Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD

20+ Cerita Rakyat Indonesia Populer, Menarik Sepanjang Masa

26 min read

Cerita Rakyat Putri Junjung Buih

Cerita Rakyat Indonesia – Cerita rakyat bisa dikatakan juga sebagai warisan negara Indonesia yang harus dibudayakan sampai saat ini. Sebagaimana pengarangnya bersifat anonim serta penyebarannya dari mulut ke mulut, tidak heran jika beberapa cerita akan terdengar berbeda tergantung siapa yang menceritakan cerita tersebut.

Banyak sekali manfaat yang bisa dirasakan dengan mengetahui berbagai cerita rakyat beberapa daerah di negara Indonesia. Setidaknya para pembaca jadi tahu tentang adat istiadat, budaya, serta nama – nama daerah pada berbagai pulau yang ada di negara Indonesia. Hal tersebut yang mendasari mengapa cerita rakyat selalu dikenalkan sejak usia dini pada anak – anak. Setiap daerah yang ada di Indonesia memiliki berbagai cerita rakyat yang berbeda serta menarik, berikut ini contoh – contoh cerita rakyat indonesia.

 

Cerita Rakyat Lutung Kasarung

cerita rakyat lutung kasarung

Pada zaman dahulu ada cerita rakyat tentang lutung kasarung, cerita tersebut dijumpai di daerah Pasundan. Pada saat itu ada seorang raja yang bernama Prabu Tapak Agung, beliau merupakan sosok raja yang sangat bijaksana serta dicintai oleh rakyatnya. Raja tersebut mempunyai 2 (dua) orang anak yang bernama Purbasari dan Purbararang.

Suatu hari sang ayah memberi pesan kepada 2 (dua) anaknya di akhir hidupnya. Dalam pesannya raja menginginkan turun tahta serta Purbasari diminta untuk menggantikannya sebagai pemimpin di kerajaan. Mendengar kabar tersebut kakaknya tidak terima, karena dia merupakan anak tertua sehingga dia merasa lebih pantas untuk menggantikan ayahnya.

Purbararang yang geram mendengar berita tersebut berencana untuk mencelakai adiknya dengan menemui nenek sihir. Hal tersebut mengakibatkan kulit adiknya penuh dengna totol hitam sehingga kondisi tersebut di gunakan oleh Purbararang untuk mengasingkan Purbasari ke hutan.

Purbasari tidak merasa kesepian saat di hutan, akrena dia banyak memiliki teman dari hewan – hewan yang tinggal disana. Salah satu temannya adalah kera, kera tersebut selalu membawakan buah dan bunga untuk menghibur Purbasari.

Suatu Malam kera tersebut bersemedi, setelah itu ada air yang tiba – tiba muncul yang membentuk sebuah telaga. Telaga tersebut memiliki air yang wangi dan jernih, kera meminta Purbasari untuk mandi di telaga tersebut seketika tubuhnya menjadi seperti semula seperti seorang putri yang cantik.

Suatu hari Kakaknya berniat untuk menjenguk Purbasari. Mulanya dia terkejut melihat adiknya kembali terlihat cantik, dia tidak menyerah serta meminta adiknya untuk adu panjang rambut, tapi ternyata rambut Purbasari lebih panjang dibandingkan dengan Purbararang.

Tidak cukup sampai disitu, Purbararang juga meminta adu tampan dengan tunangannya. Saat itu juga Purbasari menggandeng kera yang selama ini menemani hidupnya di hutan dan menghibur Purbasari. Akhirnya sebuah keajaiban terjadi pada si kera, kera tersebut berubah menjadi seorang laki – laki yang sangat tampan dan lebih tampan dibandingkan tunangan Purbararang sehingga Purbasari yang menang.

Saat itu juga Purbararang meminta maaf serta mengakui kesalahannya, akhirnya Purbasari menjadi seorang ratu yang bijaksana dalam memimpin kerajaan warisan dari ayahnya bersama dengan kera atau lutung yang sudah berubah menjadi seorang laki – laki yang tampan. Purbasari juga sudah memaafkan kakaknya dan dia tidak berniat untuk menghukum kakaknya.

Baca Juga: Contoh Cerpen.

 

Cerita Rakyat Alue Naga

cerita rakyat alue naga

Alkisah ada Sultan Meurah yang akan mengunjungi daerah pedesaan yang berada di pinggiran Kuta Raja. Banyak rakyat mengeluh karena kehilangan hewan ternak mereka, bahkan sering kali juga terjadi gempa yang sangat membahayakan orang – orang di sekelilingnya.

Berdasarkan cerita yang di sampaikan oleh rakyat, raja memerintahkan Renggali untuk menyelidiki bukit. Sesampainya Renggali disana dia mulai menelusuri dari utara sampai ke selatan bukit. Renggali merasa ada yang aneh dengan bukit tersebut, lalu dia menaiki bukit tersebut. Sampainya di sana dia sangat heran dengan munculnya air dibawah kakinya.

Tiba – tiba Renggali mendengar suara meminta maaf. Lalu setelah ditanya oleh Renggali, dia mau mengaku jika suara tersebut merupakan naga sahabat ayahnya. Betapa kegetnya Renggali saat dia melihat ternyata bukit itu mirip kepala ular yang tertimbun semak belukar. Naga itu meminta Sultan Alam untuk datang menemuinya,

Renggali menceritakan kisah tersebut kepada Sultan Meurah, akhirnya mereka berdua berangkat menuju ke bukit. Sesampainya disana naga menceritakan kejadian hingga Sultan Alam meninggal dan dia terjebak di bukit tersebut. Dia meminta dihukum tapi sang anak tidak berkenan untuk menghukumnya.

Hal tersebut dikarenakan ayahnya saja tidak ingin menghukumnya apalagi saya. Akhirnya sang naga dibebaskan. Mereka mencoba mencari pedang yang ditusukkan ke tubuhnya, setelah pedang tersebut terlepas, Sultan meminta untuk kembali ke tempat asalnya di laut. Dengan menangis naga mulai menggeser tubuhnya secara perlahan menuju ke laut. Hal tersebut menyebabkan terbentuknya alur sungai kecil yang disekelilingnya dipenihi dengan rawa – rawa yang tergenang air. Berdasarkan kejadian tersebut Sultan Meurah memberi nama tersebut dengan Alue Naga.

 

Cerita Rakyat Rawa Pening

cerita rakyat rawa pening

Berikut ini adalah cerita rakyat rawa pening yang dapat anda jadikan refeensi bacaan anda. Alkisah, pada zaman dahulu hiduplah seorang wanita di sebuah desa yang bernama Desa Ngasem. Saat itu Endang sapaan wanita tersebut sedang hamil. Namun sayangnya ia bukan melahirkan seorang bayi namun seekor naga.

Naga anaknya itu bernama baru klinting. Ia dapat berbicara layaknya manusia biasa. Suatu hari, sang anak bertanya mengenai ayahnya. Sang ibu pun menceritakan kejadian yang sebenarnya dan memberikan klinting kepadanya sebagai bukti bahwa ia adalah anak bapaknya. Ia pun bergegas menemui ayahnya yang sedang bertapa.

Ia lalu menunjukkan kelinting pemberian ibunya. Namun ayahnya masih menginginkan dia melakukan sesuatu untuk meyakinkannya bahwa naga itu adalah ayahnya. Iadimita untuk melingkari gunung. Baru klinting pun melakukannya. Sang ayah kini percaya dan emngakuinya sebagai anak. Setelah itu baru kliting diminta untuk bertapa.

Namun, suatu hari ada warga yang sedang mencari hewan untuk dijadsikan santapan saat pesta, namun mereka tak kunjung menemukannya. Akhirnya mereka menangkap baru kliting yang sedang bertapa untuk diajdikan sebagai santapan.

Baru klinting aruwahnya menjelma menjadi seorang anak kecil yang kumal. Ia mencoba mendatangi pesta tersebut untuk meminta makan, namun mereka malah mengusirnya. Lalu ia bertemu dengan seorang nenek yang baik hati. Nenek tersebut amu memberinya makanan.

Ia berpesan kepada nenek agar saat nenek mendengar suara gemuruh nenek tersebut diminta untuk menyiapkan lesung. Setelah itu, ia kembali lagi ke tempat pesta. Ia pun diusir lagi dari tempat pesta. Ia lalu menantang warga untuk mencabut pedang yang telah ia tancapkan.

Tak seorang pun dapat mencabut pedang tersebut. Akhirnya ia cabut sendiri pedang itu lalu muncullah air yang menggenangi desa tersebut. Semua warga ikut tenggelam kecuali nenek yang telah menolongnya. Itulah asal mula terjadinya rawa pening.

Baca Juga : 25 Nama Nama Nabi: Tugasnya, dan Cerita Singkat Nabi

 

Cerita Rakyat Roro Jongrang

cerita rakyat roro jongrang

Berikut ini adalah cerita rakyat roro jongrang yang menarik untuk dibaca. Alkisah pada zaman dahulu ada sebauh kerajaan besar, yaitu Prambanan. Saat itu raja yang memerintah adalah Prabu Baka. Kerajaan kecil di sekelilignya pun turut patuh dan menghormati sang raja, Prabu Baka.

Di tempat lain terdapat sebuah kerajaa yang besar juga bernama Kerajaan Pengging. Kerajaan tersebut memiliki seorang ksatria bernama Bondowoso. Ia lebih terkenal dengan nama Bandung Bondowoso yang karena ia memiliki senjata yang bernama Bandung.

Ia juga memiliki bala tentara jin yang sering ia gunakan untuk membantunya berperang dan memperluas wilayaH dan menyerang kerajaan lain. Suatu hari ia diminta sang raja yang arogan untuk menyerang Kerajaan Prambanan. Untuk mensukseskan rencananya maka Bandung Bondowoso meminta bantuan jin untuk merebut Kerajaan Prambanan.

Setelah menang dari pertempuran tersebut maka Bandung Bondowoso diminta untuk mengurus kerajaantrsebut beserta harta benda, dan keluarga Prabu Baka. Saat itu ia melihat seorang wanita yang sangat cantik dan ia mengaguminya. Wanita tersebut adalah Roro Jongrang.

Saat itu juga Bandung Bondowoso meminta Roro Jongrang untuk menjadi permaisurinya. Kali ini ia bingung akrena sebenarnya ia membenci Bandung Bondowoso yang telah membunuh ayahnya. Namu ia pun takut untuk menolaknya. Akhirnya ia mempuanyai ide untuk membuatkan seribu candi dan 2 buah sumur dalam waktu semalam.

Bandung Bondowoso pun menyetujui syaratnya. Ia merasa dapat menyelesaikannya karena ia memiliki banyak bantuan dari tentara jin. Pada malam harinya Bondowoso mengumpulkan bala tentaranya lalu melaksanakan perintah untuk membantunya membuat candi.

Diam – diam Roro Jongrang mengamati dan ia gelisah. Ia berpikir keras untuk membuat Bondowoso gagal dalam memenuhi persyratannya. Lalu ia meminta bantuan para warga sehingga seolah – olah hari sudah menjelang fajar sehingga jin yang membantunya akan segera pergi.

Dayang – dayang ,e,bakar jerami sehingga langit tampak merah. Suara lesung pun mulai bersautan. Bau harum bunga mulai tercium wanginya. Bahkansang jago pun mulai bersua dan berkoko bersahutan.

Kejadian tersebut membuat tentaranya pergi akrena mereka mengira hari sudah pagi. Mengetahui kegagalan Bondowoso maka Roro Jonggrang menghampirinya dan mengatakan bahwa Bondowo gagal memenuhi permintaanya. Bondowoso pun sangat marah sehingga ia mengututuk Roro Jonggrang menjadi patung yang keseribu.

Itulah cerita tentang sejarah terbentuknya Candi Prambanan atau yang sering dikenal sebagai Candi Roro Jongrang. Sedangkan candi yang ada di sekelilignya disebut degan Candi Sewu.

 

Cerita Rakyat Sangkuriang

cerita rakyat sangkuriang

Berikut ini adalah cerita rakyat sangkuriang, terjadinya gunung tangkuban perahu. Alkisah di sebuah desa ada anak bernama Sangkuriang. Biasanya ia sering pergi ke hutan untuk berburu. Saat itu, ia melihat seekor burung bertengger di pohon lalu ia tembak dan tepat mengenai sasaran.

Ia meminta Tumang untuk mengambilnya namun tak mau, hal ini membuat Sangkuriang marah dan tidak mengizinkan Tumang ikut pulang. Setelah sampai rumah ia ceritakan kejadian itu pada ibunya. Ibunya marah dan memukulnya. Hal ini menjadikan Sangkuriang pergi dari rumah dan mengembara.

Setelah kejadian tersebut Ibunya sangat menyesal dan selalu berdoa agar suatu hari nanti dipertemukan dengan anaknya. Doanya pun dikabulkan, ia diberi wajah yang cantik dan awet muda.

Setelah lama mengembara, Sangkuriang bermaksud untuk kembali ke kampung halamannya. Ia sangat terkejut melihat banyak perubahan di kampung halamannya. Saat diperjalanan ia bertemu dengan seorang wanita yaitu Dayang Sumbi Ibunya. Namun ia tidak tahu kalau wanita itu adalah ibunya.

Ia langsung melamarnya dan mengajaknya untuk menikah. Dayang Sumbi pun menyetujuinya. Namun, suatu hari sangkuriang meminta Dayang Sumbing untuk mengeratkan ikatan di kepalanya. Ia pun melihat adanya bekas luka persis yang ada di kepala anaknya.

Sejak saat itu, Dayang Sumbing berencana untuk menggagalkan rencana pernikahan tersebut. Ia bercerita bahwa Sangkurriang adalah anaknya. Namun sangkuriang tidak percaya. Akhirnya Dayang Sumbing meminta dua syarat, yaitu membendung sungai Citarum dan membuat sampan yang harus dikerjakan selesai sebelum fajar tiba.

Sangkuriang pun menuruti permintaannya dan meminta bantuan teman – temannya para jin untuk menyelesaikan permintaan Dayang Sumbing. Ia pun megawasi kinerja sangkuriang. Lalu, ia terkejut melihat sangkuriang dapat menyelesaikan tantangan yang diberikan olreh Dayang Sumbing.

Dayang Sumbing tak kehabisan akal, ia meminta bantuan warga untuk menggagalkan sangkuriang. Ia dan warga menggelar kain sutera berwarna merah di sebelah timur kota sehingga seolah – olah sudah tiba waktu fajar.

Sangkuriang merasa kesal dan kecewa karena tidak dapat menyelesaikan tantangannya. Oleh karena itu, ia menjebol bendungan yang telah dibuatnya sehingga menimbulkan banjir yang menenggelamkan kota tersebut.

Selain itu, ia juga menedang sampan yang telah dibuatnya sehingga sampan jatuh tertelungkup dan pada akhirnya sampan tersebut berubah menjadi gunung yang dikenal orang sebagai gunung tangkuban perahu.

 

Cerita Rakyat Danau Toba

cerita rakyat asal mula danau toba

Alkisah seorang petani yang sangat rajin dan ulet dalam bekerja. Ia hidup sebatang kara tanpa keluarga yang menemaninya. Pekerjaannya sehari – hari adalah menggarap ladang dan mencari ikan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Suatu hari petani tersebut memancing ikan di sungai. Berbekal peralatan pancing, umpan dan tempat ikan ia mulai melangkah menuju ke sungai. Sesampainya disana ia langsung melempar kail yang telah dipasangi umpan. Lalu ia berdoa kepada Tuhan agar ia bisa mendapatkan banyak ikan.

Ia sangat senang saat ikan yang didapatkannya besar. Namun petani tersebut kaget karena ikan itu dapat berbicara dan meminta petani itu agar iaknnya tidak dimakan. Seketika itu jga petani melepaskan iakn tersebut. Betapa kagetnya petani itu saat ikan tadi berubah menjadi seorang wanita yang cantik.

Ikan tersebut ternyata adalah seorang puteri yang dikutuk menjadi ikan. Dia mengucapkanterima kasih karena telah membebaskannya dari kutukan. Sebagai imbalannya ia mau dijadikan istri petani tersebut.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah tidak boleh menceritakan dan menyebutkan asal usul puteri dari seekor ikan. Apabila dialnggar maka akan terjadi mala petaka yang sangat dahsyat. Petai pun menyetujuinya.

Setelah menikah mereka dikaruniai seorang anak laki – laki. Mereka hidup bahagia bersama anaknya yang tampan. Namun, anaknya itu memiliki sifat yang membuat orang lain heran, yaitu ia tak pernah merasa kenyang sehingga ia sering menghabiskan makanann.

Suatu hari sang aak diminta ibunya untuk mengantarkan makanan untuk bapaknya yang sedang bekerja di sawah. Namun, sayangnya sang anak melahap sendiri makanan tersebut dan tidur di gubuk. Bapaknya menunggu makanan datang, sudah tidak kuat menahan haus dan lapar maka petani itu pulang. Ditengah jalan ia menjumpai anaknya yang telah tidur.

Saat itu juga petanih marah kepada anaknya karena makanan yang mejadi jatahnya dimakan. Dan tanpadisengaja petani itu melanggar janjinya. Ia mengucapkan “dasar anak ikan” Saat itu juga anak dan istrinya menghilang. Setelah itu muncul air daribekas jejak kaki sehingga membentuk sebuah telaga yang kini dikenal dengan danau toba.

 

Cerita Rakyat Malin Kundang

cerita rakyat malin kundang

Alkisah terdapat sebuah keluarga yang memiliki seorang anak bernama Malin Kundang. Kondisi tersebut tersebut sangat memprihatinkan sehingga ayahnya merantau ke negeri seberang.

Malin dan ibunya berharap ayahnya akan pulang membawa banyak uang yang daapt mereka gunakan untuk mencukupi kebutuhan sehari – hari. Namun, sang ayah tak kunjung pulang. Hal ini menjadikan mereka kecewa.

Saat Malin sudah dewasa, ia ingin merantau ke negeri sebelah agar ia menajdi orang kaya. Di dalam kapal ia banyak belajar tentang perkapalan dengan teman – temannya yang lebih berpengalaman. Hingga kini Malin telah menjadi seseorang yang ahli dalam bidang perkapalan.

Suatu hari kapal dagang yang dinaikinya diserang bajak laut sehingga ia tak punya apa – apa lagi. Semua barang berharga telah dirampas. Beruntungnya Malin yang bersembunyi di sebuah ruang kecil. Kini ia terdampar di sebuah desa. Warga setempat pun menolognya setelah ia menceritakan kejadian yang menimpa dirinya dan rekannya saat di kapal dagang.

Ia sangat beruntung karena ia mendarat di desa yang sangat subur. Karena keteguhan dan keuletannya telah berhasil membawanya menuju pintu kesuksesan. Faktanya, ia berhasil menjadi orang kaya dan memiliki banyak kapal dagang. Ia lalu melamar seorang gadis untul menjadi istrinya.

Setelah beberapa lama menikah maka malin mengajak istrinya untuk berlayar menggunakan sebuah kapal yang besar dan mewah. Melihat ada kapal yang berlabuh maka ibunya segera menghampiri kapal tersebut. Ia yakin bahwa orang yang ada di kapal tersebut adalah anaknya, Malin.

Saat ia turun dari kapal maka ia disambut dengan hangat oleh ibunya. Seketiak itu ibunya memeluknya dengan erat. Lalu, Malin berpura – pura tidak mengenali ibunya. Ia malu mengakui ibnya yang sudah tua dengan pakaian yang compang – camping. Bahkan ia tega mengatakan bahwa ibunya adalah seorang pengemis.

Mendengar perkataan Malin, ibunya sangat marah. Ibunya berdoa “Ya Tuhanku, apabila benar ia adalah anakku maka aku kutuk ia menjadi batu.” Saat itu juga angin kencang dan badai menghancurkan kapal Malim dan perlahan malin berubah menjadi batuy karang.

 

Cerita Rakyat Timun Emas

cerita rakyat timun mas

Alkisah hiduplah seorang janda tua. Ia bernama Sarni. Ia hidup sebatang kara dan tidak memiliki anak. Janda itu bernama Sarni. Suatu hari Sarni pergi ke hutan untuk mencari kayu. Namun, dipertengahan jalan ia bertemu dengan raksasa. Raksasa itu menginginkan seorang anak untuk disantapnya. Lalu, Sarni berkata bahwa ia tidak memiliki anak.

Saat itu juga raksasa memberikan biji timun. Ia juga berpesan bahwa Sarni akan emndapatkan anak setelah 2 minggu. Sarni harus memberikan anakny kelak saat berumur 6 tahun.

Setelah dua minggu, salah satu mentimun itu ada yang sangat besar. Setelah itu, ia membelahnya dan di dalamnya terdapat seorang bayi. Kini Sarni tidak hidup sendiri lagi dan kini ia memiliki seorang anak perempuan yang cantik bernama Timun Mas.

Suatu hari raksasa datang untuk menagih janjinya mengambil Timun Mas. Pada hari itu, Sarni berkata untuk menundanya dengan alasan semakin dewasa maka semakin enak rasanya. Raksasa itu menuruti saran Sarni.

Suatu hari ia bermimpi agar anaknya yakni timun mas diminta untuk menemui petapa di gunung. Pagi harinya ia meminta timun mas untuk segera bergegas mencari petapa tersebut. Petapa memberiakn empat buah bungkusan kecil setelah timun mas menceritakan kejadia yang sebenarnya.

Saat itu juga sang petapa memberikan petunjuk penggunaannya. Empat kantong itu berisi biji mentimun, jarum, garam, dan terasi. Timun Mas diminta untuk melemparkannya satu satu apabila dikejar oleh raksasa. Setelah itu ia berpamitan pulang.

Keesokan harinya raksasa datang kembali dan menagih janjinya. Sarni meminta raksasa itu untuk tidak mengambil anaknya karna Sarni sangat mencintai anaknya. Bahkan ia rela menawarkan diri untuk disantap. Namun, raksasa menolak dan marah.

Tak tega melihat Sarni diperlakukan seperti itu oleh raksasa maka Timun Mas keluar dan menantang raksasa. Pada lemparan pertama timun mas melempar biji timun. Namun raksasa tetap dapat mengejarnya dan melewati tanaman timun yang melilit di tubuhnya.

Kedua ia menabur jarum, seketika itu juga tumbuh pohon bambu yang tajam dan tinggi. Meski kaki raksasa berdarah – darah, namun raksasa tetap dapat mengejarnya. Ketiga, ia menabur garam dan seketika itu mncullah lautran. Seketika itu pula raksasa dengan mudahnya melewati lautan tersebut.

Terakhir Timun Mas menabur terasi sehingga terbentuklah lautan lumpur yang mendidih. Raksasa itu terscebur di dalamnya dan mati. Setelah keajdian itu, Timun Mas dan Sarni hidup bahagia.

 

Cerita Rakyat Batu Menangis

cerita rakyat batu menangis

Berikut ini adalah cerita rakyat batu menangis yang wajib anda baca. Alkisah terdapatseorang janda miskin dan seorang gadis. Mereka tinggal di suatu desa di Kalimantan. Anaknya sangat cantik namun perilakunya yang buruk dan manja.

Suatu hari anak gadis itu diabwa ibunya ke desa untuk berbelanja. Disepanjang perjalana banyak orang yang bertanya kepada anak tentang siapa yang berjalan dibelakangnya. Pertama, anaknya menjawab bahwa ibunya itu adalah pemabntunya. Kedua ia menjawab ibunya itu adalah budaknya. Hal ini dilakukan secara berulang – ulang oleh sang anak.

Ibunya sudah tidak tahan mendengar jawaban sang anak yang sama dari orang ke orang yang bertanya. Ibu tersebut allau berdoa agar anaknya dihukum. Dengan perlahan anaknya berubah menjadi batu. Saat sampai di setengah badan anaknya meminta ampun. Namun sayangnya gadis itu telah berubah menjadi batu menangis.

 

Cerita Rakyat Asal Mula Selat Bali

cerita rakyat selat bali

Alkisah, dahulu hiduplah seorang Brahmana bernama Sidi Mantra. Ia mendapatkan hadiah berupa istri yang cantik dan harta. Mereka dikaruniai seorang anak laki – laki bernaam Manik Angkeran.

Manik angkeran tumbuh menjadi pemuda yang gagah dan pandai. Namun ia menghabiskan harta kekayaan orang tuanya untuk berjudi dan bermain – main. Lalu, ayahnya bertapa. Saat itu tiba – tiba ia mendengar suara untuk pergi ke Gunung Agung menemui Naga Besukih. Ia mengutarakan maksud kedatangannya.

Setelah itu, sang naga keluar dan setelah menggeliat keluar emas di sisiknya. Setelah selesai dan merngucapkan terima kasih maka ayah tersebut pulang ke rumah. Beberapa waktu setelah itu, manik penasaran dari mana ayahnya mendapatkan harta itu. Setelah tau manik pun pergi ke gunung untuk mendapatkan harta dari naga.

Namun, karena keserakahannya ia memotong ekor naga saat naga akan berputar kembali ke sarangnya. Lalu, anaknya terbakar dan mati. Ayahnya pun meminta sang naga untuk menghidupkan anaknya lagi. Naga pun mengabulkannya dengan memberikan sebuah syarat ia mau mengembalikan ekor naga tersebut.

Akhirnya anaknya pun dapat dihidupkan kemabli. Namun, sang ayah tidak ingin tinggal bersama anaknya sehingga anaknya diminta untuk memulai kehidupan baru. Dengan kekuatan yang dimilikinya ayahnya membuat garis pemisah antara dia dan anaknya. Dari situlah muncul air. Itulah asal mula terbentuknya selat Bali.

 

Cerita Rakyat Cindelaras

cerita rakyat cindelaras

Alkisah terdapat seorang raja Kerajaan Jenggala yang bernama Raden Putra. Dia memiliki seorang ratu dan selir. Selir tersebut memiliki kepribadian yang buruk dan berusaha untuk meyingkirkan sang ratu.

Suatu hari sang selir berpura – pura sakit dan memfitnah sang ratu melalui bantuan penyembuh. Penyembuh mengatakan bahwa selir tersebut sakit karena meminum racun yang telah dicampurkan dalam minuman selir.

Raden Putra marah besar dan tidak mau menghiraukan penjelasan sang ratu. Padahal sang ratu tidak bersalah dan saat ini ia telah mengandung anaknya Raja. Ratu dihukum dengan dibuang di hutan. Anak buahnya tidak tega untuk membunuh ratu sehingga ia membuatkan rumah di tengah hutan.

Beberapa bulan kemudian lahirlah seorang bayi laki – laki yang diberi nama Cindelaras. Dia adalah anak laki laki yang baik, sehat dan tampan. Suatu hari ia bersama ibunya ke hutan mencari bahan bakar. Cindelaras menemukan sebuah telur yang dijatuhkan oleh elang. Telur itu menetas menjadi ayam.

Setiap pagi ayam jago itu selalu bernyanyi dengan merdu “Tuanku adalah Cindelaras. Rumahnya adalah di hutan. Dia adalah piutra dari Raden Putra.” Setiap hari Cindelaras sangat bahagia mendengar ayam jagonya menyanyikan lagu tersebut. Hal ini memotivasinya untuk selalu bangun pagi.

Suatu hari cindelaras penasaran tentang siapa sebenarnya raden putra itu. Lalu ibunya menceritakan yang sebenarnya. Hal ini membulatkan tekad Cindelaras untuk pergi ke istana memberitahukan apa yang sebenarnya terjadi kepada ayahnya.

Ditengah perajalanan ia ditantang untuk mengadu ayamnya. Hasilnya ayam jago cindelaras selalu menang. Kabar ini menyebar hingga ke istana. Raja pun mengundangnya untuk hadir. Jika Cindelaras menang maka ia akan mendapat separuh dari hartanya. Sedangkan jika kalah maka kepalanya akan dipotong. Kini ayamnya pun menang.

Raja peansaran dengan siapa Cindelaras itu. Lalu ayam jagonya bernyanyi “Tuanku adalah Cindelaras. Rumahnya adalah di hutan. Dia adalah piutra dari Raden Putra.” Mendgarnya sang raja meminta Cindelaras untuk menjelaskan tentang ibunya.

Dari peristiwa ini penyembuh pun meminta maaf karena telah berbohong saat itu. Kini selir dihukum dan sang ratu kembali hidup bahagia di kerajaan bersama raja dan anaknya.

 

Cerita Rakyat Keong Mas

cerita rakyat keong mas

Alkisah pada zaman dahulu hiduplah seorang raja Kertamerta namanya. Ia adalah raja di kerajaan Daha. Ia pun memiliki dua orang putra bernama Dewi Galuh dan Candra Kirana. Mereka hidup bahagia.

Suatu hari datanglah seorang pangeran bernama Inu Kertapati untuk melamar salah satu dari anak sang raja. Lalu, mereka melangsungkan acara tunangan. Ternyata Dewi Galuh pun juga menaruh hati padanya. Hal ini menyebabkan sang kakak membuat rencana untuk menyingkirkan Candar Kirana dari kerajaan.

Dewi Galuh meminta bantuan penyihir untuk membuat adiknya berupa buruk. Namun sayangnya penyihir itu tidak dapat masuk ke istana. Lalu ia memfitnah Candra Kirana hingga ia dikeluarkan dari kerajaan.

Di perjalanan ia bertemu dengan penyihir jahat lalu diubah menjadi keong. Penyihir tersebut mengatakan bahwa kutukan itu akan hilang saat ia bertemu dengan tunangannya Raden Inu Kertapati.

Suatu hari Raden Inu Kertapati mencari Candra Kirana karena ia tahu bahwa Candra Kirana masih hidup. Ia tak lelah mencarinya hingga suatu hari ia bertemu dengan Candra Kirana. Lalu raden tersebut membawanya pulang ke istana. Tak lupa Candra Kirana mengajak nenek yang selama ini merawatnay saat ia berubah menjadi keong.

Akhirnya setelah sampai di istana ia menceritakan semuanya kepada sang ayah lalu ayah pun minta maaf. Sedangkan galuh dewi melarikan diri ke hutan. Sejak saat itulah Candra Kirana dan Inu Kertapati menikah dan hidup bahagia bersama.

 

Cerita Rakyat Ande-Ande Lumut

cerita rakyat ande-ande lumut

Alkisah terdapat kerajaan bernama Kerajaan Kahuripan. Kerajaan tersebut terbagi atas dua yaitu Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala. Kedua kerajaan tersebut akhirnya bersatu kembali sesuai dengan permintaan sang raja.

Namun, kepuusan untuk menikahkan Pangeran Raden Panji dan Putri Sekartaji ditentang oleh ibu tirinya. Lalu ibu tirinya merencanakan untuk menyembunyikan Putri Sekartaji dan ibu kandungnya.

Suatu hari Pangeran datang dan ingin menikahi Sekartaji namun ia tidak ada. Dengan segera ibu tirinya meminta untuk menikah dengan anaknya Indah Sari. Namunsaat itu juga pangeran menolaknya dan akhirnya ia mencari sang putri.

Pangeran tersebut diangkat menjadi anak oleh mbok rondo dan kini ia bernama anmde – ande lumut. Suatu hari ia meminta ibunya untuk mengabarkan bahwa dia ingin mencari istri. Kabar tersebut telah menyebar hingga ketelingan putri yang saat ini juga mengembara dan menjadi kleting kuning.

Setelah sampai di tempat tujuan ketiga kleting itu langsung ditolak olerh ande – ande lmut karena mereka telah dicium oleh yuyu kakang yang telah membantu mereka menyeberangi sungai.

Sementara itu setelah selesai mengerjakan pekerjaan rumah kini klething kuning menyusul ketiga kakaknya untuk bertemu dengan ande – ande lumut. Saat sampai di sungai ia pun juga kebingungan untuk menyeberang. Akhirnya, yuyu kakang datang dan membantunya menyeberangi sungai tersebut.

Saat yuyu kakang menagih janji, klething kuning mengolesi pipinya dengan kotoran ayam lalu yuyu kakang tidak mau mencium dan menyuruhnya untuk segera pergi. Lalu sampailah klething kuning di kediaman ande – ande lumut. Kedatangannya disambut bahagia oleh ande – ande lumut.

Semua orang heran mengapa ande – ande lumut memilih seorang wanita yang kumal dan bau. Mbok Randa pun bingung. Begitu juga dengan klething kuning yang melihat ande – ande lumut itulah tunangannya yang selama ini dia cari.

Saat itu, ia langsung mengubah dirinya menjadi sosok wanita yang cantik. Ketiga kakaknya pun terkejut abhwa selama ini yang mereka perlakukan tidak baik itu adalah putri sekartaji. Tak lama kemudian ande – ande lumut pun mengubah dirinya menjadi pangeran Panji. Setelah itu mereka hidup bahagia.

 

Cerita Rakyat La Moelu

Cerita Rakyat La Moelu

Alkisah hiduplah seorang bernama La Moelu yang tiggal bersama sang ayah. Pekerjaan mereka adalah memancing ikan di sungai. Suatu hari mereka mendapatkan iakn kecil yang anaeh dan lucu. Sang ayah pun memintanya merawat ika tersebut.

Keesokan harinya ikan tersebut sudah besar, bahakan saat dipindah ikan itu terus membesar sehingga wadahnya tidak cukup hingga ayahnya memintaya untuk melepaskan di laut dan memberi anam ikan tersebut “Jinnade”

ia berpesan saat ia memanggilnya maka ia harius datang dan ia akan diberi makan. Suatu hari ada tetangganya yang memanggilnya dan memasaknya. Lalu La Moleu mengubur duri ikannya. Dari kuburan tersebut tumbuh pohon emas yang dimanfaatkan olehnya untuk kebaikan.

 

Cerita Rakyat Putri Junjung Buih

Cerita Rakyat Putri Junjung Buih

Alkisah terdapat kerajaan Amuntai di Pulau Kalimantan yang dipimpin oleh dua bersaudara. Keduanya dapat membagi tugas dengan baik sehingga tidak pernah terjadi perselisihan diantara keduanya. Namun keduanya belum dikaruniai anak.

Suatu hari permaisurinya telah mengandung dan melahirkan bayi kembar. Kabar tersebut membuat kakaknya semangat untuk memiliki anak. Saat itu ia menemukan bayi di sebuah sungai dan diberi nama Putri Junjung Buih. Bayi tersebut dapat berbicaar dan meminta selembar kain dan selimut yang ditenun dalam setengah hari.

Akhirnya sang raja membuat sayembara. Bagi mereka yang dapat melakuka akan diangkat menjadi pengasuhnya. Seorang perempuan bernama Ratu Kuripan memenangkan sayembara tersebut. Ia tidak hanya pandai dalam menenun melainkan juga memiliki kekuatan gaib. Lalu ratu tersebut diangkat menjadi pengasuh Putri Junjung Buih.

 

Cerita Rakyat Telaga Bidadari

cerita rakyat telaga bidadari

Di sebuah telaga disana terdapat penghuninya, yaitu seorang laki – laki tampan yang bernama Awang Sukma. Ia hidup sebatang kara dan pandai meniup suling. Dia juga senang mencari burung. Namun kali ini suasananya sepi sehingga tidak ada satupun burung yang hinggap sehingga ia tidak memanen burung. Ia pun sangat heran.

Suatu hari saat ia tidur ia mendengar suara gemuruh orang bercakap – cakap. Ternyata ada 7 bidadari yang sedang bermain air di telaga. Ia pun ingin melihatnya dengan jarak dekat. Akhirnya Awang menuju ke telaga.

Ia bersembunya dan mencoba untuk mengambil salah satu pakaian dari putri tersebut. Saat mereka akan pulang sang putri gelisah tak menemukan baju dan alat terbangnya sehingga ia meneriam tawaran dari Awang untuk tinggal di rumahnya dan akhirnya menikah. Mereka diakruniai seorang anak bernama kumalasari.

Suatu saat putri tersebut mengetahui bahwa suaminyalah yang telah meyembunyikan pakaiannya. Ia lalu kembali ke kayangan menyusul kakak – kakaknya.

 

Cerita Rakyat Bawang Merah dan Bawang Putih

cerita rakyat bawang merah dan bawang putih

Pada zaman dahulu tinggallah sebuah keluarga yang mana terdiri atas ayah, ibu dan anak berama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia.

Ayahnya sebagai seorang pedagang meski kecil anmun tetap menjalankannya dengan senang. Suatu hari ibunya sakit keras dan akhirnya meninggal. Saat itu bawang putih dan anaknya sangat terpukul dan sedih atas meninggalnya ibu tersebut.

Di desa tersebut juga terdapat seorang janda yang memiliki seorang anak bernama bawang merah. Semenjak ibu bawang putih meninggal, ibu bawang merah sering datang untuk menemani dan membantu bawang putih dalam mengerjakan pekerjaan rumah sehingga bawang putih tidak kesepian lagi.

Terbesit dibenak ayahnya untuk menikah dengan ibu bawang merah sehingga abwang putih tidak kesepian. Beliau juga sudah izin dengan bawang putih. Pada mulanya bawang merah dan ibunya sangat baik sama bawang putih, namun lama kelamaan mereka jahat dengan bawang putih.

Semua pekerjaan rumah bawang putih mengerjakan sendiri padahal bawang merah dan ibunya hanya duduk – duduk di rumah saja tanpa mengerjakan satu pun pekerjaan. Hal ini diluar sepengetahuan ayahnya.

Suatu hari ayah bawang putih meninggal. Bawang merah dan ibunya semakin bertindak semena – mena. Bahkan semua pekerjaan rumah hanya ia sendiri yang mengerjakannya. Namun ia tak bersedih hati. Ia lakukan peekrjaan itu dengan gembira, berharap suatu hari ibu tirinya mau mencintainya layaknya seorang anak kandungnya sendiri.

Suatu hari bawang putih sedang mencuci dan tidak sengaja menghanyutkan baju kesayangan ibu tirinya. Setelah mendengar cerita bawang putih, ibutirinya memintanya untuk terus mencari baju kesayangannya itu sampai ketemu.

Ia bertemu seorang nenek yang ternyata megambil baju merah milik ibu tirinya. Nenek itu amu mengembalikan dengan syarat mau menemaninya selama seminggu. Bawang putih pun menerimanya. Lalu sebelum pulang nenek memberinay labu.

Bawang putih heran saat membuka labu yang berisi emas. Melihat hal itu, bawang merah dan ibunya segera mengambil perhiasan yang berasal di dalam labu. Setelah itu, bawang merah dan ibunya meminta bawang putioh untu menceritakan kejadian yang dialami bawang putih.

Setelah itu, ibu tirinya meminta bawang merah melakukan hal yang sama dengan bawang putih. Setelah seminggu bawang merah pulang. Ia meminta labu dari nenek. Nenek tersebut memberi kebebasan ntuk memilih. Bawang merah akhirya memilih labu yang paling besar.

Sesampainya di rumah maka ia membuka labu pemberian nenek. Ia berharap bahwa ia akan medapatkan emas seperti bawang putih. Namun ternyata labu itu berisi hewan – hewan berbahaya dan mematuk mereka sehingga mereka meninggal.

 

Cerita Rakyat Si Penakluk Rajawali

Dahulu, ada seorang raja di Sulawesi Selatan yang memiliki tujuh orang putri. Konon, jika memiliki 7 orang anak, salah satunya harus dipersembahkan kepada seekor Rajawali Raksasa agar keluarga istana terhindar dari mala petaka.

Hal tersebut membuat sang raja sedih dan memutuskan untuk membuka sayembara. Siapa saja yang berhasil menaklukan Rajawali, jika ia laki-laki maka akan dinikahkan dengan salah satu putrinya. Apabila ia perempuan, maka akan diangkat menjadi anggota keluarga.

Oleh karena itu, banyak warga yang berbondong-bondong untuk menyelamatkan putri kerajaan. Namun, tidak ada satupun yang mampu mengalahkan Rajawali.

Saat Rajawali Raksasa mendekat dan hendak memakan sang putri, datanglah seorang pemuda yang menyelamatkannya dengan seutas tali dan badik. Ia pun sukses menikam dan membunuh Rajawali. Sang putri pun akhirnya selamat dan bisa kembali ke kerajaan dengan perasaan lega dan tenang.

Sayangnya, pemuda itu lantas pergi dan tidak datang untuk meminta upahnya. Oleh karenanya, raja pun membuka kembali sayembara untuk menemukan penakluk rajawali tersebut.

Oleh sebab itu, banyak sekali warga yang mengaku-ngaku telah menyelamatkan sang putri. Untungnya, sang putri masih mengenali wajah laki-laki yang telah menyelamatkannya. Ia pun berhasil menemukan penyelamatnya tersebut.

Raja pun bertanya, “kenapa kamu tidak datang ke kerajaan, untuk menagih janji atas keberhasilanmu menyelematkan anakku?” Anak laki-laki itu pun menjawab, “aku menyelematkan sang putri bukan karena hadiahnya, tapi hamba tulus. Kalaupun baginda raja ingin menikahkan kami, hamba ingin semua itu berdasarkan permintaan sang putri.”

Sang putri pun mengatakan jika ia telah menyukai laki-laki tersebut sejak awal bertemu. Pada akhirnya, mereka hidup bersama dan bahagia selamanya.

 

Cerita Rakyat Candi Prambanan

Dahulu kala, di desa Prambanan ada sebuah kerajaan yang dipimpin Prabu Baka. Ia memiliki seorang putri cantik bernama Roro Jongrang.

Suatu ketika, kerajaan Prambanan berperang dengan Kerajaan Pengging yang dipimpin oleh Bandung Bondowoso. Pada peperangan itu Prabu Baka kalah dan tewas oleh serangan Bandung Bondowoso. Ia kemudian menguasai kerajaan Prambanan menggantikan Prabu Baka.

Melihat kecantikan Roro Jongrang, Bandung Bondowoso memutuskan untuk menikahinya. Namun, ia menolak dengan cara memberikan syarat yang tidak mungkin Bandung Bondowoso bisa lakukan. Syarat tersebut adalah membuat seribu candi dalam waktu satu malam.

Berkat bantuan balatentara roh-roh halus, Bandung Bondowoso hampir menyelesaikan 1000 candi hanya dalam waktu 1 malam. Merasa khawatir akan keberhasilannya membangun 1000 candi, Roro Jonggrang memutuskan untuk membangunkan gadis-gadis di Desa Prambanan untuk memukul alu pada lesung.

Suasana saat itu sangat riuh, ayam jantan pun berkokok bersautan. Mendengar suara itu, para roh halus segera meninggalkan pekerjaan karena khawatir jika matahari segera terbit. Padahal, pada saat itu hanya kurang 1 candi untuk melengkapi seribu candinya.

Bandung Bondowoso sangat terkejut dan marah menyadari usahanya yang telah gagal. Ia kemudian mengutuk Roro Jongrang menjadi sebuah arca.

 

Cerita Rakyat Legenda Gunung Bromo

Alkisah, pada jaman dahulu hiduplah seorang pemuda bernama Joko Seger yang jatuh hati kepada Roro Anteng. Mereka pun menjalin kasih dan memutuskan untuk segera menikah. Sayangnya, niat tersebut terrhambat oleh orang jahat nan sakti yang ingin merebut Roro Anteng.

Tetapi Roro tidak berani melakukan penolakan karena merasa khawatir jika terjadi hal buruk yang mungkin akan dilakukan orang jahat tersebut. Gadis cantik itu pun kemudian membuat sebuah persyaratan. Ia menyuruh orang sakti itu untuk membuat lautan di Bromo dalam waktu semalam.

Sayangnya, pria jahat itu menyanggupinya dan berusaha membuat sumur di Gunung Bromo menggunakan tempurung kelapa atau dalam bahasa Jawa disebut dengan batok. Demi menggagalkan usahanya, Roro Anteng memukulkan alu padi untuk membangunkan para ayam agar mereka segera berkokok.

Untungnya, usaha tersebut berhasil dan pria jahat itu pun kalah karena ia belum berhasil membuat lautan. Itulah alasan kenapa Gunung Bromo berbentuk tumpul.

Merasa marah dan mengamuk, ia melemparkan batok kelapa yang digunakan dan sekarang menjadi Gunung Batok. Setelah itu, Roro Anteng kembali ke pelukan Joko Seger. Mereka pun hidup bahagia selamanya.

 

Nah, itulah Cerita Rakyat Populer. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kita megenai cerita rakyat pendek, dan kita jangan sampai melupakan cerita rakyat. Jika ada keselahan dalam artikel ini mohon untuk dimaafkan dan dimaklumi.


Hasif Priyambudi Nothing Last Forever We Can Jump And Feeder #ProALUKERAD
DarkLight