√ 6 Jenis Lisensi Software: Pengertian, Macam dan Contohnya

6 Jenis Lisensi Software: Pengertian, Macam-Macam dan Contohnya

6 Jenis Lisensi Software: Pengertian, Macam-Macam dan Contohnya
By : Sandy Kurnia Fajar 3 min read

Lisensi perangkat lunak mungkin secara umum bisa diartikan sebagai hak izin yang ditetapkan kedalam suatu perangkat lunak dimana hal ini dapat berfungsi untuk melindungi hak cipta dari perangkat lunak yang diberi lisensi tersebut, meskipun ada beberapa jenis lisensi yang memperbolehkan pengguna lain atau pengembang lain yang ingin mengubah sistem dari aplikasi atau perangkat lunak tersebut.

 

=Macam Jenis Lisensi Software

Nah berikut di bawah ini Mas Tekno akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai Jenis Jenis Lisensi software.

 

1. Perangkat Lunak Dengan Lisensi Open Source

Nah lisensi yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga orang orang yang sering berkecimpung didunia pengembangan dan pembuatan perangkat lunak. Perangkat lunak atau software yang memiliki lisensi open source memiliki arti bahwa perangkat lunak tersebut diperbolehkan dan bisa untuk dikembangkan lagi oleh orang lain atau hanya sekedar untuk digunakan saja secara gratis tanpa harus meminta perizinan dari pembuat awal perangkat lunak tersebut.

 

2. Aplikasi Dengan Lisensi Trial

Perangkat lunak dengan lisensi Trial ini ditujukan agar calon para penggunannya dapat mencoba atau melakukan demo terlebih dahulu sebelum penggunanya tersebut membeli Perangkat lunak tersebut. Dengan lisensi trial ini para calon pembeli Perangkat lunak tersebut sudah bisa merasakan seperti apa Perangkat lunak yang akan dibelinnya dalam tenggang waktu demo beberapa saat, biasanya ada yang 10hari, 15hari, 20hari, dan sebagainya, tergantung pihak pembuatnya.

 

3. Software Dengan Lisensi Commercial

Perangkat lunak atau software dengan lisensi commercial ini adalah Perangkat lunak yang dibuat dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau untuk berjualan, sesuai seperti namanya tersebut. Nahh jika ada seseorang yang ingin menggunakan Perangkat lunak dengan lisensi commercial, orang tersebut harus melakukan pembelian terlebih dahulu kepada penjual resminya agar bisa menggunakan Perangkat lunak tersebut, contohnya adalah sistem operasi windows dan program microsoft office.

 

4. Perangkat Lunak Dengan Lisensi Non Commercial

Selain ada lisensi commercial yang ditujukan untuk dijual sehingga mendapatkan keuntungan, ada juga lisensi Non Commercial, lisensi tersebut merupakan kebalikan dari lisensi commercial, dimana software dengan lisensi ini biasanya tidak dijual dan tidak dibuat untuk mendapatkan keuntungan yang berlebih. Umumnya lisensi non commercial digunakan pada perangkat lunak untuk layanan masyarakat, kegiatan sosial, dan sejenisnya.

 

5. Software Dengan Lisensi Shareware

Lalu selanjutnya yang kelima adalah lisensi shareware, program aplikasi perangkat lunak dengan lisensi shareware ini ditujukan agar aplikasi tersebut bisa di sebarkan, digandakan, dan digunakan banyak orang tanpa harus meminta izin kepada pembuatnya terlebih dahulu. Sudah jelas bukan dari namanya saja Share yang dimana memiliki arti untuk dibagikan. Namun umumnya perangkat lunak dengan lisensi share ware ini memiliki opsi untuk meningkatkan fitur fitur yang ada di dalamnya dengan cara membeli program yang disediakan oleh pengembang aplikasi tersebut.

 

6. Program Perangkat Lunak Dengan Lisensi Freeware

Dan yang terahir adalah lisensi Freeware, program aplikasi dengan lisensi freeware sebenarnya hampir mirip dengan shareware, dimana perangkat lunak tersebut dapat dibagikan, digandakan, dan digunakan secara gratis. Hanya saja jika di lisensi shareware jika kita menginginkan fitur yang lebih maka kita harus membeli software tersebut, namun jika freeware ini kita sudah bisa mendapatkan semua fitur yang ada, tanpa harus membayar sedikitpu.

 

Nah baik seperti itulah artikel dari Mas Tekno kali ini mengenaik Jenis Lisensi Software Atau Aplikasi Komputer. mudah mudahan artikel kali ini dapat bermanfaat dan dapat menambah ilmu maupun wawasan kita semua. Terimakasih telah berkunjung, jangan lupa kunjungi juga artikel menarik lainnya, mohon maaf apabila ada kesalahan di dalam tulisan di atas.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 Jenis Lisensi Software: Pengertian, Macam-Macam dan Contohnya

6 Jenis Lisensi Software: Pengertian, Macam-Macam dan Contohnya
By : Sandy Kurnia Fajar 3 min read

Lisensi perangkat lunak mungkin secara umum bisa diartikan sebagai hak izin yang ditetapkan kedalam suatu perangkat lunak dimana hal ini dapat berfungsi untuk melindungi hak cipta dari perangkat lunak yang diberi lisensi tersebut, meskipun ada beberapa jenis lisensi yang memperbolehkan pengguna lain atau pengembang lain yang ingin mengubah sistem dari aplikasi atau perangkat lunak tersebut.

 

=Macam Jenis Lisensi Software

Nah berikut di bawah ini Mas Tekno akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai Jenis Jenis Lisensi software.

 

1. Perangkat Lunak Dengan Lisensi Open Source

Nah lisensi yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga orang orang yang sering berkecimpung didunia pengembangan dan pembuatan perangkat lunak. Perangkat lunak atau software yang memiliki lisensi open source memiliki arti bahwa perangkat lunak tersebut diperbolehkan dan bisa untuk dikembangkan lagi oleh orang lain atau hanya sekedar untuk digunakan saja secara gratis tanpa harus meminta perizinan dari pembuat awal perangkat lunak tersebut.

 

2. Aplikasi Dengan Lisensi Trial

Perangkat lunak dengan lisensi Trial ini ditujukan agar calon para penggunannya dapat mencoba atau melakukan demo terlebih dahulu sebelum penggunanya tersebut membeli Perangkat lunak tersebut. Dengan lisensi trial ini para calon pembeli Perangkat lunak tersebut sudah bisa merasakan seperti apa Perangkat lunak yang akan dibelinnya dalam tenggang waktu demo beberapa saat, biasanya ada yang 10hari, 15hari, 20hari, dan sebagainya, tergantung pihak pembuatnya.

 

3. Software Dengan Lisensi Commercial

Perangkat lunak atau software dengan lisensi commercial ini adalah Perangkat lunak yang dibuat dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau untuk berjualan, sesuai seperti namanya tersebut. Nahh jika ada seseorang yang ingin menggunakan Perangkat lunak dengan lisensi commercial, orang tersebut harus melakukan pembelian terlebih dahulu kepada penjual resminya agar bisa menggunakan Perangkat lunak tersebut, contohnya adalah sistem operasi windows dan program microsoft office.

 

4. Perangkat Lunak Dengan Lisensi Non Commercial

Selain ada lisensi commercial yang ditujukan untuk dijual sehingga mendapatkan keuntungan, ada juga lisensi Non Commercial, lisensi tersebut merupakan kebalikan dari lisensi commercial, dimana software dengan lisensi ini biasanya tidak dijual dan tidak dibuat untuk mendapatkan keuntungan yang berlebih. Umumnya lisensi non commercial digunakan pada perangkat lunak untuk layanan masyarakat, kegiatan sosial, dan sejenisnya.

 

5. Software Dengan Lisensi Shareware

Lalu selanjutnya yang kelima adalah lisensi shareware, program aplikasi perangkat lunak dengan lisensi shareware ini ditujukan agar aplikasi tersebut bisa di sebarkan, digandakan, dan digunakan banyak orang tanpa harus meminta izin kepada pembuatnya terlebih dahulu. Sudah jelas bukan dari namanya saja Share yang dimana memiliki arti untuk dibagikan. Namun umumnya perangkat lunak dengan lisensi share ware ini memiliki opsi untuk meningkatkan fitur fitur yang ada di dalamnya dengan cara membeli program yang disediakan oleh pengembang aplikasi tersebut.

 

6. Program Perangkat Lunak Dengan Lisensi Freeware

Dan yang terahir adalah lisensi Freeware, program aplikasi dengan lisensi freeware sebenarnya hampir mirip dengan shareware, dimana perangkat lunak tersebut dapat dibagikan, digandakan, dan digunakan secara gratis. Hanya saja jika di lisensi shareware jika kita menginginkan fitur yang lebih maka kita harus membeli software tersebut, namun jika freeware ini kita sudah bisa mendapatkan semua fitur yang ada, tanpa harus membayar sedikitpu.

 

Nah baik seperti itulah artikel dari Mas Tekno kali ini mengenaik Jenis Lisensi Software Atau Aplikasi Komputer. mudah mudahan artikel kali ini dapat bermanfaat dan dapat menambah ilmu maupun wawasan kita semua. Terimakasih telah berkunjung, jangan lupa kunjungi juga artikel menarik lainnya, mohon maaf apabila ada kesalahan di dalam tulisan di atas.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *