Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD

Nilai-Nilai Pancasila: ke 1, 2, 3, 4, 5 Kehidupan Sehari-Hari

7 min read

nilai nilai pancasila

Nilai – Nilai Pancasila – Pancasila merupakan merupakan ideologi sekaligus dasar negara bangsa Indonesia, pada saat itu dirancang oleh PPKI di bawah kepemimpinan bapak revolusioner Indonesia yakni Ir. Soekarno. Pancasila juga memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Nilai-nilai Pancasila yang sangat luhur merupakan sebuah sumber pandangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Dan nilai-nilai luhur tersebut tidak bisa didapatkan di tempat lain selain dari kearifan nilai-nilai masyarakat itu sendiri.

Hal tersebutlah yang menyebabkan setiap masyarakat Indonesia harus mengetahui setiap nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dan kemudian menerapkannya sebagai sebuah pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik itu dalam bermasyarakat dan juga bernegara.

Kita sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita haruslah mengetahui, menghafal, menerapkan dan kemudian mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila, terutama dalam kehidupan sehari-hari.

 

Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-Hari

Maka dari itu, pada kesempatan kali ini kami akan menantu kalian semua untuk mengetahui dan kemudian mengamalkan segala nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari sila yang pertama hingga ke sila yang terakhir atau yang ke lima. Jadi langsung saja kita bahas nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari pada ulasan yang ada di bawah ini.

 

Nilai Pancasila Ke-1

lambang sila ke 1

Bunyi dari sila pertama dalam Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, makna dari terkandung dalam sila pertama adalah nilai keagamaan dan juga nilai religius.

  • Meningkatkan kepercayaan kita sebagai manusia terhadap keberaan Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan pencipta dari segala hal yang ada di dunia ini, sifat-sifat yang sempurna dan juga suci-Nya seperti Yang Maha Kuasa, Maha Pengasih, Maha Adil, Maha Bijaksana, Maha Perkasa, dan sifat-sifat yang baik lainnya.
  • Meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan cara menjalankan sengal apa yang diperintahkan oleh-Nya dan juga menjauhi apa saja yang dilarang oleh-NYa. Untuk memanfaatkan segala potensi yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah, dan sebagai umatnya kita haruslah sadar bahwa setiap hal yang ada di dunia ini hanyalah amanat yang Tuhan berikan kepada kita semua untuk dijaga sebaik mungkin.

Penerapan Sila pertama dalam kehidupan sehari-hari :

  1. Percaya dan juga bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan kepercayaan dan agamanya masing-masing.
  2. Saling menghormati dan juga saling bekerja sama atau bergotong-royong sesama manusia tanpa membeda-bedakan agama dan juga kepercayaan yang berbeda-beda.
  3. Saling menghormati kebebasan sesama manusia dalam menjalankan ibadahnya sesuai dengan agama dan juga kepercayaan yang mereka yakini.
  4. Jangan memaksakan kehendak seseorang dalam memeluk agama atau kepercayaan orang lain.
  5. Meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama.
  6. Tidak bersikap rasis terhadap pemeluk agama dan juga kepercayaan orang lain.
  7. Menyayangi sesama makhluk hidup, seperti menyengit binatang, merawat tanaman, menjaga kebersihan, dan lain-lain.

 

 

Nilai Pancasila Ke-2

lambang sila ke 2

Bunyi sila kedua di dalam Pancasila adalah Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Nilai moral yang terkandung di dalam sila kedua tersebut adalah nilai-nilai kemanusiaan yang harus diperhatikan dan juga di terapkan dalam kehidupan sehari-hari, hal tersebut juga didukung dengan manusia yang merupakan makhluk sosial atau tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain:

  • Pengakuan terhadap suatu harkat dan martabat setiap manusia sesuai dengan hak dan juga kewajiban asasi yang dimiliki oleh setiap manusia.
  • Perlakuan yang adil terhadap sesama manusia, terhadap diri sendiri, beserta dengan alam sekitar dan yang paling utama terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Manusia diciptakan sebagai makhluk yang beradab dan juga berbudaya yang memiliki daya cipta, rasa, karsa dan juga keyakinan terhadap Tuhannya masing-masing seperti yang telah dijelaskan di atas.

Penerapan sila kedua dalam kehidupan sehari-hari,

  1. Melaksanakan sebuah kegiatan untuk melakukan pengendalian tingkat polusi udara sehingga yang udara kita hirup dapat menjadi lebih bersih dan juga sehat.
  2. Menjaga kelestarian makhluk hidup baik itu binatang maupun tumbuhan yang ada di sekitar.
  3. Melakukan suatu kegiatan untuk rangka penghijauan lingkungan yang khususnya di sekitaran tempat tinggal.
  4. Mengakui persamaan derajat, hak, dan juga kewajiban antar sesama manusia.
  5. Saling mencintai, menghormati, dan juga menghargai sesama manusia.
  6. Tidak melakukan hal yang semena-mena terhadap orang lain.
  7. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  8. Berani dalam membela kebenaran dan juga menegakan keadilan.

Nilai-nilai yang terdapat pada sila kedua sediri sudah dijabarkan di dalam Undang-Undang No.23 Tahun 1997, yakni dalam pasal 5 ayat (1) sampai ayat (3), pada 6 ayat (1 & 2), dan juga pasal 7 ayat (1 & 2).

Di dalam pasal 5 ayat (1) berisi, bahwa semua manusia memiliki hak yang sama atas lingkungan hidup yang baik dan juga sehat. Lalu pada pasal 5 ayat (2) berisi, bahwa setiap manusia memiliki hak yang sama atas informasi tentang lingkungan hidup yang berkaitan dengan peran dalam melakukan pengolahan terhadap lingkungan hidup. Dan pada pasal 5 ayat (3) berisi, bahwa setiap manusia memiliki hak yang sama untuk berperan dalam rangka melakukan pengolahan lingkungan hidup yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang masih berlaku.

 

 

Nilai Pancasila Ke-3

lambang sila ke 3

Bunyi dari sila ketiga dalam Pancasila adalah Persatuan Indonesia. Hal yang terkandung di dalam sila ketiga tersebut adalah persatuan bangsa, dan dalam hal-hal yang berkaitan dengan persatuan bangsa wajib memperhatikan aspek-aspek sebagai berikut.

  • Persatuan Indonesia merupakan sebuah pemersatu bangsa yang mana setiap orang haruslah mendalami wilayah Indonesia dan juga wajib berpartisipasi dalam membela dan juga menjunjung tinggi bangsa Indonesia (patriotisme).
  • Pengakuan terhadap Bhineka Tunggal Ika, Suku Bangsa (etnis) dan Kebudayaan Daerah Lain (meskipun berbeda-beda tetapi tetap satu jiwa) yang memberikan suatu arah dalam melakukan pembinaan dan juga penggerakan kesatuan bangsa.
  • Cinta dan juga bangga dengan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (jiwa nasionalisme).

Penerapan sila ketiga dalam kehidupan sehari-hari:

  1. Dalam melakukan tata nilai tradisional yang sangat peri untuk diperhatikan pada saat melakukan pengambilan kebijaksanaan dan juga pengendalian pembangunan di suatu daerah.
  2. Melakukan pengembangan terhadap tar Mali tradisional melalui pendidikan atau pelatihan serta melakukan penerangan dan juga penyuluhan yang mendorong manusia dalam melindungi sumber daya dan lingkungan di sekitarnya.
  3. Menempatkan persatuan, kesatuan dan juga kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
  4. Berani dan rela berkorban demi kepentingan bangsa.
  5. Mencintai tanah air dan juga bangsa Indonesia.
  6. Bangga karena berperan sebagai pemersatu dan juga bertanah air bangsa Indonesia.
  7. Memajukan sosialisasi dan kesatuan bangsa yang ber-Bhineka Tunggal ika.
  8. Bangga karena menggunakan bahasa persatuan yakni bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Nilai Pancasila Ke-4

lambang sila ke 4

Bunyi dari sila keempat dalam Pancasila adalah Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan. Dan nilai-nilai yang terkandung di dalam sila yang keempat adalah kerakyatan.

Ada beberapa hal yang harus kamu cermati dalam sila empat dalam kehidupan sehari-hari berikut ini,

  1. Kedaulatan negara berada di tangan rakyat.
  2. Pemimpin kerakyatan merupakan ikat kebijaksanaan yang pada dasarnya dilandasi oleh akal sehat manusia.
  3. Manusia yang tinggal di Indonesia merupakan warga negara serta seluruh warga masyarakat memiliki kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama tingginya.
  4. Keputusan yang akan diambil berdasarkan dengan musyawarah terlebih dahulu hingga mencapai mufakat dan dapat dilaksanakan dengan cara kekeluargaan.
  5. Mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan, dan juga meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab orang-orang yang mengambil keputusan dalam melakukan pengolahan lingkungan hidup.
  6. Mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan, dan juga meningkatkan kesadaran akan hak dan juga tanggung jawab masyarakat dalam melakukan pengolahan lingkungan hidup.
  7. Mewujudkan, menumbuhkan, mengembangkan, dan juga meningkatkan kemitraan usaha.
  8. Tidak memaksakan kehendak orang lain.

 

 

Nilai Pancasila Ke-5

lambang sila ke 5

Dan bunyi dari sila yang terakhir yakni sila kelima dalam Pancasila adalah Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalam sila yang terakhir dapat di perhatikan kepada beberapa aspek berikut ini:

  • Adanya perlakuan yang adil di berbagai bidang kehidupan dan yang terpenting adalah pada bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya.
  • Perwujudan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  • Keseimbangan yang terjadi di antara hak dan kewajiban seseorang, dan juga harus menghormati hak milik orang lain.
  • Cita-cita masyarakat yang adil dan makmur serta merata material sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
  • Cinta terhadap kemajuan dan pelaksanaan pembangunan demi kemajuan negara.

Berdasarkan ketetapan MPR RI Nomor IV/MPR/1999 di dalam suatu Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN), yang mana mereka mengatur berbagai aspek pengolahan lingkungan hidup dan juga pemanfaatan sumber daya alaDalam ketetapan MRP tersebut, hal seperti itu sudah diatur seperti berikut,

  1. Pengolahan dan pemeliharaan sumber daya dapat berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari generasi ke generasi.
  2. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam dan juga lingkungan hidup dengan melakukan rehabilitasi, konservasi, dan juga melakukan penghematan penghematan penggunaan sumber daya alam dalam melakukan penerapan teknologi yang ramah lingkungan.
  3. Mendelegasikan wenang pemerintahan pusat kepada pemerintah daerah dalam melakukan pelaksanaan pengolahan sumber daya alam secara efektif dan melakukan pemeliharaan lingkungan hidup secara bertahap.
  4. Memperdayakan sumber daya alam sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan memperhatikan kelestarian fungsi dan juga keseimbangan lingkungan hidup, pembangunan berkelanjutan, kepentingan ekonomi, dan budaya masyarakat lokal bahkan melakukan penataan ruang yang diatur melalui undang-undang.
  5. Penerapan indikator-indikator yang memungkinkan terjadinya pelestarian kemampuan.

 

Kesimpulan

Jadi kesimpulannya adalah kita sebagai masyarakat Indonesia haruslah mengerti, menghafal, menerapkan, dan dan kemudian di jadikan sebagai sebuah pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dan akan lebih baik apabila hal tersebut di ajarkan kepada orang lain sejak dini. Hal tersebut agar dapat membentuk karakter dari anak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam melakukan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

 

Nah, jadi itulah pembahasan kali ini tentang nilai-nilai Pancasila sila ke satu, kedua, ketiga, keempat, dan kelima. Semoga artikel ini dapat berguna bagi kita semua dan dapat dijadikan sebagai sebuah ilmu pengetahuan baru kalian semua.


Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD
DarkLight