√ 20 Contoh Daftar Pustaka: Makalah, Jurnal, Skripsi & Cara Menulis

20 Contoh Daftar Pustaka: Makalah, Jurnal, Skripsi dan Cara Menulis

20 Contoh Daftar Pustaka: Makalah, Jurnal, Skripsi dan Cara Menulis

Contoh Daftar Pustaka – Bagi kamu yang sekolah di SMA atau SMK dan jenjang pendidikan berikutnya mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah daftar pustaka. Saat di sekolah pasti kamu pernah menjumpai mata pelajaran yang membahas mengenai daftar pustaka. Biasanya daftar pustaka ini dipelajari pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Daftar pustakan merupakan sesuatu yang sangat penting dan tidak boleh dilupakan.

Jika daftar pustaka ini tidak dituliskan maka akan ada sesuatu yang kurang dan tidak valid. Mengapa daftar pustaka ini sangat penting? Sebelum itu, apakah kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan daftar pustaka ini? Nah, pada kesempatan kali ini mastekno akan memberikan penjelasan mengenai pengertian daftar pustaka beserta hal-hal lain yang perlu kamu ketahui mengenai dalam daftar pustaka.

 

Pengertian Daftar Pustaka

contoh daftar pustaka beserta cara membuatnya lengkap 1

Daftar Pustaka adalah tulisan yang ada di akhir sebuah karya tulis yang dijadikan sebagai sumber referensi dari penulis termasuk oleh mahasiswa dalam menyusun suatu karya tulis ilmiah baru mereka. Jadi daftar pustaka ini sangat penting, setiap dosen akan meminta para mahasiswa untuk menyertakan daftar pustaka mereka di akhir skripsi, makalah, laporan, dan karya tulis ilmiah lainnya yang telah dibuat oleh mahasiswa tersebut.

Perlu kamu ketahui bahwa penulisan daftar pustaka ini juga tidak boleh asal dan harus urut sesuai dengan abjad dari atas ke bawah. Daftar pustaka juga harus terdiri atas nama penulis, tahun terbit, judul tulisan, penerbit dan lokasi penerbit. Ada aturan-aturan serta panduan dalam menulis daftar pustaka yang baik dan benar. Nanti akan ada bagian dimana artikel ini membahasnya, jadi silahkan baca sampai selesai.

 

Kapan Daftar Pustaka Harus Dicantumkan?

Kapankah kita harus mencantumkan daftar pustaka pada karya tulis yang kita buat? Dalam karya ilmiah kamu harus mencantumkan daftar pustaka pada saat kamu mencantumkan atau mengutip setiap catatan atau kutipan baik itu berupa kata, kalimat, maupun paragraf dari karya tulis orang lain yang dimasukkan kedalam karya tulis kamu. Hal ini sudah menjadi aturan dan kaidah dalam penulisan karya tulis yang baik dan benar serta tidak bisa diganggu gugat lagi.

 

Mengapa Daftar Pustaka Penting?

Mengapa sebuah daftar pustaka itu penting untuk karya ilmiah yang kita tulis? Ada beberapa hal yang membuat daftar pustaka ini penting, berikut adalah beberapa fungsi daftar pustaka:

  • Menjadikan suatu karya tulis menjadi valid karena dibuat berdasarkan dari referensi yang telah ada dan sudah disesuaikan dengan bidang keahlian masing-masing.
  • Untuk menghindari tuduhan plagiat pada suatu karya tulis yang kamu buat.
  • Sebagai pemenuh syarat utama dalam pembuatan karya tulis, karena karya tulis ilmiah itu harus memiliki dan menyertakan daftar pustaka
  • Dapat memberikan pertanggung jawaban ilmiah dan sebagai bentuk apresiasi dari penulis atas penggunaan gagasan dan ide karya orang lain dalam karya tulis miliknya.

 

Prinsip Menulis Daftar Pustaka

Dalam menulis sebuah daftar pustaka untuk karya ilmiah, kamu tidak boleh menulisnya sembarangan. Kamu harus mengikuti prinsip yang biasanya digunakan dalam menulis daftar pustaka. Berikut ini adalah beberapa prinsip dalam menulis daftar pusta yang harus kamu ikuti.

  • Penulisan nama pada daftar pustaka harus dibalik dan dipisahkan dengan tanda koma, dan nama depan cukup ditulis dengan huruf pertamanya saja. Jika nama tersebut terdiri dari 3 kata, maka penulisannya bisa dimulai dari nama yang paling akhir kemudian diikuti dengan singkatan dari nama pertama ke belakang.
  • Penulisan nama pengarang tidak perlu disertai dengan gelar orang tersebut, baik itu gelar akademik, agama, ataupun keturunan.
  • Jika penulisan nama lebih dari satu orang maka bisa menggunakan tanda koma untuk memisahkannya dengan penulis yang lain.
  • Judul buku pada daftar pustaka ditulis miring, namun untuk judul artikel tidak perlu ditulis miring.
  • Setiap awal kata pada judul buku harus menggunakan huruf besar atau huruf kapital kecuali pada kata tugas.
  • Judul artikel ditulis menggunakan huruf kecil, kecuali pada huruf awalnya saja. Daftar pustakan harus urut sesuai dengan alfabet.
  • Jarak spasi antara satu referensi dengan referensi yang lain sama seperti jarak pada makalah atau skripsi, yaitu 1,5 sampai dengan 2.
  • Untuk sambungan referensi diketik dengan cara menjorok ke dalam sebanyak 5 sampai 7 ketukkan dan jaraknya rapat atau tunggal satu.
  • Nama penulis hanya perlu diganti dengan garis jika penulis tersebut menggunakan beberapa referensi rujukan.

 

Tips Menulis Daftar Pustaka

Untuk mempermudah kamu dalam menulis daftar pustaka, ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan. Berikut ini adalah 3 tips dalam menulis daftar pustaka:

  • Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengklasifikasikan referensi atau sumber kamu berdasarkan kategorinya. Contohnya adalah pengklasifikasian pada kategori buku, kategori jurnal, kategori majalah, kategori surat kabar, jurnal online, dan sebagainya. Hal ini dilakukan supaya kamu bisa lebih fokus dalam menuliskan daftar pustaka kamu berdasarkan kategori, karena tiap kategori mempunyai format penulisan yang hampir sama.
  • Kemudian setelah itu kamu juga bisa mengurutkan masing-masing sumber berdasarkan dari abjadnya. Hal ini dilakukan supaya kamu lebih mudah dalam menuliskan daftar pustaka. Selain itu, hal ini juga akan memudahkan kamu pada saat menyusun daftar pustaka secara keseluruhan.
  • Yang terakhir adalah kamu harus menuliskan daftar pustaka sesuai dengan tata cara yang sudah ada dan disesuaikan dengan masing-masing kategori sumber.

 

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

Sama seperti sebelumnya pada prinsip menulis daftar pustaka, yang membedekan adalah di bagian ini akan dijelaskan secara lebih detail tentang hal-hal yang bisa dikatakan sangat biasa dan perlu untuk kamu perhatikan pada saat menulis daftar pustaka. Berikut adalah hal-hal tersebut:

  1. Struktur penulisan dalam menulis daftar pustaka adalah nama, tahun terbit, judul, lokasi penerbit, dan nama penerbit.
  2. Masing-masing bagian dalam daftar pustaka harus dipisahkan dengan tanda titik (.).
  3. Untuk lokasi penerbit dan nama penerbit harus dipisahkan dengan tanda titik dua (:).
  4. Pada penulisan nama, penulis tidak perlu menuliskan gelar baik itu gelar akademik ataupun keturunan serta agamanya.
  5. Penulisan judul karya tulis menggunakan jenis font italic. Kecuali jika karya tulis tersebut bersumber dari artikel maka judul artikel ditulis seperti biasa apapun bahasa yang digunakan. Kemudian pada penulisan judul artikel, jika ada istilah asing maka harus ditulis menggunakan huruf miring.
  6. Hal penting terakhir adalah kategori sumber sangat berpengaruh dalam penulisan daftar pustaka yang kamu buat.

 

 

Cara Menulis Daftar Pustaka

contoh daftar pustaka beserta cara membuatnya lengkap 2

Dalam menulis daftar pustaka ada beberapa sumber yang bisa kita gunakan, nah tiap sumber ini memiliki perbedaan dalam cara menulisnya meskipun cuma sedikit. Namun kamu tidak perlu khawatir, berikut ini akan mastekno jelaskan bagaimana cara menulis daftar pustaka berdasarkan dari kategori sumbernya.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Buku

Bagi kamu yang menggunakan buku sebagai sumber dalam membuat karya ilmiah, berikut ini adalah cara penulisan atau susunan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku.

  • Nama penulis. Nama penulis dalam penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku harus terbalik, jadi penulisan dimulai dari nama belakan kemudian penulisan namanya harus dipisahkan dengan tanda koma (,). Jika nama penulis berjumlah lebih dari dua kata maka urutan penulisannya dimulai dari nama paling belakang kemudian dilanjutkan dengan nama depan dan nama berikutnya. Jangan lupa juga untuk memisahkan nama terakhir dan nama awal dengan tanda koma (,).
  • Tahun terbit. Penulisan tahun terbit dalam daftar pustaka sumber buku harus menggunakan angka dan tidak boleh menggunakan kalimat.
  • Judul buku. Penulisan judul buku dalam daftar pustaka disesuaikan dengan judul buku aslinya. Pada setiap kata juga harus menggunakan font capital atau huruf besar kecuali pada kata penghubung. Untuk penulisan judul buku jangan lupa juga untuk menggunakan font italc.
  • Kota terbit dan Penerbit. Saat penulisan penerbit ini jangan lupa untuk menambahkan titik dua (:) diantara penulisan kota penerbit dan penerbit buku yang dijadikan referensi.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Koran / Majalah

Bagi kamu yang menggunakan koran atau majalah sebagai sumber referensi kamu dalam membuat karya ilmiah, berikut ini adalah cara penulisan atau susunan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari koran atau majalah.

  • Nama penulis artikel. Sama seperti penulisan nama pengarang dalam daftar pustaka sumber buku, penulisan nama daftar pustaka sumber koran juga harus ditulis terbalik. Jadi dimulai dari nama belakangnya terlebih dahulu kemudian di pisahkan oleh koma (,) dan dilanjutkan dengan nama depannya. Namun jika penulis memiliki nama lebih dari dua kata maka urutannya dimulai dari nama terakhir kemudian dilanjutkan dengan nama depan dan keduanya. Dan jangan lupa untuk memisahkan nama terakhir dan nama awal dengan tanda koma (,).
  • Judul artikel. Penulisan judul artikel dalam daftar pustaka yang bersumber dari koran atau majalan menggunakan huruf cetak normal dan menggunakan huruf kapital pada setiap katanya, kecuali pada penulisan kata hubung.
  • Nama koran atau majalah. Penulisan untuk nama koran atau majalah yang dijadikan referensi harus menggunakan huruf kapital di awal katanya.
  • Nomor halaman. Daftar pustaka yang bersumber dari majalah atau koran tidak menggunakan lokasi penerbit dan penerbit buku tersebut. Hal inilah yang membedakan daftar pustaka yang bersumber dari buku dengan yang bersumber dari koran atau majalah.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Jurnal, Makalah, Laporan

Bagi kamu yang menggunakan jurnal, laporan, ataupun makalah untuk menulis karya ilmiah, ada dua jenis yang yang berupa print out atau sudah dicetak dan digital atau soft file (belum dicetak). Berikut ini adalah susunan penulisan pada daftar pustaka yang bersumber dari jurnal.

  • Nama penulis. Sama seperti pada cara penulisan daftar pustaka sebelumnya, untuk penulisan nama penulis ini di awali dengan nama belakang, kemudian dilanjutkan dengan nama depan yang dipisahkan dengan tanda koma (,).
  • Tahun penerbit jurnal. Tahun penerbit jurnal dalam daftar pustaka harus ditulis menggunakan angka dan tidak boleh menggunakan huruf.
  • Judul jurnal.
  • Nama penerbit.
  • Menyertakan informasi mengenai volume atau edisi jurnal.
  • Menyertakan link url untuk mengakses jurnal yang digunakan sebagai acuan atau sumber referensi.
  • Tanggal akses jurnal.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Skripsi, Tesis, Disertasi

Bagi kamu yang menggunakan skripsi, tesis, atau disertasi sebagai sumber untuk menulis karya ilmiah, berikut ini adalah format penulisan daftar pustakanya.

  • Nama penulis.
  • Tahun terbit.
  • Judul skripsi, tesisi, atau disertasi yang baik ditulis dalam tanda petik (“ “).
  • Nama fakultas.
  • Nama universitas.
  • Lokasi kota dari universitas.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Internet dan Media Online

Sebelum kamu memilih sumber yang berasal dari internet, alangkah baiknya kamu mengecek dan memastikan bahwa sumber yang kamu gunakan merupakan website ilmiah dan memang bisa dipertanggung jawabkan kebenaran informasi di dalamnya. berikut ini adalah susunan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari internet.

  • Nama penulis.
  • Tahun penulisan.
  • Judul artikel.
  • Link url.
  • Sertakan juga jam dan tanggal kamu mengakses artikel tersebut.

 

 

Contoh Daftar Pustaka

contoh daftar pustaka beserta cara membuatnya lengkap 3

Setelah panjang lebar kami menjelaskan mengenai pengertian daftar pustaka sampai dengan cara menulis daftar pustaka, tidak lengkap kiranya jika kami tidak memberikan contoh daftar pustaka.

 

Contoh Daftar Pustaka Sumber Buku

Nah, oleh karena itulah kami akan memberikan beberapa contoh daftar pustaka berdasarkan sumber-sumber referensinya.

 

Nama penulis terdiri dari dua kata

Nama Belakang, Nama Depan (ditulis menggunakan huruf pertama), Tahun terbit. Judul buku (ditulis miring). Kota terbit: Penerbit.

Contoh:

  • Nama pengarang: Mahmud Saefudin è Saefudin, M.2019. Ilmu Statistika dan Teknologi. Jakarta: Erllangga.
  • Nama pengarang: Amrin Saefullah è Saefullah, A.2017. Ilmu Biologi dan Anatomi Tubuh. Semarang: Eka Sejahtera.

 

Nama penulis lebih dari dua kata

Nama Belakang, Nama Depan  (spasi) Nama Tengah. Tahun terbit. Judul Buku (ditulis miring). Kota Terbit: Nama Penerbit.

Contoh:

  • Nama pengarang: Ilham Putra Soleh è Soleh, IP.2019. Ilmu Fiqih dan Penerapannya. Semarang: Eka Sejahtera
  • Nama pengarang: Dila Sari Kurniawati è Kurniawati, DS.2001. Cara Mendidik Anak Bandel. Bandung: Citra Indah.

 

Nama penulis lebih dari satu orang

Nama belakang penulis pertama, nama depan penulis pertama, nama penulis kedua. Tahun terbit. Judul buku (ditulis miring). Kota terbit: nama penerbit.

Nama belakang penulis, nama depan penulis, dkk. tahun terbit. Judul buku (ditulis miring). Kota terbit: nama penerbit.

Contoh:

  • Nama pengarang: Alif Prayogo dan Doni è Prayogo, A, Doni. 2012. Cara Cepat Kaya. Banjarnegara: Bebas.

 

Daftar pustaka dari buku terjemahan

Steve M. 2010. Masyarakat Sosial. Sukirman A, penerjemah. Bandung (ID): Gramedia. Terjemahan dari: Karunia Jaya.

 

Daftar pustaka dari buku editor

Nama editor, ed. tahun. Judul buku (ditulis miring). Tempat terbit (kode negara): nama penerbit.

Contoh:

  • Alif P, ed. 2018. Teknologi Komputer. Semarang (ID): Jaya Terus.

 

Daftar pustaka terdapat nama pengarang dan editor

Nama pengarang. Tahun. Judul buku (ditulis miring. Nama editor, editor. Tempat terbit: nama penerbit.

Contoh:

  • Sukirno, AM. 2011. Perubahan Ekonomi. Samidi M, editor. Jakarta (ID): Jaya Terus.

 

Daftar pustaka sumber buku tanpa pengarang

Anonim hanya boleh ditulsi jika dalam buku aslinya memang tidak dicantumkan nama lembaga atau badan yang menerbitkannya.

Departemen Pendidikan Nasional. 2009. Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar. Jakarta (ID): Citra Kembang.

[Anonim]. 2017. Pahlawan Rakyat. Semarang (ID): Gramedia.

 

Contoh Daftar Pustaka dari Jurnal, Laporan, Makalah

cara penulisan daftar pustaka yang bersumber dari jurnal adalah sebagai berikut:

Nama pengarang. Tahun. Judul buku (ditulis miring). Volume: Halaman.

Contoh:

  • Samidi, JK. 2019. Cara Bertahan di Era Globalisasi yang Semakin Deras. 30 (1): 65-79.

Sedangkan untuk penulisan daftar pustaka yang menggunakan makalah sebagai sumbernya adalah sebagai berikut:

Nama pengarang. Tahun Seminar. Judul Makalah. Makalah. Dalam: Nama seminar dan lokasinya, tanggal, dana bulan.

Contoh:

  • Ismail Kolis. 2019. Cara mengatasi pergaulan bebas di lingkungan. Makalah. Dalam: Seminar Antisipasi Pergaulan Bebas di Balai Desa Danaraja. 19 Agustus 2018.

 

Contoh Daftar Pustaka dari Skripsi, Tesis, Disertasi

Nama pengarang. Tahun. Judul [jenis publikasi]. Tempat Institusi (kode negara): nama Institusi tersedianya karya ilmiah.

Contoh:

  • Putri N. 2018. Pengaruh globalisasi bagi masyarakat Indonesia [skripsi]. Semarang (IDE): Institusi Ekonomi Semarang.

 

Contoh Daftar Pustaka dari Koran dan Majalah

Nama pengarang. Tanggal terbit (tahun bulan tanggal). Judul artikel. Nama surat kabar. Informasi seksi: halaman (kolom).

Contoh:

  • Supardi SI. 2019 Januari 9. Demokrasi yang tidak bebas lagi. Berita Hari Ini. Opini Kita: 2 (kol 1-4).

 

Contoh Daftar Pustaka dari Internet dan Media Online

  • Riyatno, Sapri. 2012. Ilmu yang Harus Kamu Miliki di https://pintarnesia.com (akses 20 September 2013).

 

Nah, itulah penjelasan yang bisa mastekno sampaikan mengenai daftar pustaka mulai dari pengertiannya, prinsip-prinsipnya, sampai dengan cara menulis dan contoh daftar pustaka dari berbagai sumber yang ada. Sekarang kamu jadi sudah tahu bagaimana cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar. Apabila kamu disuruh membuat karya ilmiah kamu jadi bisa membuat karya ilmiah yang valid dengan disertai daftar pustaka yang dibuat dengan aturan yang ada.

 

Demikianlah informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kamu tentang contoh daftar pustaka beserta cara membuatnya lengkap. Semoga apa yang tadi kami sampaikan bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kamu mengenai daftar pustaka. Jika ada kesalahan dalam informasi yang saya sampaikan, silahkan komen di bawah. Terima kasih.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 Contoh Daftar Pustaka: Makalah, Jurnal, Skripsi dan Cara Menulis

20 Contoh Daftar Pustaka: Makalah, Jurnal, Skripsi dan Cara Menulis

Contoh Daftar Pustaka – Bagi kamu yang sekolah di SMA atau SMK dan jenjang pendidikan berikutnya mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah daftar pustaka. Saat di sekolah pasti kamu pernah menjumpai mata pelajaran yang membahas mengenai daftar pustaka. Biasanya daftar pustaka ini dipelajari pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Daftar pustakan merupakan sesuatu yang sangat penting dan tidak boleh dilupakan.

Jika daftar pustaka ini tidak dituliskan maka akan ada sesuatu yang kurang dan tidak valid. Mengapa daftar pustaka ini sangat penting? Sebelum itu, apakah kamu sudah tahu apa yang dimaksud dengan daftar pustaka ini? Nah, pada kesempatan kali ini mastekno akan memberikan penjelasan mengenai pengertian daftar pustaka beserta hal-hal lain yang perlu kamu ketahui mengenai dalam daftar pustaka.

 

Pengertian Daftar Pustaka

contoh daftar pustaka beserta cara membuatnya lengkap 1

Daftar Pustaka adalah tulisan yang ada di akhir sebuah karya tulis yang dijadikan sebagai sumber referensi dari penulis termasuk oleh mahasiswa dalam menyusun suatu karya tulis ilmiah baru mereka. Jadi daftar pustaka ini sangat penting, setiap dosen akan meminta para mahasiswa untuk menyertakan daftar pustaka mereka di akhir skripsi, makalah, laporan, dan karya tulis ilmiah lainnya yang telah dibuat oleh mahasiswa tersebut.

Perlu kamu ketahui bahwa penulisan daftar pustaka ini juga tidak boleh asal dan harus urut sesuai dengan abjad dari atas ke bawah. Daftar pustaka juga harus terdiri atas nama penulis, tahun terbit, judul tulisan, penerbit dan lokasi penerbit. Ada aturan-aturan serta panduan dalam menulis daftar pustaka yang baik dan benar. Nanti akan ada bagian dimana artikel ini membahasnya, jadi silahkan baca sampai selesai.

 

Kapan Daftar Pustaka Harus Dicantumkan?

Kapankah kita harus mencantumkan daftar pustaka pada karya tulis yang kita buat? Dalam karya ilmiah kamu harus mencantumkan daftar pustaka pada saat kamu mencantumkan atau mengutip setiap catatan atau kutipan baik itu berupa kata, kalimat, maupun paragraf dari karya tulis orang lain yang dimasukkan kedalam karya tulis kamu. Hal ini sudah menjadi aturan dan kaidah dalam penulisan karya tulis yang baik dan benar serta tidak bisa diganggu gugat lagi.

 

Mengapa Daftar Pustaka Penting?

Mengapa sebuah daftar pustaka itu penting untuk karya ilmiah yang kita tulis? Ada beberapa hal yang membuat daftar pustaka ini penting, berikut adalah beberapa fungsi daftar pustaka:

  • Menjadikan suatu karya tulis menjadi valid karena dibuat berdasarkan dari referensi yang telah ada dan sudah disesuaikan dengan bidang keahlian masing-masing.
  • Untuk menghindari tuduhan plagiat pada suatu karya tulis yang kamu buat.
  • Sebagai pemenuh syarat utama dalam pembuatan karya tulis, karena karya tulis ilmiah itu harus memiliki dan menyertakan daftar pustaka
  • Dapat memberikan pertanggung jawaban ilmiah dan sebagai bentuk apresiasi dari penulis atas penggunaan gagasan dan ide karya orang lain dalam karya tulis miliknya.

 

Prinsip Menulis Daftar Pustaka

Dalam menulis sebuah daftar pustaka untuk karya ilmiah, kamu tidak boleh menulisnya sembarangan. Kamu harus mengikuti prinsip yang biasanya digunakan dalam menulis daftar pustaka. Berikut ini adalah beberapa prinsip dalam menulis daftar pusta yang harus kamu ikuti.

  • Penulisan nama pada daftar pustaka harus dibalik dan dipisahkan dengan tanda koma, dan nama depan cukup ditulis dengan huruf pertamanya saja. Jika nama tersebut terdiri dari 3 kata, maka penulisannya bisa dimulai dari nama yang paling akhir kemudian diikuti dengan singkatan dari nama pertama ke belakang.
  • Penulisan nama pengarang tidak perlu disertai dengan gelar orang tersebut, baik itu gelar akademik, agama, ataupun keturunan.
  • Jika penulisan nama lebih dari satu orang maka bisa menggunakan tanda koma untuk memisahkannya dengan penulis yang lain.
  • Judul buku pada daftar pustaka ditulis miring, namun untuk judul artikel tidak perlu ditulis miring.
  • Setiap awal kata pada judul buku harus menggunakan huruf besar atau huruf kapital kecuali pada kata tugas.
  • Judul artikel ditulis menggunakan huruf kecil, kecuali pada huruf awalnya saja. Daftar pustakan harus urut sesuai dengan alfabet.
  • Jarak spasi antara satu referensi dengan referensi yang lain sama seperti jarak pada makalah atau skripsi, yaitu 1,5 sampai dengan 2.
  • Untuk sambungan referensi diketik dengan cara menjorok ke dalam sebanyak 5 sampai 7 ketukkan dan jaraknya rapat atau tunggal satu.
  • Nama penulis hanya perlu diganti dengan garis jika penulis tersebut menggunakan beberapa referensi rujukan.

 

Tips Menulis Daftar Pustaka

Untuk mempermudah kamu dalam menulis daftar pustaka, ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan. Berikut ini adalah 3 tips dalam menulis daftar pustaka:

  • Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengklasifikasikan referensi atau sumber kamu berdasarkan kategorinya. Contohnya adalah pengklasifikasian pada kategori buku, kategori jurnal, kategori majalah, kategori surat kabar, jurnal online, dan sebagainya. Hal ini dilakukan supaya kamu bisa lebih fokus dalam menuliskan daftar pustaka kamu berdasarkan kategori, karena tiap kategori mempunyai format penulisan yang hampir sama.
  • Kemudian setelah itu kamu juga bisa mengurutkan masing-masing sumber berdasarkan dari abjadnya. Hal ini dilakukan supaya kamu lebih mudah dalam menuliskan daftar pustaka. Selain itu, hal ini juga akan memudahkan kamu pada saat menyusun daftar pustaka secara keseluruhan.
  • Yang terakhir adalah kamu harus menuliskan daftar pustaka sesuai dengan tata cara yang sudah ada dan disesuaikan dengan masing-masing kategori sumber.

 

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

Sama seperti sebelumnya pada prinsip menulis daftar pustaka, yang membedekan adalah di bagian ini akan dijelaskan secara lebih detail tentang hal-hal yang bisa dikatakan sangat biasa dan perlu untuk kamu perhatikan pada saat menulis daftar pustaka. Berikut adalah hal-hal tersebut:

  1. Struktur penulisan dalam menulis daftar pustaka adalah nama, tahun terbit, judul, lokasi penerbit, dan nama penerbit.
  2. Masing-masing bagian dalam daftar pustaka harus dipisahkan dengan tanda titik (.).
  3. Untuk lokasi penerbit dan nama penerbit harus dipisahkan dengan tanda titik dua (:).
  4. Pada penulisan nama, penulis tidak perlu menuliskan gelar baik itu gelar akademik ataupun keturunan serta agamanya.
  5. Penulisan judul karya tulis menggunakan jenis font italic. Kecuali jika karya tulis tersebut bersumber dari artikel maka judul artikel ditulis seperti biasa apapun bahasa yang digunakan. Kemudian pada penulisan judul artikel, jika ada istilah asing maka harus ditulis menggunakan huruf miring.
  6. Hal penting terakhir adalah kategori sumber sangat berpengaruh dalam penulisan daftar pustaka yang kamu buat.

 

 

Cara Menulis Daftar Pustaka

contoh daftar pustaka beserta cara membuatnya lengkap 2

Dalam menulis daftar pustaka ada beberapa sumber yang bisa kita gunakan, nah tiap sumber ini memiliki perbedaan dalam cara menulisnya meskipun cuma sedikit. Namun kamu tidak perlu khawatir, berikut ini akan mastekno jelaskan bagaimana cara menulis daftar pustaka berdasarkan dari kategori sumbernya.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Buku

Bagi kamu yang menggunakan buku sebagai sumber dalam membuat karya ilmiah, berikut ini adalah cara penulisan atau susunan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku.

  • Nama penulis. Nama penulis dalam penulisan daftar pustaka yang bersumber dari buku harus terbalik, jadi penulisan dimulai dari nama belakan kemudian penulisan namanya harus dipisahkan dengan tanda koma (,). Jika nama penulis berjumlah lebih dari dua kata maka urutan penulisannya dimulai dari nama paling belakang kemudian dilanjutkan dengan nama depan dan nama berikutnya. Jangan lupa juga untuk memisahkan nama terakhir dan nama awal dengan tanda koma (,).
  • Tahun terbit. Penulisan tahun terbit dalam daftar pustaka sumber buku harus menggunakan angka dan tidak boleh menggunakan kalimat.
  • Judul buku. Penulisan judul buku dalam daftar pustaka disesuaikan dengan judul buku aslinya. Pada setiap kata juga harus menggunakan font capital atau huruf besar kecuali pada kata penghubung. Untuk penulisan judul buku jangan lupa juga untuk menggunakan font italc.
  • Kota terbit dan Penerbit. Saat penulisan penerbit ini jangan lupa untuk menambahkan titik dua (:) diantara penulisan kota penerbit dan penerbit buku yang dijadikan referensi.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Koran / Majalah

Bagi kamu yang menggunakan koran atau majalah sebagai sumber referensi kamu dalam membuat karya ilmiah, berikut ini adalah cara penulisan atau susunan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari koran atau majalah.

  • Nama penulis artikel. Sama seperti penulisan nama pengarang dalam daftar pustaka sumber buku, penulisan nama daftar pustaka sumber koran juga harus ditulis terbalik. Jadi dimulai dari nama belakangnya terlebih dahulu kemudian di pisahkan oleh koma (,) dan dilanjutkan dengan nama depannya. Namun jika penulis memiliki nama lebih dari dua kata maka urutannya dimulai dari nama terakhir kemudian dilanjutkan dengan nama depan dan keduanya. Dan jangan lupa untuk memisahkan nama terakhir dan nama awal dengan tanda koma (,).
  • Judul artikel. Penulisan judul artikel dalam daftar pustaka yang bersumber dari koran atau majalan menggunakan huruf cetak normal dan menggunakan huruf kapital pada setiap katanya, kecuali pada penulisan kata hubung.
  • Nama koran atau majalah. Penulisan untuk nama koran atau majalah yang dijadikan referensi harus menggunakan huruf kapital di awal katanya.
  • Nomor halaman. Daftar pustaka yang bersumber dari majalah atau koran tidak menggunakan lokasi penerbit dan penerbit buku tersebut. Hal inilah yang membedakan daftar pustaka yang bersumber dari buku dengan yang bersumber dari koran atau majalah.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Jurnal, Makalah, Laporan

Bagi kamu yang menggunakan jurnal, laporan, ataupun makalah untuk menulis karya ilmiah, ada dua jenis yang yang berupa print out atau sudah dicetak dan digital atau soft file (belum dicetak). Berikut ini adalah susunan penulisan pada daftar pustaka yang bersumber dari jurnal.

  • Nama penulis. Sama seperti pada cara penulisan daftar pustaka sebelumnya, untuk penulisan nama penulis ini di awali dengan nama belakang, kemudian dilanjutkan dengan nama depan yang dipisahkan dengan tanda koma (,).
  • Tahun penerbit jurnal. Tahun penerbit jurnal dalam daftar pustaka harus ditulis menggunakan angka dan tidak boleh menggunakan huruf.
  • Judul jurnal.
  • Nama penerbit.
  • Menyertakan informasi mengenai volume atau edisi jurnal.
  • Menyertakan link url untuk mengakses jurnal yang digunakan sebagai acuan atau sumber referensi.
  • Tanggal akses jurnal.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Skripsi, Tesis, Disertasi

Bagi kamu yang menggunakan skripsi, tesis, atau disertasi sebagai sumber untuk menulis karya ilmiah, berikut ini adalah format penulisan daftar pustakanya.

  • Nama penulis.
  • Tahun terbit.
  • Judul skripsi, tesisi, atau disertasi yang baik ditulis dalam tanda petik (“ “).
  • Nama fakultas.
  • Nama universitas.
  • Lokasi kota dari universitas.

 

Cara Menulis Daftar Pustaka Sumber Internet dan Media Online

Sebelum kamu memilih sumber yang berasal dari internet, alangkah baiknya kamu mengecek dan memastikan bahwa sumber yang kamu gunakan merupakan website ilmiah dan memang bisa dipertanggung jawabkan kebenaran informasi di dalamnya. berikut ini adalah susunan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari internet.

  • Nama penulis.
  • Tahun penulisan.
  • Judul artikel.
  • Link url.
  • Sertakan juga jam dan tanggal kamu mengakses artikel tersebut.

 

 

Contoh Daftar Pustaka

contoh daftar pustaka beserta cara membuatnya lengkap 3

Setelah panjang lebar kami menjelaskan mengenai pengertian daftar pustaka sampai dengan cara menulis daftar pustaka, tidak lengkap kiranya jika kami tidak memberikan contoh daftar pustaka.

 

Contoh Daftar Pustaka Sumber Buku

Nah, oleh karena itulah kami akan memberikan beberapa contoh daftar pustaka berdasarkan sumber-sumber referensinya.

 

Nama penulis terdiri dari dua kata

Nama Belakang, Nama Depan (ditulis menggunakan huruf pertama), Tahun terbit. Judul buku (ditulis miring). Kota terbit: Penerbit.

Contoh:

  • Nama pengarang: Mahmud Saefudin è Saefudin, M.2019. Ilmu Statistika dan Teknologi. Jakarta: Erllangga.
  • Nama pengarang: Amrin Saefullah è Saefullah, A.2017. Ilmu Biologi dan Anatomi Tubuh. Semarang: Eka Sejahtera.

 

Nama penulis lebih dari dua kata

Nama Belakang, Nama Depan  (spasi) Nama Tengah. Tahun terbit. Judul Buku (ditulis miring). Kota Terbit: Nama Penerbit.

Contoh:

  • Nama pengarang: Ilham Putra Soleh è Soleh, IP.2019. Ilmu Fiqih dan Penerapannya. Semarang: Eka Sejahtera
  • Nama pengarang: Dila Sari Kurniawati è Kurniawati, DS.2001. Cara Mendidik Anak Bandel. Bandung: Citra Indah.

 

Nama penulis lebih dari satu orang

Nama belakang penulis pertama, nama depan penulis pertama, nama penulis kedua. Tahun terbit. Judul buku (ditulis miring). Kota terbit: nama penerbit.

Nama belakang penulis, nama depan penulis, dkk. tahun terbit. Judul buku (ditulis miring). Kota terbit: nama penerbit.

Contoh:

  • Nama pengarang: Alif Prayogo dan Doni è Prayogo, A, Doni. 2012. Cara Cepat Kaya. Banjarnegara: Bebas.

 

Daftar pustaka dari buku terjemahan

Steve M. 2010. Masyarakat Sosial. Sukirman A, penerjemah. Bandung (ID): Gramedia. Terjemahan dari: Karunia Jaya.

 

Daftar pustaka dari buku editor

Nama editor, ed. tahun. Judul buku (ditulis miring). Tempat terbit (kode negara): nama penerbit.

Contoh:

  • Alif P, ed. 2018. Teknologi Komputer. Semarang (ID): Jaya Terus.

 

Daftar pustaka terdapat nama pengarang dan editor

Nama pengarang. Tahun. Judul buku (ditulis miring. Nama editor, editor. Tempat terbit: nama penerbit.

Contoh:

  • Sukirno, AM. 2011. Perubahan Ekonomi. Samidi M, editor. Jakarta (ID): Jaya Terus.

 

Daftar pustaka sumber buku tanpa pengarang

Anonim hanya boleh ditulsi jika dalam buku aslinya memang tidak dicantumkan nama lembaga atau badan yang menerbitkannya.

Departemen Pendidikan Nasional. 2009. Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar. Jakarta (ID): Citra Kembang.

[Anonim]. 2017. Pahlawan Rakyat. Semarang (ID): Gramedia.

 

Contoh Daftar Pustaka dari Jurnal, Laporan, Makalah

cara penulisan daftar pustaka yang bersumber dari jurnal adalah sebagai berikut:

Nama pengarang. Tahun. Judul buku (ditulis miring). Volume: Halaman.

Contoh:

  • Samidi, JK. 2019. Cara Bertahan di Era Globalisasi yang Semakin Deras. 30 (1): 65-79.

Sedangkan untuk penulisan daftar pustaka yang menggunakan makalah sebagai sumbernya adalah sebagai berikut:

Nama pengarang. Tahun Seminar. Judul Makalah. Makalah. Dalam: Nama seminar dan lokasinya, tanggal, dana bulan.

Contoh:

  • Ismail Kolis. 2019. Cara mengatasi pergaulan bebas di lingkungan. Makalah. Dalam: Seminar Antisipasi Pergaulan Bebas di Balai Desa Danaraja. 19 Agustus 2018.

 

Contoh Daftar Pustaka dari Skripsi, Tesis, Disertasi

Nama pengarang. Tahun. Judul [jenis publikasi]. Tempat Institusi (kode negara): nama Institusi tersedianya karya ilmiah.

Contoh:

  • Putri N. 2018. Pengaruh globalisasi bagi masyarakat Indonesia [skripsi]. Semarang (IDE): Institusi Ekonomi Semarang.

 

Contoh Daftar Pustaka dari Koran dan Majalah

Nama pengarang. Tanggal terbit (tahun bulan tanggal). Judul artikel. Nama surat kabar. Informasi seksi: halaman (kolom).

Contoh:

  • Supardi SI. 2019 Januari 9. Demokrasi yang tidak bebas lagi. Berita Hari Ini. Opini Kita: 2 (kol 1-4).

 

Contoh Daftar Pustaka dari Internet dan Media Online

  • Riyatno, Sapri. 2012. Ilmu yang Harus Kamu Miliki di https://pintarnesia.com (akses 20 September 2013).

 

Nah, itulah penjelasan yang bisa mastekno sampaikan mengenai daftar pustaka mulai dari pengertiannya, prinsip-prinsipnya, sampai dengan cara menulis dan contoh daftar pustaka dari berbagai sumber yang ada. Sekarang kamu jadi sudah tahu bagaimana cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar. Apabila kamu disuruh membuat karya ilmiah kamu jadi bisa membuat karya ilmiah yang valid dengan disertai daftar pustaka yang dibuat dengan aturan yang ada.

 

Demikianlah informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kamu tentang contoh daftar pustaka beserta cara membuatnya lengkap. Semoga apa yang tadi kami sampaikan bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan kamu mengenai daftar pustaka. Jika ada kesalahan dalam informasi yang saya sampaikan, silahkan komen di bawah. Terima kasih.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *