Mochamad Alif Prayogo Pengin jadi orang kaya tapi belum tercapai, sudah berbagai usaha dilakukan tapi tidak konsisten, tolooong~

15+ Contoh Hewan Vertebrata dan Invertebrata: Lengkap

9 min read

contoh hewan vertebrata dan invertebrata

Binatang atau hewan bisa dikelompokan menjadi 2 kelompok besar, yaitu vertebrata dan invertebrata. Vertebrata adalah hewan yang mempunyai tulang belakang dan Invertebrata adalah hewan yang tidak mempunyai tulang belakang.

Ada banyak sekali contoh hewan vertebrata dan juga hewan invertebrata di sekitar kita. Namun tentunya kita akan bingung jika tidak paham tentang pengertian dari masing-masing kelompok binatang tersebut.

Nah pada kesempatan kali ini mastekno akan memberikan beberapa contoh hewan vertebrata dan invertebrata. Namun sebelum itu kami akan menjelaskan sedikit tentang kedua jenis hewan tersebut dan ciri-cirinya.

 

Vertebrata

Kelompok hewan yang pertama adalah vertebrata atau hewan yang mempunyai tulang belakang. Hewan vertebrata ini mempunyai tulang belakang dan bisa dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu ikan, reptil, amfibi, mamalia, dan burung.

Karakteristik hewan vertebrata ini adalah mempunyai suhu tubuh yang panas, mempunyai respirasi menggunakan paru-paru, insang dan operculum, otak yang terlindungi oleh tengkorak, dan mempunyai syaraf yang terdiri dari otak dan juga sumsum tulang belakang..

 

Ciri-Ciri Vertebrata

Berikut ini adalah ciri-ciri hewan vertebrata atau hewan yang mempunyai tulang belakang, diantarnaya adalah:

  • Pada hewan vertebrata ada tulang yang berada di bagian belakang yang tersusun dan juga terentang sampai bawah, yaitu tulang ekor.
  • Perkembangan otak pada hewan vertebrata akan dilindungi oleh sebuah tulang yang mengeras atau tengkorak.
  • Pada hewan vertebrata mempunyai suhu tubuh yang lebih mampu dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar.
  • Hewan vertebrata mempunyai bentuk tubuh yang simetris bilateral.
  • Susunan syaraf pada hewan vertebrata ini terdiri atas bagian otak dan juga sumsum tulang belakang sebagai saraf pusatnya.
  • Hewan vertebrata mempunyai kelenjar diantara endoskin.
  • Perkembangan sistem pernafasan pada jenis hewan ini sudah mempunyai alat khusus, yaitu paru-paru, operculum, dan insang.
  • Hewan ini mempunyai 2 lapisan kulit, yaitu lapisan epidermis luar dan epidermis dalam..
  • Pada bagian sistem pencernaan seperti sistem ekresi yang terdapat pada aves dan sistem ekskresi pada reptil diketahui telah mempunyai alat pencernaan yang memanjang yang tersusun mulai dari mulut sampai dengan anus.
  • Sebagian besar hewan vertebrata sudah mempunyai alat reproduksi yang bisa dibedakan atau berpasangan.

 

Macam-Macam Hewan Vertebrata

Seperti yang sudah mastekno jelaskan sebelumnya bahwa hewan vertebrata ini ada beberapa jenisnya, yaitu ikan, amfibi, reptil, mamalia, dan burung. Berikut ini adalah penjelasan jenis-jenis tersebut dan contohnya.

 

Ikan (pisces)

ikan pisces

Ikan adalah salah satu hewan yang kita makan atau konsumsi sehari-hari sebagai lauk bersama nasi. Ikan hidup di air baik itu di perairan asin maupun perairan tawar, dimana mereka bernapas menggunakan insang yang berguna mengambil oksigen yang terlarut dalam air.

Ikan mempunyai bentuk tubuh yang ramping dan dilengkapi dengan sirip sehingga memudahkan mereka bergerak di dalam air. Pada tubuh bagian luar ikan mempunyai sisik dan lendir. Ikan berkembang biak dengan bertelur dimana pembuahannya terjadi di luar tubuh mereka.

Karena itulah jantung mereka hanya mempunyai satu ventrikel, oleh karena itu hewan ini termasuk hewan yang berdarah dingin. Dimana suhu tubuh ikan bisa berubah sesuai dengan keadaan lingkungan sekitarnya.

Jenis ikan ini bisa dibagi menjadi 3, yaitu kelas agatha, condrichthyeas, dan osteicthyes. Berikut adalah penjelasan singkat tentang ketiga kelas ikan tersebut.

 

Kelas agnatha

Ikan kelas ini adalah ikan yang tidak mempunyai rahang. Nama agnatha ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu a yang artinya tidak dan gnathos yang artinya rahang.

Selain tidak mempunyai rahang, ikan ini mempunyai ciri khas lain yaitu hanya mempunyai satu sirip tunggal, rangka dalam tubuhnya tersusun atas tulang rawan dan jantung ikan ini hanya mempunyai satu ventrikel saja. Contohnya adalah ikan lamprey (petromyzo sp).

 

Kelas condrichthyeas

Condrichtyeas ini berasal dari bahasa Yunan, yaitu Condros yang artinya tulang rawan dan ichthyeas yang artinya ikan.

Dari sini bisa kita ketahui bahwa ikan kelas ini mempunyai tulang rawan, lubang, mulut, hidung berbentuk ventral, kemudian celah pharyngeal 5 buah dan jantung satu ventrikel. Contoh ikan kelas ini adalah ikan pari dan ikan hiu.

 

Kelas osteichthyes

Nama osteichthyes berasal dari bahasa Yunan osteon yang artinya adalah tulang dan ichthyes yang artinya ikan.

Ciri yang dimiliki oleh ikan ini adalah mempunyai tulang yang keras, mulut dan lubang hidung yang ventral, hanya punya satu jantung ventrikel dan celah-celah pharyngeal tertutup sehingga tidaak bisa dilihat dari bagian luar.  Contoh kelas ikan ini adalah lele dan ikan gurami.

 

Amfibi (amphibia)

amfibi

Amfibi adalah hewan yang bisa hidup di dua alam, yaitu darat dan air, contoh hewan ini adalah katak. Katak mempunyai rongga mulut, paru-paru dan kulit yang tidak memiliki sisik namun berlendir.

Jantung katak hanya satu ventrikel saja, katak berkembang biak dengan bertelur dan proses pembuahannya dilakukan diluar. Telur katak mempunyai cangkang yang tipis, inilah sebabnya saat mereka bertelur telurnya diletakan di tempat yang becek atau dalam air.

Telur katak yang menetas akan berubah menjadi mengeluarkan berudu yang masih bernafas dengan menggunakan insang. Setelah dewasa,, katak akan hidup di darat dan bernafas dengan menggunakan paru-paru.

Jika kulit katak mengering, mereka akan mencari air untuk membasahi kulitnya.

 

Burung (aves)

burung

Burung adalah hewan yang hidup di daratan, tubuh burung ditumbuhi oleh bulu, mereka mempunyai sayap yang digunakan untuk terbang dan mengatur suhu tubuh serta bisa berjalan dengan menggunakan kedua kaki mereka.

Jantung burung mempunyai empat ruangan sempurna, yaitu dua serambi dan dua bilik.

 

Hewan Menyusui (mamalia)

mamalia

Mamalia ini berasal dari bahasa latin, yaitu mamae yang artinya buah dada. Hewan ini mempunyai payudara dan sebagian spesies mamalia hidup di darat dan di dalam air. Mamalia mempunyai kulit dan bulu yang halus dan di dalamnya terdapat kelenjar keringat, kelenjar susu, dan sebagainya.

Contoh hewan yang termasuk mamalia ada banyak, seperti kuda, sapi, ikan paus, ikan pesut, lumba-lumba, kucing, dan masih banyak lagi.

Nah itulah tadi contoh-contoh hewan vertebrata yang dibagi menjadi lima kelas. Sekarang kalian jadi sudah tahu apa itu hewan vertebrata dan ciri-ciri yang dimiliki hewan tersebut. Sekarang kalian bisa mengetahui hewan mana saja yang termasuk golongan vertebrata.

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Hewan Vertebrata.

 

Invertebrata

Invertebrata adalah hewan yang tidak mempunyai tulang punggung, hewan ini hidup hampir di semua tempat. Ada banyak sekali hewan invertebrata di planet bumi ini sehingga tidak mungkin untuk menghitung semua dari mereka.

Ada jutaan bahkan mungkin miliaran hewan invertebrata di dunia ini dalam berbagai bentuk dan juga ukuran. Mereka hidup hampir di semua tempat dan memberikan banyak layanan penting untuk kelangsungan hidup organisme yang lain, salah satunya manusia.

Mereka sudah diamati di berbagai hulu mulai dari atmosfer, pada pasir yang paling kering, dan hutan tropis kanopi yang basah. Invertebrata ini bahkan bisa ditemui dalam Antartika atau di bagian terdalam dasar laut.

Semua organisme vertebrata ini ada dalam bentuk filum chordata. Hewan invertebrata membentuk 95% atau lebih kerajaan hewan, yang dibagi menjadi lebih dari 30 filum berbeda.

 

Ciri-Ciri Hewan Invertebrata

Berikut ini adalah ciri-ciri atau karakteristik hewan invertebrata yang membedakan mereka dengan hewan vertebrata. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Hewan invertebrata tidak mempunyai tulang belakang.
  • Hewan invertebrata tidak mempunyai tulang endoskeleton degan teksturnya yang keras.
  • Hewan ini biasanya mempunyai ukuran yang sangat kecil karena struktur yang belum mengalami perkembangan yang kompleks.
  • Termasuk dalam organisme multiseluler, namun belum mempunyai dinding sel.
  • Bisa bertahan hidup dalam kondisi lingkungan yang ekstrim.
  • Mempunyai cara reproduksi atau berkembang biak secara seksual.
  • Biasanya ada hewan yang bisa bergerak dengan langsung dan tidak langsung.
  • Terdapat hewan invertebrata yang bisa membuat makanan sendiri.
  • Biasanya ada hewan yang bisa bergerak secara langsung dan tidak langsung.
  • Hewan invertebrata tersusun dari banyak sel dan jaringan (multiseluler).
  • Hewan Invertebrata biasanya tidak mempunyai kerangka dalam atau internal.
  • Tubuh hewan invertebrata mempunyai sistem pencernaan yang sederhana dibanding dengan hewan-hewan vertebrata.
  • Sistem pernafasan pada jenis hewan ini tidak mempunyai organ yang khusus untuk bernafas.

 

Contoh Hewan Invertebrata

Supaya kalian lebih paham atau memiliki gambaran yang lebih jelas tentang hewan invertebrata, berikut ini akan mastekno berikan beberapa contoh hewan invertebrata.

 

Filum Protozoa

filum protozoa

Contoh hewan invertebrata yang pertama adalah hewan ber sel satu yang hidup di dalam air. Bentuk hewan ini sangat kecil, yaitu hanya sekitar 10-50 μm, namun ada juga yang mempunyai bentuk tubuh mencapai 1 mm.

Sumer makanan filum protozoa adalah hewan lain dan tumbuhan. Berdasarkan alat geraknya, protozoa ini dibagi menjadi 4 kelas, yaitu berkaki semu  (rhizopoda), berbulu cambuk (flagellata), berambut getar (ciliata), dan sporozoa (berspora).

 

Filum Porifera

filum porifera

Hewan yang selanjutnya adalah filmu profer, hewan ini merupakan hewan berpori, yaitu hewan air yang hidup di laut dengan bentuk tubuh seperti sebuah tumbuhan atau tabung yang berpori. Hewan ini hidup melekat pada dasar laut dan bisa berpindah ke tempat lain dengan bebas.

Makanan porifera ini adalah bakteri dan plankton. Filum porifera bisa dibagi menjadi 3 kelas, yaitu corcorea, hexactibelida, dan desmospangia.

 

Filum Cnidaria

filum cnidaria

Hewan ini mempunyai sel penyengat yang dinamakan knidosit, sel ini digunakan untuk membela diri dan menangkap mangsa mereka. Cnidaria ini dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu Anthozoa (anemone laut, pena laut, koral), Cubozoa (ubur-ubur kotak), Scyphozoa (ubur-ubur), dan Hidrozoa.

Filum ini kebanyakan ada di lingkungan laut. Cnidaria kadang dikategorikan sebagai filum coelenterata karena merupakan hewan yang berongga yang disebut coelenteron.

 

Filum Ctenophora

filum ctenophora

Contoh hewan invertebrata yang selanjutnya adalah filum ctenophora. Hewan jenis ini mempunyai lubang-lubang yang kecil atau berpori di hampir semua tubuhnya. Pori ini bisa menghasilkan atau menimbulkan sebuah racun untuk melumpuhkan musuh dan mangsanya.

Meskipun bentuknya ini seperti ubur-ubur, namun filum coe coeelenterata ini tidak mempunyai sel penyengat atau knidosit seperti filum cnidaria sebelumnya.

 

Filum Platyhelminthes

filum platyhelminthes

Hewan invertebrata selanjutnya adalah filum platyhelminthes atau cacing pipih. Cacing pipih adalah hewan yang bentuknya cacing dengan tubuh yang pipih dan tidak bersegmen. Cacing ini biasanya hidup di sungai, danau, laut, atau sebagai parasit di tubuh organisme lainnya.

Ada 3 kelas dalam filum platyhelminthes yaitu cacing berambut getar (turbellaria), cacing isap (trematoda), dan cacing pita (cestoda).

 

Filum Nematoda

filum nematoda

Filum nematoda atau cacing giling adalah cacing yang berbentuk gilik. Di kedua ujung tubuh cacing ini berbentuk runcing dan tengahnya berbentuk bulat. Contoh cacing gilik ini adalah cacing tambang, cacing filaria, dan cacing askaris.

 

Filum Annelida

filum annelida

Cacing gelang adalah cacing yang terdiri atas segmen-segmen seperti gelang dengan berbagai sistem organ yang baik dengan sistem peredaran darah yang tertutup.

Filum annelida ini dibagi menjadi 3 kelas, yaitu Hirudinea (menghisap darah), Polychaetae (berambut perak), Oligacaeta (berambut sedikit atau tidak berambut). Contoh cacing jenis ini adalah cacing pasir, cacing tanah, cacing kipas, dan lintah.

 

Filum Mollusca

filum mollusca

Hewan invertebrata yang selanjutnya adalah Filum Mollusca atau hewan bertubuh lunak, baik itu yang dilindungi oleh sebuah cangkang maupun yang tidak dilindungi oleh cangkang. Cangkang pada Filum Mollusca terdiri zat kapur atau bahan kalsium.

Filum Mollusca terdiri atas 5  kelas, yaitu Gastropoda (siput yang bercangkang dan tidak bercangkang), P (mempunyai cangkang seperti simping dan tiram),  Cepalophoda (cumi-cumi dan gurita), Amphineura dan Scaphopoda.

 

Filum Artropoda

filum artropoda

Yang selanjutnya adalah Filum Artropoda (bertubuh segmen) yang umumnya bersatu menjadi dua atau tiga daerah yang jelas. Anggota tubuh yang bersegmen ini berpasangan dan simetri bilateral, Filum Artropoda ini juga dikenal sebagai hewan berbuku-buku.

Filum Artropoda dibagi menjadi beberapa kelas, yaitu Hexapoda (serangga), Chelicerata (laba-laba, kalajengking, tungau), Krustasea (lobster, udang, kepiting),  dan Myriapoda (lipan).

Nah itulah tadi pengertian dari hewan invertebrata beserta ciri-ciri hewan tersebut dan contoh-contohnya. Sekarang kalian jadi tahu apa dan bagaimana hewan invertebrata itu.

 

Nah itulah informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kalian tentang contoh hewan vertebrata dan invertebrata lengkap beserta pengertian, ciri-ciri, dan gambar hewan tersebut. Semoga informasi di atas tadi bermanfaat dan menambah pengetahuan kalian.

Jika ada kesalahan kata dan informasi yang kurang tepat dalam artikel ini mohon dimaafkan, silahkan koreksi di kolom komentar. Silahkan bertanya jika ada yang masih bingung dengan penjelasan di atas, terima kasih.


Mochamad Alif Prayogo Pengin jadi orang kaya tapi belum tercapai, sudah berbagai usaha dilakukan tapi tidak konsisten, tolooong~
DarkLight