Danang FebriyandraSuka nonton anime khususnya one piece sama naruto, dan suka menulis review hal-hal menarik lainya untuk memberikan informasi positif untuk banyak orang

15 Pahlawan Nasional Wanita Indonesia: Sejarah dan Biografi

6 min read

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Pahlawan Wanita Indonesia – Dalam sejarah Indonesia, negara kita pernah mengalami masa penjajahan yang cukup panjang. Ada beberapa bangsa yang pernah menduduki wilayah kita mulai dari Portugis, Spanyol, Belanda, Perancis, Inggris hingga Jepang. Dan bisa dipastikan bahwa kehidupan pada masa itu menyisakan banyak penderitaan. Lalu bagaimana bangsa Indonesia bisa lepas dari belenggu para penjajah tersebut?

Hal ini tak lain dan tak bukan merupakan hasil perjuangan dari para pahlawan kita. Mereka rela mengorbankan seluruh jiwa raga dan berjuang untuk membebaskan bangsa Indonesia dari tangan penjajah. Hingga akhirnya negara kita berhasil mendapatkan kemerdekaannya pada tahun 1945. Nah untuk itulah, Mastekno ingin mengajak kalian semua untuk mengenal siapa saja para pahlawan yang sudah berjasa dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

 

Nama Pahlawan Nasional Wanita di Indonesia

Para pahlawan yang ikut berjuang pada masa penjajahan berasal dari semua kalangan. Baik dari kalangan bawah sampai bangsawan ataupun laki-laki dan perempuan. Untuk kali ini, kita akan berfokus pada pahlawan perempuan yang berjasa besar dalam masa perjuangan kala itu. Mereka berjuang dengan berbagai cara demi merebut kembali kemerdekaan bangsa Indonesia.

 

1. Raden Ajeng Kartini

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Kita semua pasti sudah mengenal dengan pahlawan yang selalu berjuang untuk emansipasi wanitanya ini. Lahir pada 21 April 1879, beliau merupakan putri dari R.M Sosroningrat dan ibu M.A Ngasirah. Dengan melihat adanya banyak diskriminasi terhadap wanita, R.A Kartini pun ingin merubah hal tersebut.

Ia banyak menulis surat yang kemudian dikirimkan ke teman korespondensinya dari Belanda. Dirinya ingin status sosial perempuan di Indonesia bisa setara dengan laki-laki layaknya yang ada di Eropa sana. Hingga akhirnya semua surat tersebut dikumpulkan dan sekarang kita kenal sebagai buku “Habislah Gelap Terbitlah Terang”.

 

2. Cut Nyak Dhien

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Lahir pada tahun 1848, Cut Nyak Dien adalah salah satu pahlawan nasional yang berasal dari kaum bangsawan. Ia merupakan putri dari Sultan Aceh bernama Teuku Nanta Seutia. Pada 26 Maret 1873, pasukan Belanda melakukan serangan terhadap daerah Aceh. Hingga hal tersebut menimbulkan perang yang menelan banyak korban, salah satunya adalah suami dari Cut Nyak Dien yaitu Teuku Ibrahim.

Sejak saat itu, ia bertekad untuk melawan Belanda dan melanjutkan perjuangan suaminya. Pada tahun 1880, Cut Nyak Dien kembali menikah dengan Teuku Umar. Mereka pun terus melakukan perjuangan bersama melawan Belanda. Hingga akhirnya Teuku Umar pun gugur dalam peperangan. Hal ini membuat pasukan Cut Nyak Dien terus melemah dan hingga akhirnya ia ditangkap dan diasingkan ke daerah Sumedang dan meninggal pada 6 November 1908.

 

3. Cut Nyak Meutia

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Satu lagi pahlawan perempuan dari daerah Aceh, dalam perjuangannya ia didampingi oleh sang suami Teuku Muhammad. Namun akhirnya sang suami ditangkap oleh Belanda dan dihukum mati pada tahun 1905. Beberapa tahun setelahnya, Cut Nyak Meutia kembali menikah lagi dengan Pang Nangroe. Namun suami keduanya tersebut juga gugur dalam perang pada tahun 1910. Meski begitu perjuangannya untuk melawan Belanda tidak pernah berhenti. Hingga tak lama kemudian beliau gugur di tahun yang sama akibat tertembak peluru saat dalam perang.

 

4. Martha Christina Tiahahu

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Pahlawan perempuan selanjutnya berasal dari tanah Maluku. Ia lahir pada 04 Januari 1800 dan sudah ikut berjuang melawan Belanda bahkan sejak umur 17 tahun. Ia berperan sebagai pemimpin pasukan wanita yang berhasil membunuh seorang pemimpin Belanda. Akibatnya terjadi serangan balik terhadap rakyat Maluku dan membuat ayahnya ditangkap serta dihukum mati.

Dalam rangka perjuangan untuk menyelamatkan ayahnya, banyak pejuang yang gugur termasuk dirinya yang ditangkap dan diasingkan ke pulau Jawa. Dirinya pun menghembuskan nafat terakhir pada 2 Januari 1818 saat perjalanan menuju ke Jawa. Jasadnya tidak dikebumikan melainkan hanya di buang ke laut.

 

5. Raden Dewi Sartika

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Lahir pada 04 Desember 1994 dan merupakan putri dari Raden Somanegara dan Raden Ayu Permas. Perjuangannya dilakukan dengan cara mengajarkan para perempuan untuk membaca, menulis serta memasak lewat sekolah yang ia dirikan. Ia memiliki cita-cita agar kaum perempuan mampu memiliki keterampilan yang tak kalah dengan kaum laki-laki. Lewat perjuangannya, pendidikan terhadap kaum perempuan menjadi lebih baik. Hingga akhirnya beliau wafat pada 11 September 1947.

 

6. Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Beliau merupakan suami dari Kyai Haji Ahmad Dahlan. Ia adalah sosok perempuan yang memiliki pengetahuan luas. Dalam perjuangannya di masa itu, beliau mendirikan sebuah kelompok pengajian wanita Sopo Tresno. Lewat organisasi tersebut, dirinya berjuang untuk memperbaiki pendidikan kaum perempuan sekaligus menyebarkan agama islam. Hingga akhirnya, Nyai Ahmad Dahlan wafat pada 31 Mei 1946.

 

7. Maria Walanda Maramis

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Beliau lahir di Sulawesi Utara, 01 Desember 1872. Pada umur 6 tahun dirinya telah menjadi yatim piatu dan tinggal bersama sang paman. Pada masa itu, kaum perempuan disana tidak diperbolehkan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Sejak saat itulah ia memulai perjuangannya untuk mengangkat derajat kaum perempuan.

Dirinya mendirikan organisasi Percintaan Ibu kepada Anak Turunannya. Di organisasi tersebut, banyak perempuan mendapatkan pendidikan agar memiliki pengetahuan yang luas. Hingga akhirnya organisasi itu terus berkembang dan meluas ke berbagai daeah. Maria Walanda Maramis wafat pada 22 April 1924.

 

8. Nyi Ageng Serang

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Lahir pada tahun 1752 dengan nama asli Raden Ageng Kustiah Retno Edi. Meskipun seorang wanita, beliau adalah sosok yang ahli dalam menyusun strategi perang. Saat pasukan Belanda menyerang wilayah Jawa pada abad ke 19, beliau pun tak tinggal dima. Walau saat itu usianya sudah menginjak 73 tahun, Nyi Ageng Serang tetap turun dalam perang Diponegoro. Namun akibat fisik yang semakin lemah memaksanya untuk mundur dari perang dan wafat pada tahun 1828.

 

9. Hj. Rangkayo Rasuna Said

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Banyak pahlawan yang memperjuangkan persamaan hak antara laki-laki dan perempuan, salah satunya Hj. Rasuna Said. Beliau adalah sosok yang berpendidikan karena telah belajar di pesantren sejak masih kecil. Akibat dari cara berpikirnya yang kritis, Hj. Rasuna Said pun ditangkap dan dipenjarakan oleh Belanda di tahun 1932. Setelah Indonesia merdeka, beliau menjadi salah satu anggota Dewan Pertimbangan Agung. Kemudian Hj. Rasuna Said meninggal dunia pada 2 November 1965.

 

10. Hj. Fatmawati Soekarno

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Istri dari presiden Soekarno ini lahir pada 5 Februari 1923. Ia merupakan putri dari pasangan Hassan Din dan Siti Chadijah. Pada 01 Juni 1943, dirinya menikah dengan Soekarno di usianya yang menginjak 20 tahun. Dari pernikahan tersebut lahirlah 5 orang putra putri.

Fatmawati juga merupakan seorang pejuang yang berperan aktif pada masa kemerdekaan. Beliau dikenal sebagai orang yang menjahit bendera pusaka sang Merah Putih yang dikibarkan pada hari kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Ia meninggal di usia 57 tahun pada 14 Mei 1980 akibat serangan jantung.

 

11. Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Lahir pada 23 Agustus 1923 dengan ayah KPH Soemoharjomo dan ibu R.A Hatmanti Hatmohoedjo. Mungkin tak banyak yang tahu jikalau beliau ini merupakan istri dari Presiden Soeharto. Dalam masa perjuangan, beliau bergabung dengan Laskar Putri Indonesia. Sebuah organisasi yang bertujuan melayani pejuang di garis depan maupun garis belakang.

Kemudian ia menikah dengan Soeharto pada 26 Desember 1947. Setelah Soeharto diangkat menjadi presiden menggantikan Soekarno, dirinya pun ikut menjadi ibu Negara. Hingga kemudian beliau wafat pada 28 April 1966 akibat serangan Jantung yang menimpanya.

 

12. Opu Daeng Risaju

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Lahir di tahun 1880, Opu Daeng Risaju adalah sosok yang tidak mengenyam pendidikan formal. Namun meski begitu, beliau adalah perempuan yang memiliki pengetahuan luas terutama di bidang agama. Di tahun 1927, ia bergabung dalam Partai Sarekat Islam. Akibat pengaruh besar yang dimilikinya, ia pun diadili oleh Belanda dan dicabut status kebangsawanannya.

Meski begitu perjuangannya pun tidak pernah berhenti, Opu kembali melakukan perlawanan kepada NICA. Hingga kemudian dirinya disiksa oleh Belanda dan mengakibatkannya menjadi tuli. Opu Daeng Risaju pun wafat pada 10 Februari 1964.

 

13. Rohana Kudus

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Perjuangan untuk menyamakan hak antara laki-laki dan perempuan melahirkan banyak tokoh emansipasi wanita. Rohana Kudus adalah sosok guru yang memiliki pengetahuan luas. Ia berjuang demi mengangkat derajat kaum perempuan yang saat itu ditindas.

 

14. Rahmah El Yunusiyah

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Berasal dari daerah Sumatera Barat, tokoh perempuan yang satu ini adalah seorang ulama. Beliau berjuang untuk mengembangkan sisi pendidikan dari masyawakat disana kala itu. Perguruan Diniyah Putri Padang Panjang merupakan salah satu bukti nyata dari perjuangan beliau.

 

15. Siti Manggopoh

nama pahlawan nasional perempuan indonesia

Pada masa penjajahan Belanda, ada kebijakan tentang pajak yang sangat memberatkan para rakyat. Oleh karena itulah Siti Manggopoh muncul sebagai tokoh yang menentang kebijakan tersebut. Perlawanannya terhadap Belanda pun memicu terjadinya perang Belasting pada 16 Juni 1908.

 

Demikian pembahasan mengenai para pahlawan nasional wanita Indonesia. Mereka merupakan sosok lua4 biasa yang mengerahkan seluruh jiwa raganya demi memperjuangkan tanah airnya. Sebagai penerus bangsa, kita tidak boleh melupakan jasa mereka dan harus melanjutkan perjuangannya. Jika ada dari kalian yang punya kritik, saran atau pertanyaan bisa berkomentar di bawah.


Danang FebriyandraSuka nonton anime khususnya one piece sama naruto, dan suka menulis review hal-hal menarik lainya untuk memberikan informasi positif untuk banyak orang
DarkLight