Shinta Marist Penulis dan Penyunting di MasTekno, paling suka nonton anime khususnya one piece karakter paling di sukai yaitu luffy. Suka melakukan hal hal yang baru juga suka dengan dunia internet.

5 Contoh Kliping Yang Baik dan Benar Beserta Cara Membuatnya

17 min read

pengertian kliping

Bagi kalian yang sedang duduk di bangku sekolah pasti istilah kliping sudah tidak asing lagi. Apalagi kliping sendiri telah dikenalkan sejak kita duduk di bangku sekolah dasar sebenarnya. Di Negara Indonesia sendiri kliping masih digunakan sebagai materi pembelajaran di mata pelajaran bahasa Indonesia.

Apabila kalian mengamati bentuk dari kliping sendiri pasti yang terlintas di pikiran kalian adalah pasti cara pembuatannya mudah dan praktis. Justru anggapan tersebut adalah salah. Dalam membuat kliping ada banyak cara yang harus diperhatikan.

Sebenarnya apabila kita dalam membuat kliping mematuhi aturan yang ada maka hasilnya pun akan sesuai dan bagus. Sehingga pembaca pun akan lebih mudah memahami isi dan maksud dari kliping tersebut. Sayangnya banyak yang belum paham dan tahu betul tentang hal ini.

Dengan majunya teknologi, kliping lama kelamaan menjadi pudar. Karena mereka lebih suka mendownload saja di internet dan membaca saja di ponsel mereka. Padahal apabila kliping masih tetap dilestarikan itu akan jauh lebih baik karena budaya literasi akan terus terjaga.

Nah di pembahasan kali ini saya akan memberikan penjelasan tentang kliping mulai dari pengertiannya hingga cara membuat dan juga contohnya. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini ya.

 

Pengertian Kliping

Kliping sendiri memiliki pengertian sebagai suatu jenis aktivitas yang mana di dalamnya berisi kegiatan untuk menggunting bagian atau sebuah sisi tertentu di sebuah Koran, novel, majalah, atau bisa juga buku. Setelah di gunting, kemudian ditempelkan kepada kertas buku biasa untuk dibaca.

Kliping memiliki tujuan yaitu untuk menggabungkan dan juga mengumpulkan sebuah pengetahuan atau bisa juga informasi di dalam suatu tema tertentu yang dikumpulkan menjadi satu dan awalnya berasal dari sumber yang beragam.

Apabila kita ingin membuat kliping dari banyak pembahasan maka pilihlah gambar yang isinya membahas tentang topik yang sama.

Contohnya adalah apabila kalian ingin membuat kliping seputar anak maka kalian harus mencari informasi dari sumber yang berkaitan dengan topic yang akan kita bahas tersebut. Setelah itu kita susun sehingga menjadi satu informasi yang sudah utuh.

Nah setelah kalian membahas tentang pengertian dari klipping pasti kalian akan bertanya lagi bagaimana cara membuat kliping yang benar ? di bawah ini akan dijelaskan cara membuat kliping yang baik dan juga benar Karena akan sangat aneh apabila kita sudah tahu tentang pengertiannya tetapi belum tahu bagaimana cara membuatnya. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

 

Cara Membuat Kliping Yang Baik dan Benar

contoh kliping

Sekilas yang ada di otak kita pasti membuat kliping adalah suatu hal yang mudah dan juga siapa saja pasti membuatnya dengan hasil yang baik. Namun tahukah kalian, kliping memiliki cara juga loh dalam proses pembuatannya dan tidak asal – asalan.

Bahan untuk membuat kliping juga tidak sembarangan. Bahan pembuatan kliping bisa terbuat dari media cetak contohnya adalah majalah bekas atau majalan yang sudah tidak digunakan lagi, kemudian poster, Koran bekas, dan juga novel. Selain media diatas masih banyak lagi media lainnya yang bisa digunakan untuk membuat kliping.

Sekarang teknologi bisa dikatakan menjadi lebih canggih dari sebelumnya. Bahan untuk membuat kliping bisa di dapatkan dengan cara browsing melalui internet. Apabila bahan untuk membuat kliping kita berasal dari internet maka bisa dikatakan kita menggunakan media online atau media internet. Karena seperti yang kita semua tahu bahwa media online sendiri sangat mudah dalam penggunaannya dan sangat tidak menghabiskan waktu.

Sumber yang dijadikan untuk bahan kliping bisa diakses secara mudah dengan menggunakan internet. Oleh karena itu banyak perguruan tinggi atau sekolah – sekolah lainnya yang menggunakan internet untuk kebutuhan primer sekolah mereka, ada juga yang menggunakannya untuk kebutuhan primer bahan kliping.

Terlepas dari itu semua, kliping juga memiliki banyak sekali manfaat untuk di sekolah. Salah satu manfaatnya adalah bisa untuk mengembangkan kreatifitas siswa setelah diberikan mata pelajaran oleh guru yang mengajar mereka.

Setelah guru mengajar, untuk mengetes kemampuan para muridnya mereka biasanya memberikan tugas untuk para murid membuat kliping sehingga kreatifitas dari siswa pun akan menjadi semakin terasah.

Dampak positif lain dari adanya pembuatan kliping adalah para murid mampu menjadi jujur dan juga disiplin dalam membuat tugas yang sudah diperintahkan oleh gurunya tersebut. Mereka akan menjadi siswa yang bertanggung jawab apabila tugasnya sudah selesai dikerjakan.

Nah semua pembahasan sudah di ulas diatas, setelah itu kita akan membahas tentang praktiknya dalam cara membuat kliping itu sendiri dan dengan panduan EYD yang baku dan sesuai dengan aturan yang ada di bahasa Indonesia. Berikut di bawah ini adalah penjelasannya langsung saja simak baik – baik ya.

 

1. Menentukan Tema Kliping

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan tema dari kliping yang akan dibuat. Tema sendiri dibuat untuk membuat kliping nantinya lebih terfokus selain itu supaya kliping yang dibuat juga akan kaya akan sumber utama yang terkait.

Apabila kita membuat kliping dengan menggunakan tema yang spesifik maka hasilnya adalah kliping yang dibuat pun akan lebih bagus dan lebih baik.

Dalam membuat tema juga lebih baik kita sesuaikan dengan bidang masing – masing saja. Apabila ada bidang perikanan maka cocok kan dengan perikanan, industry dengan industry, teknologi dengan teknologi dan masih banyak lagi tema lainnya yang bisa kalian gunakan untuk kliping.

Apabila kalian sudah paten dan sudah fix menentukan tema dari kliping yang akan kalian buat, selanjutnya adalah memilih gambar yang berhubungan dengan kliping itu tadi. Setelah itu kalian harus menyesuaikannya.

Contohnya adalah apabila kalian mengambil tema teknologi maka gambar yang kalian siapkan tentang tema teknologi juga begitu pun seterusnya.

Nah setelah kita sudah menemukan gambar yang pas dan juga sudah sesuai selanjutnya kita harus menentukan ukuran yang pas dan harus mencari gambar yang kualitasnya baik dan bagus juga setelah itu gambar baru siap digunakan.

 

2. Mengumpulkan Data dan Juga Bahan Kliping

Langkah selanjutnya yang harus kalian lakukan adalah mengumpulkan data – data dan juga bahan yang nantinya akan digunakan untuk membuat kliping. Bahan yang dimaksudkan disini adalah bahan yang bisa dicari dengan menggunakan media cetak dan juga media internet.

Media cetak contohnya adalah novel, buku, Koran, majalah, dan juga surat kabar. Sedangkan untuk media internet nya kita bisa juga mengambil informasi dari media tersebut melalui browsing dan lain sebagainya.

Apabila media diatas yang kalian pilih adalah media internet maka ada hal yang harus kalian perhatikan yaitu kepada isi artikelnya lebih baik kalian print atau cetak terlebih dahulu supaya tampilannya lebih menarik dan lebih baik.

Nah apabila kalian ingin mencari bahannya dengan media cetak maka yang harus kalian lakukan adalah mengumpulkan bahan berita dari tahun yang sudah lampau sampai tahun yang sekarang atau dalam artian adalah berita yang paling terbaru.

Apabila kalian hanya memanfaatkan Koran saja terkadang bahan dan gambarnya susah di dapatkan oleh karena itu internet bisa menjadi alternatif lain sehingga penyelesaian kliping pun menjadi lebih cepat.

 

3. Menyiapkan Alat Untuk Membuat Kliping

Setelah tema dan bahan sudah siap maka selanjutnya kita harus menyiapkan alat yang bisa digunakan untuk membuat kliping ya. Alat – alat yang biasanya digunakan untuk membuat kliping adalah lem, gunting, dan garis. Apabila kalian memerlukan banyak alat bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing – masing.

Nah teruntuk kalian yang termasuk ke dalam tipe orang yang menyukai kliping berwarna – warni ( tidak polos ) kalian bisa tambahkan spidol di alat – alat untuk membuat kliping kalian. Penambahan spidol tersebut supaya kliping nya bisa menjadi lebih indah dan menarik.

Nah setelah itu semua sudah siap langsung saja kalian gunting bahan yang nantinya ingin dijadikan untuk kliping. Namun sebelum kalian memotong media nya kalian harus lebih dulu menyiapkan kertas folio atau kertas HVS untuk membantu kalian dalam pembuatan kliping.

Setelah itu tidak lupa kalian juga harus menyiapkan buku tulis untuk letak media nya dan untuk menempel bahan pembuat kliping.

Dalam menempelkan bahan jangan lupa untuk berhati – hati ya sobat supaya kertas dan bahan tidak sobek saat kalian tempel ke buku atau kertas nantinya.

 

4. Menggunting Bahan Kliping

Setelah semua bahan dan alat sudah siap, selanjutnya yang akan dibahas adalah menggunting bahan kliping nya. Semua bahan dan gambar yang sudah dikumpulkan kemudian digunting untuk kemudian di tempelkan. Bahan hasil guntingan itu tadi kemudian di tempelkan ke kertas atau buku untuk bahan kliping.

Nah untuk cara pengguntingan bisa sesuai dengan kreasi masing – masing. Ada yang membuat pola khusus dan ada juga yang garis manual saja. Semua tergantung dengan kreatifitas si pembuat kliping.

Disamping akan meningkatkan kreatifitas siswa, bisa juga dengan cara menggunting dengan menggunakan pola yang bagus membuat hasil kliping juga lebih bagus dan lebih menarik.

 

5. Menempelkan Bahan Kliping

Ini merupakan langkah terakhir dalam pembuatan kliping yaitu bagian penempelan bahan. Apabila bahan yang digunting tadi dirasa sudah siap dan sudah cukup maka langsung saja menempelkan bahan kliping tersebut.

Perlu diingat, dalam menempel pun jangan asal – asalan kita harus menyusun supaya hasilnya menjadi lebih rapid an tentunya lebih menarik.

Dalam menyusun pun diusahakan harus rapi dan urut. Apabila kalian mencari dari berbagai macam sumber kalian juga harus mengelompokannya ke dalam jenis media. Contohnya bahan yang diambil dari internet harus dikelompokan ke dalam jenis media tersebut dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Nah setelah semua ditempel, apabila kalian berminat untuk mempercantik kliping nya seperti menggunakan hiasan bunga atau apapun itu silahkan langsung saja tambahkan sesuai selera kalian sendiri. Bisa saja dengan membuat hiasan bunga di sekitar kliping.

Nah apabila kalian tidak menyukai bunga kalian bisa menambah hiasan jenis lainnya yaitu pernak – perni seperti mata kancing atau apapun itu yang fungsinya untuk mempercantik kliping kalian nantinya.

 

6. Membuat Cover Kliping

Nah langkah selanjutnya yang perlu di lakukan adalah membuat cover dari kliping. Cover merupakan halaman depan dari kliping kita. Namun sebelum kalian ingin membuat cover kalian harus memastikan terlebih dahulu apakah bahan dan juga gambarnya sudah ditempelkan dengan benar atau belum. Dan kita juga harus meneliti apakah sudah rapi ataukah belum.

Apabila tahap pemastian sudah benar dan memang sudah rapi maka selanjutnya pembuatan cover kliping pun dimulai. Tujuan dari pembuatan adanya cover adalah untuk menarik pembaca supaya membuat nya mau membaca kliping yang sudah kita buat. Oleh karena itu pembuatan dari cover kliping harus dibuat secara menarik.

Nah dalam pembuatan cover juga diusahakan supaya penyusunannya tampak kekinian dan juga terlihat lebih fresh. Supaya banyak yang tertarik dan minat untuk membaca kliping buatan kita.

 

7. Membuat Daftar Isi Dari Kliping

Apabila cover telah selesai dibuat maka langkah selanjutnya adalah membuat daftar isi untuk kliping. Daftar isi dibuat dengan tujuan untuk memudahkan dalam membaca isi dari kliping.

Pembuatan daftar isi diletakan di awal halaman kliping sehingga kalian harus menyisakan satu atau dua lembar di awal kliping untuk menuliskan daftar isi. Selain membuat daftar isi kalian juga harus memberikan nomor di halaman footer HVS. Hal tersebut berguna untuk memudahkan para pembaca karena nomor footer yang tercantum sudah sesuai di daftar isi.

Inti dari pembuatan kliping sebenarnya adalah kita harus membuat kliping yang menarik, bagus, dan serapi mungkin entah itu di cover ataupun daftar isinya karena jika dua hal tersebut sudah menarik maka orang akan langsung tertarik membaca isinya.

 

 

Sistem Penyusunan Pembuatan Kliping

cara penyusunan kliping

Nah kita masuk ke puncak pembahasan yaitu tentang bagaimana cara menyusun kliping yang baik dan juga benar sesuai aturan. Karena sesungguhnya kliping sama saja dengan suatu karya tulis maka pembuatannya pun harus hati – hati seperti saat kita membuat karya tulis.

Mengapa hal itu harus dilakukan ? karena apabila kliping yang dibuat sudah memiliki susunan yang baik maka kliping yang dibuat akan menjadi suatu maha karya yang baik pula.

Nah apabila kalian sudah mengetahui tentang kliping maka langkah selanjutnya adalah kalian harus mengetahui bagaimana cara menyusunnya, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

 

1. Membuat Cover

Susunan pertama dari kliping adalah cover. Apabila kita ingin mengetahui tentang bagian mana yang masuk ke dalam bagian wajib di kliping maka jawabannya adalah cover. Karena dengan adanya cover yang menarik maka akan membuat kliping kita terlihat lebih menarik di hadapan para pembaca kita.

Apabila para calon pembaca sudah tertarik maka mereka otomatis akan langsung berkenan untuk membaca isi dari kliping yang sudah kita buat.

Cover juga biasa disebut dengan sampul kliping. Pembuatan sampul kliping juga ditujukan supaya para pembaca nantinya akan bisa mengira – kira bagaimana isi dari dalam kliping tersebut. Selain itu dengan adanya cover juga bisa membuat para pembaca menjadi lebih mudah dalam pemahaman tema dari kliping yang sudah kita buat.

 

2. Membuat Kata Pengantar

Nah selanjutnya adalah kita harus membuat kata pengantar. Kata pengantar letaknya adalah setelah cover atau setelah sampul. Sayangnya, kata pengantar di dalam kliping sangat jarang ditemukan dan kadang ada kliping yang tidak terdapat kata pengantar di dalamnya.

Walaupun ada yang tidak menggunakan kata pengantar tetapi lebih baik kita harus menggunakan kata pengantar di dalam kliping kita tujuannya adalah supaya kliping yang kita buat akan lebih lengkap dan lebih menarik.

Di dalam pembuatan sebuah kata pengantar juga diharuskan untuk menggunakan kalimat yang sesuai kaidah dan juga harus baik dan benar sehingga membentuk kliping yang terlihat lebih professional.

Baca Juga: Contoh Kata Pengantar Kliping, Laporan, Skripsi.

 

3. Membuat Daftar Isi

Setelah kita membuat tentang kata pengantar selanjutnya yang harus kalian buat adalah tentang daftar isi. Daftar isi dibuat untuk memudahkan pembaca dalam menemukan isi yang ingin dituju di kliping. Dengan adanya daftar isi juga bisa membuat pembaca menjadi tidak kerepotan dalam menemukan isi dari bahasan yang ingin dibuka.

Isi dari kliping juga bisa dilacak tanpa perlu merasa repot lagi. Selain banyaknya manfaat  daftar isi juga bisa menjadikan kliping menjadi memiliki nilai tambah dan juga lebih bagus dilihat.

 

4. Membuat Pembahasan di Kliping

Nah ini masuk ke dalam inti dari kliping yaitu tentang isi dan juga pembahasan di kliping. Untuk bagian ini sangat disarankan untuk sesuai dengan tema yang dibahas dan tema yang ditulis di judul makalah. Hal ini dikarenakan supaya isi dan juga judul nya bisa sesuai dan serasi.

Untuk bagian isi atau pembahasan harus menggunakan kalimat dan bahasan yang berbobot sehingga kliping yang kita buat akan dirasa lebih berkualitas. Jangan lupa bahasa nya walaupun berbobot juga harus tetap menarik sehingga kesan dari kliping yang kita buat tidak terlalu kaku.

Hal yang paling penting adalah kita untuk selalu mencantumkan sumber dari mana informasi bahan kliping kita dapatkan.

 

5. Membuat Kesimpulan Beserta Saran

Nah setelah isi dan pembahasan sudah dibuat, selanjutnya adalah membuat tentang kesimpulan dan juga saran. Kedua hal ini juga tidak kalah pentingnya dengan bagian – bagian kliping yang lain.

Mengapa kesimpulan dan saran harus dicantumkan ? hal ini karena apabila pembahasan dan juga isinya sudah dibahas otomatis kesimpulan dan saran pasti diperlukan. Kesimpulan dan juga saran juga diperlukan untuk mengetahui sebuah sudut pandang oleh si pembuat kliping itu tadi.

 

6. Membuat Daftar Pustaka

Nah bagian terakhir yang harus ada di dalam kliping adalah bagian daftar pustaka. Bagian ini harus ada di dalam kliping karena berisi tentang sumber darimana bahan kliping diperoleh.

Dengan mencantumkan sumber bahann kliping selain kalian memberikan kelengkapan pada kliping yang dibuat, dengan adanya daftar pustaka juga membuat kliping menjadi lebih professional.

Nah diatas merupakan susunan kliping yang sudah lengkap dan juga sistematis. Apabila kalian ingin membuat kliping dan masih bingung susunannya, bisa menggunakan susunan yang sudah saya berikan diatas ya.

Dengan adanya susunan tersebut membuat kliping yang kalian buat akan menjadi lebih enak dibaca, lebih menarik, dan juga memiliki nilai yang lebih. Kesan professional pun didapatkan karena susunan yang sistematis tersebut.

Baca Juga: Contoh Kata Penutup Kliping, Makalah, Laporan.

 

Contoh Kliping Yang Baik dan Benar

contoh kliping yang baik dan benar

Nah setelah kita sudah membahas tentang kliping mulai dari pengertiannya hingga susunan sistematisnya, selanjutnya yang akan kita bahas adalah tentang contoh dari kliping dengan berbagai tema. Langsung saja simak baik – baik ya.

 

Contoh Kliping Tema Sejarah

kliping tema sejarah

Yang pertama akan dibahas yaitu kliping tentang tema sejarah. Tema sejarah saya akan mengangkat tempat candi prambanan, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Apabila kita mendengar kata candi Borobudur pasti sudah identik dengan suatu tempat yang menjadi warisan di Indonesia dan menjadi budaya yang ada di Indonesia kemudian sudah terkenal.

Namun tahukah kalian bahwa ada salah satu candi yang cukup terkenal juga selain candi Borobudur, nama candi tersebut adalah candi prambanan. Candi ini terletak di provinsi Yogyakarta sama seperti candi Borobudur.

Candi ini memiliki bentuk yang unik dan juga sejarah yang unik. Candi prambanan memiliki nama lain candi roro jonggrang yang konon katanya berjumlah 999 candi dan yang ke seribu merupakan roro jonggrang sendiri yang dikutuk.

Candi prambanan memiliki kisah yang sangat melegenda. Karena asal – usulnya tersebut kemudian hal inilah yang menjadi daya tarik dari candi prambanan.

Candi ini juga menjadi salah satu obyek wisata yang digemari oleh para turis dari mancanegara karena bangunannya yang megah dan juga menarik. Selain itu wisatawan local Indonesia pun sering berkunjung ke candi prambanan.

 

Contoh Kliping Tema Bencana Alam

kliping tema bencana alam

Contoh kliping selanjutnya adalah saya ambil dari tema bencana alam, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Bencana alam adalah sebuah fenomena alam yang datang secara tiba – tiba dan pasti semua orang tidak menginginkannya. Bencana alam sendiri datang karena pemberian dari tuhan yang maha esa dan ada juga yang dipancing oleh manusia.

Salah satu contoh bencana alam yang disebabkan karena perilaku manusia adalah banjir. Memang banjir ada yang berasal dari hujan yang terus menerus, namun apabila manusia membuang sampah sembarangan sehingga menyumbat pembuangan air, mengganggu sungai bukankah itu akan membendung air hujan ? hal inilah yang menjadikan banjir terjadi.

Daerah Jakarta merupakan salah satu daerah yang sangat rawan karena banjir. Hal ini karena di daerah tersebut banyak sekali orang yang membuang sampah sembarangan dan juga membuang limbah irigasi di sungai dan perairan lainnya.

Bahkan berita banjir ibu kota sering sekali masuk ke dalam televisi, Koran, majalah berita dan lain sebagainya. Yang sering terjadi banjar biasanya adalah di daerah sungai – sungai yang banyak sampahnya.

 

Contoh Kliping Tema Seni Budaya

kliping tema seni budaya

Selanjutnya yang akan dibahas adalah tentang contoh kliping bertemakan seni budaya, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Seni tari merupakan salah satu cabang seni yang berisikan tentang gerakan – gerakan tubuh yang indah dan juga ritmis. Seni tari sendiri biasanya dimainkan oleh seorang penari yang sudah ahli dalam menari.

Di dalam seni tari ada empat unsur pokoknya yaitu wiraga, wirasa, wirama, dan wirupa. Yang semua unsur tersebut memiliki penjelasannya masing – masing. Tarian sendiri juga memiliki kegunaan yang bermacam – macam. Ada yang menari untuk sekedar hiburan, ada yang untuk upacara, dan masih banyak lagi lainnya.

Setiap provinsi di Indonesia juga pasti memiliki tarian khas daerahnya masing – masing, seperti contoh ada tari jaipong yang berasal dari jawa barat, ada tari saman yang berasal dari aceh, ada tari kecak yang berasal dari bali dan masih banyak contoh lainnya. Di dalam menari di seni tari, para penari diiringi oleh musik yang disebut sebagai musik pengiring tari.

 

Contoh Kliping Tema Ekonomi

kliping tema ekonomi

Selanjutnya kita akan membahas tentang kliping bertemakan ekonomi, langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Pertanian merupakan penghasil bahan pangan di Indonesia. Hal ini tidak menutup kemungkinan karena Negara Indonesia sendiri dikenal sebagai Negara agraris yang memiliki arti bahwa sebagian besar penduduknya adalah bertani.

Hal ini dikarenakan tanah yang ada di Indonesia dikenal memiliki lahan yang teksturnya subur dan juga menjanjikan untuk ditanami tumbuh – tumbuhan.

Bahkan Negara Indonesia sendiri pernah ekspor ke Negara lain. Banyak hasil pertanian yang ada di Indonesia antara lain adalah sayuran, sawit, buah – buahan, padi, cengkeh, jagung, dan juga kopi. Hal inilah yang menyebabkan dahulu Negara Indonesia pernah dijajah oleh bangsa asing.

 

Peternakan

Sektor lain yang menunjang perekonomian di Indonesia adalah peternakan. Peternakan sendiri masuk ke dalam jenis usaha yang mana di dalamnya ada suatu proses yang gunanya adalah untuk memelihara sesuatu kemudian akan diambil manfaatnya.

Pangan dari hewan ternak juga masih tergolong mudah, tidak heran banyak warga Negara Indonesia yang minat menjadi peternak saja. Contoh hewan yang di ternakan di Indonesia adalah ayam, burung, sapi, bebe, kambing, dan masih banyak lagi contoh hewan lainnya.

 

Perikanan

Selanjutnya adalah perikanan. Selain peternakan banyak juga di Negara Indonesia yang warga Negara nya bekerja menjadi nelayan. Hal ini karena jumlah ikan yang ada di Indonesia terbilang lumayan melimpah. Hasil dari perikanan juga banyak yang di ekspor ke Negara lain sehingga tidak heran banyak orang yang melirik kepada profesi nelayan ini.

Apabila kita membahas tentang sektor apa yang menjadi salah satu pendorong perekonomian yang ada di Indonesia menjadi lebih maju maka jawabannya adalah perikanan.

Perdagangan

Nah sektor lain yang tidak mau kalah adalah sektor perdagangan. Perdagangan sendiri merupakan suatu jenis usaha yang di dalamnya berisikan tentang sebuah aktivitas untuk menyalurkan barang yang asalnya adalah dari produsen menuju ke konsumen.  Karena sistem nya yang seperti itu maka seorang pedagang sering disebut sebagai perantara barang.

Pedagang memiliki banyak jenisnya, tetapi di kelompokan menjadi tiga kelompok besar yaitu pedagang kaki lima yang menjualkan barangnya secara tidak tetap dalam artian berpindah – pindah antara satu tempat ke tempat yang lainnya.

Selanjutnya adalah pedagang tetap dan biasanya pedagang jenis ini sudah memiliki toko sendiri, yang terakhir adalah pedagang asongan biasanya pedagang asongan disebut juga sebagai pedagang tidak tetap.

 

Contoh Kliping Tema Olahraga

kliping tema olahraga

Kliping terakhir yang akan saya contohkan adalah kliping yang bertemakan tentang olahraga. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini.

Lari merupakan cabang olahraga atletik yang kini masih populer. Dengan berlari kita bisa melatih otot kaki dan juga melatih lutut. Dengan berolahraga lari kita juga bisa melatih jantung kita.

Lari dibedakan menjadi beberapa cabang, ada cabang lari sprint, lari jarak dekat, lari jarak jauh, lari Marathon, dan masih banyak lagi lainnya. Di dalam olahraga lari hal yang harus diperhatikan yang utama adalah soal pernafasan karena apabila kita tidak kuat biasanya dadanya akan sesak.

Olahraga ini juga sudah mendunia, banyak Negara – Negara yang mengadakan lomba untuk cabang olahraga ini terutama Negara kita sendiri yaitu Negara Indonesia.

 

Demikian artikel tentang 5 Contoh Kliping Yang Baik dan Benar Beserta Cara Membuatnya semoga bisa bermanfaat bagi kalian yang sedang mencari artikel tentang kliping dan juga contoh – contoh dari kliping.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Apabila ada hal yang masih kurang jelas atau ada yang ingin ditanyakan silahkan bertanya di kolom komentar yang sudah disediakan dibawah ini ya.


Shinta Marist Penulis dan Penyunting di MasTekno, paling suka nonton anime khususnya one piece karakter paling di sukai yaitu luffy. Suka melakukan hal hal yang baru juga suka dengan dunia internet.
DarkLight