√ Pengertian Cyberbullying: Dampak, Efek, Jenis dan Cara Mencegah

Pengertian Cyberbullying: Dampak, Efek, Jenis dan Cara Mencegah Cyberbullying

Pengertian Cyberbullying: Dampak, Efek, Jenis dan Cara Mencegah Cyberbullying
By : Adi Catur Pamungkas 5 min read

Pada saat ini media sosial sudah memegang peranan yang cukuppopuler di semua kalangan khususnya kalangan anak muda dibandingkan dengan sebelumnya. Dengan adanya media sosial ini banyak sekali orang – orang yang berlomba – lomba menunjukan foto dengan penampilan terbaik yang mereka miliki. Tak jarang banyak orang yang  mengedit foto terlebih dahulu sebelum diposting ke media sosial.

 

Pengertian Cyberbullying

Cyberbullying adalah penindasan, penghinaan dan kekerasan dalam bentuk online media sosial dan lainya. Sebuah studi yang dilakukan oleh Aliansi Anti-Bullying di Inggris menunjukan bahwa hampir setengah (45%) orang tua khawatir terhadap anak mereka diganggu secara online baik di media sosial maupun platform lainnya.

Memang para orang tau patut khawatir akan hal tersebut, karena terdapat sebuah penelitian yang menunjukan lebih dari separuh remaja mengalami Cyberbullying. Salah satu contohnya yaitu intimidasi tatap muka, hal tersebut sangat memalukan bagi si korban. Kebanyakan dari mereka tidak memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua mereka.

 

Efek Cyberbullying

Salah satu perbedaan yang mencolok antara bullying secara online dengan bullying secara offline dan yang membuat para pembully di dunia maya sangat berbahaya yaitu karena korban dari bullying tersebut tidak memiliki tempat untuk disembunyikan. Jika kamu pernah di bully, tentunya kamu sudah pernah merasakan betapa tidak enaknya dibully.

Selain ketakutan secara psikologi, korban bullying juga biasanya akan menagalami rasa sakit secara fisik dan juga emosiaonal. Selain itu, terdapat juga ketakutan yang terus menerus menghantui akan serangan bullying berikutnya dan juga rusaknya kepercayaan diri dan hargadiri korban bullying tersebut.

Maka dari itu rumah dan keluarga menjadi salah satu tempat perlindungan bagi para korban bullying. Akan tetapi, dimana tempat mereka merasa paling aman, anak tersebut masih dalam jangkauan bullying secara online atau yang disebut dengan Cyberbullying. Cyberbullying tersebut dapat berupa pesan teks, email, video YouTube yang memalukan, dan yang paling sering yaitu melalui media sosial.

 

Alasan Cyberbullying

Perbedaan utama lainnya antara pembullyan secara online dengan offline yaitu bahwa bentuk pembullyan seacar online memungkinkan si pelaku memiliki tingkat anonimitas untuk mengganggu korban. Artinya pelaku tersbut dapat dengan mudah membully korban tanpa diketahui identitas salinya. Alhasil pembullyan secara online bisa jadi lebih ekstrim dibandingkan dengan pembullyan secara langsung.

Di dunia online, para pelaku Cyberbullying sering beroperasi dengan menerapkan konsep Disinhibition terlebih dahulu. Konsep ini yaitu para pelaku dapat melihat kegiatan atau aktivitas korbannya tanpa harus bertemu secara langsung. Para pelaku tidak melihat dampak dari aksi mereka, sehingga hal tersebut akan membuat mereka semakin parah untuk membully.

 

Dampak Cyberbullying

Tidak mengherankan lagi bahwa Cyberbullying sering menyerang pada anak muda dengan begitu keras sehingga menghubungkan anak muda tersebut dengan depresi, penggunaan obat – obatan terlarang seperti narkoba, dan beberapa kasus tragis hingga bunuh diri.

Kita sebagai orang tua harus selalu waspada dengan bahaya yang ditimbulkan oleh Cyberbullying serta memahami potensi dan resiko bagi anak –anak kamu. Maka dari itu, kita sebagai orang tua harus selalu menaikkan kewaspadaan kita terhadap Cyberbullying yang bisa saja menimpa anak kamu. Salah satunya yaitu dengan membaca artikel ini serta membantu anak kamu untuk mencegah dan melawan Cyberbullying ini.

 

Jenis-Jenis Cyberbullying

Jenis Cyberbullying yang pertama yaitu biasanya terjadi pada seseorang yang merasa tidak percaya diri dengan penampilan yang mereka miliki. Terkadang mereka akan menanyakan sesuatu secara online mengenai penampilan yang mereka kenakan tersebut atau ciri fisik yang mereka unggulkan. Misalnya saja mereka menanyakan apakah cantik atau tidak. Biasanya orang yang tidak menyukai akan berkomentar dengan menyakitkan yang akan berimbas pada orang yang mempostingnya.

Jenis Cyberbullying yang kedua yaitu Trolling. Jenis Cyberbullying yang satu ini yaitu si pelaku Cyberbullying akan mengganggu seseorang secara online dan akan mempermelukan orang tersebut serta bersifat provokatif. Biasanya jenis Cyberbullying yang satu ini berasal dari kalangan anak muda dan menyasar anak muda juga. Mereka akan saling mengejek tanpa ampun baik mengenai penampilan dan lain sebagainya.

Jenis Cyberbullying yang ketiga atau yang terakhir yaitu Porn parasit. Jenis Cyberbullying yang terakhir ini biasanya pelaku akan menyebarkan sebuah konten baik gambar maupun video yang berbau sugestif atau seksual yang dibagikan di media sosial, melalui pesan teks intim, maupun di unggah pada situs web yang lebih umum.

 

Cara Mencegah Cyberbullying

Setelah kita tahu dan paham mengenai pengertian Cyberbullying hal berikutnya yang harus diketahui adalah bagaimana cara untuk mencegahnya. Berikut saya sudah memberikan beberapa cara untuk mencegahnya silahkan simak baik – baik ya.

1. Berilah Pemahaman Tentang Cyberbullying

Jelaskanlah pada anak kamu mengnai apa itu Cyberbullying dan mengapa hal tersebut itu salah. Dorong anak kamu untuk berbicara pada kamu apabila mereka mengalami Cyberbullying oleh orang  yang mereka kenal.

 

2. Atur Penggunaan Media Sosial

Semua ancaman cyber dapat terjadi dengan mudah dengan adanya internet, khususnya melalui media sosial. Kamu dapat mengurangi ancaman tersebut salah satunya dengan mematikan media sosial pada saat kumpul keluarga seperti pada saat makan dan lain sebagainya. Hal ini dapat memberikan waktu istirahat kepada anak kamu dari segala kesulitan yang mereka hadapi.

 

3. Dorong Anak Untuk Bersosialisai Langsung dengan Temannya

Salah satu caranya yaitu doronglah anak kamu untuk mengundah temannya untuk main kerumah. Hal ini dapat menjadikan pengalaman sosialisasi secara real-time serta kita sebagai orang tua juga dapat mengerti pergaulan dan perilaku teman – teman anak tersebut.

 

4. Ajari Pentingnya Mempercayai Perasaan & Naluri

Apabila terdapat sesuatu yang membuat anak kamu merasa tidak nyaman di media sosial. Maka buatlah mereka memahami bahwa perasaan tersebut merupakan tanda peringatan dan mereka harus berbicara dengan kamu mengenai hal tersebut. Dengan begitu kamu sebagai orang tua dapat mendiskusikan apakah hal tersebut baik atau tidak.

 

Demikianlah informasi yang dapat mastekno berikan mengenai apa itu cyberbullying dan cara mencegahnya agar anak kamu tidak menjadi korban Cyberbullying baik di media sosial maupun platform online lainnya. Semoga informasi ang mastekno berikan dapat bermanfaat untuk para orang tau dalam menjaga anaknya agar tidak mengalami Cyberbullying.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pengertian Cyberbullying: Dampak, Efek, Jenis dan Cara Mencegah Cyberbullying

Pengertian Cyberbullying: Dampak, Efek, Jenis dan Cara Mencegah Cyberbullying
By : Adi Catur Pamungkas 5 min read

Pada saat ini media sosial sudah memegang peranan yang cukuppopuler di semua kalangan khususnya kalangan anak muda dibandingkan dengan sebelumnya. Dengan adanya media sosial ini banyak sekali orang – orang yang berlomba – lomba menunjukan foto dengan penampilan terbaik yang mereka miliki. Tak jarang banyak orang yang  mengedit foto terlebih dahulu sebelum diposting ke media sosial.

 

Pengertian Cyberbullying

Cyberbullying adalah penindasan, penghinaan dan kekerasan dalam bentuk online media sosial dan lainya. Sebuah studi yang dilakukan oleh Aliansi Anti-Bullying di Inggris menunjukan bahwa hampir setengah (45%) orang tua khawatir terhadap anak mereka diganggu secara online baik di media sosial maupun platform lainnya.

Memang para orang tau patut khawatir akan hal tersebut, karena terdapat sebuah penelitian yang menunjukan lebih dari separuh remaja mengalami Cyberbullying. Salah satu contohnya yaitu intimidasi tatap muka, hal tersebut sangat memalukan bagi si korban. Kebanyakan dari mereka tidak memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua mereka.

 

Efek Cyberbullying

Salah satu perbedaan yang mencolok antara bullying secara online dengan bullying secara offline dan yang membuat para pembully di dunia maya sangat berbahaya yaitu karena korban dari bullying tersebut tidak memiliki tempat untuk disembunyikan. Jika kamu pernah di bully, tentunya kamu sudah pernah merasakan betapa tidak enaknya dibully.

Selain ketakutan secara psikologi, korban bullying juga biasanya akan menagalami rasa sakit secara fisik dan juga emosiaonal. Selain itu, terdapat juga ketakutan yang terus menerus menghantui akan serangan bullying berikutnya dan juga rusaknya kepercayaan diri dan hargadiri korban bullying tersebut.

Maka dari itu rumah dan keluarga menjadi salah satu tempat perlindungan bagi para korban bullying. Akan tetapi, dimana tempat mereka merasa paling aman, anak tersebut masih dalam jangkauan bullying secara online atau yang disebut dengan Cyberbullying. Cyberbullying tersebut dapat berupa pesan teks, email, video YouTube yang memalukan, dan yang paling sering yaitu melalui media sosial.

 

Alasan Cyberbullying

Perbedaan utama lainnya antara pembullyan secara online dengan offline yaitu bahwa bentuk pembullyan seacar online memungkinkan si pelaku memiliki tingkat anonimitas untuk mengganggu korban. Artinya pelaku tersbut dapat dengan mudah membully korban tanpa diketahui identitas salinya. Alhasil pembullyan secara online bisa jadi lebih ekstrim dibandingkan dengan pembullyan secara langsung.

Di dunia online, para pelaku Cyberbullying sering beroperasi dengan menerapkan konsep Disinhibition terlebih dahulu. Konsep ini yaitu para pelaku dapat melihat kegiatan atau aktivitas korbannya tanpa harus bertemu secara langsung. Para pelaku tidak melihat dampak dari aksi mereka, sehingga hal tersebut akan membuat mereka semakin parah untuk membully.

 

Dampak Cyberbullying

Tidak mengherankan lagi bahwa Cyberbullying sering menyerang pada anak muda dengan begitu keras sehingga menghubungkan anak muda tersebut dengan depresi, penggunaan obat – obatan terlarang seperti narkoba, dan beberapa kasus tragis hingga bunuh diri.

Kita sebagai orang tua harus selalu waspada dengan bahaya yang ditimbulkan oleh Cyberbullying serta memahami potensi dan resiko bagi anak –anak kamu. Maka dari itu, kita sebagai orang tua harus selalu menaikkan kewaspadaan kita terhadap Cyberbullying yang bisa saja menimpa anak kamu. Salah satunya yaitu dengan membaca artikel ini serta membantu anak kamu untuk mencegah dan melawan Cyberbullying ini.

 

Jenis-Jenis Cyberbullying

Jenis Cyberbullying yang pertama yaitu biasanya terjadi pada seseorang yang merasa tidak percaya diri dengan penampilan yang mereka miliki. Terkadang mereka akan menanyakan sesuatu secara online mengenai penampilan yang mereka kenakan tersebut atau ciri fisik yang mereka unggulkan. Misalnya saja mereka menanyakan apakah cantik atau tidak. Biasanya orang yang tidak menyukai akan berkomentar dengan menyakitkan yang akan berimbas pada orang yang mempostingnya.

Jenis Cyberbullying yang kedua yaitu Trolling. Jenis Cyberbullying yang satu ini yaitu si pelaku Cyberbullying akan mengganggu seseorang secara online dan akan mempermelukan orang tersebut serta bersifat provokatif. Biasanya jenis Cyberbullying yang satu ini berasal dari kalangan anak muda dan menyasar anak muda juga. Mereka akan saling mengejek tanpa ampun baik mengenai penampilan dan lain sebagainya.

Jenis Cyberbullying yang ketiga atau yang terakhir yaitu Porn parasit. Jenis Cyberbullying yang terakhir ini biasanya pelaku akan menyebarkan sebuah konten baik gambar maupun video yang berbau sugestif atau seksual yang dibagikan di media sosial, melalui pesan teks intim, maupun di unggah pada situs web yang lebih umum.

 

Cara Mencegah Cyberbullying

Setelah kita tahu dan paham mengenai pengertian Cyberbullying hal berikutnya yang harus diketahui adalah bagaimana cara untuk mencegahnya. Berikut saya sudah memberikan beberapa cara untuk mencegahnya silahkan simak baik – baik ya.

1. Berilah Pemahaman Tentang Cyberbullying

Jelaskanlah pada anak kamu mengnai apa itu Cyberbullying dan mengapa hal tersebut itu salah. Dorong anak kamu untuk berbicara pada kamu apabila mereka mengalami Cyberbullying oleh orang  yang mereka kenal.

 

2. Atur Penggunaan Media Sosial

Semua ancaman cyber dapat terjadi dengan mudah dengan adanya internet, khususnya melalui media sosial. Kamu dapat mengurangi ancaman tersebut salah satunya dengan mematikan media sosial pada saat kumpul keluarga seperti pada saat makan dan lain sebagainya. Hal ini dapat memberikan waktu istirahat kepada anak kamu dari segala kesulitan yang mereka hadapi.

 

3. Dorong Anak Untuk Bersosialisai Langsung dengan Temannya

Salah satu caranya yaitu doronglah anak kamu untuk mengundah temannya untuk main kerumah. Hal ini dapat menjadikan pengalaman sosialisasi secara real-time serta kita sebagai orang tua juga dapat mengerti pergaulan dan perilaku teman – teman anak tersebut.

 

4. Ajari Pentingnya Mempercayai Perasaan & Naluri

Apabila terdapat sesuatu yang membuat anak kamu merasa tidak nyaman di media sosial. Maka buatlah mereka memahami bahwa perasaan tersebut merupakan tanda peringatan dan mereka harus berbicara dengan kamu mengenai hal tersebut. Dengan begitu kamu sebagai orang tua dapat mendiskusikan apakah hal tersebut baik atau tidak.

 

Demikianlah informasi yang dapat mastekno berikan mengenai apa itu cyberbullying dan cara mencegahnya agar anak kamu tidak menjadi korban Cyberbullying baik di media sosial maupun platform online lainnya. Semoga informasi ang mastekno berikan dapat bermanfaat untuk para orang tau dalam menjaga anaknya agar tidak mengalami Cyberbullying.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *