√ 4 Cara Mendirikan CV: Prosedur, Syarat, dan Biaya Mendirikan CV

4 Cara Mendirikan CV: Prosedur, Syarat, dan Biaya Mendirikan CV

4 Cara Mendirikan CV: Prosedur, Syarat, dan Biaya Mendirikan CV
By : Mochamad Alif Prayogo 4 min read

Sebagian dari kamu mungkin tidak asing dengan yang namanya CV, CV ini merupakan alternatif dari PT pada saat kamu berencana membuat sebuah usaha yang mempunyai nama dan bisa diakui secara sah oleh badan usaha hukum. CV merupakan singkatan dari Comanditaire Venootschap, bisa dibilang CV ini sebuah usaha yang lebih kecil dari pada PT. PT itu merupakan perusahaan besar, sedangkan CV merupakan usaha yang sedang berkembang dan belum terlalu besar.

Apabila kamu adalah seorang pengusaha industri kecil-kecilan rumah tangga, biro jasa, percetakan, perdagangan, catering dan sebagainya dengan usaha yang lumayan berkembang dan ingin dinaungi oleh sebuah wadah namun terkendala modal yang terbatas, maka kamu bisa mendirikan CV sebagai alternatif mendirikan PT.

Keunggulan mendirikan CV atau persero dibanding dengan PT adalah modal yang diperlukan untuk mendirikannya tidak terlalu banyak tergantung jumlah minimalnya, selain itu juga sudah merupakan badan usaha yang tidak berbadan hukum dan kekayaan pendiri CV tidak terpisah dari kekayaan CV.

Penyetoran modal di awal pendirian untuk anggaran dasar tidak disebutkan jumlahnya, jadi dibutuhkan catatan tersendiri atau kesepakatan yang mengatur hal tersebut karena tidak ada pemisah antara kekayaan CV dan para persero.

Ciri-ciri dari sebuah CV adalah pendirinya terdiri oleh minimal 2 orang dengan fungsi jabatan masing-masing sebagai direktur atau persero aktif dan persero pasif atau persero komanditer. Persero aktif bertugas untuk melakukan semua hal pengurusan atau perseroan. Jika terjadi sebuah kerugian, maka dia harus bertanggung jawab penuh dengan semua harta pribadi yang mereka miliki untuk mengganti kerugian tersebut sesuai tuntutan pihak ketiga.

Sedangkan untuk persero pasif atau persero komanditer bertugas sebagai sleeping partner, yaitu orang yang bertanggung jawab sebesar modal yang telah disetoran kedalam perseroan.

 

Cara Mendirikan CV

Dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang yang ada di Indonesia, pendirian CV tidaklah harus dengan Akta Notaris. Jika ingin lebih sah dan memiliki legalitas yang jelas, maka kamu bisa melakukan kesepakatan ke kantor Notaris.

Syarat:

  • KTP orang yang ikut dalam pembentukan CV baik itu sebagai persero aktif ataupun persero pasif.
  • Maksud dan tujuan spesifik didirikan CV tersebut (meskipun sebenarnya juga dapat mencantumkan maksud dan tujuan dengan seluas-luasnya).
  • Calon nama yang akan digunakan CV.
  • Tempat kedudukan CV.

Jika CV kamu sudah dibuat dengan Akta Notaris tersebut, maka langkah selanjutnya adalah mendaftarkan CV ke Pengadilan Negeri setempat untuk membuat posisinya semakin kokoh dengan membawa berkas lengkap berupa NPWP atas nama CV tersebut dan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP). Dengan ini fungsi CV dapat merambah supaya bisa menjalankan usaha yang berasal dari pemerintah.

Baca Juga: Pengertian PT.

 

Syarat Mendirikan CV

Dalam pengajuan pendirian sebaiknya perhatikan syarat mendirikan cv sebagai berikut, agar proses pengajuan dapat dijalankan dengan lancar tanpa kendala.

Persyaratan Utama:

  • Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP).
  • Keanggotaan pada KADIN Jakarta.
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).
  • Tanda Daftar Perseroan.

 

Sebagai tambahan mungkin data berikut sangat diperlukan, guna melengkapi berkas persyaratan membuat cv.

Berkas Tambahan :

  • Fotokopi NPWP Pengurus Persero (Direktur CV).
  • Fotokopi Kartu Keluarga Pengurus Persero (Direktur CV).
  • Fotokopi bukti kepemilikan atau penggunaan tempat usaha dengan catatan:
  • Kepemilikan pribadi, jadi harus dibuktikan dengan copy sertifikat dan copy dari bukti pelunasan PBB tahun terakhir.
  • Kepemilikan orang lain (sewa), jadi harus dibuktikan dengan adanya perjanjian sewa menyewa yang harus dilengkapi dengan pembayaran pajak sewa atau Pph oleh pihak setempat.

 

Prosedur Mendirikan CV

Waktu yang diperlukan untuk mengurus surat-surat perizinan dalam pembuatan CV ini sekitar 2 bulan. Pendirian CV untuk yang berada di wilayah Jakarta berdasarkan dari SK Gubernur DKI Jakarta hanya diizinkan di rumah, pasar, toko dan perkantoran.  Sedangkan untuk luar jakarta, daerah tertentu pendiriannya boleh dilakukan dimana saja asalkan tidak membahayakan lingkungan dan mendapatkan persetujuan dari RT / RW tempat tersebut.

Biaya yang dibutuhkan : 2-7 jutaan.

Baca Juga: Pengertian CV.

 

Demikianlah informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kamu tentang cara mendirikan cv, beserta syarat mendirikan cv dan prosedurnya. Semoga apa yang tadi saya sampaikan bermanfaat dan bisa membantu kamu memahami apa saja yang dibutuhkan untuk membuat sebuah CV. Mendirikan sebuah CV bisa menjadi alternatif kamu yang ingin mendirikan PT namun terbatas biaya. Sekian dulu, apabila ada kesalahan saya mohon maaf, terima kasih.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 Cara Mendirikan CV: Prosedur, Syarat, dan Biaya Mendirikan CV

4 Cara Mendirikan CV: Prosedur, Syarat, dan Biaya Mendirikan CV
By : Mochamad Alif Prayogo 4 min read

Sebagian dari kamu mungkin tidak asing dengan yang namanya CV, CV ini merupakan alternatif dari PT pada saat kamu berencana membuat sebuah usaha yang mempunyai nama dan bisa diakui secara sah oleh badan usaha hukum. CV merupakan singkatan dari Comanditaire Venootschap, bisa dibilang CV ini sebuah usaha yang lebih kecil dari pada PT. PT itu merupakan perusahaan besar, sedangkan CV merupakan usaha yang sedang berkembang dan belum terlalu besar.

Apabila kamu adalah seorang pengusaha industri kecil-kecilan rumah tangga, biro jasa, percetakan, perdagangan, catering dan sebagainya dengan usaha yang lumayan berkembang dan ingin dinaungi oleh sebuah wadah namun terkendala modal yang terbatas, maka kamu bisa mendirikan CV sebagai alternatif mendirikan PT.

Keunggulan mendirikan CV atau persero dibanding dengan PT adalah modal yang diperlukan untuk mendirikannya tidak terlalu banyak tergantung jumlah minimalnya, selain itu juga sudah merupakan badan usaha yang tidak berbadan hukum dan kekayaan pendiri CV tidak terpisah dari kekayaan CV.

Penyetoran modal di awal pendirian untuk anggaran dasar tidak disebutkan jumlahnya, jadi dibutuhkan catatan tersendiri atau kesepakatan yang mengatur hal tersebut karena tidak ada pemisah antara kekayaan CV dan para persero.

Ciri-ciri dari sebuah CV adalah pendirinya terdiri oleh minimal 2 orang dengan fungsi jabatan masing-masing sebagai direktur atau persero aktif dan persero pasif atau persero komanditer. Persero aktif bertugas untuk melakukan semua hal pengurusan atau perseroan. Jika terjadi sebuah kerugian, maka dia harus bertanggung jawab penuh dengan semua harta pribadi yang mereka miliki untuk mengganti kerugian tersebut sesuai tuntutan pihak ketiga.

Sedangkan untuk persero pasif atau persero komanditer bertugas sebagai sleeping partner, yaitu orang yang bertanggung jawab sebesar modal yang telah disetoran kedalam perseroan.

 

Cara Mendirikan CV

Dalam Kitab Undang-undang Hukum Dagang yang ada di Indonesia, pendirian CV tidaklah harus dengan Akta Notaris. Jika ingin lebih sah dan memiliki legalitas yang jelas, maka kamu bisa melakukan kesepakatan ke kantor Notaris.

Syarat:

  • KTP orang yang ikut dalam pembentukan CV baik itu sebagai persero aktif ataupun persero pasif.
  • Maksud dan tujuan spesifik didirikan CV tersebut (meskipun sebenarnya juga dapat mencantumkan maksud dan tujuan dengan seluas-luasnya).
  • Calon nama yang akan digunakan CV.
  • Tempat kedudukan CV.

Jika CV kamu sudah dibuat dengan Akta Notaris tersebut, maka langkah selanjutnya adalah mendaftarkan CV ke Pengadilan Negeri setempat untuk membuat posisinya semakin kokoh dengan membawa berkas lengkap berupa NPWP atas nama CV tersebut dan Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP). Dengan ini fungsi CV dapat merambah supaya bisa menjalankan usaha yang berasal dari pemerintah.

Baca Juga: Pengertian PT.

 

Syarat Mendirikan CV

Dalam pengajuan pendirian sebaiknya perhatikan syarat mendirikan cv sebagai berikut, agar proses pengajuan dapat dijalankan dengan lancar tanpa kendala.

Persyaratan Utama:

  • Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PKP).
  • Keanggotaan pada KADIN Jakarta.
  • Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).
  • Tanda Daftar Perseroan.

 

Sebagai tambahan mungkin data berikut sangat diperlukan, guna melengkapi berkas persyaratan membuat cv.

Berkas Tambahan :

  • Fotokopi NPWP Pengurus Persero (Direktur CV).
  • Fotokopi Kartu Keluarga Pengurus Persero (Direktur CV).
  • Fotokopi bukti kepemilikan atau penggunaan tempat usaha dengan catatan:
  • Kepemilikan pribadi, jadi harus dibuktikan dengan copy sertifikat dan copy dari bukti pelunasan PBB tahun terakhir.
  • Kepemilikan orang lain (sewa), jadi harus dibuktikan dengan adanya perjanjian sewa menyewa yang harus dilengkapi dengan pembayaran pajak sewa atau Pph oleh pihak setempat.

 

Prosedur Mendirikan CV

Waktu yang diperlukan untuk mengurus surat-surat perizinan dalam pembuatan CV ini sekitar 2 bulan. Pendirian CV untuk yang berada di wilayah Jakarta berdasarkan dari SK Gubernur DKI Jakarta hanya diizinkan di rumah, pasar, toko dan perkantoran.  Sedangkan untuk luar jakarta, daerah tertentu pendiriannya boleh dilakukan dimana saja asalkan tidak membahayakan lingkungan dan mendapatkan persetujuan dari RT / RW tempat tersebut.

Biaya yang dibutuhkan : 2-7 jutaan.

Baca Juga: Pengertian CV.

 

Demikianlah informasi yang bisa mastekno sampaikan kepada kamu tentang cara mendirikan cv, beserta syarat mendirikan cv dan prosedurnya. Semoga apa yang tadi saya sampaikan bermanfaat dan bisa membantu kamu memahami apa saja yang dibutuhkan untuk membuat sebuah CV. Mendirikan sebuah CV bisa menjadi alternatif kamu yang ingin mendirikan PT namun terbatas biaya. Sekian dulu, apabila ada kesalahan saya mohon maaf, terima kasih.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *