3 Alasan Google Plus Resmi Ditutup Setelah Lama Berdiri

3 Alasan Kenapa Google+ Resmi Ditutup Setelah Lama Berdiri, Kamu Harus Tahu!

3 Alasan Kenapa Google+ Resmi Ditutup Setelah Lama Berdiri, Kamu Harus Tahu! alasan google+ ditutup
By : Adi Catur Pamungkas 09/02/2019

Pada tanggal 8 Oktober 2018 melalui www.blog.google, Pihak Google secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menutup layanan media sosial yang berdiri dibawah naungan Google yaitu Google+. Google + sendiri telah dirilis sejak tahun 2011 yang lalu. Pada awalnya media sosial yang satu ini cukup banyak diminati terbukti dengan miliaran orang yang mendaftar Google+.

Namun siapa yang dapat menyangka bahwa setelah 7 tahun berdiri, Google+ akhirnya ditutup oleh pihak Google. Meskipun pada awalnya disukai oleh para pengguna dan menjadi pesaing terberat Facebook, tenryata ini alasan mengapa pada akhirnya Google+ resmi ditutup.

 

3 Alasan Kenapa Google + Resmi Ditutup Setelah Berdiri Selama 7 Tahun

#1. Pengguna yang Sedikit

Sebagai media sosail, tentu harusnya Google+ menjadi sebuah tempat dimana para pengguna dapat melakukan interaksi sosial. Namun apa jadinya apabila sebuah media sosial memiliki pengguna yang sedikit, tentunya para pengguna tersebut akan sulit untuk berinteraksi sosial dengan para pengguna yang lain karena terlalu sedikit pengguna yang menggunakan media sosial tersebut.

Bahkan dikabarkan pada tahun 2014, pengguna media sosail Google+ ada sekitar 100 juta pengguna. Akan tetapi, para pengguna yang rutin menggunakan Google+ untuk mengupload konten hanyalah sekitar 3,5 juta pengguna saja.

 

#2. Waktu penggunaan Google+ yang sedikit

Fakta mengejutkan menurut Google Vice President of Engineering Ben Smith menyatakan bahwa pada setiap sesi yang berjalan di Google+ rata – rata hanyalah berlangsung kurang dari dua detik. Dapat kamu bayangkan, apa yang dapat dilakukan dalam dua detik? Bisa jadi waktu dua detik tersebut karena pengguna tidak sadar bahwa mereka membuka Google+.

 

#3. Data pengguna yang bocor

Penyebab utama dari ditutupnya media sosial besutan Google yaitu Google+ yaitu karena ternyata terdapat kebocoran data. Jumlah data yang bocor juga tidak main – main, sekitar 500 ribu data pengguna Google+ telah bocor. Parahnya lagi, bahwa kebocoran data ini sudah terjadi sejak 3 tahun yang lalu tepatnya sejak tahun 2015.

Akan tetapi kebocoran data terebut baru diumumkan oleh pihak Google sekarang ini. Kebocoran data ini memungkinkan ratusan aplikasi lain dapat mengakses informasi yang terdapat pada akun pribadi pengguna Google+.

 

Setelah pengumuman ini di umumkan, secara perlahan pihak Google akan mulai menutup media sosial Google+ selama delapan bulan kedepan dan Google+ akan benar – benar sudah ditutup atau tidak ada pada Agustus 2019. Jika kamu merupakan salah satu pengguna Google+, maka kamu harus siap – siap berpisah dan mulai mecari media sosial baru yang cocok. Semoga dapat bermanfaat.

 


Share Yuk


MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : [email protected]

MasTekno



MasTekno adalah media informasi tips trik seputar teknologi, berbagai cara berkaitan dengan teknologi informasi.

Adding Knowledge Insights, To Mutual Success.


Support : [email protected]

7 Cara Membersihkan RAM pada PC Laptop dengan Efektif

7 Cara Membersihkan RAM pada PC Laptop dengan Efektif 7 Cara Membersihkan dan Melegakan RAM pada Laptop atau Komputer Anda dengan Efektif
By : Adi Catur Pamungkas 08/02/2018

Pada tanggal 8 Oktober 2018 melalui www.blog.google, Pihak Google secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan menutup layanan media sosial yang berdiri dibawah naungan Google yaitu Google+. Google + sendiri telah dirilis sejak tahun 2011 yang lalu. Pada awalnya media sosial yang satu ini cukup banyak diminati terbukti dengan miliaran orang yang mendaftar Google+.

Namun siapa yang dapat menyangka bahwa setelah 7 tahun berdiri, Google+ akhirnya ditutup oleh pihak Google. Meskipun pada awalnya disukai oleh para pengguna dan menjadi pesaing terberat Facebook, tenryata ini alasan mengapa pada akhirnya Google+ resmi ditutup.

 

3 Alasan Kenapa Google + Resmi Ditutup Setelah Berdiri Selama 7 Tahun

#1. Pengguna yang Sedikit

Sebagai media sosail, tentu harusnya Google+ menjadi sebuah tempat dimana para pengguna dapat melakukan interaksi sosial. Namun apa jadinya apabila sebuah media sosial memiliki pengguna yang sedikit, tentunya para pengguna tersebut akan sulit untuk berinteraksi sosial dengan para pengguna yang lain karena terlalu sedikit pengguna yang menggunakan media sosial tersebut.

Bahkan dikabarkan pada tahun 2014, pengguna media sosail Google+ ada sekitar 100 juta pengguna. Akan tetapi, para pengguna yang rutin menggunakan Google+ untuk mengupload konten hanyalah sekitar 3,5 juta pengguna saja.

 

#2. Waktu penggunaan Google+ yang sedikit

Fakta mengejutkan menurut Google Vice President of Engineering Ben Smith menyatakan bahwa pada setiap sesi yang berjalan di Google+ rata – rata hanyalah berlangsung kurang dari dua detik. Dapat kamu bayangkan, apa yang dapat dilakukan dalam dua detik? Bisa jadi waktu dua detik tersebut karena pengguna tidak sadar bahwa mereka membuka Google+.

 

#3. Data pengguna yang bocor

Penyebab utama dari ditutupnya media sosial besutan Google yaitu Google+ yaitu karena ternyata terdapat kebocoran data. Jumlah data yang bocor juga tidak main – main, sekitar 500 ribu data pengguna Google+ telah bocor. Parahnya lagi, bahwa kebocoran data ini sudah terjadi sejak 3 tahun yang lalu tepatnya sejak tahun 2015.

Akan tetapi kebocoran data terebut baru diumumkan oleh pihak Google sekarang ini. Kebocoran data ini memungkinkan ratusan aplikasi lain dapat mengakses informasi yang terdapat pada akun pribadi pengguna Google+.

 

Setelah pengumuman ini di umumkan, secara perlahan pihak Google akan mulai menutup media sosial Google+ selama delapan bulan kedepan dan Google+ akan benar – benar sudah ditutup atau tidak ada pada Agustus 2019. Jika kamu merupakan salah satu pengguna Google+, maka kamu harus siap – siap berpisah dan mulai mecari media sosial baru yang cocok. Semoga dapat bermanfaat.

 


Share Yuk