√ 10 Pahlawan Revolusi Indonesia:Biografi dan Sejarah (Lengkap)

10 Pahlawan Revolusi Indonesia dan Biografi Lengkap

10 Pahlawan Revolusi Indonesia dan Biografi Lengkap

Negara Indonesia lahir dan merdeka berkat perjuangan para pahlawan. Mereka mengorbankan jiwa dan raganya demi membebaskan bangsa ini dari penindasan. Dan untuk mengenang serta menghormati jasa mereka, para pahlawan pun diberikan gelar khusus. Hal ini agar kita terus mengingat serta melanjutkan perjuangan mereka. Ada yang namanya pahlawan kemerdekaan nasional, pahlawan revolusi, pahlawan proklamator dsb. Nah dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang para pahlawan revolusi.

 

Pengertian Pahlawan Revolusi

Apa sih yang disebut dengan pahlawan revolusi itu? Sebuah gelar yang diberikan pada 10 orang perwira militer yang gugur pada insiden G30S PKI. Peristiwa berdarah dalam sejarah indonesia yang diduga didalangi oleh PKI. Insiden ini dianggap sebagai upaya kudeta yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia.

Sehingga para perwira TNI yang sekiranya menghalangi tujuan tersebut diculik dan dibunuh dengan kejamnya. Namun sampai sekarang, belum ada fakta jelas tentang siapa yang bertanggung jawab atas kejadian itu.

 

Biografi Pahlawan Revolusi Indonesia

Berikut ini biodata pahlawan revolusi yang gugur dalam insiden G30S PKI. Beserta cerita sejarahnya, untuk menambah wawasan kita sebagai berikut.

 

Kolonel Anumerta Sugiyono Mangunwiyoto

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama               : R Sugiyono Mangunwiyoto
  • Tempat Lahir   : Gedaren, Gunung Kidul
  • Tanggal Lahir : Kamis, 12 Agustus 1926
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 39 Tahun

 

Lahir dari ayah seorang petani dan kepala desa bernama Kasan Sumitrorejo. Kemudian Sugiyono memutuskan untuk masuk ke dunia militer. Setelah menikah dengan Supriyati, ia dikaruniani 6 orang anak. Saat peristiwa G30S PKI, dirinya dipukul hingga tewas dan mayatnya dibuang ke lubang buaya. Hingga pada tanggal 21 Oktober 1965, jasadnya baru ditemukan bersamaan dengan Brigjen Katamso.

 

Brigjen Anumerta Katamso Darmokusumo

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Katamso Darmokusumo
  • Tempat Lahir   : Sragen, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir  : Senin, 05 Februari 1923
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 42 Tahun

 

Tidak seperti perwira lainnya, ketika insiden G30S PKI dirinya berada di Jogjakarta. Dalam rangka upaya kudeta yang dilakukan, PKI berusaha menculik para jenderal. Mereka pun berhasil menguasai RRI Jogjakarta yang merupakan Markas Korem 072. Dan pada 01 Oktober 1965, Komandan Korem 072 yang tak lain adalah Kolonel Katamso beserta kepala Staf Korem Letnan Kolonel Sugiono dibawa. Keduanya dipukuli hingga meninggal dan jasadnya dibuang ke lubang buaya.

 

Karel Satsuit Tubun

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Karel Satsuit Tubun
  • Tempat Lahir   : Tual, Maluku Tenggara
  • Tanggal Lahir  : Minggu, 14 Oktober 1928
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 37 Tahun

Karel Satsuit Tubun berhasil masuk POLRI dan ditugaskan di kesatuan brimob Ambon. Hingga kemudian dipindahkan ke Jakarta dan ikut serta dalam Operasi Militer untuk merebut Irian Barat dari tangan Belanda. Dirinya menjadi incaran PKI karena dianggap sebagai penghalang tujuan mereka. Ketika gerombolan PKI datang untuk menculik sejumlah perwira, ia berusaha melawan dengan melepas tembakan. Namun naas, karena kalah jumlah ia pun tewas akibat peluru yang bersarang di tubuhnya.

 

Kapten CZI Anumerta Pierre Andreas Tendean

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Pierre Andreas Tendean
  • Tempat Lahir   : Batavia, Hindia Belanda
  • Tanggal Lahir  : 21 Februari 1939
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 26 Tahun

 

Memiliki ayah yang berprofesi sebagai dokter, membuat  dirinya diarahkan ke bidang kedokteran oleh orang tuanya. Namun sebenarnya Tendean sangat ingin masuk ke dunia militer. Hingga pada tahun 1958, ia berhasil masuk ke Akademi Teknik Angkatan Darat. Kemudian dirinya mengawali karir militer dengan menjadi seorang intelejen.

Setelah itu Tendean ditunjuk menjadi ajudan Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution menggantikan Kapten Kav Adolf Gustaf Manullang. Pada insiden 01 Oktober 1965, pasukan G30S datang ke rumah Jenderal Nasution untuk menculiknya. Akibat keributan yang terjadi, Tendean terbangun dan ditangkap karena dikira sebagai Jenderal Nasution. Kemudian ia dibawa ke daerah lubang buaya dan ditembak mati disana.

 

Mayor Jenderal TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Sutoyo Siswomiharjo
  • Tempat Lahir   : Kebumen, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir  : 28 Agustus 1922
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 43 Tahun

 

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, Sutoyo masuk ke Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang sekarang menjadi TNI. Kemudian ia ditunjuk sebagai ajudan Kolonel Gatot Subroto. Pada saat insiden terjadi, para gerombolan G30S pimpinan Sersan Mayor Surono menyerbu rumahnya di Menteng, Jakarta Pusat. Para penculik tersebut berbohong bahwa Sutoyo dipanggil oleh Presiden Soekarno. kemudian ia dibawa dan dibunuh hingga dimasukkan ke sumur lubang buaya.

 

Mayor Jenderal Anumerta Donald Isac Panjaitan

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Donald Isac Panjaitan
  • Tempat Lahir   : Balige, Tapanuli
  • Tanggal Lahir  : 09 Juni 1925
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 40 Tahun

 

Merupakan salah satu anggota Tentara Keamanan Rakyat dan menjadi seorang komandan batalyon. Ia memiliki sejumlah prestasi diantaranya berhasil membongkar pengiriman senjata dari Tiongkok untuk para gerombolan PKI. Karena itulah pada 01 Oktber 1965, rumahnya diserbu oleh pasukan PKI bersenjata.

Kejadian itu menewaskan beberapa orang termasuk pelayan dan beberapa temannya. Akhirnya, D.I Panjaitan pun tertangkap oleh para penculik tersebut. Ia ditembak mati dan mayatnya dibawa untuk dimasukkan ke sumur bersama para perwira lainnya.

 

Letnan Jenderal TNI Anumerta Siswondo Parman

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Siswondo Parman
  • Tempat Lahir   : Wonosobo, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir  : 04 Agustus 1918
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 47 Tahun

 

Ia sebenarnya sudah diperingatkan tentang gerakan PKI sebelum insiden terjadi. Dan pada 01 Oktober 1965 dini hari, sejumlah 40 orang datang ke kediamannya. Mereka mengatakan bahwa S. Parman dipanggil untuk menghadap presiden Soekarno. Tanpa berlama-lama, ia pun dimasukkan ke dalam truk untuk kemudian dibawa ke daerah lubang buaya. Disanalah bersama beberapa tentara lain, ia ditembak mati.

 

Letnan Jenderal Anumerta M.T. Haryono

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Mas Tirtodarmo Haryono
  • Tempat Lahir   : Surabaya
  • Tanggal Lahir  : 20 Januari 1924
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 40 Tahun

 

Memulai pendidikan di ELS (setara SD) dilanjutkan ke HBS (setara SMA). Setelah itu, dirinya masuk ke Ikai Dai Gakko yang merupakan sekolah kedokteran jepang. Namun sayang, M.T Haryono tidak berhasil lulus dari sana. Setelah Indonesia merdeka, ia pun bergabung dengan TKR.

Hingga ketika insiden G30S PKI terjadi, rumahnya didatangi segerombolan orang. Lagi-lagi mereka memakai alasan pemanggilan oleh presiden Soekarno untuk membawanya. Kejadian itupun merenggut nyawa M.T Haryono dan jasadnya bernasib sama seperti kawan-kawannya.

 

Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Raden Suprapto
  • Tempat Lahir   : Purwokerto, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir  : 02 Juni 1920
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 44 Tahun

 

Riwayat hidupnya tercatat pernah masuk ke sekolah militer Koninklijke Militaire Akademie. Namun akibat masuknya Jepang ke Indonesia, ia tak bisa menyelesaikan pendidikan tersebut. Hingga pada masa kemerdekaan, R. Suprapto masuk ke dalam Tentara Keamanan Rakyat. Walaupun pernah meredam pemberontakan PKI di Medan dan Semarang, dirinya juga bernasib sama seperti rekan-rekannya. Ia dibunuh dan jasadnya dimasukkan sumur lubang buaya.

 

Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Ahmad Yani
  • Tempat Lahir   : 19 Juni 1922
  • Tanggal Lahir  : Purworejo, Jawa Tengah
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 43 Tahun

 

Jenderal Ahmad Yani pernah tergabung dalam gerakan Pembela Tanah Air atau PETA. Setelah kemerdekaan, ia bergabung dengan tentara muda untuk melawan Belanda yang ingin mengusai Indonesia kembali. Dirinya termasuk orang yang sangat anti dengan komunis. Kewaspadaaannya pun meningkat ketika presiden Soekarno terlihat semakin mesra dengan komunis lewat Nasakom (Nasionalis Agama Komunisme).

Dan tak menunggu waktu yang lama, para penculik pun datang ke rumahnya dengan alasan membawa Ahmad Yani ke hadapan presiden. Dirinya sempat marah karena tidak diizinkan untuk mandi dan ganti baju terlebih dahulu. Namun kemudian salah satu penculik tersebut langsung menembaknya hingga tewas. Tubuhnya dibawa dan dikumpulkan dengan rekan-rekan yang lainnya.

 

Itulah profil dan biodata lengkap dari para pahlawan revolusi yang gugur pada insiden G30S PKI. Sebagai penerus bangsa, kita harus mengenang jasanya dan melanjutkan perjuangan mereka. Seperti kata presiden Soekarno, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Jika masih ada yang punya pertanyaan, silahkan berkomentar dibawah.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 Pahlawan Revolusi Indonesia dan Biografi Lengkap

10 Pahlawan Revolusi Indonesia dan Biografi Lengkap

Negara Indonesia lahir dan merdeka berkat perjuangan para pahlawan. Mereka mengorbankan jiwa dan raganya demi membebaskan bangsa ini dari penindasan. Dan untuk mengenang serta menghormati jasa mereka, para pahlawan pun diberikan gelar khusus. Hal ini agar kita terus mengingat serta melanjutkan perjuangan mereka. Ada yang namanya pahlawan kemerdekaan nasional, pahlawan revolusi, pahlawan proklamator dsb. Nah dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang para pahlawan revolusi.

 

Pengertian Pahlawan Revolusi

Apa sih yang disebut dengan pahlawan revolusi itu? Sebuah gelar yang diberikan pada 10 orang perwira militer yang gugur pada insiden G30S PKI. Peristiwa berdarah dalam sejarah indonesia yang diduga didalangi oleh PKI. Insiden ini dianggap sebagai upaya kudeta yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia.

Sehingga para perwira TNI yang sekiranya menghalangi tujuan tersebut diculik dan dibunuh dengan kejamnya. Namun sampai sekarang, belum ada fakta jelas tentang siapa yang bertanggung jawab atas kejadian itu.

 

Biografi Pahlawan Revolusi Indonesia

Berikut ini biodata pahlawan revolusi yang gugur dalam insiden G30S PKI. Beserta cerita sejarahnya, untuk menambah wawasan kita sebagai berikut.

 

Kolonel Anumerta Sugiyono Mangunwiyoto

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama               : R Sugiyono Mangunwiyoto
  • Tempat Lahir   : Gedaren, Gunung Kidul
  • Tanggal Lahir : Kamis, 12 Agustus 1926
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 39 Tahun

 

Lahir dari ayah seorang petani dan kepala desa bernama Kasan Sumitrorejo. Kemudian Sugiyono memutuskan untuk masuk ke dunia militer. Setelah menikah dengan Supriyati, ia dikaruniani 6 orang anak. Saat peristiwa G30S PKI, dirinya dipukul hingga tewas dan mayatnya dibuang ke lubang buaya. Hingga pada tanggal 21 Oktober 1965, jasadnya baru ditemukan bersamaan dengan Brigjen Katamso.

 

Brigjen Anumerta Katamso Darmokusumo

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Katamso Darmokusumo
  • Tempat Lahir   : Sragen, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir  : Senin, 05 Februari 1923
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 42 Tahun

 

Tidak seperti perwira lainnya, ketika insiden G30S PKI dirinya berada di Jogjakarta. Dalam rangka upaya kudeta yang dilakukan, PKI berusaha menculik para jenderal. Mereka pun berhasil menguasai RRI Jogjakarta yang merupakan Markas Korem 072. Dan pada 01 Oktober 1965, Komandan Korem 072 yang tak lain adalah Kolonel Katamso beserta kepala Staf Korem Letnan Kolonel Sugiono dibawa. Keduanya dipukuli hingga meninggal dan jasadnya dibuang ke lubang buaya.

 

Karel Satsuit Tubun

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Karel Satsuit Tubun
  • Tempat Lahir   : Tual, Maluku Tenggara
  • Tanggal Lahir  : Minggu, 14 Oktober 1928
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 37 Tahun

Karel Satsuit Tubun berhasil masuk POLRI dan ditugaskan di kesatuan brimob Ambon. Hingga kemudian dipindahkan ke Jakarta dan ikut serta dalam Operasi Militer untuk merebut Irian Barat dari tangan Belanda. Dirinya menjadi incaran PKI karena dianggap sebagai penghalang tujuan mereka. Ketika gerombolan PKI datang untuk menculik sejumlah perwira, ia berusaha melawan dengan melepas tembakan. Namun naas, karena kalah jumlah ia pun tewas akibat peluru yang bersarang di tubuhnya.

 

Kapten CZI Anumerta Pierre Andreas Tendean

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Pierre Andreas Tendean
  • Tempat Lahir   : Batavia, Hindia Belanda
  • Tanggal Lahir  : 21 Februari 1939
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 26 Tahun

 

Memiliki ayah yang berprofesi sebagai dokter, membuat  dirinya diarahkan ke bidang kedokteran oleh orang tuanya. Namun sebenarnya Tendean sangat ingin masuk ke dunia militer. Hingga pada tahun 1958, ia berhasil masuk ke Akademi Teknik Angkatan Darat. Kemudian dirinya mengawali karir militer dengan menjadi seorang intelejen.

Setelah itu Tendean ditunjuk menjadi ajudan Jenderal Besar TNI Abdul Haris Nasution menggantikan Kapten Kav Adolf Gustaf Manullang. Pada insiden 01 Oktober 1965, pasukan G30S datang ke rumah Jenderal Nasution untuk menculiknya. Akibat keributan yang terjadi, Tendean terbangun dan ditangkap karena dikira sebagai Jenderal Nasution. Kemudian ia dibawa ke daerah lubang buaya dan ditembak mati disana.

 

Mayor Jenderal TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Sutoyo Siswomiharjo
  • Tempat Lahir   : Kebumen, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir  : 28 Agustus 1922
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 43 Tahun

 

Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, Sutoyo masuk ke Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang sekarang menjadi TNI. Kemudian ia ditunjuk sebagai ajudan Kolonel Gatot Subroto. Pada saat insiden terjadi, para gerombolan G30S pimpinan Sersan Mayor Surono menyerbu rumahnya di Menteng, Jakarta Pusat. Para penculik tersebut berbohong bahwa Sutoyo dipanggil oleh Presiden Soekarno. kemudian ia dibawa dan dibunuh hingga dimasukkan ke sumur lubang buaya.

 

Mayor Jenderal Anumerta Donald Isac Panjaitan

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Donald Isac Panjaitan
  • Tempat Lahir   : Balige, Tapanuli
  • Tanggal Lahir  : 09 Juni 1925
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 40 Tahun

 

Merupakan salah satu anggota Tentara Keamanan Rakyat dan menjadi seorang komandan batalyon. Ia memiliki sejumlah prestasi diantaranya berhasil membongkar pengiriman senjata dari Tiongkok untuk para gerombolan PKI. Karena itulah pada 01 Oktber 1965, rumahnya diserbu oleh pasukan PKI bersenjata.

Kejadian itu menewaskan beberapa orang termasuk pelayan dan beberapa temannya. Akhirnya, D.I Panjaitan pun tertangkap oleh para penculik tersebut. Ia ditembak mati dan mayatnya dibawa untuk dimasukkan ke sumur bersama para perwira lainnya.

 

Letnan Jenderal TNI Anumerta Siswondo Parman

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Siswondo Parman
  • Tempat Lahir   : Wonosobo, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir  : 04 Agustus 1918
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 47 Tahun

 

Ia sebenarnya sudah diperingatkan tentang gerakan PKI sebelum insiden terjadi. Dan pada 01 Oktober 1965 dini hari, sejumlah 40 orang datang ke kediamannya. Mereka mengatakan bahwa S. Parman dipanggil untuk menghadap presiden Soekarno. Tanpa berlama-lama, ia pun dimasukkan ke dalam truk untuk kemudian dibawa ke daerah lubang buaya. Disanalah bersama beberapa tentara lain, ia ditembak mati.

 

Letnan Jenderal Anumerta M.T. Haryono

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Mas Tirtodarmo Haryono
  • Tempat Lahir   : Surabaya
  • Tanggal Lahir  : 20 Januari 1924
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 40 Tahun

 

Memulai pendidikan di ELS (setara SD) dilanjutkan ke HBS (setara SMA). Setelah itu, dirinya masuk ke Ikai Dai Gakko yang merupakan sekolah kedokteran jepang. Namun sayang, M.T Haryono tidak berhasil lulus dari sana. Setelah Indonesia merdeka, ia pun bergabung dengan TKR.

Hingga ketika insiden G30S PKI terjadi, rumahnya didatangi segerombolan orang. Lagi-lagi mereka memakai alasan pemanggilan oleh presiden Soekarno untuk membawanya. Kejadian itupun merenggut nyawa M.T Haryono dan jasadnya bernasib sama seperti kawan-kawannya.

 

Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Raden Suprapto
  • Tempat Lahir   : Purwokerto, Jawa Tengah
  • Tanggal Lahir  : 02 Juni 1920
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 44 Tahun

 

Riwayat hidupnya tercatat pernah masuk ke sekolah militer Koninklijke Militaire Akademie. Namun akibat masuknya Jepang ke Indonesia, ia tak bisa menyelesaikan pendidikan tersebut. Hingga pada masa kemerdekaan, R. Suprapto masuk ke dalam Tentara Keamanan Rakyat. Walaupun pernah meredam pemberontakan PKI di Medan dan Semarang, dirinya juga bernasib sama seperti rekan-rekannya. Ia dibunuh dan jasadnya dimasukkan sumur lubang buaya.

 

Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani

pahlawan revolusi indonesia

  • Nama              : Ahmad Yani
  • Tempat Lahir   : 19 Juni 1922
  • Tanggal Lahir  : Purworejo, Jawa Tengah
  • Meninggal       : 01 Oktober 1965
  • Umur               : 43 Tahun

 

Jenderal Ahmad Yani pernah tergabung dalam gerakan Pembela Tanah Air atau PETA. Setelah kemerdekaan, ia bergabung dengan tentara muda untuk melawan Belanda yang ingin mengusai Indonesia kembali. Dirinya termasuk orang yang sangat anti dengan komunis. Kewaspadaaannya pun meningkat ketika presiden Soekarno terlihat semakin mesra dengan komunis lewat Nasakom (Nasionalis Agama Komunisme).

Dan tak menunggu waktu yang lama, para penculik pun datang ke rumahnya dengan alasan membawa Ahmad Yani ke hadapan presiden. Dirinya sempat marah karena tidak diizinkan untuk mandi dan ganti baju terlebih dahulu. Namun kemudian salah satu penculik tersebut langsung menembaknya hingga tewas. Tubuhnya dibawa dan dikumpulkan dengan rekan-rekan yang lainnya.

 

Itulah profil dan biodata lengkap dari para pahlawan revolusi yang gugur pada insiden G30S PKI. Sebagai penerus bangsa, kita harus mengenang jasanya dan melanjutkan perjuangan mereka. Seperti kata presiden Soekarno, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. Jika masih ada yang punya pertanyaan, silahkan berkomentar dibawah.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *