√ 7 Bahaya Kecanduan Game Bagi Anak dan Cara Mengatasi (Lengkap)

7 Bahaya Kecanduan Bermain Game Bagi Anak dan Cara Mengatasinya

7 Bahaya Kecanduan Bermain Game Bagi Anak dan Cara Mengatasinya

Masa kanak-kanak sering disebut sebagai masa untuk bermain. Karena pada masa itu banyak anak-anak yang menghabiskan waktunya untuk bermain. Baik itu bermain dengan keluarga, saudara, maupun teman-temannya. Adapun pembahasan pada artikel kali ini, bahwa fenomena pada saat ini, anak-anak yang bermain di luar ruangan semakin menurun.

Hal ini tentunya merupakan hal yang kurang baik. Karena akan menyebabkan anak-anak kekurangan aktivitas fisik (bukan berarti tidak boleh bermain di dalam ruangan). Salah satu penyebabnya yaitu karena pada saat ini anak-anak lebih sering bermain video game di bandingkan bermain di luar ruangan. Karena pada saat ini sudah banyak sekali video game, baik itu dimainkan pada gadget, laptop, maupun komputer.

Ternyata masih banyak orang tua yang salah mengira, bahwa anak jenius karena pintar bermain game. Namun sebaliknya, yang terjadi jika anak-anak terlalu sering bermain video game dapat membahayakan kondisi fisik maupun psikologinya. Selain itu, game juga dapat membuat anak dan remaja menjadi kecanduan. Seperti halnya obat narkotika, minuman keras, maupun judi.

Penelitian yang pernah dilakukan di Seattle Children’s Reach Institut pada tahun 2011, Lowa State University pada tahun 2010, dan Stanford University School of Medicine pada tahun 2009 yang telah dipublikasikan oleh Jurnal Pediatrics.

 

Bahaya Kecanduan Bermain Game Bagi Anak

Menyimpulkan hasil penelitiannya bahwa apabila anak kebanyakan bermain video game maka dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak. Berikut ini bahaya kecanduan bermain game online bagi anak yang perlu diketahui.

 

1. Gangguan Pada Penglihatan Anak

Seringnya bermain game dapat menimbulkan masalah pada organ mata. Karena bermain game terlalu lama disertai dengan jarak mata dan monitor yang terlalu dekat, maka dapat memberikan dampak yang buruk untuk penglihatan anak. Menurut seorang play therapist yaitu Dra. Mayke S. Tedjasaputra, M.Si. bawa bermain game pada ponsel, laptop, mauapun komputer memang memberikan daya stimulus yang kuat bagi anak karena adanya gerakan suara.

Akan tetapi jika bermain game terlalu lama juga dapat menimbulkan bahaya. Salah satunya yaitu menyebabkan tracking pada mata apabila terlalu fokus pada layar saja, sehingga akan menyebabkan menurunnya kemampuan anak dalam membaca.

 

2. Bahaya Obesitas Pada Anak

Sering bermain video game, membuat anak menjadi kurang aktivitas di luar ruangan. Di mana mereka hanya duduk di depan layar saja dan bermain game. Hal tersebut dapat menyebabkan anak bisa terkena obesitas.

Meskipun jarang terjadi, namun anak yang sudah kecanduan bermain game, maka akan mengurangi aktivitas geraknya. Padahal seharusnya, pada masa tersebut anak perlu sering melakukan aktivitas fisik untuk menunjang kekuatan tubuhnya yang sedang bertumbuh.

 

3. Gangguan Pada Radang Sendi Anak

Masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak yang gemar bermain game yaitu poster tubuh yang membungkuk. Hal ini disebabkan karena posisi duduk anak yang tidak beraturan atau kurang baik pada saat bermain game.

Pada sebuah penelitian di Amerika Serikat dan Inggris, mengemukakan bahwa penyebab dari sakit dan nyeri yang dialami oleh anak-anak setelah bermain game pada smartphone yaitu karena gerakan tangan yang sama dan berulang-ulang pada saat bermain game pada smartphone. Apabila kondisi tersebut terus diulang-ulang, maka akan memberikan dampak yang cukup parah yaitu rasa nyeri yang dahsyat di area pergelangan tangan.

 

4. Gangguan Kesehatan Secara Umum

Menatap layar monitor pada saat bermain video game secara terus-menerus dalam waktu yang lama, maka akan mengakibatkan anak-anak rentan mengalami sakit kepala, gangguan tidur, nyeri leher, sampai dengan gangguan penglihatan.

 

5. Gangguan Motorik Anak

Apabila tubuh jarang melakukan aktivitas atau jarang digerakkan, khususnya untuk anak-anak, maka hal ini akan beresiko mengurangi kesempatan anak dalam masa melatih kemampuan motorik nya. Jika hal tersebut terjadi, maka akan memberikan resiko yang fatal pada anak.

 

6. Mengalami Masalah Komunikasi

Kegiatan berkomunikasi tidak hanya berupa bicara dan mendengarkan kalimat yang terucap saja. Namun kegiatan berkomunikasi ini juga harus memiliki kemampuan untuk membaca ekspresi lawan bicara dan juga kondisi lawan bicaranya. Apabila anak terlalu sering bermain game dan jarang bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari, maka akan kesulitan untuk memiliki kemampuan ini.

 

7. Banyak Game Yang Mengandung Unsur Kekerasan

Apabila anak terlalu sering bermain game, maka akan sangat berpengaruh negatif terhadap kepribadian anak itu sendiri. Hal ini karena pada saat anak berumur 4-17 tahun, maka akan cenderung menyerah dan meniru segala sesuatu yang dilihatnya.

Yang menjadi masalah, pada saat ini banyak sekali game yang dapat dimainkan oleh anak-anak yang mengandung unsur kekerasan yang tidak mendidik. Hal ini memicu karakter anak menjadi seorang pemberontak, tidsk bisa diatur dan sering membuat masalah.

 

Cara Mengatasi KecanduanGame pada Anak

Setelah kecanduan ada baiknya kita mencegah dan mengatasi kecanduan game pada anak, ikuti beberapa langkah dibawah ini.

1. Awasi anak ketika sedang bermain game, pastikan anak tidak sampai meniru hal-hal buruk yang mungkin terdapat pada game yang sedang dimainkannya.

2. Ajak anak untuk melakukan kegiatan olahraga, hal tersebut akan membantu anak untuk melupakan bermain game. Untuk para orang tua, dapat mengajak anaknya untuk pergi ke taman maupun ke lapangan olahraga untuk bermain sepak bola, basket, bulu tangkis, baseball, dan lain sebagainya.

3. Ajak anak untuk ikut mengaji di masjid, baik itu membaca Al-Qur’an, melakukan sholat berjamaah di masjid, mendengarkan ceramah, dan lain sebagainya. Hal tersebut sangatlah penting untuk anak. Karena selain untuk melatih fisik dan mental, juga akan melatih spiritual nya dan menambah keimanan anak kepada Allah SWT. Sehingga kelak anak tersebut akan tumbuh menjadi orang yang baik.

4. Pastikan bahwa semua tugas sekolah yang diberikan oleh bapak maupun ibu guru di sekolah telah diselesaikan. Karena biasanya setelah bermain game, pikiran anak akan kelelahan dan menjadi malas untuk mengerjakan sesuatu.

5. Buatlah sebuah peraturan bersama anak, misalnya jika dia ingin bermain game maka sebelumnya dia harus melakukan aktivitas belajar dan kegiatan bersosialisasi dengan teman-temannya.

6. Sangat penting untuk membatasi waktu dalam bermain game online maupun game lainnya, misalnya hanya diperbolehkan bermain game selama 2 jam sehari. Namun jika bisa batasi hanya 1 jam saja dalam sehari. Hal ini dilakukan untuk mencegah anak kecanduan bermain video game.

7. Arahkan anak ke aktifitas positif yang lain, para orang tua dapat mengajak anaknya untuk melakukan kegiatan positif teruama yang berkaitan dengan aktivitas fisik maupun sosialisasi.

 

Jadi itulah pembahasan dari mastekno mengenai bahaya kecanduan bermain game bagi anak dan cara mengatasi kecanduan game online. Sangat disarankan kepada para orang tua untuk selalu mengawasi dan membatasi anak dalam bermain game. Serta mengajak anak untuk melakukan aktivitas positif di luar ruangan dan bersosialisasi. Sekian dari mastekno semoga dapat bermanfaat dan membantu.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 Bahaya Kecanduan Bermain Game Bagi Anak dan Cara Mengatasinya

7 Bahaya Kecanduan Bermain Game Bagi Anak dan Cara Mengatasinya

Masa kanak-kanak sering disebut sebagai masa untuk bermain. Karena pada masa itu banyak anak-anak yang menghabiskan waktunya untuk bermain. Baik itu bermain dengan keluarga, saudara, maupun teman-temannya. Adapun pembahasan pada artikel kali ini, bahwa fenomena pada saat ini, anak-anak yang bermain di luar ruangan semakin menurun.

Hal ini tentunya merupakan hal yang kurang baik. Karena akan menyebabkan anak-anak kekurangan aktivitas fisik (bukan berarti tidak boleh bermain di dalam ruangan). Salah satu penyebabnya yaitu karena pada saat ini anak-anak lebih sering bermain video game di bandingkan bermain di luar ruangan. Karena pada saat ini sudah banyak sekali video game, baik itu dimainkan pada gadget, laptop, maupun komputer.

Ternyata masih banyak orang tua yang salah mengira, bahwa anak jenius karena pintar bermain game. Namun sebaliknya, yang terjadi jika anak-anak terlalu sering bermain video game dapat membahayakan kondisi fisik maupun psikologinya. Selain itu, game juga dapat membuat anak dan remaja menjadi kecanduan. Seperti halnya obat narkotika, minuman keras, maupun judi.

Penelitian yang pernah dilakukan di Seattle Children’s Reach Institut pada tahun 2011, Lowa State University pada tahun 2010, dan Stanford University School of Medicine pada tahun 2009 yang telah dipublikasikan oleh Jurnal Pediatrics.

 

Bahaya Kecanduan Bermain Game Bagi Anak

Menyimpulkan hasil penelitiannya bahwa apabila anak kebanyakan bermain video game maka dapat mengganggu proses tumbuh kembang anak. Berikut ini bahaya kecanduan bermain game online bagi anak yang perlu diketahui.

 

1. Gangguan Pada Penglihatan Anak

Seringnya bermain game dapat menimbulkan masalah pada organ mata. Karena bermain game terlalu lama disertai dengan jarak mata dan monitor yang terlalu dekat, maka dapat memberikan dampak yang buruk untuk penglihatan anak. Menurut seorang play therapist yaitu Dra. Mayke S. Tedjasaputra, M.Si. bawa bermain game pada ponsel, laptop, mauapun komputer memang memberikan daya stimulus yang kuat bagi anak karena adanya gerakan suara.

Akan tetapi jika bermain game terlalu lama juga dapat menimbulkan bahaya. Salah satunya yaitu menyebabkan tracking pada mata apabila terlalu fokus pada layar saja, sehingga akan menyebabkan menurunnya kemampuan anak dalam membaca.

 

2. Bahaya Obesitas Pada Anak

Sering bermain video game, membuat anak menjadi kurang aktivitas di luar ruangan. Di mana mereka hanya duduk di depan layar saja dan bermain game. Hal tersebut dapat menyebabkan anak bisa terkena obesitas.

Meskipun jarang terjadi, namun anak yang sudah kecanduan bermain game, maka akan mengurangi aktivitas geraknya. Padahal seharusnya, pada masa tersebut anak perlu sering melakukan aktivitas fisik untuk menunjang kekuatan tubuhnya yang sedang bertumbuh.

 

3. Gangguan Pada Radang Sendi Anak

Masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak yang gemar bermain game yaitu poster tubuh yang membungkuk. Hal ini disebabkan karena posisi duduk anak yang tidak beraturan atau kurang baik pada saat bermain game.

Pada sebuah penelitian di Amerika Serikat dan Inggris, mengemukakan bahwa penyebab dari sakit dan nyeri yang dialami oleh anak-anak setelah bermain game pada smartphone yaitu karena gerakan tangan yang sama dan berulang-ulang pada saat bermain game pada smartphone. Apabila kondisi tersebut terus diulang-ulang, maka akan memberikan dampak yang cukup parah yaitu rasa nyeri yang dahsyat di area pergelangan tangan.

 

4. Gangguan Kesehatan Secara Umum

Menatap layar monitor pada saat bermain video game secara terus-menerus dalam waktu yang lama, maka akan mengakibatkan anak-anak rentan mengalami sakit kepala, gangguan tidur, nyeri leher, sampai dengan gangguan penglihatan.

 

5. Gangguan Motorik Anak

Apabila tubuh jarang melakukan aktivitas atau jarang digerakkan, khususnya untuk anak-anak, maka hal ini akan beresiko mengurangi kesempatan anak dalam masa melatih kemampuan motorik nya. Jika hal tersebut terjadi, maka akan memberikan resiko yang fatal pada anak.

 

6. Mengalami Masalah Komunikasi

Kegiatan berkomunikasi tidak hanya berupa bicara dan mendengarkan kalimat yang terucap saja. Namun kegiatan berkomunikasi ini juga harus memiliki kemampuan untuk membaca ekspresi lawan bicara dan juga kondisi lawan bicaranya. Apabila anak terlalu sering bermain game dan jarang bersosialisasi dalam kehidupan sehari-hari, maka akan kesulitan untuk memiliki kemampuan ini.

 

7. Banyak Game Yang Mengandung Unsur Kekerasan

Apabila anak terlalu sering bermain game, maka akan sangat berpengaruh negatif terhadap kepribadian anak itu sendiri. Hal ini karena pada saat anak berumur 4-17 tahun, maka akan cenderung menyerah dan meniru segala sesuatu yang dilihatnya.

Yang menjadi masalah, pada saat ini banyak sekali game yang dapat dimainkan oleh anak-anak yang mengandung unsur kekerasan yang tidak mendidik. Hal ini memicu karakter anak menjadi seorang pemberontak, tidsk bisa diatur dan sering membuat masalah.

 

Cara Mengatasi KecanduanGame pada Anak

Setelah kecanduan ada baiknya kita mencegah dan mengatasi kecanduan game pada anak, ikuti beberapa langkah dibawah ini.

1. Awasi anak ketika sedang bermain game, pastikan anak tidak sampai meniru hal-hal buruk yang mungkin terdapat pada game yang sedang dimainkannya.

2. Ajak anak untuk melakukan kegiatan olahraga, hal tersebut akan membantu anak untuk melupakan bermain game. Untuk para orang tua, dapat mengajak anaknya untuk pergi ke taman maupun ke lapangan olahraga untuk bermain sepak bola, basket, bulu tangkis, baseball, dan lain sebagainya.

3. Ajak anak untuk ikut mengaji di masjid, baik itu membaca Al-Qur’an, melakukan sholat berjamaah di masjid, mendengarkan ceramah, dan lain sebagainya. Hal tersebut sangatlah penting untuk anak. Karena selain untuk melatih fisik dan mental, juga akan melatih spiritual nya dan menambah keimanan anak kepada Allah SWT. Sehingga kelak anak tersebut akan tumbuh menjadi orang yang baik.

4. Pastikan bahwa semua tugas sekolah yang diberikan oleh bapak maupun ibu guru di sekolah telah diselesaikan. Karena biasanya setelah bermain game, pikiran anak akan kelelahan dan menjadi malas untuk mengerjakan sesuatu.

5. Buatlah sebuah peraturan bersama anak, misalnya jika dia ingin bermain game maka sebelumnya dia harus melakukan aktivitas belajar dan kegiatan bersosialisasi dengan teman-temannya.

6. Sangat penting untuk membatasi waktu dalam bermain game online maupun game lainnya, misalnya hanya diperbolehkan bermain game selama 2 jam sehari. Namun jika bisa batasi hanya 1 jam saja dalam sehari. Hal ini dilakukan untuk mencegah anak kecanduan bermain video game.

7. Arahkan anak ke aktifitas positif yang lain, para orang tua dapat mengajak anaknya untuk melakukan kegiatan positif teruama yang berkaitan dengan aktivitas fisik maupun sosialisasi.

 

Jadi itulah pembahasan dari mastekno mengenai bahaya kecanduan bermain game bagi anak dan cara mengatasi kecanduan game online. Sangat disarankan kepada para orang tua untuk selalu mengawasi dan membatasi anak dalam bermain game. Serta mengajak anak untuk melakukan aktivitas positif di luar ruangan dan bersosialisasi. Sekian dari mastekno semoga dapat bermanfaat dan membantu.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *