√ 6 Cara Terhindar Dari Modus Penipuan Telepon Ampuh dan Aman 100%

6 Cara Terhindar dari Penipuan Lewat Telepon

6 Cara Terhindar dari Penipuan Lewat Telepon

Di era yang sudah modern seperti saat ini kita dimudahkan dalam melakukan komunikasi seperti lewat sms, telfon, maupun melalui media sosial lainnya. Kemudahan dalam berkomunikasi memberikan dua dampak bagi manusia, ada dampak positif ada juga dampak negatifnya.

Dampak positif dari mudahnya komunikasi membuat kita bisa bertukar kabar dengan orang yang jaraknya jauh. Sedangkan dampak negatif adalah tak jarang ada orang yang memanfaatkan kemudahan tersebut untuk melakukan penipuan online.

Sekarang banyak sekali penipuan online terjadi dimana mana. Untuk contoh penipuan online di sosial media, tranksaksi online, bahkan media komunikasi yang sudah lama yakni sms dan telfon sudah terdapat penipuaan juga di dalamnya.

 

Cara Menghindari Penipuan Telepon Supaya Tidak Tertipu

Ada beberapa modus penipuan lewat sms dan telfon yang sudah merakyat di kalangan masyarakat berikut saya akan menuliskan beberapa contoh modus penipuan lewat telepon saja karena di artikel ini memang khusus kita membahas seputar penipuan di telfon.

 

#1. Modus Penipuan Telepon

1. Anak sedang ditahan di kantor polisi

Untuk modus yang pertama ini sering menimpa kepada para orangtua yang biasanya anaknya bertepatan sedang tidak dirumah. Dalam kasus ini biasanya ada dua pelaku yang akan melakukan operasi kejahatan dimana satu pelaku akan menyamar sebagai anak yang sedang ditahan biasanya pelaku yang menyamar seperti ini hanya bermodal tangisan dan suara memelas supaya korban dapat percaya. Pelaku kedua biasanya akan menyamar sebagai seseorang yang mengancam akan menyebarkan berita masuknya si anak tadi ke media cetak atau surat kabar dan tidak akan disebarkan bila si korban memberikan uang pelican atau tebusan.

 

2. Anak mengalami kecelakaan parah di suatu tempat

Modus ini terbilang tidak cukup ampuh, karena untuk menipu dengan modus ini banyak hal yang harus tepat dan si pelaku harus mampu menggunakan timing yang tepat. Jika salah langkah misal si pelaku telfon ke korban tetapi anak korban sebenarnya sedang dirumah atau dalam kondisi baik baik saja. Maka dipastikan ini adalah penipuan dan penipuan pun gagal total.

Setelah kita mengetahui beberapa modus penipuan diatas tadi. Pasti akan terlintas di pikiran anda bagaimana si pelaku mendapatkan data pribadi kita ? berikut saya akan menjelaskannya.

 

#2. Penyebab Terkena Penipuan Telepon

1. Penipu mencuri data lewat situs yang tidak memiliki enkripsi aman

Banyak situs yang tersedia di internet jika kalian masih asing dengan situs tersebut, saya sarankan jangan sembarangan memberikan data pribadi. Untuk cara mengeceknya bisa kita lihat di link nya jika https bisa dipastikan aman karena adanya secure.

2. Maraknya pengguna sosial media

Di Indonesia seperti yang kita ketahui penggunaan media sosial banyak digunakan tanpa adanya pembatasan usia selain itu privacy settings atau pengaturan privasi kurang aman. Sehingga banyak data pribadi yang seharusnya menjadi privasi tetapi banyak orang mengetahuinya dikarenakan kurangnya amannya privasi.

 

3. Data dijual oleh penyedia

Mungkin saja diluar sana ada yang diam diam menjual atau membocorkan rahasia kita ke publik atau melalui website ataupun lewat pihak ketiga.

 

4. Tertipu website pembagi hadiah

Saat kita browsing seringkali menemukan sebuah website yang memberikan iming iming hadiah ataupun kejutan seperti mobil dadakan atau ponsel yang biasanya kita disuruh mengisi data pribadi. Hal ini sebaiknya dihindari jangan sampai kita tertipu dan memberikan data pribadi kita secara sembarangan.

Itu tadi adalah modus dan juga penyebab kenapa kita bisa terkena penipuan, berikut saya akan menjelaskan tips untuk menghindari atau bahkan jika kita sedang terkena penipuannya, simak tips dibawah ini yaaa.

 

#3. Cara Menghindari Modus Penipuan Telepon

1. Jangan Takut dan jangan terlalu percaya

Ketika kita ditelfon oleh nomor yang tidak jelas atau oleh pelaku penipuan hal yang pertama dilakukan adalah jangan takut, karena jika kita sudah takut maka otomatis pikiran pun akan menjadi blank dan error. Setelah tidak takut hal berikutnya adalah jangan pernah percaya dengan semua omongan yang dikatakan oleh si pelaku, yakinlah kepada diri sendiri jika diancam oleh pelaku akan dilaporkan ke polisi atau hal lain sebagainya kita hanya perlu yakin saja kalau polisi diluar sana masih banyak yang baik.

 

2. Jangan Terlalu Panik

Jika langkah pertama sudah berhasil dilakukan maka langkah selanjutnya adalah jangan panik dengan ancaman penipu yang sudah jelas mengada-ada. Kita harus tetap tenang jangan panik dan juga jangan mudah percaya dengan ancaman si penipu.

 

3. Membalikkan kondisi

Membalikkan kondisi disini berarti jika kita di teror anggota keluarga mengalami musibah atau terkena masalah yang serius. Bergantilah anda yang bertanya balik kepada si penipu seperti contoh “jam berapa kejadian itu terjadi?” atau “bagaimana kronloginya?” jika si penipu akan mencari alasan saat menjawab dan tidak logis alasannya sudah dipastikan itu merupakan penipu.

 

4. Menggertak Balik

Jika anda merasa si penipu sudah terlalu cerdik dalam berbicara atau dalam mencari – cari alasan maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menggertak balik si penipu tersebut. Dengan cara misalnya mengaku sebagai keanggotaan polisi atau mempunya rekan keluarga yang masih ada kaitannya dengan kepolisian maka saya jamin si penipu akan memikirkan 2x untuk lanjut menipu anda atau justru menghentikan aksinya.

 

5. Minta bantuan kepada anggota keluarga yang lain

Jika mendapat kabar anggota keluarga kita ada yang sedang terkena musibah jangan langsung percaya. Tetapi cobalah mengeceknya hubungi anggota keluarga yang lain dan bertanya apakah benar anggota keluarga yang katanya sedang terkena musibah itu memang benar terkena musibah atau tidak hal ini untuk memastikan.

 

#6. Berkawanlah di Sosial Media dengan yang Kenal Saja

Sosial media sifatnya publik jadi sangat disarankan kalian bertemanlah dengan yang kenal atau kerabat terdekat saja. Jangan mencoba coba untuk asal berteman di social media karena ini juga bisa berpeluang untuk merugikan diri kita sendiri.

 

Demikian cara untuk menghindari dan terhindar dari modus penipuan via telepon, kita wajib waspada karena kejahatan sebenarnya dekat dengan kita. Tetaplah jaga-jaga supaya tidak terjadi hal yang tidak diingkan dan semoga semua tips yang saya berikan diatas dapat membantu dan bermanfaat bagi kita semua yaa.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 Cara Terhindar dari Penipuan Lewat Telepon

6 Cara Terhindar dari Penipuan Lewat Telepon

Di era yang sudah modern seperti saat ini kita dimudahkan dalam melakukan komunikasi seperti lewat sms, telfon, maupun melalui media sosial lainnya. Kemudahan dalam berkomunikasi memberikan dua dampak bagi manusia, ada dampak positif ada juga dampak negatifnya.

Dampak positif dari mudahnya komunikasi membuat kita bisa bertukar kabar dengan orang yang jaraknya jauh. Sedangkan dampak negatif adalah tak jarang ada orang yang memanfaatkan kemudahan tersebut untuk melakukan penipuan online.

Sekarang banyak sekali penipuan online terjadi dimana mana. Untuk contoh penipuan online di sosial media, tranksaksi online, bahkan media komunikasi yang sudah lama yakni sms dan telfon sudah terdapat penipuaan juga di dalamnya.

 

Cara Menghindari Penipuan Telepon Supaya Tidak Tertipu

Ada beberapa modus penipuan lewat sms dan telfon yang sudah merakyat di kalangan masyarakat berikut saya akan menuliskan beberapa contoh modus penipuan lewat telepon saja karena di artikel ini memang khusus kita membahas seputar penipuan di telfon.

 

#1. Modus Penipuan Telepon

1. Anak sedang ditahan di kantor polisi

Untuk modus yang pertama ini sering menimpa kepada para orangtua yang biasanya anaknya bertepatan sedang tidak dirumah. Dalam kasus ini biasanya ada dua pelaku yang akan melakukan operasi kejahatan dimana satu pelaku akan menyamar sebagai anak yang sedang ditahan biasanya pelaku yang menyamar seperti ini hanya bermodal tangisan dan suara memelas supaya korban dapat percaya. Pelaku kedua biasanya akan menyamar sebagai seseorang yang mengancam akan menyebarkan berita masuknya si anak tadi ke media cetak atau surat kabar dan tidak akan disebarkan bila si korban memberikan uang pelican atau tebusan.

 

2. Anak mengalami kecelakaan parah di suatu tempat

Modus ini terbilang tidak cukup ampuh, karena untuk menipu dengan modus ini banyak hal yang harus tepat dan si pelaku harus mampu menggunakan timing yang tepat. Jika salah langkah misal si pelaku telfon ke korban tetapi anak korban sebenarnya sedang dirumah atau dalam kondisi baik baik saja. Maka dipastikan ini adalah penipuan dan penipuan pun gagal total.

Setelah kita mengetahui beberapa modus penipuan diatas tadi. Pasti akan terlintas di pikiran anda bagaimana si pelaku mendapatkan data pribadi kita ? berikut saya akan menjelaskannya.

 

#2. Penyebab Terkena Penipuan Telepon

1. Penipu mencuri data lewat situs yang tidak memiliki enkripsi aman

Banyak situs yang tersedia di internet jika kalian masih asing dengan situs tersebut, saya sarankan jangan sembarangan memberikan data pribadi. Untuk cara mengeceknya bisa kita lihat di link nya jika https bisa dipastikan aman karena adanya secure.

2. Maraknya pengguna sosial media

Di Indonesia seperti yang kita ketahui penggunaan media sosial banyak digunakan tanpa adanya pembatasan usia selain itu privacy settings atau pengaturan privasi kurang aman. Sehingga banyak data pribadi yang seharusnya menjadi privasi tetapi banyak orang mengetahuinya dikarenakan kurangnya amannya privasi.

 

3. Data dijual oleh penyedia

Mungkin saja diluar sana ada yang diam diam menjual atau membocorkan rahasia kita ke publik atau melalui website ataupun lewat pihak ketiga.

 

4. Tertipu website pembagi hadiah

Saat kita browsing seringkali menemukan sebuah website yang memberikan iming iming hadiah ataupun kejutan seperti mobil dadakan atau ponsel yang biasanya kita disuruh mengisi data pribadi. Hal ini sebaiknya dihindari jangan sampai kita tertipu dan memberikan data pribadi kita secara sembarangan.

Itu tadi adalah modus dan juga penyebab kenapa kita bisa terkena penipuan, berikut saya akan menjelaskan tips untuk menghindari atau bahkan jika kita sedang terkena penipuannya, simak tips dibawah ini yaaa.

 

#3. Cara Menghindari Modus Penipuan Telepon

1. Jangan Takut dan jangan terlalu percaya

Ketika kita ditelfon oleh nomor yang tidak jelas atau oleh pelaku penipuan hal yang pertama dilakukan adalah jangan takut, karena jika kita sudah takut maka otomatis pikiran pun akan menjadi blank dan error. Setelah tidak takut hal berikutnya adalah jangan pernah percaya dengan semua omongan yang dikatakan oleh si pelaku, yakinlah kepada diri sendiri jika diancam oleh pelaku akan dilaporkan ke polisi atau hal lain sebagainya kita hanya perlu yakin saja kalau polisi diluar sana masih banyak yang baik.

 

2. Jangan Terlalu Panik

Jika langkah pertama sudah berhasil dilakukan maka langkah selanjutnya adalah jangan panik dengan ancaman penipu yang sudah jelas mengada-ada. Kita harus tetap tenang jangan panik dan juga jangan mudah percaya dengan ancaman si penipu.

 

3. Membalikkan kondisi

Membalikkan kondisi disini berarti jika kita di teror anggota keluarga mengalami musibah atau terkena masalah yang serius. Bergantilah anda yang bertanya balik kepada si penipu seperti contoh “jam berapa kejadian itu terjadi?” atau “bagaimana kronloginya?” jika si penipu akan mencari alasan saat menjawab dan tidak logis alasannya sudah dipastikan itu merupakan penipu.

 

4. Menggertak Balik

Jika anda merasa si penipu sudah terlalu cerdik dalam berbicara atau dalam mencari – cari alasan maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menggertak balik si penipu tersebut. Dengan cara misalnya mengaku sebagai keanggotaan polisi atau mempunya rekan keluarga yang masih ada kaitannya dengan kepolisian maka saya jamin si penipu akan memikirkan 2x untuk lanjut menipu anda atau justru menghentikan aksinya.

 

5. Minta bantuan kepada anggota keluarga yang lain

Jika mendapat kabar anggota keluarga kita ada yang sedang terkena musibah jangan langsung percaya. Tetapi cobalah mengeceknya hubungi anggota keluarga yang lain dan bertanya apakah benar anggota keluarga yang katanya sedang terkena musibah itu memang benar terkena musibah atau tidak hal ini untuk memastikan.

 

#6. Berkawanlah di Sosial Media dengan yang Kenal Saja

Sosial media sifatnya publik jadi sangat disarankan kalian bertemanlah dengan yang kenal atau kerabat terdekat saja. Jangan mencoba coba untuk asal berteman di social media karena ini juga bisa berpeluang untuk merugikan diri kita sendiri.

 

Demikian cara untuk menghindari dan terhindar dari modus penipuan via telepon, kita wajib waspada karena kejahatan sebenarnya dekat dengan kita. Tetaplah jaga-jaga supaya tidak terjadi hal yang tidak diingkan dan semoga semua tips yang saya berikan diatas dapat membantu dan bermanfaat bagi kita semua yaa.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *