Danang Febriyandra Hey Spongebob, aku tidak bisa mendengarmu! Disini gelap...

Jurnal Ilmiah: Pengertian, Struktur, Jenis, Cara Membuat Jurnal Ilmiah

4 min read

Pengertian Jurnal Ilmiah

Jurnal merupakan salah satu bentuk karya tulis yang bersifat ilmiah. Selain jurnal, sebenarnya juga juga mengenal beberapa karya tulis ilmiah lain seperti makalah dan skripsi. Ketiganya bisa dibilang sebagai sesuatu yang dekat dengan kehidupan akademisi khususnya mahasiswa.

Jurnal juga seringkali dijadikan sebagai bahan referensi bagi mahasiswa dalam menyusun tugas makalah atau skripsinya. Lalu apa sih yang pengertian dari jurnal itu sendiri? Serta bagaimana cara untuk membuat dan menyusun sebuah jurnal dengan baik dan benar?

Bagi para akademisi, sangatlah penting untuk memahami bentuk karya tulis ilmiah yang satu ini. Kita harus tahu apa saja struktur bagian yang menyusunnya serta contoh jurnal yang dapat memenuhi standart.

 

Pengertian Jurnal Ilmiah

Apa itu Jurnal Ilmiah

Jurnal ilmiah adalah sebuah karya tulis ilmiah yang mana biasanya diterbitkan secara reguler untuk waktu tertentu. Dalam sebuah jurnal ilmiah, akan terdapat kumpulan artikel yang dipublikasikan sebagai upaya mendistribusikan hasil penelitian.

Isi dari sebuah jurnal seringkali memuat opini yang menentang asumsi umum yang ada di masyarakat. Kadang juga menampilkan sebuah data baru yang bisa digunakan dalam dunia akademik.

Jurnal merupakan sebuah karya tulis yang memililiki aturan ketat. Dimana sebuah jurnal yang ditulis tidak bisa langsung dipublikasikan. Ia harus melalui serangkaian riview dan evaluasi hingga ke meja editorial.

Isi yang dimuat didalamnya akan diuji dan dinilai oleh para pakar yang ahli di bidangnya. Sehingga informasi dan data dalam jurnal tersebut bisa dipertanggungjawabkan kevalidannya.

Dulu, sebuah jurnal akan dicetak untuk kemudian dipublikasikan. Namun dengan perkembangan internet yang sangat pesat, kini keberadaan jurnal cetak sudah digantikan oleh E-Journal. Dimana hampir setiap orang bisa mencari dan mengaksesnya menggunakan internet.

Namun meski dipublikasikan untuk umum, sebenarnya jurnal ilmiah lebih ditujukan untuk kalangan akademisi seperti mahasiswa, peneliti dan dosen. Karena materi yang dimuat di dalamnya terkadang cukup sulit untuk dipahami orang yang awam di bidangnya.

 

 

Fungsi Jurnal Ilmiah

Fungsi Jurnal Ilmiah

Setidaknya ada beberrapa fungsi dan manfaat yang bisa diambil dari sebuah jurnal ilmiah, antara lain :

  • Sebagai sarana komunikasi antara para akademisi seperti dosen, peneliti, mahasiswa dll.
  • Sebagai upaya distribusi hasil penelitian.
  • Untuk mengembangkan budaya akademik.
  • Sarana untuk saling bertukar informasi dan ide baru dalam ilmu pengetahuan.

 

 

Struktur Bagian Jurnal

Struktur Bagian Jurnal Ilmiah

Sebelum kita membuat sebuah jurnal, tentu harus tahu terlebih dahulu apa saja bagian yang ada di dalamnya. Karena seperti yang telah disebutkan diatas bahwa jurnal harus melewati serangkaian evaluasi sebelum dapat dipublikasikan.

Sehingga apabila dari segi strukturnya sudah salah, sudah pasti tidak akan bisa diterbitkan. Nah berikut ini bagian-bagian penting yang harus ada dalam sebuah jurnal ilmiah.

 

1. Judul

Seperti biasa, pada setiap karya tulis ilmiah pasti diawali dengan sebuah judul. Ia harus dibuat dengan singkat, padat namun juga jelas. Sehingga judul dapat merepresentasikan isi dari keseluruhan jurnal tersebut.

 

2. Nama

Disini kita harus menyertakan nama dari penulis jurnal serta para pembimbing yang berperan dalam penyusunannya. Selain itu tulis juga nama lembaga seperti fakultas atau universitas.

 

3. Abstrak

Maksud dari abstrak disini adalah ringkasan dari isi jurnal tersebut. Umumnya berupa paragraf yang terdiri dari kurang lebih 250 kata. Di dalamnya akan termuat tujuan penelitian metode, hasil serta kesimpulan yang bisa ditarik.

Cara untuk membuat abstrak adalah dengan mengumpulkan poin-poin penting dan menyusunnya menjadi sebuah paragraf. Sehingga keseluruhan inti dari jurnal tersebut dapat terangkum dengan baik.

 

4. Kata Kunci

Keyword umumnya terdiri dari 3 sampai 5 kata, dimana ia memuat inti persoalan yang dibahas di keseluruhan jurnal.

 

5. Pendahuluan

Hampir sama seperti karya tulis ilmiah lain, bagian pendahuluan biasanya terdiri dari latar belakang, rumusan masalah serta tujuan penyusunan jurnal.

 

6. Metode Penelitian

Pada bagian ini, penulis harus menjelaskan metode yang digunakan dalam proses penelitian. Hal itu termasuk alat, desain percobaan, metode penyumpulan data dl.

 

7. Pembahasan (Isi)

Bagian inti yang memaparkan hasil penelitian yang telah dilakukan. Biasanya akan dibagi menjadi beberapa sub bagian. Disini penulis harus memberikan informasi yang valid disertai dengan data yang mendukungnya.

 

8. Kesimpulan

Peringkasan dari poin-poin penting dari keseluruhan jurnal. Sehingga pembaca dapat kembali mengingat semua pembahasannya hanya dari kesimpulan tersebut. Bisa juga disertakan saran-saran dari penulis.

 

9. Daftar Pustaka

Umumnya, setiap karya tulis ilmiah akan selalu menyertakan daftar pustaka. Disini akan ditulis semua makalah, buku ataupun karya tulis lain yang dijadikan referensi dalam penyusunan jurnal tersebut.

 

 

Jenis-Jenis Jurnal

Jenis Jurnal Ilmiah

Jurnal sendiri juga memiliki jenis yang bermacam-macam. Hal ini didasarkan pada tujuan serta bentuknya, antara lain :

 

1. Jurnal Cetak

Adalah jurnal yang ditulis oleh beberapa orang dan kemudian dipublikasikan dalam bentuk cetak. Namun sebelum dipublikasikan tentu ia harus melalui serangkain review. Namun dengan perkembangan e-journal, jenis jurnal cetak ini semakin berkurang.

 

2. Jurnal Online

Biasa juga disebut sebagai E-Journal, merupakan bentuk jurnal yang mana dipublikasikan secara online. Sehingga hampir semua orang bisa mengaksesnya lewat sebuah website tanpa perlu memiliki versi cetaknya.

 

3. Jurnal Lokal

Merupakan jurnal yang dipublikasikan sebuah instisuti dengan penulis yang berasal dari institusi itu juga. Sehingga review tidak melalui proses mitra bebestari.

 

4. Jurnal Nasional

Adalah jenis jurnal yang disusun dan direview oleh orang luar negeri. Namun ia belum terakreditasi karena beberapa alasan baik di dalam maupun luar negeri.

 

5. Jurnal Internasional

Merupakan jurnal yang dibuat dengan menggunakan bahasa internasional (Inggris, China, Arab). Dimana ia juga ditulis dengan sistem Open Journal System (OJS).

Sebuah jurnal dianggap sebagai jurnal internasional karena ditulis oleh para expert yang sangat ahli di bidangnya sehingga isinya pun sudah terakreditasi. Kalian bisa menggunakan beberapa website untuk mencari referensi jurnal internasional.

 

6. Jurnal Internasional Bereputasi

Adalah jurnal internasional yang mana sudah beberapa syarat antara lain :

  • Terindeks oleh pangkalan data internasinal yang bereputasi seperti Scopus dan Web of Science.
  • Memiliki faktor dampak dari ISI Web of Science.
  • Lolos verifikasi Thompson Reuters dan Copernicus.

 

Demikian pembahasan tentang pengertian jurnal ilmiah, fungsi, jenis dan struktur jurnal ilmiah. Penjelasan diatas akan membantu kita untuk belajar bagaimana cara membuat jurnal ilmiah yang baik dan benar. Apabila ada kritikm pertanyaan, saran bisa berkomentar di kolom bawah.


Danang Febriyandra Hey Spongebob, aku tidak bisa mendengarmu! Disini gelap...
DarkLight