√ Hewan Melata: Pengertian, Ciri dan Contoh Hewan Melata + Gambar

Hewan Melata: Pengertian, Ciri-Ciri, Gambar dan Contoh Hewan Melata

Hewan Melata: Pengertian, Ciri-Ciri, Gambar dan Contoh Hewan Melata

Hewan Melata – Indonesia merupakan negara yang dikenal karena kekayaannya, baik itu flora dan fauna. Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan tanahnya yang sangat subur dan mempunyai beragam hewan dan tumbuhan. Dari segi tumbuhan saja hampir semua jenis tumbuhan atau tanaman ada di Indonesia. Mulai dari tanaman yang berukuran kecil sampai dengan tanaman yang besar dan kuat. Ini merupakan salah satu kekayaan negara Indonesia dalam hal tumbuhan.

Selain tumbuhan, Indonesia juga dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hewan di dalamnya. mulai dari hewan mamalia sampai dengan amfibi ada di Indonesia. Ini juga alasan kenapa Indonesia sering disebut dengan nama negara Atlantis yang hilang. Karena di Indonesia banyak sekali kekayaan hewan dan tumbuhan. Ada berbagai macam hewan dan tumbuhan di Indonesia.

Nah, pada kesempatan kali ini mastekno akan memberikan informasi tentang hewan melata. Jadi saya akan menjelaskan berbagai hal tentang hewan melata, mulai dari pengertian, ciri-ciri, sampai dengan contoh hewan melata. Langsung saja kita mulai dengan pengertian atau definisi dari hewan melata itu sendiri.

 

Pengertian Hewan Melata

pengertian hewan melata dan contohnya 1

Hewan Melata adalah sekelompok vertebrata (bertulang belakang) dengan darah dingin (poikiloterm) dan sisik yang menuruti semua anggota tubuh. Sekarang ini hewan melata bisa ditemui di hampir di setiap benua di dunia kecuali di Antartika. Para ahli mengatakan bahwa hewan melata atau merayap adalah organisme pertama yang bisa berkembang biak di semua habitat. Mulai dari habitat yang kering dan sedikit air, yaitu seperti kadal dan komodo.

Ada juga yang bisa bertahan di tempat yang kering dan gersang, hewan melata juga dikenal sebagai hewan yang bisa hidup di dua tempat atau alam, yaitu darat dan air. Namun hanya ada beberapa jenis yang mempunyai keunggulan ini, contohnya adalah buaya, ular, kura-kura dan sebagainya.

Kebanyakan hewan merayap biasanya tinggal di daratan. Pada saat mereka berada di dalam air, mereka hanya bisa memasuk dan menstabilkan suhu tubuh mereka. Hewan melata sendiri mempunyai ketinggian yang sangat bervariasi, ada yang sangat kecil sampai yang ukurannya besar.

 

 

Ciri-Ciri Hewan Melata

Hewan melata mempunyai beberapa ciri yang bisa membuat kita tahu bahwa hewan tersebut adalah hewan melata. Berikut ini adalah ciri-ciri hewan melata yang perlu kalian ketahui:

  • Termasuk dalam kelompok hewan berdarah dingin
  • Tubuh hewan melata penuh dengan sisik
  • Mempunyai alat pernapasan utama dalam bentuk paru-paru
  • Mempunyai perangkat sensorik seperti mata, telinga, dan hidung
  • Mempunyai sistem saraf dalam bentuk otak
  • Biasanya ada yang memiliku umur panjang
  • Bisa hidup di tempat yang kering dan gersang serta bisa hidup di dua alam.
  • Kebanyakan hewan melata berkembang biak dengan cara bertelur. Sebagian lainnya adalah dengan Vivipar dan Ovovivipar.

 

 

Contoh Hewan Melata

Ada banyak sekali contoh hewan melata yang bisa kita temui di Indonesia. Nah, berikut ini adalah beberapa contoh hewan melata yang bisa kita temui di Indonesia dan sebagian diantaranya bisa kita temukan dalam kegiatan sehari-hari. Apa sajakah hewan itu? Langsung saja silahkan simak berikut ini.

 

Ular

ular

Contoh hewan melata yang pertama adalah ular, hewan ini tentu kalian pernah melihatnya kadang pada saat kalian melakukan kegiatan. ular adalah hewan melata yang tidak mempunyai kaki namun mempunyai tubuh yang panjang, bahkan ada yang sangat panjang. Ular juga hewan melata yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh sisik sama seperti kadal. Hewan ini adalah hewan melata yang sudah tumbuh dengan sukses di seluruh dunia, oleh karena itu tidak sulit untuk menemukan ular.

Ular bisa kalian temukan di daerah pegunungan, desa, sawah, hutan, dataran rendah, bahkan kalian juga bisa menemukan ular di laut. Hal ini membuktikan bahwa memang ular ini sukses tumbuh di seluruh dunia dan di berbagai tempat. Namun sebagian besar ular hidup di daerah tropis seperti hewan berdarah dingin pada umumnya. Namun ular tidak bisa hidup di lokasi tertentu seperti puncak gunung dan juga ladang salju.

Ular termasuk kedalam kelompok hewan karnivora atau pemakan daging. Mereka bisa memakan berbagai jenis hewan kecil dan serangga lainnya. Untuk spesies ular yang tinggal di pohon, mereka akan memakan mamalia, burung, dan hewan melata lainnya. Sedangkan pada ular besar seperti Anaconda dan sanca kembang, mereka bisa saja memangsa hewan yang ukurannya lebih besar seperi kambing, rusa, kijang, dan sebagainya. Sebelum mereka mulai memangsa, mereka akan terlebih dahulu membunuh mangsanya dengan cara melilitnya sampai mati.

 

Buaya

buaya

Contoh hewan melata yang selanjutnya adalah buaya. Tidak seperti ular, buaya ini tidak mudah untuk ditemukan di tempat-tempat tertentu, kalian bisa menemukan buaya di kebun binatang dan tempat rekreasi sejenis. Buaya ini adalah hewan melata yang besar dan termasuk hewan yang berkembang biak dengan cara Ovovivipar. Biasanya buaya mendiami habitat seperti sungai, air tawar, dan lahan yan basah. Namun ada beberapa jenis buaya yang juga tinggal di ari payu, contohnya adalah buaya muara.

Buaya adalah hewan yang sangat berbahaya dan merupakan hewan pemakan daging atua omnivora. Biasanya buaya hanya akan memakan hewan yang mempunyai tulang belakang seperti ikan, mamalia, dan hewan melata yang lain. Buaya ini adalah salah satu hewan purba yang sudah ada sejak zaman dinosaurus dulu dan sampai sekarang belum banyak berkembang.

 

Kadal

kadal

Hewan melata yang selanjutnya adalah kadal. Tentu sebagian besar dari kalian pernah melihat hewan melata yang satu ini secara langsung. Karena memang kadal ini tidak sulit untuk ditemukan, kadang ditempat-tempat tertentu kita bisa melihatnya. Kadal ini salah satu hewan melata yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh sisik.

Biasanya kadal hidup di tanah yang kering, namun ada juga kadal yang bersembunyi di tanah yang gembur. Ada juga yang suka berkeliaran dan hidup di batang pohon. Kadal ada banyak sekali jenisnya, namun kebanyakan kadal adalah sejenis predator. Kadal mempunyai beragam makanan yang bisa mereka makan. mulai dari pemakan buah, amfibi, serangga, dan hewan melata lain.

 

Komodo

komodo

Komodo merupakan spesies kadal yang paling besar di dunia, komodo ini hidup di pulau komodo, Gili, Rinca, Flores, Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Hewan ini disebut dengan ora oleh penduduk sekitar. Komodo juga merupaan bagian keluarga biawak Varanidae dan keluarga dari Klad Toxocofera.

Komodo adalah jenis kadal yang paling besar di dunia dengan panjangnya yang bisa mencapai 2-3 meter. Karena bentuk tubuhnya yang besar, komodo menjadi predator yang menempati posisi pertama dan mendominasi ekosistem. Tubuhnya yang sangat besar dan merupakan binatang buas membuat hewan melata yang satu ini sangat terkenal di kebun binatang.

Hewan komodo yang sudah dewasa bisa mempunyai berat sampai 70 kg di habitat aslinya. Apabila komodo dilestarikan dan hidup di penangkaran, ukuran dan berat komodo bisa lebih tinggi lagi. Panjang ekor komodo sama dengan panjang dari badannya, komodo mempunyai 60 gigi runcing yang panjangnya sekitar 2,5 cm.

 

Kura-Kura

kura kura

Hewan melata yang selanjutnya adalah kura-kura. Kura-kura ini adalah hewan berkaki empat yang memiliki sisik di seluruh tubuhnya. Kura-kura dikenal dengan hewan yang mempunyai cangkang sangat keras di tubuhnya. Cangkang ini digunakan sebagai alat untuk melindungi diri pada saat kura-kura merasa terancam.

Cangkan kura-kura terdiri atas dua bagian, yaitu cangkan atas yang menutupi bagian belakang disebut dengan nama kerapas. Sedangkan cangkang lainnya ada di bawah yang menutupi perut kura-kura atau yang sering disebut dengan pelindung plastron. Bagian luar dari cangkang ukurannya besar dan mempunyai tekstur yang sangat keras.

 

Tokek

tokek

Hewan melata yang selanjutnya adalah tokek, tokek ini juga termasuk dalam hewan melata yang cukup sering ditemukan. Tokek adalah hewan yang berkembang biak dengan ovovivipar. Kalian bisa menemukan tokek ini di malam hari, kadang tokek juga ada di rumah-rumah.

Tokek mempunyai habitat utama di tempat yang sempit-sempit seperti lubang, atap, dan tempat-tempat lain sejenis. Pada saat tokek menampakkan diri mereka, biasanya akan disertai dengan suara nyaring khas tokek. Tokek biasanya makan serangga dan hewan kecil lainnya.

 

Penyu

penyu

Penyu juga merupakan salah satu jenis hewan melata yang masih memiliki hubungan dengan kura-kura. Penyu ini sama seperti kura-kura, mempunyai bentuk tubuh dan cangkak yang sama. Namun yang membedakan kedua jenis hewan melata ini adalah ukurannya, penyu mempunyai ukuran yang lebih besar daripada kura-kura.

Penyu merupakan salah satu hewan yang berkembang biak degan cara ovipar. Biasanya penyu jantan hanya menghabiskan hidup mereka di dalam air. Sedangkan untuk spesies betina, kadang mereka akan pergi ke pantai untuk bertelur, pantai yang disukai oleh penyu adalah pantai yang sepi dan tidak banyak orang mengujungi pantai tersebut.

 

Aligator

aligator

Hewan melata yang selanjutnya adalah aligator. Aligator adalah hewan melata yang masih mempunyai hubungan dengan buaya. Jika kita melihat aligator secara sekilas akan terlihat sama seperti buaya. Namun apabila kita mengamatinya lebih dalam dan lebih teliti lagi maka kalian kita akan menemukan perbedaan yang cukup mencolok antara kedua hewan ini.

Perbedaan mencolok antara aligator dengan buaya ada di mulut dan gigi mereka. Untuk aligator, mereka mempunyai mulut yang lebih besar dan bibir yang bersih menutupi gigi. Sedangkan untuk buaya, mereka mempunyai mulut yang berbentuk hutuf V dan banyak gigi keluar dari bibirnya.

 

Caiman

caiman

Contoh hewan yang terakhir adalah Caiman. Sama seperti aligator, caiman ini masih mempunyai hubungan dekat dengan buaya, dan juga aligator. Sama seperti sebelumnya, perbedaan caiman dengan buaya dan aligator terletak pada giginya dan mulutnya. Selain itu, caiman juga biasanya mempunyai bentuk tubuh yang lebih kecil dibanding buaya dan aligator.

 

Demikianlah informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kalian tentang pengertian hewan melata lengkap beserta ciri-ciri dari hewan melata dan beberapa contoh hewan melata yang sebagian sering kita temui dalam kegiatan sehari-hari. Semoga apa yang tadi saya sampaikan bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kalian tentang hewan melata dan contoh hewan melata di Indonesia.

Jika ada kesalahan kata dan informasi yang kurang tepat dalam artikel di atas saya mohon maaf, jika berkenan silahkan komen di bawah. Jika kalian masih bingung dengan penjelasan dan contoh di atas, silahkan komen di bawah juga, terima kasih.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hewan Melata: Pengertian, Ciri-Ciri, Gambar dan Contoh Hewan Melata

Hewan Melata: Pengertian, Ciri-Ciri, Gambar dan Contoh Hewan Melata

Hewan Melata – Indonesia merupakan negara yang dikenal karena kekayaannya, baik itu flora dan fauna. Indonesia merupakan negara yang terkenal dengan tanahnya yang sangat subur dan mempunyai beragam hewan dan tumbuhan. Dari segi tumbuhan saja hampir semua jenis tumbuhan atau tanaman ada di Indonesia. Mulai dari tanaman yang berukuran kecil sampai dengan tanaman yang besar dan kuat. Ini merupakan salah satu kekayaan negara Indonesia dalam hal tumbuhan.

Selain tumbuhan, Indonesia juga dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hewan di dalamnya. mulai dari hewan mamalia sampai dengan amfibi ada di Indonesia. Ini juga alasan kenapa Indonesia sering disebut dengan nama negara Atlantis yang hilang. Karena di Indonesia banyak sekali kekayaan hewan dan tumbuhan. Ada berbagai macam hewan dan tumbuhan di Indonesia.

Nah, pada kesempatan kali ini mastekno akan memberikan informasi tentang hewan melata. Jadi saya akan menjelaskan berbagai hal tentang hewan melata, mulai dari pengertian, ciri-ciri, sampai dengan contoh hewan melata. Langsung saja kita mulai dengan pengertian atau definisi dari hewan melata itu sendiri.

 

Pengertian Hewan Melata

pengertian hewan melata dan contohnya 1

Hewan Melata adalah sekelompok vertebrata (bertulang belakang) dengan darah dingin (poikiloterm) dan sisik yang menuruti semua anggota tubuh. Sekarang ini hewan melata bisa ditemui di hampir di setiap benua di dunia kecuali di Antartika. Para ahli mengatakan bahwa hewan melata atau merayap adalah organisme pertama yang bisa berkembang biak di semua habitat. Mulai dari habitat yang kering dan sedikit air, yaitu seperti kadal dan komodo.

Ada juga yang bisa bertahan di tempat yang kering dan gersang, hewan melata juga dikenal sebagai hewan yang bisa hidup di dua tempat atau alam, yaitu darat dan air. Namun hanya ada beberapa jenis yang mempunyai keunggulan ini, contohnya adalah buaya, ular, kura-kura dan sebagainya.

Kebanyakan hewan merayap biasanya tinggal di daratan. Pada saat mereka berada di dalam air, mereka hanya bisa memasuk dan menstabilkan suhu tubuh mereka. Hewan melata sendiri mempunyai ketinggian yang sangat bervariasi, ada yang sangat kecil sampai yang ukurannya besar.

 

 

Ciri-Ciri Hewan Melata

Hewan melata mempunyai beberapa ciri yang bisa membuat kita tahu bahwa hewan tersebut adalah hewan melata. Berikut ini adalah ciri-ciri hewan melata yang perlu kalian ketahui:

  • Termasuk dalam kelompok hewan berdarah dingin
  • Tubuh hewan melata penuh dengan sisik
  • Mempunyai alat pernapasan utama dalam bentuk paru-paru
  • Mempunyai perangkat sensorik seperti mata, telinga, dan hidung
  • Mempunyai sistem saraf dalam bentuk otak
  • Biasanya ada yang memiliku umur panjang
  • Bisa hidup di tempat yang kering dan gersang serta bisa hidup di dua alam.
  • Kebanyakan hewan melata berkembang biak dengan cara bertelur. Sebagian lainnya adalah dengan Vivipar dan Ovovivipar.

 

 

Contoh Hewan Melata

Ada banyak sekali contoh hewan melata yang bisa kita temui di Indonesia. Nah, berikut ini adalah beberapa contoh hewan melata yang bisa kita temui di Indonesia dan sebagian diantaranya bisa kita temukan dalam kegiatan sehari-hari. Apa sajakah hewan itu? Langsung saja silahkan simak berikut ini.

 

Ular

ular

Contoh hewan melata yang pertama adalah ular, hewan ini tentu kalian pernah melihatnya kadang pada saat kalian melakukan kegiatan. ular adalah hewan melata yang tidak mempunyai kaki namun mempunyai tubuh yang panjang, bahkan ada yang sangat panjang. Ular juga hewan melata yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh sisik sama seperti kadal. Hewan ini adalah hewan melata yang sudah tumbuh dengan sukses di seluruh dunia, oleh karena itu tidak sulit untuk menemukan ular.

Ular bisa kalian temukan di daerah pegunungan, desa, sawah, hutan, dataran rendah, bahkan kalian juga bisa menemukan ular di laut. Hal ini membuktikan bahwa memang ular ini sukses tumbuh di seluruh dunia dan di berbagai tempat. Namun sebagian besar ular hidup di daerah tropis seperti hewan berdarah dingin pada umumnya. Namun ular tidak bisa hidup di lokasi tertentu seperti puncak gunung dan juga ladang salju.

Ular termasuk kedalam kelompok hewan karnivora atau pemakan daging. Mereka bisa memakan berbagai jenis hewan kecil dan serangga lainnya. Untuk spesies ular yang tinggal di pohon, mereka akan memakan mamalia, burung, dan hewan melata lainnya. Sedangkan pada ular besar seperti Anaconda dan sanca kembang, mereka bisa saja memangsa hewan yang ukurannya lebih besar seperi kambing, rusa, kijang, dan sebagainya. Sebelum mereka mulai memangsa, mereka akan terlebih dahulu membunuh mangsanya dengan cara melilitnya sampai mati.

 

Buaya

buaya

Contoh hewan melata yang selanjutnya adalah buaya. Tidak seperti ular, buaya ini tidak mudah untuk ditemukan di tempat-tempat tertentu, kalian bisa menemukan buaya di kebun binatang dan tempat rekreasi sejenis. Buaya ini adalah hewan melata yang besar dan termasuk hewan yang berkembang biak dengan cara Ovovivipar. Biasanya buaya mendiami habitat seperti sungai, air tawar, dan lahan yan basah. Namun ada beberapa jenis buaya yang juga tinggal di ari payu, contohnya adalah buaya muara.

Buaya adalah hewan yang sangat berbahaya dan merupakan hewan pemakan daging atua omnivora. Biasanya buaya hanya akan memakan hewan yang mempunyai tulang belakang seperti ikan, mamalia, dan hewan melata yang lain. Buaya ini adalah salah satu hewan purba yang sudah ada sejak zaman dinosaurus dulu dan sampai sekarang belum banyak berkembang.

 

Kadal

kadal

Hewan melata yang selanjutnya adalah kadal. Tentu sebagian besar dari kalian pernah melihat hewan melata yang satu ini secara langsung. Karena memang kadal ini tidak sulit untuk ditemukan, kadang ditempat-tempat tertentu kita bisa melihatnya. Kadal ini salah satu hewan melata yang seluruh tubuhnya ditutupi oleh sisik.

Biasanya kadal hidup di tanah yang kering, namun ada juga kadal yang bersembunyi di tanah yang gembur. Ada juga yang suka berkeliaran dan hidup di batang pohon. Kadal ada banyak sekali jenisnya, namun kebanyakan kadal adalah sejenis predator. Kadal mempunyai beragam makanan yang bisa mereka makan. mulai dari pemakan buah, amfibi, serangga, dan hewan melata lain.

 

Komodo

komodo

Komodo merupakan spesies kadal yang paling besar di dunia, komodo ini hidup di pulau komodo, Gili, Rinca, Flores, Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Hewan ini disebut dengan ora oleh penduduk sekitar. Komodo juga merupaan bagian keluarga biawak Varanidae dan keluarga dari Klad Toxocofera.

Komodo adalah jenis kadal yang paling besar di dunia dengan panjangnya yang bisa mencapai 2-3 meter. Karena bentuk tubuhnya yang besar, komodo menjadi predator yang menempati posisi pertama dan mendominasi ekosistem. Tubuhnya yang sangat besar dan merupakan binatang buas membuat hewan melata yang satu ini sangat terkenal di kebun binatang.

Hewan komodo yang sudah dewasa bisa mempunyai berat sampai 70 kg di habitat aslinya. Apabila komodo dilestarikan dan hidup di penangkaran, ukuran dan berat komodo bisa lebih tinggi lagi. Panjang ekor komodo sama dengan panjang dari badannya, komodo mempunyai 60 gigi runcing yang panjangnya sekitar 2,5 cm.

 

Kura-Kura

kura kura

Hewan melata yang selanjutnya adalah kura-kura. Kura-kura ini adalah hewan berkaki empat yang memiliki sisik di seluruh tubuhnya. Kura-kura dikenal dengan hewan yang mempunyai cangkang sangat keras di tubuhnya. Cangkang ini digunakan sebagai alat untuk melindungi diri pada saat kura-kura merasa terancam.

Cangkan kura-kura terdiri atas dua bagian, yaitu cangkan atas yang menutupi bagian belakang disebut dengan nama kerapas. Sedangkan cangkang lainnya ada di bawah yang menutupi perut kura-kura atau yang sering disebut dengan pelindung plastron. Bagian luar dari cangkang ukurannya besar dan mempunyai tekstur yang sangat keras.

 

Tokek

tokek

Hewan melata yang selanjutnya adalah tokek, tokek ini juga termasuk dalam hewan melata yang cukup sering ditemukan. Tokek adalah hewan yang berkembang biak dengan ovovivipar. Kalian bisa menemukan tokek ini di malam hari, kadang tokek juga ada di rumah-rumah.

Tokek mempunyai habitat utama di tempat yang sempit-sempit seperti lubang, atap, dan tempat-tempat lain sejenis. Pada saat tokek menampakkan diri mereka, biasanya akan disertai dengan suara nyaring khas tokek. Tokek biasanya makan serangga dan hewan kecil lainnya.

 

Penyu

penyu

Penyu juga merupakan salah satu jenis hewan melata yang masih memiliki hubungan dengan kura-kura. Penyu ini sama seperti kura-kura, mempunyai bentuk tubuh dan cangkak yang sama. Namun yang membedakan kedua jenis hewan melata ini adalah ukurannya, penyu mempunyai ukuran yang lebih besar daripada kura-kura.

Penyu merupakan salah satu hewan yang berkembang biak degan cara ovipar. Biasanya penyu jantan hanya menghabiskan hidup mereka di dalam air. Sedangkan untuk spesies betina, kadang mereka akan pergi ke pantai untuk bertelur, pantai yang disukai oleh penyu adalah pantai yang sepi dan tidak banyak orang mengujungi pantai tersebut.

 

Aligator

aligator

Hewan melata yang selanjutnya adalah aligator. Aligator adalah hewan melata yang masih mempunyai hubungan dengan buaya. Jika kita melihat aligator secara sekilas akan terlihat sama seperti buaya. Namun apabila kita mengamatinya lebih dalam dan lebih teliti lagi maka kalian kita akan menemukan perbedaan yang cukup mencolok antara kedua hewan ini.

Perbedaan mencolok antara aligator dengan buaya ada di mulut dan gigi mereka. Untuk aligator, mereka mempunyai mulut yang lebih besar dan bibir yang bersih menutupi gigi. Sedangkan untuk buaya, mereka mempunyai mulut yang berbentuk hutuf V dan banyak gigi keluar dari bibirnya.

 

Caiman

caiman

Contoh hewan yang terakhir adalah Caiman. Sama seperti aligator, caiman ini masih mempunyai hubungan dekat dengan buaya, dan juga aligator. Sama seperti sebelumnya, perbedaan caiman dengan buaya dan aligator terletak pada giginya dan mulutnya. Selain itu, caiman juga biasanya mempunyai bentuk tubuh yang lebih kecil dibanding buaya dan aligator.

 

Demikianlah informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kalian tentang pengertian hewan melata lengkap beserta ciri-ciri dari hewan melata dan beberapa contoh hewan melata yang sebagian sering kita temui dalam kegiatan sehari-hari. Semoga apa yang tadi saya sampaikan bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kalian tentang hewan melata dan contoh hewan melata di Indonesia.

Jika ada kesalahan kata dan informasi yang kurang tepat dalam artikel di atas saya mohon maaf, jika berkenan silahkan komen di bawah. Jika kalian masih bingung dengan penjelasan dan contoh di atas, silahkan komen di bawah juga, terima kasih.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *