersebut tidak bisa terpenuhi, maka akan mengganggu jalannya aktivitas dalam perusahaan.

Oleh karena itu, pasar modal muncul sebagai salah satu sumber modal yang bisa diandalkan. Dengan menerbitkan surat-surat berharga, maka perusahaan bisa mendapatkan modal tambahan dari hasil penjualannya.

 

2. Meningkatkan Kapasitas Produksi

Dengan bertambahnya dana yang diperoleh dari pasar modal, maka sebuah perusahaan atau instansi pemerintah bisa meningkatkan kegiatan produksinya. Dengan begitu, produk yang dihasilkan pun akan semakin banyak.

 

3. Pemerataan Pendapatan

Bagi para investor, mereka menanamkan modal dalam suatu perusahaan dan memperoleh saham. Dengan kata lain, jika perusahaan tersebut mendapatkan keuntungan maka para pemegang saham juga akan memperoleh bagian.

 

4. Menciptakan Lapangan Pekerjaan

Pasar modal merupaan salah satu faktor yang mampu mendorong berkembangnya dunia industri dan ekonomi. Dan hal ini, tentu saja dapat menciptakan banyak lapangan kerja baru. Sehingga akan mengurangi tingkat pengangguran yang ada di masyarakat.

 

5. Meningkatkan Pendapatan Negara

Mungkin ada yang belum tahu, bahwa setiap orang yang memegang saham di sebuah perusahaan akan dikenai pajak. Dan dengan semakin banyaknya pemegang saham, maka tentu pemasukan pajak bagi pemerintah akan bertambah.

 

6. Sebagai Indikator Perekonomian Negara

Kegiatan jual beli yang terjadi di dalam pasar modal juga bisa memberikan gambaran tentang kondisi ekonomi suatu negara. Jika transaksi yang terjadi meningkat, maka tentu perusahaan-perusahaan tersebut sedang dalam keadaan baik dan dapat mendorong perkembangan ekonomi.

 

Peran Pasar Modal Bagi Perekonomian

Peran Pasar Modal

Pasar modal memiliki peran yang cukup penting dalam pembangunan ekonomi nasional. Dimana keberadaannya memiliki beberapa fungsi sebagai berikut :

  • Sebagai lembaga perantara keuangan.
  • Sebagai sumber pendanaan jangka panjang bagi perusahaan/pemerintah.
  • Tempat memperoleh modal dengan jumlah yang besar.
  • Sebagai tempat bagi investor melakukan investasi yang akan mendorong perkembangan ekonomi.
  • Sebagai alat untuk melakukan divestasi.
  • Mendorong aktivitas investasi dengan keuntungan dan kerugian yang bisa diperhitugkan.
  • Pendorong munculnya lapangan pekerjaan dengan berkembangnya dunia industri.
  • Mampu meningkatkan produktivitas sebuah perusahaan.
  • Dapat memperbesar pemasukan pajak bagi pemerintah.
  • Bisa memberikan gambaran tentang trend ekonomi yang sedag terjadi.

 

 

Pelaku Pasar Modal

Pelaku Pasar Modal

Siapa saja yang terlibat dalam transaksi yang terjadi dalam pasar modal? Layaknya tempat jual beli, maka akan ada beberapa pihak yang terlibat dengan perannya masing-masing, diantaranya :

 

1. Emiten

Adalah pihak yang menerbitkan surat berharga seperti obligasi dan saham untuk dijual. Pihak tersebut bisa berupa BUMN maupun pihak swasta. Mereka melakukan penjualan Efek untuk mendapatkan kucuran dana dari para investor.

 

2. Investor

Merupakan pihak yang memiliki modal yang kemudian digunakan untuk membeli surat-surat berharga dari para Emiten. Investor bisa berupa perorangan ataupun perusahaan baik dari dalam maupun luar negeri.

Dengan membeli surat berharga tersebut, artinya mereka menanamkan modalnya ke sebuah perusahaan. Hal ini tentu dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau bahkan mengambil alih suatu perusahaan tertentu.

 

3. Underwriter

Biasa juga disebut sebagai penjamin emisi, adalah suatu lembaga yang menjamin terjualnya surat berharga yang diterbitkan dalam batas waktu tertntu. Mereka merupakan pihak yang menjamin agar Emiten memperoleh dana sesuai dengan keinginannya.

 

4. Broker

Merupakan pihak yang menjadi perantara dalam pasar modal. Biasa juga disebut sebagai pialang, mereka akan menjembatani transaksi antara Emiten dan Investor dalam melakukan transaksi jual beli. Bentuknya bisa berupa pemberian informasi tentang Emiten kepada investor dll.

 

5. Manajer Investasi

Adalah pihak yang menjadi pengelola Efek para nasabah. Mereka yang bertugas mengatur jalannya kegiatan yang terjadi di dalam pasar modal.

 

 

Manfaat Pasar Modal

Manfaat Pasar Modal

Keberadaan pasar modal memberikan banyak manfaat baik bagi emiten maupun investor. Keduanya mendapatkan banyak keuntungan dengan melakukan transaksi di pasar modal.

 

1. Manfaat Pasar Modal Bagi Emiten

Emiten baik berupa perusahaan atau instutisi pemerintah akan menerbitkan surat berharga berupa saham atau obligasi. Yang kemudian akan diperjualbelikan di pasar modal. Oleh karena itulah, pasar modal akan memberikan banyak manfaat, antara lain :

  • Sebagai tempat untuk menjual surat berharga yang diterbitkannya.
  • Sebagai tempat memperoleh dana dalam jumlah besar.
  • Untuk memperluas usaha yang dimilikinya dengan dana dari investor.
  • Dapat memperbaiki masalah struktur modal yang sedang dihadapi.
  • Untuk memindahkan pemegang saham ke pihak lain.
  • Tidak adanya convenant, perjanjian di luar transaksi jual beli saham.
  • Mengurangi ketergantungan kepada bank.
  • Dapat meningkatka produktivitas sebuah perusahaan.
  • Menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan.

 

2. Manfaat Pasar Modal Bagi Investor

Investor adalah pihak yang memiliki modal dan kemudian digunakan untuk membeli surat-surat berharga. Beberapa manfaat pasar modal bagi para investor antara lain :

  • Sebagai sarana untuk menanamkan modal di suatu perusahaan.
  • Investasi yang ditanamkan akan berkembang sesuai dengan pertumbuhan ekonomi.
  • Pasar modal bisa memperkecil resiko kerugian bagi para investor.
  • Sebagai usaha untuk mendapatkan keuntungan.
  • Memungkinkan investor untuk mengambil alih kepemilikan suatu perusahaan.
  • Sarana bagi investor untuk memperluas jaringan bisnisnya.
  • Sebagai tempat untuk menjual saham yang mereka miliki.
  • Investor akan memiliki hak suara dalam sebuah perusahaan karena menjadi salah satu pemegang saham.

Baca Juga : Tips Cara Berinvestasi

 

 

Jenis Pasar Modal

Jenis Pasar Modal

Sebuah pasar modal sendiri memiliki beberapa macam yang masing-masing menjalankan fungsi yang berbeda. Antara lain ada pasar perdana, pasar sekunder, pasar ketiga dan pasar keempat.

 

1. Pasar Perdana (Primary Market)

Adalah tempat dimana surat berharga (efek) untuk pertama kalinya diperjualbelikan. Disinilah saham dan obligasi akan ditawarkan kepada para investor oleh emiten dengan perantara broker. Namun surat-surat tersebut belum tercatat di bursa efek.

 

2. Pasar Sekunder (Secondary Market)

Merupakan tempat jual beli surat berharga setelah ia tercatat dalam bursa efek. Disini, seorang investor tidak hanya bisa membeli sebuah saham. Namun juga bisa menjual saham miliknya kepada investor lain karens udah tercatat di bursa efek.

 

3. Pasar Ketiga (Third Market)

Over The Counter (OTC), ialah tempat jual beli surat berharga antara para market marker dengan investor. Harga ditentukan oleh market marker sedangkan investor bisa memilih dengan bebas harga terbaik untuk masing-masing dari mereka.

Dalam hal ini, para market marker harus bersaing untuk menentukan harga yang sekiranya dapat menarik perhatian para investor agar membeli surat berharga miliknya.

 

4. Pasar Keempat (Fourth Market)

Yaitu tempat terjadinya jual beli antara para investor tanpa menggunakan perantara. Umumnya hanya terjadi diantara para investor besar saja. Hal ini dilakukan untuk mengurangi biaya yang harus dikeluarkan jika menggunakan secondary market.

 

 

Contoh Pasar Modal

Contoh Pasar Modal

Di Indonesia, mungkin Bursa Efek Jakarta adalah pasar modal yang paling dikenal. Dan di dalamya ada beberapa lembaga yag berperan menjalankan aktivitas pasar modal, antara lain :

  • Badan Pengawas Pasar Modal
  • Bursa Efek terdiri dari Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efe Surabaya
  • Perusahaan Efek
  • Lembara Kliring dan Penjaminan seperti PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)
  • Lembaga Peyimpanan dan Penyelesaian seperti PT. Kustodian Sentral Efek Idonesia (KSEI)

 

Sementara itu, di seluruh dunia juga ada beberapa pasar modal yang sangat besar, antara lain :

  • New York Stock Exchange (NYSE)
  • Hongkong Stock Exchange (HSE)
  • Londong Stock Exchange
  • Japan Stock Exchange Group
  • Shanghai Stock Exchange
  • Toronto Stock Exchange (TSX)
  • Euronext
  • NASDAQ

 

 

Kesimpulan

Kesimpulan Pasar Modal Adalah

Jadi secara sederhana, pasar modal adalah tempat untuk melakukan transaksi jual beli surat-surat berharga. Kegiatan tersebut akan melibatkan beberapa pihak antara lain Emiten, Investor, Underwriter, Broker dan Manajer Investasi.

Emiten adalah pihak (perusahaan atau institusi pemerintah) yang akan menerbitkan surat-surat berharga. Sedangkan Investor merupakan pihak yang memiliki modal untuk digunakan membeli saham atau obligasi yang dijual oleh Emiten.

Pasar modal menjadi tempat bagi para Emiten untuk memperoleh dana. Kemudian dana tersebut bisa mereka gunakan untuk memperluas serta mengembangkan bisnis yang dijalankannya.

Sedangkan bagi investor, pasar modal menjadi tempat untuk menanamkan modal yang dimilikinya. Sehingga membuat mereka memiliki saham di sebuah perusahaan tertentu. Hal ini demi mendapatkan keuntungan di kemudian hari atau bahkan untuk mengambil alih suatu perusahaan.

Melihat hal tersebut, keberadaan sebuah pasar modal akan sangat penting baik bagi para Emiten maupun Investor. Keduanya akan mendapatkan manfaat yang cukup banyak dengan bertransaksi lewat pasar modal.

Jadi jika kalian ingin masuk ke dunia bisnis atau jual beli saham, maka sangat disarankan untuk belajar mengenal tentang pasar modal. Bagaimana mekanisme transaksinya hingga ke hal-hal penting lainnya.

 

Demikian pembahasan tentang pengertian pasar modal, fungsi manfaat bagi perekonomian serta pihak yang terlibat. Semoga apa yang dijelaskan diatas dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua. Apabila ada kritik, saran atau pertanyaan bisa langsung berkometar di bawah.


Danang Febriyandra Hey Spongebob, aku tidak bisa mendengarmu! Disini gelap...
DarkLight