√ 12 Manfaat Berkurban di Idhul Adha bagi Seorang Muslim (Lengkap)

12 Manfaat Berkurban di Idhul Adha bagi Muslim

12 Manfaat Berkurban di Idhul Adha bagi Muslim

Idul adha merupakan salah satu dari 2 hari raya besar bagi umat islam. Dan pada hari itu, ada sebuah sunnah yang dianjurkan untuk seorang muslim yaitu ibadah kurban. Apa sih arti dari berkurban itu? Ialah sebuah kegiatan menyembelih binatang kurban pada hari Tasyrik (11 sampai 13 Dzulhijjah) demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hukum untuk melaksanakan ibadah kurban adalah sunnah muakkadah (sunnah yg mendekati wajib) bagi mereka yang mampu. Daging kurban sendiri nantinya akan dibagikan ke masyarakat sekitar terutama fakir miskin.

Pelaksanaan kurban pun juga memiliki syarat tertentu, khususnya untuk hewan yang akan dibeli. Apabila tidak memenuhi kriteria yang ada, maka hewan tersebut tidak boleh dikurbankan. Hal ini sesuai dengan anjuran dari nabi Muhammad SAW sebagai berikut :

  • Hewan yang dikurbankan berupa domba, kambing, sapi, kerbau atau unta.
  • Jantan atau betina boleh dikurbankan.
  • Hewan dalam keadaan sehat, hal ini untuk menjamin tidak ada bibit penyakit karena nanti dagingnya akan dibagikan.
  • Tidak boleh cacat seperti buta, ekor putus, tanduk patah dsb.
  • Dianjurkan memilih hewan yang gemuk.
  • Hewan tidak dalam keadaan dikebiri.

 

 

Manfaat Qurban

Kegiatan berkurban ini rutin dilaksanakan oleh umat muslim setiap tahunnya. Bukan hanya sebagai bentuk ibadah, namun kurban juga memiliki banyak manfaat lainnya. Baik bagi mereka yang berkurban ataupun masyarakat di sekitarnya. Berikut ini beberapa hal positif yang bisa diambil dari ibadah kurban.

 

Usaha Untuk Mendekatkan Diri Kepada Allah

Kurban merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan. Dan bagi yang mampu melaksanakannya, maka ada pahala yang besar untuknya. Karena memang hakikat dari kurban itu sendiri agar kita menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta. Asal kita ikhlas mengharapkan ridho Nya, maka balasan baik akan diterima.

 

Bentuk Rasa Syukur Kepada Allah SWT

Dalam hidup ini, kita harus selalu mensyukuri segala rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Dan salah satu caranya adalah dengan berkurban pada hari raya Idul Adha. Jika kita memang punya rezeki lebih, alangkah baiknya menyisihkan sedikit dan diniatkan untuk membeli hewan kurban. Maka insya Allah akan menjadi berkah dan ibadah bagi diri kita sendiri.

 

Untuk Bekal di Akhirat

Sebagai bentuk ibadah, maka tentu kurban adalah salah satu bekal untuk kehidupan akhirat. Apabila diikuti dengan hati yang ikhlas, maka balasannya adalah pahala yang besar. Karena sebagai seorang muslim, kita harus melaksanakan ibadah-ibadah yang sekiranya mampu dilakukan. Gunakan dunia untuk mencari bekal agar nantinya mendapatkan kemudahaan di akhirat.

 

Mendapatkan Pengampunan Atas Dosa Kita

Sebagai manusia biasa, tentu kita sering melakukan kesalahan dan membuat dosa. Selain mendapatkan pahala yang besar, ternyata kurban juga menghapuskan dosa yang kita miliki. Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Al Bazzar dan Ibnu Hibban,

 

“Hai Fatimah,berdirilah di sisi korbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu” (HR Al-Bazzar dan Ibnu Hibban)

 

Untuk Mensucikan Harta dan Jiwa

Mungkin kalian pernah mendengar bahwa dalam rezeki kita, ada sebagian yang merupakan hak dari kaum fakir miskin. Dan cara-cara untuk memberikan bagian tersebut kepada yang berhak adalah lewat zakat dan kurban. Karena kita tahu juga bahwa ketika zakat dan kurban, baik beras ataupun dagingnya dibagikan ke fakir miskin. Jika memang sudah memenuhi ketentuan, alangkah baiknya melaksanakan keduanya agar kita tak memakan harta yang bukan hak kita.

 

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (At-Taubah ayat 103)

 

“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapatkan kebahagian” (QS. Adz-Dzariyat: 19)

 

Berbagi Rezeki Kepada Sesama

Tidak semua orang punya kehidupan berkecukupan seperti yang kita miliki. Ada banyak diantaranya yang harus berjuang keras dalam kehidupan ini. Dan sebagai seorang muslim, adalah wajib bagi kita untuk membantu mereka. Salah satunya adalah dengan berkurban dan memberikan dagingnya pada kaum duafa. Dengan begitu, setidaknya bisa sedikit meringankan beban hidup mereka.

 

Memupuk Rasa Saling Peduli Antar Sesama

Kita hidup tidak boleh hanya memikirkan diri sendiri saja. Karena pada dasarnya ,manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang membutuhkan orang lain. Dan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis antar sesama, dibutuhkan rasa saling peduli satu sama lain. Hal ini bisa diwujudkan lewat ibadah kurban. Salah satu kesempatan dimana kita bisa berbagi demi memupuk rasa tersebut.

 

Mempererat Tali Silaturahmi

Umumnya, kegiatan penyembelihan kurban akan dilakukan oleh masyarakat sekitar itu sendiri. Dan ketika berkumpul untuk melakukan penyembelihan, maka juga menciptakan silaturahmi antar sesama. Hal ini dapat mempererat hubungan antar masyarakat agar tercipta kehidupan yang tentram dan saling menghormati.

 

Meneladani Perilaku Nabi Ibrahim

Seperti yang kita tahu, awal ibadah kurban bermula ketika nabi Ibrahim diperintah untuk menyembelih putranya sendiri, Ismail. Hal ini hanya sebagai bentuk ujian akan ketaatannya kepada Allah SWT. Dan ketika nabi Ibrahim akan melaksanakannya, Ismail pun diganti dengan seekor kambing. Berarti ketika kita menjalankan ibadah kurban, maka juga ikut meneladani kisah nabi Ibrahim.

 

Menghindari Sifat Pelit, Kikir dan Tamak

Ibadah kurban memang dianjurkan bagi mereka yang mampu. Namun tidak semua orang mampu mau menjalankan ibadah yang satu ini. Kebanyakan karena merasa terlalu sayang dengan hartanya. Sehingga tidak mau menyisihkan sedikit akibat sifat pelit dan kikir yang dimiliki. Jangan sampai kita menjadi seperti ini, karena seperti yang dikatakan diatas bahwa ada hak fakir miskin dalam harta seseorang.

 

Belajar Ikhlas

Setiap ibadah haruslah dibarengi dengan perasaan yang ikhlas. Karena jika tidak, maka ibadah tersebut menjadi tak berguna. Apalagi kalau berkurban hanya untuk pamer, ini adalah tindakan yang tak terpuji. Belajarlah untuk senantiasa ikhlas menjalankan ibadah hanya demi mengharapkan ridho Nya.

 

Membantu Peternak Hewan Kurban

Hari raya kurban adalah salah satu waktu dimana peternak mengalami peningkatan penjualan yang sangat tinggi. Secara tidak langsung, kita juga membantu mereka untuk tetap menjalankan usahanya. Di sisi lain, ini juga merupakan cara untuk berbagi rezeki lebih kepada sesama. Karena biasanya harga hewan ternak akan naik pada hari menjelang kurban.

 

Itulah beberapa manfaat berkurban yang bisa kita dapatkan dengan menjalankan ibadah kurban. Jika memang sekiranya mampu, alangkah baiknya menyisihkan sedikit rezeki untuk berbagi kepada sesama. Karena hal tersebut tak akan membuat harta kita berkurang ataupun jatuh miskin. Jangan lupa untuk meninggalkan kritik, saran atau pertanyaan seputar artikel diatas ya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 Manfaat Berkurban di Idhul Adha bagi Muslim

12 Manfaat Berkurban di Idhul Adha bagi Muslim

Idul adha merupakan salah satu dari 2 hari raya besar bagi umat islam. Dan pada hari itu, ada sebuah sunnah yang dianjurkan untuk seorang muslim yaitu ibadah kurban. Apa sih arti dari berkurban itu? Ialah sebuah kegiatan menyembelih binatang kurban pada hari Tasyrik (11 sampai 13 Dzulhijjah) demi mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hukum untuk melaksanakan ibadah kurban adalah sunnah muakkadah (sunnah yg mendekati wajib) bagi mereka yang mampu. Daging kurban sendiri nantinya akan dibagikan ke masyarakat sekitar terutama fakir miskin.

Pelaksanaan kurban pun juga memiliki syarat tertentu, khususnya untuk hewan yang akan dibeli. Apabila tidak memenuhi kriteria yang ada, maka hewan tersebut tidak boleh dikurbankan. Hal ini sesuai dengan anjuran dari nabi Muhammad SAW sebagai berikut :

  • Hewan yang dikurbankan berupa domba, kambing, sapi, kerbau atau unta.
  • Jantan atau betina boleh dikurbankan.
  • Hewan dalam keadaan sehat, hal ini untuk menjamin tidak ada bibit penyakit karena nanti dagingnya akan dibagikan.
  • Tidak boleh cacat seperti buta, ekor putus, tanduk patah dsb.
  • Dianjurkan memilih hewan yang gemuk.
  • Hewan tidak dalam keadaan dikebiri.

 

 

Manfaat Qurban

Kegiatan berkurban ini rutin dilaksanakan oleh umat muslim setiap tahunnya. Bukan hanya sebagai bentuk ibadah, namun kurban juga memiliki banyak manfaat lainnya. Baik bagi mereka yang berkurban ataupun masyarakat di sekitarnya. Berikut ini beberapa hal positif yang bisa diambil dari ibadah kurban.

 

Usaha Untuk Mendekatkan Diri Kepada Allah

Kurban merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan. Dan bagi yang mampu melaksanakannya, maka ada pahala yang besar untuknya. Karena memang hakikat dari kurban itu sendiri agar kita menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta. Asal kita ikhlas mengharapkan ridho Nya, maka balasan baik akan diterima.

 

Bentuk Rasa Syukur Kepada Allah SWT

Dalam hidup ini, kita harus selalu mensyukuri segala rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Dan salah satu caranya adalah dengan berkurban pada hari raya Idul Adha. Jika kita memang punya rezeki lebih, alangkah baiknya menyisihkan sedikit dan diniatkan untuk membeli hewan kurban. Maka insya Allah akan menjadi berkah dan ibadah bagi diri kita sendiri.

 

Untuk Bekal di Akhirat

Sebagai bentuk ibadah, maka tentu kurban adalah salah satu bekal untuk kehidupan akhirat. Apabila diikuti dengan hati yang ikhlas, maka balasannya adalah pahala yang besar. Karena sebagai seorang muslim, kita harus melaksanakan ibadah-ibadah yang sekiranya mampu dilakukan. Gunakan dunia untuk mencari bekal agar nantinya mendapatkan kemudahaan di akhirat.

 

Mendapatkan Pengampunan Atas Dosa Kita

Sebagai manusia biasa, tentu kita sering melakukan kesalahan dan membuat dosa. Selain mendapatkan pahala yang besar, ternyata kurban juga menghapuskan dosa yang kita miliki. Hal ini sesuai dengan hadist riwayat Al Bazzar dan Ibnu Hibban,

 

“Hai Fatimah,berdirilah di sisi korbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosamu yang telah lalu” (HR Al-Bazzar dan Ibnu Hibban)

 

Untuk Mensucikan Harta dan Jiwa

Mungkin kalian pernah mendengar bahwa dalam rezeki kita, ada sebagian yang merupakan hak dari kaum fakir miskin. Dan cara-cara untuk memberikan bagian tersebut kepada yang berhak adalah lewat zakat dan kurban. Karena kita tahu juga bahwa ketika zakat dan kurban, baik beras ataupun dagingnya dibagikan ke fakir miskin. Jika memang sudah memenuhi ketentuan, alangkah baiknya melaksanakan keduanya agar kita tak memakan harta yang bukan hak kita.

 

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.” (At-Taubah ayat 103)

 

“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapatkan kebahagian” (QS. Adz-Dzariyat: 19)

 

Berbagi Rezeki Kepada Sesama

Tidak semua orang punya kehidupan berkecukupan seperti yang kita miliki. Ada banyak diantaranya yang harus berjuang keras dalam kehidupan ini. Dan sebagai seorang muslim, adalah wajib bagi kita untuk membantu mereka. Salah satunya adalah dengan berkurban dan memberikan dagingnya pada kaum duafa. Dengan begitu, setidaknya bisa sedikit meringankan beban hidup mereka.

 

Memupuk Rasa Saling Peduli Antar Sesama

Kita hidup tidak boleh hanya memikirkan diri sendiri saja. Karena pada dasarnya ,manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang membutuhkan orang lain. Dan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis antar sesama, dibutuhkan rasa saling peduli satu sama lain. Hal ini bisa diwujudkan lewat ibadah kurban. Salah satu kesempatan dimana kita bisa berbagi demi memupuk rasa tersebut.

 

Mempererat Tali Silaturahmi

Umumnya, kegiatan penyembelihan kurban akan dilakukan oleh masyarakat sekitar itu sendiri. Dan ketika berkumpul untuk melakukan penyembelihan, maka juga menciptakan silaturahmi antar sesama. Hal ini dapat mempererat hubungan antar masyarakat agar tercipta kehidupan yang tentram dan saling menghormati.

 

Meneladani Perilaku Nabi Ibrahim

Seperti yang kita tahu, awal ibadah kurban bermula ketika nabi Ibrahim diperintah untuk menyembelih putranya sendiri, Ismail. Hal ini hanya sebagai bentuk ujian akan ketaatannya kepada Allah SWT. Dan ketika nabi Ibrahim akan melaksanakannya, Ismail pun diganti dengan seekor kambing. Berarti ketika kita menjalankan ibadah kurban, maka juga ikut meneladani kisah nabi Ibrahim.

 

Menghindari Sifat Pelit, Kikir dan Tamak

Ibadah kurban memang dianjurkan bagi mereka yang mampu. Namun tidak semua orang mampu mau menjalankan ibadah yang satu ini. Kebanyakan karena merasa terlalu sayang dengan hartanya. Sehingga tidak mau menyisihkan sedikit akibat sifat pelit dan kikir yang dimiliki. Jangan sampai kita menjadi seperti ini, karena seperti yang dikatakan diatas bahwa ada hak fakir miskin dalam harta seseorang.

 

Belajar Ikhlas

Setiap ibadah haruslah dibarengi dengan perasaan yang ikhlas. Karena jika tidak, maka ibadah tersebut menjadi tak berguna. Apalagi kalau berkurban hanya untuk pamer, ini adalah tindakan yang tak terpuji. Belajarlah untuk senantiasa ikhlas menjalankan ibadah hanya demi mengharapkan ridho Nya.

 

Membantu Peternak Hewan Kurban

Hari raya kurban adalah salah satu waktu dimana peternak mengalami peningkatan penjualan yang sangat tinggi. Secara tidak langsung, kita juga membantu mereka untuk tetap menjalankan usahanya. Di sisi lain, ini juga merupakan cara untuk berbagi rezeki lebih kepada sesama. Karena biasanya harga hewan ternak akan naik pada hari menjelang kurban.

 

Itulah beberapa manfaat berkurban yang bisa kita dapatkan dengan menjalankan ibadah kurban. Jika memang sekiranya mampu, alangkah baiknya menyisihkan sedikit rezeki untuk berbagi kepada sesama. Karena hal tersebut tak akan membuat harta kita berkurang ataupun jatuh miskin. Jangan lupa untuk meninggalkan kritik, saran atau pertanyaan seputar artikel diatas ya.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *