7 Cara Cepat Blokir Rekening Penipu Online Paling Ampuh & Efektif

Cara Mudah Blokir Rekening Penipu Online Paling Ampuh

Cara Mudah Blokir Rekening Penipu Online Paling Ampuh cara blokir rekening penipu
By : Adi Pamungkas 12/07/2018

Pada saat ini kita semua telah dimudahkan dengan sistem online, salah satunya yaitu transaksi online. Walaupun transaksi online memiliki banyak kemudahan yang ditawarkan namun transaksi online ini sangat rawan akan penipuan. Apalagi jika kita tidak memperhatikan keamanan dalam melakukan transaksi tersebut.

Niatnya ingin berbelanja online agar lebih simpel dan efisien, malah kita dapat rugi sendiri karena kacerobohan kita. Bahkan orang yang cermat dalam bertransaksi online bisa saja dapat tertipu karena lengah. Namun untung saja untuk mengatasi hal tersebut, pihak bank memilih prosedur standar yang dapat membantu kita jika kita terkena penipuan transaksi online.

Terdapat cara yang dapat dilakukan untuk memblokir rekening tabungan si penipu yang telah ditentukan oleh bank. Jadi, jika kamu mengalami hal penipuan dalam transaksi online, maka kamu dapat langsung memblokir rekening si penipu dengan beberapa syarat dan ketentuan yang telah ditentukan oleh bank terkait. Untuk lebih lengkapnya silahkan kamu simak artikel mengenai cara memblokir rekening penipu online di bawah ini.

 

Tutorial Melaporkan Pelaku Penipuan Online Dengan Cepat & Efektif

#1. Bergegas Menelpon Bank

cara blokir rekening penipu

Jika kamu telah sadar menjadi korban penipuan transaksi online, maka segeralah kamu untuk menelepon bank yang kamu pakai untuk transfer uang tersebut ke penipu. Jika kita telah menelpon dan menjelaskan mengenai penipuan tersebut, maka pihak bank akan segera melakukan pembekuan dana yang telah kamu transfer.

Kamu juga dapat menghubungi pihak bank melalui email, namun alangkah lebih baiknya lewat telepon langsung saja. Karena dibandingkan dengan melalui email, proses komunikasi melalui telepon akan lebih jelas serta hasilnya dapat langsung kita ketahui. Ketika kamu sedang telepon, jangan lupa untuk menanyakan persyaratan apa sajakah yang harus dipenuhi agar dapat mengembalikan dana yang telah terlanjur ditransfer. Namun jika ingin lebih jelas dan pasti lagi, datangi saja bank tersebut. Namun jika jarak rumah kamu ke bank jauh maka kamu dapat lewat telepon saja.

Baca Juga :   Begini Cara Membuka Tampilan Mobile dari Google Chrome di PC / Laptop.

 

#2. Siapkan Bukti Transfer

cara blokir rekening penipu

Setelah kamu menghubungi pihak bank, maka segeralah untuk menyiapkan bukti-bukti transaksi. Misalnya saja percakapan kamu dengan penjual melalui WhatsApp, BBM, SMS, ataupun lainnya. Dan yang paling penting yaitu bukti bahwa kamu telah bertransaksi dengan si penipu. Maka jika kamu transfer lewat ATM, bukti transfer jangan langsung dibuang. Namun jika kamu memiliki internet banking, maka kamu dapat langsung mengecek riwayat transaksi pada website resmi bank yang kamu pakai untuk melakukan transaksi.

 

#3. Siapkan Data Penipu

cara blokir rekening penipu

Selanjutnya kamu dapat menyiapkan data-data si penipu. Maka catatan semua hal yang berhubungan dengan data-data si penipu. Data-data penipu yang harus kita miliki yaitu :

  1. Nama pemilik serta nomor rekening.
  2. Nomor telepon.
  3. Email atau lapak online.

 

#4. Lengkapi Dokumen Persyaratan

cara blokir rekening penipu

Selain membawa bukti transaksi serta data – data si penipu, kamu juga harus memenuhi persyaratan berupa dokumen. Karena setiap laporan harus otentik termasuk data diri kamu. Maka kamu harus melengkapi dokumen diantaranya :

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  2. Kronologi penipuan.
  3. Surat permintaan pemblokiran yang berisi tanda tangan di atas materai.
  4. Surat keterangan laporan ke kepolisian setempat.

 

#5. Berikan Semua Syarat Pemblokiran Rekening

cara blokir rekening penipu

Jika semua syarat telah terkumpul, maka silahkan kamu berikan sera tersebut ke bank yang bersangkutan sebagai syarat resmi permohonan untuk pemblokiran rekening. Alangkah lebih baiknya untuk langsung memberikan semua syarat ke kantor bank yang bersangkutan. Sebenarnya kamu juga dapat mengirimkan nya melalui email.

Namun jika melalui email memiliki keterbatasan. Misalnya saja bank BCA, mereka hanya dapat menerima email dengan attachment maksimal berukuran 1 MB. Jika file yang kamu kirim memiliki ukuran yang besar, maka pihak bank BCA akan secara otomatis menolak email tersebut.

Baca Juga :   Cara Menghilangkan Noise yang pada Audio dengan Menggunakan Audacity.

 

#6. Tunggulah Prosesnya

cara blokir rekening penipu

Pihak bank akan melakukan verifikasi syarat mengenai laporan yang kita buat. Dan selanjutnya pihak bank akan menghubungi pemilik rekening yang ingin kita blokir untuk meminta klarifikasi. Dalam proses ini, pihak bank dapat mempertemukan kita dengan pihak penerima transfer agar dapat saling mengklarifikasi. Namun jika jarak terlalu jauh, maka proses klarifikasi kedua pihak dapat melalui teleconference dengan perantara bank tersebut.

 

#7. Dana Dikembalikan

cara blokir rekening penipu

Jika pihak bank telah melakukan verifikasi bahwa laporan yang kita ajukan telah memenuhi syarat, maka sekarang kita hanya tinggal menunggu dana kita dikembalikan. Agar kita mengetahui kapan dana kita dikembalikan, maka kita dapat meminta pihak bank untuk menghubungi kita melalui telepon maupun email apabila dana sudah masuk, sehingga kita dapat langsung mengeceknya.

 

Sebenarnya cara memblokir rekening penipu online sudah ditetapkan sejak tahun 2000 oleh Bank Indonesia. Selain dapat digunakan untuk penipuan transaksi online, prosedur di atas juga dapat kita gunakan pada kasus korban undian palsu, surat perintah transfer fiktif, serta kejahatan perbankan lainnya yang melibatkan transfer dana.

Namun prosedur ini tak hanya berlaku untuk para pembeli saja, para penjual online pun jika merasa tertipu oleh pembeli dapat melaporkannya juga ke pihak bank yang terkait, karena tidak cuma pembeli saja yang dapat kena tipu dalam transaksi online. Yang paling penting dalam melakukan transaksi online yaitu harus selalu waspada dan berhati-hati serta cermat dalam melakukan transaksi. Sekian artikel dari mastekno mengenai cara blokir rekening penipu semoga dapat bermanfaat.



MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM | KepoIndo

MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : CS@MasTekno.COM | KepoIndo

Cara Mengatasi Smartphone Android Restart Sendiri Terus Menerus

Cara Mengatasi Smartphone Android Restart Sendiri Terus Menerus cara mengatasi android sering restart sendiri terus menerus
By : Adi Pamungkas 20/02/2018

Pada saat ini kita semua telah dimudahkan dengan sistem online, salah satunya yaitu transaksi online. Walaupun transaksi online memiliki banyak kemudahan yang ditawarkan namun transaksi online ini sangat rawan akan penipuan. Apalagi jika kita tidak memperhatikan keamanan dalam melakukan transaksi tersebut.

Niatnya ingin berbelanja online agar lebih simpel dan efisien, malah kita dapat rugi sendiri karena kacerobohan kita. Bahkan orang yang cermat dalam bertransaksi online bisa saja dapat tertipu karena lengah. Namun untung saja untuk mengatasi hal tersebut, pihak bank memilih prosedur standar yang dapat membantu kita jika kita terkena penipuan transaksi online.

Terdapat cara yang dapat dilakukan untuk memblokir rekening tabungan si penipu yang telah ditentukan oleh bank. Jadi, jika kamu mengalami hal penipuan dalam transaksi online, maka kamu dapat langsung memblokir rekening si penipu dengan beberapa syarat dan ketentuan yang telah ditentukan oleh bank terkait. Untuk lebih lengkapnya silahkan kamu simak artikel mengenai cara memblokir rekening penipu online di bawah ini.

 

Tutorial Melaporkan Pelaku Penipuan Online Dengan Cepat & Efektif

#1. Bergegas Menelpon Bank

cara blokir rekening penipu

Jika kamu telah sadar menjadi korban penipuan transaksi online, maka segeralah kamu untuk menelepon bank yang kamu pakai untuk transfer uang tersebut ke penipu. Jika kita telah menelpon dan menjelaskan mengenai penipuan tersebut, maka pihak bank akan segera melakukan pembekuan dana yang telah kamu transfer.

Kamu juga dapat menghubungi pihak bank melalui email, namun alangkah lebih baiknya lewat telepon langsung saja. Karena dibandingkan dengan melalui email, proses komunikasi melalui telepon akan lebih jelas serta hasilnya dapat langsung kita ketahui. Ketika kamu sedang telepon, jangan lupa untuk menanyakan persyaratan apa sajakah yang harus dipenuhi agar dapat mengembalikan dana yang telah terlanjur ditransfer. Namun jika ingin lebih jelas dan pasti lagi, datangi saja bank tersebut. Namun jika jarak rumah kamu ke bank jauh maka kamu dapat lewat telepon saja.

Baca Juga :   Begini Cara Membuka Tampilan Mobile dari Google Chrome di PC / Laptop.

 

#2. Siapkan Bukti Transfer

cara blokir rekening penipu

Setelah kamu menghubungi pihak bank, maka segeralah untuk menyiapkan bukti-bukti transaksi. Misalnya saja percakapan kamu dengan penjual melalui WhatsApp, BBM, SMS, ataupun lainnya. Dan yang paling penting yaitu bukti bahwa kamu telah bertransaksi dengan si penipu. Maka jika kamu transfer lewat ATM, bukti transfer jangan langsung dibuang. Namun jika kamu memiliki internet banking, maka kamu dapat langsung mengecek riwayat transaksi pada website resmi bank yang kamu pakai untuk melakukan transaksi.

 

#3. Siapkan Data Penipu

cara blokir rekening penipu

Selanjutnya kamu dapat menyiapkan data-data si penipu. Maka catatan semua hal yang berhubungan dengan data-data si penipu. Data-data penipu yang harus kita miliki yaitu :

  1. Nama pemilik serta nomor rekening.
  2. Nomor telepon.
  3. Email atau lapak online.

 

#4. Lengkapi Dokumen Persyaratan

cara blokir rekening penipu

Selain membawa bukti transaksi serta data – data si penipu, kamu juga harus memenuhi persyaratan berupa dokumen. Karena setiap laporan harus otentik termasuk data diri kamu. Maka kamu harus melengkapi dokumen diantaranya :

  1. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  2. Kronologi penipuan.
  3. Surat permintaan pemblokiran yang berisi tanda tangan di atas materai.
  4. Surat keterangan laporan ke kepolisian setempat.

 

#5. Berikan Semua Syarat Pemblokiran Rekening

cara blokir rekening penipu

Jika semua syarat telah terkumpul, maka silahkan kamu berikan sera tersebut ke bank yang bersangkutan sebagai syarat resmi permohonan untuk pemblokiran rekening. Alangkah lebih baiknya untuk langsung memberikan semua syarat ke kantor bank yang bersangkutan. Sebenarnya kamu juga dapat mengirimkan nya melalui email.

Namun jika melalui email memiliki keterbatasan. Misalnya saja bank BCA, mereka hanya dapat menerima email dengan attachment maksimal berukuran 1 MB. Jika file yang kamu kirim memiliki ukuran yang besar, maka pihak bank BCA akan secara otomatis menolak email tersebut.

Baca Juga :   Pengertian Router, Fungsi, Jenis dan Cara Kerja Router Lengkap.

 

#6. Tunggulah Prosesnya

cara blokir rekening penipu

Pihak bank akan melakukan verifikasi syarat mengenai laporan yang kita buat. Dan selanjutnya pihak bank akan menghubungi pemilik rekening yang ingin kita blokir untuk meminta klarifikasi. Dalam proses ini, pihak bank dapat mempertemukan kita dengan pihak penerima transfer agar dapat saling mengklarifikasi. Namun jika jarak terlalu jauh, maka proses klarifikasi kedua pihak dapat melalui teleconference dengan perantara bank tersebut.

 

#7. Dana Dikembalikan

cara blokir rekening penipu

Jika pihak bank telah melakukan verifikasi bahwa laporan yang kita ajukan telah memenuhi syarat, maka sekarang kita hanya tinggal menunggu dana kita dikembalikan. Agar kita mengetahui kapan dana kita dikembalikan, maka kita dapat meminta pihak bank untuk menghubungi kita melalui telepon maupun email apabila dana sudah masuk, sehingga kita dapat langsung mengeceknya.

 

Sebenarnya cara memblokir rekening penipu online sudah ditetapkan sejak tahun 2000 oleh Bank Indonesia. Selain dapat digunakan untuk penipuan transaksi online, prosedur di atas juga dapat kita gunakan pada kasus korban undian palsu, surat perintah transfer fiktif, serta kejahatan perbankan lainnya yang melibatkan transfer dana.

Namun prosedur ini tak hanya berlaku untuk para pembeli saja, para penjual online pun jika merasa tertipu oleh pembeli dapat melaporkannya juga ke pihak bank yang terkait, karena tidak cuma pembeli saja yang dapat kena tipu dalam transaksi online. Yang paling penting dalam melakukan transaksi online yaitu harus selalu waspada dan berhati-hati serta cermat dalam melakukan transaksi. Sekian artikel dari mastekno mengenai cara blokir rekening penipu semoga dapat bermanfaat.