√ 7 Bahaya Menggunakan VPN Gratisan: Resiko dan Akibat [Lengkap]

7 Bahaya Menggunakan VPN Gratisan: Resiko dan Akibat

7 Bahaya Menggunakan VPN Gratisan: Resiko dan Akibat

Virtual Private Network atau VPN merupakan sebuah koneksi antar jaringan yang bersifat private atau pribadi namun dilakukan melalui jaringan publik dan memungkinkan untuk saling bertukar sumber daya secara private. VPN ini disebut sebut lebih aman dibandingkan dengan konseksi internet biasa, apalagi belakangan ini media sosial tengah dinonaktifkan secara sementara. Hal tersebut membuat banyak orang muali ramai – ramai mengguanakn VPN agar tetap bisa mengakses media sosial mereka.

Namun jangan salah, bahwa ternyata faktanya terdapat beberapa bahaya yang diam – diam mengintaimu pada saat kamu menggunakan aplikasi VPN gratis. Penasaran bahaya apa sajakah yang dapat ditimbulkan dari penggnaan VPN gratis ini? Simak penjelasannya berikut ini.

 

Bahaya Menggunakan VPN Gratis

Jika dianalogikan secara lebih mudah, VPN ini diibaratkan sama halnya seperti firewall pada sebuah komputer. Dimana VPN ini akan berperan dalam melindungi aktivitas online yang kamu lakukan. Saat ini sudah banyak sekali aplikasi VPN gratis yang tersedia di Google Play Store maupun App Store. Meskipun gratis dan memiliki beberapa fitur esensial, ternyata VPN gratis juga memiliki beberapa kekurangan sekaligus bahaya seperti berikut ini.

 

#1. Penjualan Data

Salah satu bahaya yang harus kamu waspadai jika kamu menggunakan VPN gratis yaitu resiko penjualan data pribadi kamu secara ilegal. Namun untuk kamu yang menggunakan aplikasi VPN berbayar rasanya tidak perlu khawatir. Pasalnya penyedia layanan VPN berbayar ini akan memiliki aturan yang lebih ketat dibandingkan dengan pengguna VPN gratis.

 

#2. Penggunaan IP Sebagai Network Endpoint

Jika kamu sering menggunakan VPN tentunya kamu pernah merasakan koneksi internet kamu menjadi lambat atau tidak setabil bukan?. Hal tersebut merupakan menjadi salah satu bahaya dari penggunaan VPN gratis berikutnya, karena penyedia layanan akan membatasi bandwidth data yang dapat kamu gunakan.

Selain itu pembatasan bandwidth internet juga di indikasikan digunakan untuk memakai IP Address laptop, komputer, atau smartphone kamu untuk Network Endpoint. Apa itu Network Endpoint? Network Endpoint ini dapat diartikan sebagai penjualan bandwidth. Dimana pihak penyedia layanan akan memndahkan bandwidth yang lebih besar ke penggunanya yang lebih menguntungkan.

 

#3. Risiko Serangan Man In the Middle

Kamu yang menggunakan layanan VPN gratis juga dapat berisiko untuk terkena serangan Man In the Middle, yaitu sebuah serangan pada sistem komputer yang sedang berkomunikasi satu dengan lainnya. Metode atau konsep dari serangan ini yaitu para hacker akan berada ditengah jalur komunikasi untuk membaca, membajak, mencuri data bahkan menyisipkan malware yang berbahaya.

 

#4. Kebocoran Data & IP Address

Salah satu masalah yang cukup krusial jika kamu menggunakan VPN gratis yaitu terjadinya kebocoran data dan alamat IP. Bahkan sebuah studi CSIRO meyatakan bahwa sekitar 84% penyedia layanan VPN gratis membuka alamat IPv6 penggunanya secara gamblang. Tak hanya itu saja, bahkan sekitar 60% diantaranya membocorkan permintaan DNS sehingga membuat histori dan lokasi browser terbuka.

 

#5. Serangan Adware

Memang kamu dapat memakai layana VPN secara gratis, namun tentunya ada bayaran lain yang harus kamu terima, yaitu adanya serangan Adware atau iklan yang sering muncul dan sangat menggangu. Dialnsir dari VPNMentor, bahwa kebanyakan penyyedia layanan VPN gratis akan menampilkan iklan yang berasal dari pihak ketiga.

Tidak hanya itu saja, layanan VPN gratis juga dapat membagikan data kamu dan kebiasaan berinternet kamu kepada pihak ketiga tersebut. Bukan hanya mengganggu, terkadang Adware yang muncul juga dapat membuat koneksi internet yang kamu gunakan akan melambat ataupun mengarah ke situs yang berbahaya.

 

#6. Terinfeksi Malware Berbahaya

Selain dapat terkena Adware, isu bahaya keamanan menggunakan layanan VPN gratis berikutnya yaitu terinfeksi malware berbahaya. Menurut studi yang sama setidaknya terdapat beberapa aplikasi penyedia layanan VPN gratis yang terindikasi terkontaminasi malware, seperti aplikasi Betternet, SuperVPN, dan CrossVPN.

Malware yang biasanaya dapat menginfeksi perangkat kamu pada umumnya berupa iklan. Hal tersebut memang menjadi salah satu jalan keluar bagi para penyedia layanan VPN gratis dimana mereka masih bisa mendapatkan uang melalui layanan gratis yang diberikannya. Karena malware ini sangat berisiko, maka sangat disarankan untuk tidak menggunakan VPN pada saat mengakses layanan perbankan seperti internet dan mobile banking.

 

#7. Lacak Aktivitas Online

Masih dilansir dari studi yang sama yaitu VPNMentor, bahwa setidaknya terdapat 72% penyedia layanan VPN gratis yang memasang tracker untuk melacak aktivitas para penggunanya dan membagikannya ke pihak ketiga. Jika semua data telah terkumpul dan diberikan ke pihak ketiga,  maka pihak ketiga tersebut dapat memasang iklan tertarget kepada kamu.

 

Demikianlah artikel yang dapat mastekno berikan mengenai 7 bahaya menggunakan vpn gratis yang wajib kamu tahu yang dapat mengintaimu setiap waktu. Sedikit saran dari mastekno, gunakanlah layanan VPN dengan bijak, ketahui risikonya, dan pilihlah penyedia layanan VPN gratis yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik. Semoga bermanfaat.



  1. AvatarM Syarif Hidayatullah berkata:

    Ternyata banyak juga ya dampak bahayanya, jadi takut untuk memakainya. Padahal sebenarnya mempermudah kita juga untuk bisa masuk ke dalam situs-situs yang diblokir oleh pemerintah. But overall thanks for information! saya akan lebih mempertimbangkan dalam menggunakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 Bahaya Menggunakan VPN Gratisan: Resiko dan Akibat

7 Bahaya Menggunakan VPN Gratisan: Resiko dan Akibat

Virtual Private Network atau VPN merupakan sebuah koneksi antar jaringan yang bersifat private atau pribadi namun dilakukan melalui jaringan publik dan memungkinkan untuk saling bertukar sumber daya secara private. VPN ini disebut sebut lebih aman dibandingkan dengan konseksi internet biasa, apalagi belakangan ini media sosial tengah dinonaktifkan secara sementara. Hal tersebut membuat banyak orang muali ramai – ramai mengguanakn VPN agar tetap bisa mengakses media sosial mereka.

Namun jangan salah, bahwa ternyata faktanya terdapat beberapa bahaya yang diam – diam mengintaimu pada saat kamu menggunakan aplikasi VPN gratis. Penasaran bahaya apa sajakah yang dapat ditimbulkan dari penggnaan VPN gratis ini? Simak penjelasannya berikut ini.

 

Bahaya Menggunakan VPN Gratis

Jika dianalogikan secara lebih mudah, VPN ini diibaratkan sama halnya seperti firewall pada sebuah komputer. Dimana VPN ini akan berperan dalam melindungi aktivitas online yang kamu lakukan. Saat ini sudah banyak sekali aplikasi VPN gratis yang tersedia di Google Play Store maupun App Store. Meskipun gratis dan memiliki beberapa fitur esensial, ternyata VPN gratis juga memiliki beberapa kekurangan sekaligus bahaya seperti berikut ini.

 

#1. Penjualan Data

Salah satu bahaya yang harus kamu waspadai jika kamu menggunakan VPN gratis yaitu resiko penjualan data pribadi kamu secara ilegal. Namun untuk kamu yang menggunakan aplikasi VPN berbayar rasanya tidak perlu khawatir. Pasalnya penyedia layanan VPN berbayar ini akan memiliki aturan yang lebih ketat dibandingkan dengan pengguna VPN gratis.

 

#2. Penggunaan IP Sebagai Network Endpoint

Jika kamu sering menggunakan VPN tentunya kamu pernah merasakan koneksi internet kamu menjadi lambat atau tidak setabil bukan?. Hal tersebut merupakan menjadi salah satu bahaya dari penggunaan VPN gratis berikutnya, karena penyedia layanan akan membatasi bandwidth data yang dapat kamu gunakan.

Selain itu pembatasan bandwidth internet juga di indikasikan digunakan untuk memakai IP Address laptop, komputer, atau smartphone kamu untuk Network Endpoint. Apa itu Network Endpoint? Network Endpoint ini dapat diartikan sebagai penjualan bandwidth. Dimana pihak penyedia layanan akan memndahkan bandwidth yang lebih besar ke penggunanya yang lebih menguntungkan.

 

#3. Risiko Serangan Man In the Middle

Kamu yang menggunakan layanan VPN gratis juga dapat berisiko untuk terkena serangan Man In the Middle, yaitu sebuah serangan pada sistem komputer yang sedang berkomunikasi satu dengan lainnya. Metode atau konsep dari serangan ini yaitu para hacker akan berada ditengah jalur komunikasi untuk membaca, membajak, mencuri data bahkan menyisipkan malware yang berbahaya.

 

#4. Kebocoran Data & IP Address

Salah satu masalah yang cukup krusial jika kamu menggunakan VPN gratis yaitu terjadinya kebocoran data dan alamat IP. Bahkan sebuah studi CSIRO meyatakan bahwa sekitar 84% penyedia layanan VPN gratis membuka alamat IPv6 penggunanya secara gamblang. Tak hanya itu saja, bahkan sekitar 60% diantaranya membocorkan permintaan DNS sehingga membuat histori dan lokasi browser terbuka.

 

#5. Serangan Adware

Memang kamu dapat memakai layana VPN secara gratis, namun tentunya ada bayaran lain yang harus kamu terima, yaitu adanya serangan Adware atau iklan yang sering muncul dan sangat menggangu. Dialnsir dari VPNMentor, bahwa kebanyakan penyyedia layanan VPN gratis akan menampilkan iklan yang berasal dari pihak ketiga.

Tidak hanya itu saja, layanan VPN gratis juga dapat membagikan data kamu dan kebiasaan berinternet kamu kepada pihak ketiga tersebut. Bukan hanya mengganggu, terkadang Adware yang muncul juga dapat membuat koneksi internet yang kamu gunakan akan melambat ataupun mengarah ke situs yang berbahaya.

 

#6. Terinfeksi Malware Berbahaya

Selain dapat terkena Adware, isu bahaya keamanan menggunakan layanan VPN gratis berikutnya yaitu terinfeksi malware berbahaya. Menurut studi yang sama setidaknya terdapat beberapa aplikasi penyedia layanan VPN gratis yang terindikasi terkontaminasi malware, seperti aplikasi Betternet, SuperVPN, dan CrossVPN.

Malware yang biasanaya dapat menginfeksi perangkat kamu pada umumnya berupa iklan. Hal tersebut memang menjadi salah satu jalan keluar bagi para penyedia layanan VPN gratis dimana mereka masih bisa mendapatkan uang melalui layanan gratis yang diberikannya. Karena malware ini sangat berisiko, maka sangat disarankan untuk tidak menggunakan VPN pada saat mengakses layanan perbankan seperti internet dan mobile banking.

 

#7. Lacak Aktivitas Online

Masih dilansir dari studi yang sama yaitu VPNMentor, bahwa setidaknya terdapat 72% penyedia layanan VPN gratis yang memasang tracker untuk melacak aktivitas para penggunanya dan membagikannya ke pihak ketiga. Jika semua data telah terkumpul dan diberikan ke pihak ketiga,  maka pihak ketiga tersebut dapat memasang iklan tertarget kepada kamu.

 

Demikianlah artikel yang dapat mastekno berikan mengenai 7 bahaya menggunakan vpn gratis yang wajib kamu tahu yang dapat mengintaimu setiap waktu. Sedikit saran dari mastekno, gunakanlah layanan VPN dengan bijak, ketahui risikonya, dan pilihlah penyedia layanan VPN gratis yang terpercaya dan memiliki reputasi yang baik. Semoga bermanfaat.



  1. AvatarM Syarif Hidayatullah berkata:

    Ternyata banyak juga ya dampak bahayanya, jadi takut untuk memakainya. Padahal sebenarnya mempermudah kita juga untuk bisa masuk ke dalam situs-situs yang diblokir oleh pemerintah. But overall thanks for information! saya akan lebih mempertimbangkan dalam menggunakannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *