Hasif PriyambudiNothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD

Doa Sebelum dan Setelah Wudhu: Arab, Latin, Arti dan Tata Cara

6 min read

doa wudhu

Doa Sebelum dan Setelah Wudhu – Sebelum melakukan sholat wajib ataupun sholat sunnah, kita harus dalam keadaan terbebas dari hadast kecil dan hadast besar. Untuk hadast besar disucikan dengan melakukan mandi besar atau mandi junub. Untuk lebih rincinya mengenai niat dan doa mandi junub, silahkan kunjungi artikel doa mandi junub.

Sedangkan untuk mensucikan hadast kecil dilakukan dengan cara berwudhu, saat berwudhu dianjurkan untuk membaca niat dan doa sebelum wudhu dan doa setelah berwudhu supaya wudhu yang kamu lakukan sempurna. memang doa yang dimaksud tidak termasuk dalam rukun wudhu. Karena mengingat keutamaan doa dalam berfuhu maka alangkah baiknya jika kita tetap membaca doa sebelum wudhu dan doa setelah wudhu dengan benar.

 

Firman Allah SWT Tentang Kewajiban Wudhu

Wudhu diambil dari bahasanya berarti bersih atau indah, tapi menurut syara’ wudhu memiliki arti membersihkan anggota-anggota bagian tubuh guna menghilangkan hadast kecil. Wudhu merupakan salah satu syarat sah Shilat seperti yang dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Al-maidah ayat 6 sebagai berikut.

Allah SWT berfirman tentang kewajiban wudhu:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ

Ya ayyuhalladzina amanu idza kumtum ilas salati fagsilu wujuhakum wa aydiyakum ilal marafikı wamsahu bi ruusikum wa arjulakum ilal ka’bayn (ka’bayni).

Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian ingin melaksanakan shalat, basuhlah wajah dan tangan kalian sampai ke siku, dan usaplah kepala kalian dan (basuhlah) kaki kalian sampai kedua mata kaki.” (QS. Al-Maidah: 6)

Hal tersebut menunjukkan jika wudhu sangat penting dalam kehidupan keseharian orang Islam. Kaum muslimin dan muslimah harus mengenrti dan pahan tentang niat wudhu, doa sebelum wudhu yang benar, tata cara wudhu, serta doa setelah wudhu yang benar.

 

Doa Sebelum Wudhu

Setiap kita akan melakukan aktivitas sangat dianjurkan untuk diawali dengan mambaca Basmallah, termasuk saat kamu akan berwudhu kita juga sangat dianjurkan untuk membaca Basmallah.

Setelah itu diawali dengan memabaca niat wudhu, hak tersebut dikarenakan niat merupakan salah satu sahnya pekerjaan atau amalan dalam beribadah. Niat merupakan kunci yang bisa membuka pintu-pintu pahala dari Allah SWT, setelah niat dalam hati kemudian diucapkan sebagai doa sebelum wudhu karena Allah SWT untuk mendapatkan petunjuk dari Allah SWT.

bacaan niat wudhu

Bacaan Sebelum Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

“Nawaitul whudu-a lirof’il hadatsii ashghori fardhon lillaahi ta’aalaa”

Artinya : “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil fardu (wajib) karena Allah ta’ala”

 

Doa Setelah Wudhu

Setelah selesai melakukan wudhu, kita dianjurkan untuk membaca doa setelah wudhu. Doa ini tidak serta merta harus dibaca langsung setelah selesai langkah wudhu terakhir yakni membasuh kaki. Doa setelah wudhu yang banar ini bisa dibaca setelah keluar dari tempat wudhu atau sebelum kita akan masuk ke masjid.

Hal tersebut dikarenakan mungkin tempat wudhunya bisa dipakai banyak orang atau bisa juga dikarenakan antrian jamaah yang mau berwudhu juga. Jika kita berwudhu di kamar mandi, doa setelah wudhu bisa kita ucapkan setelah keluar dari kamar mandi.

bacaan niat setelah wudhu

Bacaan doa Setelah Wudhu

اَشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَاالتَّوَّابِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

“Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu . Wa asyhadu anna Muhammadan’abduhu wa rasuuluhu Allahumma-j alnii minattabinna waj alnii minal mutathohiirina waj alnii min ‘ibadatishalihin.”

Artinya : “Saya bersaksi tiada Tuhan melainkan Allah yang esa , tiada sekutu bagi-Nya . Dan saya bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya . Ya Allah jadikanlah saya orang yang ahli taubat , dan jadikanlah saya orang yang suci , dan jadikanlah saya dari golongan hamba-hamba Mu yang shaleh.”

 

Tata Cara Wudhu Sesuai dengan Sunnah Rosul

Dalam berwudhu ada adab atau tata cara dan urutan yang benar, dimulai dari niat sampao tertib yang sesuai dengan rukun-rukun wudhu. Karena rukun ini sekaligus menjadi langkah – langkah dan tata cara berwudhu yang baik dan benar, berikut ini adalah ulasan dan penjalasan mengenai rukun – rukun wudhu.

 

1. Membaca Niat

Rukun wudhu yang pertama adalah membaca niat, niat dalam hal ini harus melaksanakan wudhu dan diniati dalam hati, sebelum diucapkan dengan lisan. Karena dalam agama Islam setiap kebaikan atau ibadah yang ingin dilakukan hendak diawali dengan niat dari dalam hati sebelum diucapkan.

Rosulullah SAW sendiri dalam sabdanya menjelaskan jika perbuatan seseorang itu tergantung dari niatnya, dan kita bisa menadapatkan balasan sesuai dengan apa yang telah kita niatkan. Dalam berwudhu juga wajib hukumnya untuk berniat wudhu dalam hati kemudian disusuld engan membaca niat wudhu. Bacaan niat wudhu dibaca sebelum melakukan wudhu.

 

2. Membasuh Wajah

Setelah kita membaca niat wudhu, setelah itu dilanjutkan dengan membasuh wajah dari air mengenai semua bagian wajah. Area wajah yang dibasuh menggunakan air adalah dari kening sampai dagu, serta kedua pipi sampai dengan pinggir telinga.

Khusunya untuk laki – laki yang menggunakan jenggot panjang, disunnahkan untuk membasahi jenggotnya dengan cara menekan – nekan jenggot tersebut supaya air bisa sampai ke kulit yang tertutupi jenggot tersebut.

 

3. Membasuh Kedua Tangan Sampai Siku

Setelah membasuh wajah berikutnya membasuh kedua tangan sampai siku, hal tersebut sesuai dengan yang difirmakan oleh Allah SWT dalam AL-Qur’an surat Al – Maidah ayat 6 yang artinya “Dan basuhlah tangan-tanganmu hingga siku”.

 

4. Mengusap Sebagian Kepala

Langkah berikutnya adalah mengusap sebagian kepala, mengusap kepala ini berbeda dengan membasuh bagian wajah. Mengusap sebagian kepala ini untuk mengenai air ke rambut, meskipun kita tidak membasuh semua rambut cukup rambut cukup rambut pada bagian depan saja.

 

5. Membasuh Kedua Kaki Sampai dengan Mata Kaki

Langkah selanjutnya adalah membasuh kedua kaki sampai mata kaki, hal tersebut sesuai dengan yang difirmkan Allah SWT dalam Al – Qur’an surat Al – Maidah ayat 6 yang artinya Basuhlah kaki kalian sampai kedua mata kaki. Rasulullah SAW menganjurkan supaya berhati-hati saat membasuh kaki,pastikan air membasahi kedua mata kaki. Untuk menghindari air tidak membasahi mata kaku yakni dengan membasuh kaki sampai dengan betis jadi air akan mengenai mata kaki.

 

6. Tertib

Rukun wudhu yang terakhir adalah tertib, dalam hal ini tertib memiliki artin langkah – langkah dalam berwudhu diatas sesuai dengan urutannya serta tidak boleh lompat – lompat langkahnya. Jika urutannya tidak urut, maka wudhunya tidak sah. Untuk itu, selain memahami serta menghafal doa sebelum wudhu dan doa setelah wudhu, pastikan kamu memahami juga urutan rukun-rukun wudhu supaya wudhu kita sah dan sempurna

 

Sunnah – Sunnah dalam Wudhu

Berikut ini adalah sunah – sunnah yang bisa kamu lakukan saat berwudhu, antara lain.

  1. Membaca Basmalah
  2. Membasuh dua telapak tangan sampai dengan pergelangan tangan
  3. Berkumur – kumur
  4. Tidak berbicara saat sedang berwudhu
  5. Menyela – nyela jenggot yang tebal bagi laki – laki yang memiliki jenggot supaya air terkena kulit yang tertutup jenggot
  6. Menyela – nyela jari kaki
  7. Menyela – nyela jari tangan
  8. Mengusap semua bagian kepala menggunakan air
  9. Mengusap kedua telinga luar maupun dalam
  10. Menghirup air ke dalam hidung lalu mengeluarkannya arinya
  11. Membasuh atau mengusap anggota wudhu sebanyak 3 kali
  12. Mendahulukan bagian kanan dibandingkan bagian kiri
  13. Memperpanjang basuhan di sebagian kepala yang bagian depan dan sebelah atas siku dan mata kaki
  14. Tidak berlebihan dalam menggunakan air
  15. Menghadap kiblat
  16. Membaca doa setelah selesai berwudhu

 

Jenis Air Untuk Berwudhu

Dalam wudhu dianjurkan untuk menggunakan air yang suci dan mensucikan diri. Meskipun tidak ada air bisa diganti dengan tayamum atau berwudhu dengan membasuh telapak tangan menggunakan debu. Tapi yang lebih utama menggunakan air jika memang masih dijumpai air pada sekitar kamu. Berikut ini adalah jenisa arit yang sah digunakan untuk berwudhu,

  • Air sumur
  • Air sungai yang mengalir
  • Air hujan
  • Air dari lelehan salju atau es batu
  • Air kolah atau air dalam tangki besar seperti kolam

Dan berikut ini adalah jenis air yang tidak sah untuk berwudhu,

  • Air dengan jumlah yang sedikit (kurang dari 1000 liter) yang sudah tercemar contohnya saja jika air tersebut terkena darah, urin atau minuman beralkohol atau bisa juga ada binatang yang mati di dalam air tersebut.
  • Air sari buah atau air dari pohon.
  • Air bekas yang sudah diminum oleh binatang haram seperti babi, anjing atau binatang mangsa.
  • Air bekas atau sisa orang mabuk karena minuman keras.
  • Air yang sudah berubah warna, berbau dan sudah berubah dikarenakan ada yang direndam dalam air tersebut.
  • Air najis atau air kotor yang tidak bisa mensucikan.

 

Nah, itulah Doa Sebelum dan Setelah Wudhu Lengkap Beserta dengan Rukunnya. Semoga artikel ini menambah wawasan kita mengenai tata cara berwudhu, semoga dengan artikel ini kita bisa berwudhu dengan benar. Jika kesalahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.


Hasif PriyambudiNothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD
DarkLight