√ 12 Jenis-Jenis Pantun: Contoh Pantun, Pengertian dan Penjelasan

12 Jenis-Jenis Pantun: Contoh Pantun, Pengertian, Ciri dan Penjelasan

12 Jenis-Jenis Pantun: Contoh Pantun, Pengertian, Ciri dan Penjelasan

Jika kita membahas tentang kekayaan sastra yang ada di Indonesia, maka salah satunya adalah pantun. Puisi melayu atau puisi Indonesia disebut juga dengan pantun. Panting sering juga disebut sebagai puisi lama yang mana memiliki aturan dan kaitan dalam penulisannya.

Aturan atau ketentuan yang ada di dalam pantun atau puisi lama terikat oleh kaidah – kaidah tertentu. Nah untuk lebih paham pada artikel kali ini saya akan menjelaskan secara lengkap dan rinci tentang pantun.

Yang akan dibahas mulai dari pengertiannya, ciri – ciri nya, kemudian contohnya disertai penjelasan lengkap. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

Pengertian Pantun

Yang pertama akan dibahas sebelum kita membahas pantun adalah pengertian dari pantunnya terlebih dahulu. Langsung saja pengertian dari Pantun adalah sebuah bait yang terdiri atas empat baris yang mana dua baris atas adalah sampiran dan dua baris bawah adalah isi, pantun bisa juga disebut sebagai puisi lama.

 

 

Ciri Ciri Dari Pantun

Setelah kita membahas tentang pengertian dari pantun, selanjutnya kita akan membahas ciri – ciri dan karakteristik dari pantun itu sendiri, karena rasanya kurang lengkap apabila kita sudah membahas pengertiannya namun belum membahas tentang ciri – cirinya, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

  • Pantun terdiri atas delapan hingga dua belas suku kata di setiap barisnya
  • Baruis pertama dan kedua adalah sampiran dari pantun tersebut
  • Baris ketiga dan keempat adalah isi dari pantun tersebut
  • Memiliki rima yang berakhiran a – b – a – b ( artinya adalah baris pertama dengan baris yang ketiga memiliki akhiran bunyi yang sama, baris kedua dan keempat juga memiliki akhiran bunyi yang sama )
  • Satu bait puisi terdiri atas empat baris atau empat larik

 

 

Jenis-Jenis Pantun

Setelah kita membahas tentang pengertian dari pantun dan ciri – ciri  nya, selanjutnya kita akan membahas tentang contoh pantun lengkap beserta penjelasannya, ada duabelas tema pantun yang akan dibahas, langsung saja simak penjelasannya dibawah ini ya.

 

1. Pantun Adat Istiadat

Yang pertama akan dibahas adalah pantun tentang tema adat istiadat. Panting seperti ini biasanya isinya tentang ungkapan sebuah tradisi yang berasal dari leluhur, hal ini kemudian mengakibatkan tradisi tersebut haruslah dipelihara terus menerus dan tidak boleh ada yang melupakannya.

Fungsi dari pantun adat istiadat adalah untuk menjadi suatu bentuk aturan yang ada di dalam masyarakat atau norma yang ada di dalam masyarakat. Berikut adalah contoh pantun nya.

Bukan lebah sembarang lebah
Lebah bersarang di buku buluh
Bukan sembah sembarang sembah
Sembarang bersarang jari sepuluh

pantun adat istiadat

 

2. Pantun Nasehat

Kedua kita akan membahas tentang pantun nasehat. Pantun  nasehat memiliki pengertian sebagai suatu pantun yang di dalamnya berisi penjelasan tentang sendi kebaikan dana dalam bermasyarakat, lalu disampaikan lewat peraturan estetika sebuah kata. Berikut adalah contoh pantun nya.

Apalah tanda kayu meranti
Kayunya rampak melambai angin
Apalah tanda melayu sejati
Ilmunya banyak, belajarpun  rajin

pantun nasehat

 

3. Pantun Anak

Pantun tidak hanya untuk orang tua saja, pantun tema anak – anak pun ada. Pantun anak memiliki pengertian sebagai suatu pantun yang berisi tentang cerita dunia di dalam dunia anak – anak. Bahasa yang digunakan di dalam pantun ini juga lebih mudah untuk dipahami karena memang ditunjukan untuk anak – anak. Berikut adalah contoh pantun nya.

Burung camar di tepi pantai
Pantai yang indah banyak ombaknya
Jadilah kamu anak yang pandai
Sudah pasti banyak temannya

pantun anak

 

4. Pantun Jenaka

Apabila kalian merupakan tipe orang yang suka bercanda ? apabila iya maka pantun tipe ini sangat cocok untuk kalian. Pantun ini dibuat untuk menghibur para pendengarnya kadang bisa juga digunakan untuk menyindir. Kadang pantun jenaka juga sering dijumpai pada banyak acara seperti acara di dalam pernikahan ada betawi. Berikut adalah contoh pantun nya.

Pohon manggis di tepi rawa
Tempat nenek tidur beradu
Sedang menanggis nenek tertawa
Melihat kakek bermain gundu

pantun jenaka

 

5. Pantun Cinta atau Kasih Sayang

Sesuai dengan namanya, pantun ini digunakan untuk mengungkapkan perasaan cinta dan pujian untuk para muda mudi. Pantun jenis ini juga sering digunakan dalam masa perkenalan. Berikut adalah contoh pantun nya.

Anak lintah banyak bersua
Lintah melilit batang padi
Peluk cium kita berdua
Tandanya cinta dalam hati

 

pantun kasih sayang

 

6. Pantun Agama

Pantun yang selanjutnya akan kita bahas adalah pantun tema tentang agama. Pantun agama di dalamnya berisi tentang prinsip keagamaan, larangan di dalam agama, dan juga peintah di dalam agama. Berikut adalah contoh nya.

Kalau sudah duduk berdamai
Jangan lagi diajak berperang
Kalau sunnah sudah dipakai
Jangan lagi dibuang-buang.

pantun agama

 

7. Pantun Kepahlawanan

Pantun kepahlawanan berarti di dalamnya berisi tentang perjuangan dari seorang pahlawan yang dahulu semangat saat sedang berjuang. Berikut adalah contoh pantun nya.

Adakah perisai bertali rambut
Rambut dipintal akan cemara
Adakah misal tahu takut
Kami pun muda lagi perkasa

pantun kepahlawanan

 

8. Pantun Teka – Teki

Pantun jenis ini berisikan tentang teka – teki atau sebuah tebakan didalamnya. Dan biasanya di dalam melengkap pantun tersebut harus ada suatu jawaban atau membutuhkan suatu jawaban. Berikut adalah contoh pantun nya.

Tugak padi jangan bertangguh
Kunyit kebun siapa galinya
Kalau tuan cerdik sungguh
Langit tergantung mana talinya

pantun teka teki

 

9. Pantun Dukacita

Selanjutnya yang akan kita bahas adalah pantun tentang dukacita. Pantun ini berisi tentang kesedihan yang mendalam yang diharapkan bisa dirasakan juga oleh siapa saja yang membaca pantun tersebut.

Seringkali di dalam pantun dukacita ada banyak permasalahan yang diungkapkan. Yaitu nasib keturunan, sebuah kemiskinan, dan masih banyak lagi lainnya. Berikut adalah contoh pantun nya.

Memetik duku di kota Kedu (Sampiran)
Membeli tenda uangnya hilang (Sampiran)
Menangis aku tersedu-sedu (Isi–artinya aku menangis hingga terisak-isak)
Mencari bunda belum juga pulang (isi–artinya tangisku karena ibu lama tidak pulang ke rumah)

pantun dukacita

 

10. Pantun Dagang

Pantun yang selanjutnya adalah pantun yang bertemakan tentang dagang. Berisi tentang kisah atau nasib dari seseorang. Orang – orang yang sedang berada di dalam perantauan atau mereka yang nasibnya tidak seberuntung temannya adalah orang yang biasanya menyanyikan dan menceritakan pantun tema ini. Berikut adalah contoh pantun nya.

Pukul gendang kulit biawak
Sedikit tidak berdentum lagi
Hendak kemana untung ku bawa
Sedikitpun tidak beruntung lagi

pantun dagang

 

11. Pantun Perpisahan

Pantun yang selanjutnya akan dibahas adalah pantun tentang perpisahan. Pantun ini berisi tentang perpisahan sehingga membuat suasana yang tercipta adalah kesedihan. Contoh puisi tema perpisahan disini adalah pantun tentang duka cita dan juga perceraian. Berikut adalah contoh pantun nya.

Pucuk mangga delima batu
Anak sembilang di tapak tangan
Biar jauh di negeri satu
Hilang di mata di hati jangan

pantun perpisahan

 

12.Pantun Sukacita

Terakhir, pantun yang dibahas adalah pantun tentang tema sukacita. Pantun ini isinya adalah menggambarkan suasana yang gembira dan juga kegembiraan yang terjalin adalah kegembiraan yang terjalin diantara pendengar dan pembacanya.

Pantun ini biasanya juga akan disesuaikan saat acara disaat pantun sedang dibaca. Contohnya adalah pantun sedang menggambarkan kebahagiaan yang terjalin diantara dua mempelai, otomatis bebrarti pantun ini menceritakan tentang acara momentum pernikahan. Berikut adalah contoh pantun nya.

Burung kenari burung dara (sampiran)
Terbang kearah angkasa luas (sampiran)
Hati siapa tak gembira (isi–arinya setiap anak akan bahagia)
Karena beta telah naik kelas (isi–artinya telah naik kelas)

pantun sukacita

 

Demikian artikel tentang Jenis – Jenis Pantun:  Contoh dan Penjelasannya, semoga bisa menambah wawasan kita semua khususnya di dalam bidang pantun. Apabila kalian diberi tugas oleh guru untuk mencari contoh pantun semoga artikel ini dapat bermanfaat ya sobat. Jika ada hal yang masih belum jelas atau ada hal yang ingin ditanyakan jangan lah ragu untuk bertanya di kolom komentar dibawah yang sudah disediakan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 Jenis-Jenis Pantun: Contoh Pantun, Pengertian, Ciri dan Penjelasan

12 Jenis-Jenis Pantun: Contoh Pantun, Pengertian, Ciri dan Penjelasan

Jika kita membahas tentang kekayaan sastra yang ada di Indonesia, maka salah satunya adalah pantun. Puisi melayu atau puisi Indonesia disebut juga dengan pantun. Panting sering juga disebut sebagai puisi lama yang mana memiliki aturan dan kaitan dalam penulisannya.

Aturan atau ketentuan yang ada di dalam pantun atau puisi lama terikat oleh kaidah – kaidah tertentu. Nah untuk lebih paham pada artikel kali ini saya akan menjelaskan secara lengkap dan rinci tentang pantun.

Yang akan dibahas mulai dari pengertiannya, ciri – ciri nya, kemudian contohnya disertai penjelasan lengkap. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

Pengertian Pantun

Yang pertama akan dibahas sebelum kita membahas pantun adalah pengertian dari pantunnya terlebih dahulu. Langsung saja pengertian dari Pantun adalah sebuah bait yang terdiri atas empat baris yang mana dua baris atas adalah sampiran dan dua baris bawah adalah isi, pantun bisa juga disebut sebagai puisi lama.

 

 

Ciri Ciri Dari Pantun

Setelah kita membahas tentang pengertian dari pantun, selanjutnya kita akan membahas ciri – ciri dan karakteristik dari pantun itu sendiri, karena rasanya kurang lengkap apabila kita sudah membahas pengertiannya namun belum membahas tentang ciri – cirinya, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

  • Pantun terdiri atas delapan hingga dua belas suku kata di setiap barisnya
  • Baruis pertama dan kedua adalah sampiran dari pantun tersebut
  • Baris ketiga dan keempat adalah isi dari pantun tersebut
  • Memiliki rima yang berakhiran a – b – a – b ( artinya adalah baris pertama dengan baris yang ketiga memiliki akhiran bunyi yang sama, baris kedua dan keempat juga memiliki akhiran bunyi yang sama )
  • Satu bait puisi terdiri atas empat baris atau empat larik

 

 

Jenis-Jenis Pantun

Setelah kita membahas tentang pengertian dari pantun dan ciri – ciri  nya, selanjutnya kita akan membahas tentang contoh pantun lengkap beserta penjelasannya, ada duabelas tema pantun yang akan dibahas, langsung saja simak penjelasannya dibawah ini ya.

 

1. Pantun Adat Istiadat

Yang pertama akan dibahas adalah pantun tentang tema adat istiadat. Panting seperti ini biasanya isinya tentang ungkapan sebuah tradisi yang berasal dari leluhur, hal ini kemudian mengakibatkan tradisi tersebut haruslah dipelihara terus menerus dan tidak boleh ada yang melupakannya.

Fungsi dari pantun adat istiadat adalah untuk menjadi suatu bentuk aturan yang ada di dalam masyarakat atau norma yang ada di dalam masyarakat. Berikut adalah contoh pantun nya.

Bukan lebah sembarang lebah
Lebah bersarang di buku buluh
Bukan sembah sembarang sembah
Sembarang bersarang jari sepuluh

pantun adat istiadat

 

2. Pantun Nasehat

Kedua kita akan membahas tentang pantun nasehat. Pantun  nasehat memiliki pengertian sebagai suatu pantun yang di dalamnya berisi penjelasan tentang sendi kebaikan dana dalam bermasyarakat, lalu disampaikan lewat peraturan estetika sebuah kata. Berikut adalah contoh pantun nya.

Apalah tanda kayu meranti
Kayunya rampak melambai angin
Apalah tanda melayu sejati
Ilmunya banyak, belajarpun  rajin

pantun nasehat

 

3. Pantun Anak

Pantun tidak hanya untuk orang tua saja, pantun tema anak – anak pun ada. Pantun anak memiliki pengertian sebagai suatu pantun yang berisi tentang cerita dunia di dalam dunia anak – anak. Bahasa yang digunakan di dalam pantun ini juga lebih mudah untuk dipahami karena memang ditunjukan untuk anak – anak. Berikut adalah contoh pantun nya.

Burung camar di tepi pantai
Pantai yang indah banyak ombaknya
Jadilah kamu anak yang pandai
Sudah pasti banyak temannya

pantun anak

 

4. Pantun Jenaka

Apabila kalian merupakan tipe orang yang suka bercanda ? apabila iya maka pantun tipe ini sangat cocok untuk kalian. Pantun ini dibuat untuk menghibur para pendengarnya kadang bisa juga digunakan untuk menyindir. Kadang pantun jenaka juga sering dijumpai pada banyak acara seperti acara di dalam pernikahan ada betawi. Berikut adalah contoh pantun nya.

Pohon manggis di tepi rawa
Tempat nenek tidur beradu
Sedang menanggis nenek tertawa
Melihat kakek bermain gundu

pantun jenaka

 

5. Pantun Cinta atau Kasih Sayang

Sesuai dengan namanya, pantun ini digunakan untuk mengungkapkan perasaan cinta dan pujian untuk para muda mudi. Pantun jenis ini juga sering digunakan dalam masa perkenalan. Berikut adalah contoh pantun nya.

Anak lintah banyak bersua
Lintah melilit batang padi
Peluk cium kita berdua
Tandanya cinta dalam hati

 

pantun kasih sayang

 

6. Pantun Agama

Pantun yang selanjutnya akan kita bahas adalah pantun tema tentang agama. Pantun agama di dalamnya berisi tentang prinsip keagamaan, larangan di dalam agama, dan juga peintah di dalam agama. Berikut adalah contoh nya.

Kalau sudah duduk berdamai
Jangan lagi diajak berperang
Kalau sunnah sudah dipakai
Jangan lagi dibuang-buang.

pantun agama

 

7. Pantun Kepahlawanan

Pantun kepahlawanan berarti di dalamnya berisi tentang perjuangan dari seorang pahlawan yang dahulu semangat saat sedang berjuang. Berikut adalah contoh pantun nya.

Adakah perisai bertali rambut
Rambut dipintal akan cemara
Adakah misal tahu takut
Kami pun muda lagi perkasa

pantun kepahlawanan

 

8. Pantun Teka – Teki

Pantun jenis ini berisikan tentang teka – teki atau sebuah tebakan didalamnya. Dan biasanya di dalam melengkap pantun tersebut harus ada suatu jawaban atau membutuhkan suatu jawaban. Berikut adalah contoh pantun nya.

Tugak padi jangan bertangguh
Kunyit kebun siapa galinya
Kalau tuan cerdik sungguh
Langit tergantung mana talinya

pantun teka teki

 

9. Pantun Dukacita

Selanjutnya yang akan kita bahas adalah pantun tentang dukacita. Pantun ini berisi tentang kesedihan yang mendalam yang diharapkan bisa dirasakan juga oleh siapa saja yang membaca pantun tersebut.

Seringkali di dalam pantun dukacita ada banyak permasalahan yang diungkapkan. Yaitu nasib keturunan, sebuah kemiskinan, dan masih banyak lagi lainnya. Berikut adalah contoh pantun nya.

Memetik duku di kota Kedu (Sampiran)
Membeli tenda uangnya hilang (Sampiran)
Menangis aku tersedu-sedu (Isi–artinya aku menangis hingga terisak-isak)
Mencari bunda belum juga pulang (isi–artinya tangisku karena ibu lama tidak pulang ke rumah)

pantun dukacita

 

10. Pantun Dagang

Pantun yang selanjutnya adalah pantun yang bertemakan tentang dagang. Berisi tentang kisah atau nasib dari seseorang. Orang – orang yang sedang berada di dalam perantauan atau mereka yang nasibnya tidak seberuntung temannya adalah orang yang biasanya menyanyikan dan menceritakan pantun tema ini. Berikut adalah contoh pantun nya.

Pukul gendang kulit biawak
Sedikit tidak berdentum lagi
Hendak kemana untung ku bawa
Sedikitpun tidak beruntung lagi

pantun dagang

 

11. Pantun Perpisahan

Pantun yang selanjutnya akan dibahas adalah pantun tentang perpisahan. Pantun ini berisi tentang perpisahan sehingga membuat suasana yang tercipta adalah kesedihan. Contoh puisi tema perpisahan disini adalah pantun tentang duka cita dan juga perceraian. Berikut adalah contoh pantun nya.

Pucuk mangga delima batu
Anak sembilang di tapak tangan
Biar jauh di negeri satu
Hilang di mata di hati jangan

pantun perpisahan

 

12.Pantun Sukacita

Terakhir, pantun yang dibahas adalah pantun tentang tema sukacita. Pantun ini isinya adalah menggambarkan suasana yang gembira dan juga kegembiraan yang terjalin adalah kegembiraan yang terjalin diantara pendengar dan pembacanya.

Pantun ini biasanya juga akan disesuaikan saat acara disaat pantun sedang dibaca. Contohnya adalah pantun sedang menggambarkan kebahagiaan yang terjalin diantara dua mempelai, otomatis bebrarti pantun ini menceritakan tentang acara momentum pernikahan. Berikut adalah contoh pantun nya.

Burung kenari burung dara (sampiran)
Terbang kearah angkasa luas (sampiran)
Hati siapa tak gembira (isi–arinya setiap anak akan bahagia)
Karena beta telah naik kelas (isi–artinya telah naik kelas)

pantun sukacita

 

Demikian artikel tentang Jenis – Jenis Pantun:  Contoh dan Penjelasannya, semoga bisa menambah wawasan kita semua khususnya di dalam bidang pantun. Apabila kalian diberi tugas oleh guru untuk mencari contoh pantun semoga artikel ini dapat bermanfaat ya sobat. Jika ada hal yang masih belum jelas atau ada hal yang ingin ditanyakan jangan lah ragu untuk bertanya di kolom komentar dibawah yang sudah disediakan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *